Claim Missing Document
Check
Articles

KEGIATAN PRACTICAL LIFE: UPAYA PENANAMAN KEMANDIRIAN PADA ANAK USIA 3-4 TAHUN Adinda Rizki Aprilia; Rohita Rohita
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaudhi.v4i2.829

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kegiatan practical life sebagai upaya dalam menanamkan kemandirian pada anak usia 3-4 tahun, mencakup perencanaan, pelaksanaan, serta penilaiannya. Penelitian yang dilakukan di KB Islam Al Azhar 17 Bintaro dengan kepala sekolah, 2 guru kelas, dan 22 anak sebagai sumber data ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Model Miles and Huberman digunakan untuk melakukan analisis data yang mencakup tahapan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan practical life untuk menanamkan kemandirian anak usia 3-4 tahun di KB Islam Al Azhar 17 Bintaro dilakukan dengan membuat perencanaan kegiatan practical life dan mencantumkannya dalam RPPM dan RPPH, memberikan kegiatan berupa membuka dan menutup pakaian; membawa cangkir, piring, dan nampan; serta membuka dan menutup pintu. Metode yang digunakan adalah metode praktek langsung, dengan menggunakan media berupa benda sesungguhnya yaitu bingkai pakaian dengan resleting, perekat, dan kancing; cangkir, piring, nampan, serta pintu kelas.  Penilaian terhadap capaian kemandirian anak dilakukan menggunakan teknik observasi dengan ceklist. 
PERAN GURU MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANAK DALAM MEMECAHKAN MASALAH DI SENTRA BAHAN ALAM Sela Romanti; Rohita Rohita
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaudhi.v3i1.587

Abstract

Kemampuan memecahkan masalah adalah ketika seorang anak merencanakan, memprediksi, mengambil keputusan, mengobservasi hasil dari aksinya, kemudian membuat kesimpulan, sementara guru bertindak sebagai fasilitator, yang dintandai dengan anak mengenal konsep sederhana dalam kehidupan sehari-hari, mengenal benda berdasarkan fungsinya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran guru dalam mening katkan kemampuan anak dalam memecahkan masalah di sentra bahan alam TK Islam Al Azhar 45 Grand Depok City. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas, guru sentra, dan anak kelas A1 di sentra bahan alam. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru telah melakukan perannya untuk meningkatkan kemampuan anak dalam memecahkan masalah dengan bertindak sebagai fasilitator, informator, organisator, mediator, inisiator, evaluator, serta motivator.
KEGIATAN SENTRA OLAH TUBUH DALAM MENSTIMULASI KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK Afifah Hanum; Rohita Rohita
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaudhi.v2i2.584

Abstract

Motorik kasar adalah bagian dari aktivitas motorik yang mencakup keterampilan otot-otot besar, gerakan ini lebih menuntut kekuatan fisik dan keseimbangan. Gerakan motorik kasar melibatkan aktivitas otot tangan, kaki,dan seluruh tubuh anak.Tujuan pengembangan motorik pada anak usia dini yaitu membantu meningkatkan keterampilan fisik motorik anak dalam melatih gerakan motorik kasar dan halus, meningkatkan kemampuan mengelola dan mengontrol gerakan tubuh, serta meningkatkan keterampilan tubuh dan cara hidup sehat sehingga dapat menunjang pertumbuhan jasmani yang kuat, sehat dan kuat. Oleh karena itu, keterampilan motorik kasar sangat penting untuk dikembangkan pada anak sejak usia dini untuk persiapan kehidupan di masa dewasanya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan motorik kasar melalui kegiatan sentra olah tubuh di TK Islam Al Azhar 45 Grand Depok City. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data pada penelitian ini adalah 1 orang kepala sekolah, 1orang guru dan 12 anak-anak kelompok A3 di sentra olah tubuh Taman Kanak-Kanak Islam Al Azhar 45 Grand Depok City. Hasil dari penelitian ini adalah stimulasi Kemampuan Motorik Kasar melalui pembelajaran sentra olah tubuh di Taman Kanak-Kanak Islam Al Azhar 45 Grand Depok City sudah cukup baik. Hal tersebut dapat tercapai karena terlihat dari 10 dari 12 orang anak mampu mengikuti kegiatan motorik kasar di sentra olah tubuh  tanpa bantuan orang lain.
PENGUASAAN KETERAMPILAN BERTANYA DASAR DI TK BAITURRAHMAN Indriyani Sunarto; Rohita Rohita
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaudhi.v2i1.575

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penguasaan keterampilan bertanya guru di TK Baiturrahman. Penelitian ini berupa penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data pada penelitian ini ialah guru kelas kelompok A dan guru kelas kelompok B TK Baiturrahman. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis data kualitatif. Adapun indikator penguasaan keterampilan bertanya meliputi keterampilan bertanya dasar, keterampilan bertanya lanjutan, jenis-jenis pertanyaan serta teknik-teknik bertanya. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru TK Baiturrahman lebih menguasai keterampilan bertanya dasar dan keterampilan lanjutan, sedangkan jenis-jenis pertanyaan dan teknik-teknik bertanya guru TK Baiturrahman belum dikuasai.
PERAN AYAH DALAM MENANAMKAN NILAI IBADAH PADA ANAK USIA 4 – 5 TAHUN Sinta Krisnawati; Rohita Rohita
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaudhi.v3i2.598

Abstract

Peran ayah yang diketahui secara umum hanyalah sebagai kepala rumah tangga yang bertanggung jawab dalam mencari nafkah. Sementara pada kenyataannya peran ayah tidak cukup hanya dengan mencari nafkah saja akan tetapi juga perlu dengan menanamkan nilai – nilai agama  pada anak salah satunya yaitu menanamkan nilai ibadah. Metode Penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data diperoleh dari 6 orang tua dan 3 anak melalui kegiatan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model  Miles and Huberman melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarik kesimpulan. Berdasarkan hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi, dapat diambil 4 kesimpulan, yaitu 1) ayah sudah mengetahui tentang menanamkan nilai ibadah pada anak usia dini, 2) ayah dapat melaksanakan perannya sebagai teacher and role model dalam menanamkan nilai ibadah dengan menggunakan media langsung dan metode keteladanan, 3) ayah sudah maksimal melaksanakan perannya sebagai protector dalam menanamkan nilai akhlak karena dengan selalu mengingatkan dan dengan media langsung, 4) ayah dapat melaksanakan perannya sebagai friend and playmate dalam menanamkan nilai ibadah dengan media audio visual dan media buku, kemudian juga dengan menggunakan metode bercerita.
FAKTOR PENDUKUNG DALAM PERAWATAN GIGI ANAK USIA 6-7 TAHUN Hesti Hapsari Sekarlawu; Rohita Rohita; Nurfadilah Nurfadilah
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaudhi.v2i1.580

Abstract

Permasalahan gigi dan mulut bisa dialami oleh semua jenis umur, termasuk anak usia dini. Masalah gigi dan mulut dapat memiliki banyak dampak membahayakan bagi anak. Beberapa dampaknya adalah meningkatkan kurangnya perhatian dan membuat anak mudah terganggu oleh sekitar, dimana akan berakibat negatif pada harga diri anak dan menyebabkan kegagalan di sekolah. Secara khusus, dari 59 murid di TK Tarbiyatul Muslimin didapatkan data bahwa 89.83% anak mengalami masalah gigi, sehingga hanya 10.17% anak memiliki gigi yang sehat. Oleh karena itu, dilakukan penelitian tentang peran pengasuh dalam perawatan gigi anak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data diperoleh dari 6 orangtua dan 3 anak melalui kegiatan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa terdapat banyak faktor pendukung perawatan gigi anak yang berbeda setiap keluarga. Namun ada 5 faktor pendukung yang sama yaitu pengalaman masalah gigi pengasuh, pemantauan, waktu luang, aturan yang jelas dan karakteristik pengasuh yang tegas. Saran yang dapat diberikan adalah agar pengasuh memiliki 5 faktor pendukung utama yaitu (a) belajar dari pengalaman, (b) melakukan pemantauan, (c) menyiapkan waktu luang, (d) membuat aturan yang jelas terkait perawatan gigi, dan (e) tegas.
PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA 4-5 TAHUN: TINJAUAN PADA ASPEK KESADARAN DIRI ANAK Aisya Rodhwa Nisa; Paras Patonah; Yuli Prihatiningrum; Rohita Rohita
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaudhi.v4i1.696

Abstract

Belajar dari rumah telah terjadi sejak awal tahun 2020 yang disebabkan karena adanya pandemi Covid-19. Pembelajaran yang dilakukan anak dari rumah bersifat dalam jaringan (daring) dimana dalam proses pembelajarannya anak-anak didampingi orangtua untuk memahami penjelasan yang disampaikan guru hingga mampu menyelesaikan tugas yang diberikan, termasuk memantau perkembangan sosial emosional anak, termasuk kesadaran diri anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesadaran diri (self awareness) anak usia 4-5 tahun selama belajar dari rumah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan membuat panduan wawancara dalam bentuk Google Form dimana tautannya disebarkan kepada responden melalui grup whatsapp. Subjek penelitian adalah orangtua murid dengan anak usia 4-5 tahun yang menyekolahkan anak-anaknya di TK di Al- Azhar 4 Depok. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama pembelajaran daring anak memiliki perasaan bosan dan memiliki sikap malu ketika bertemu orang yang baru dikenal, baik orang dewasa maupun dengan teman sebaya. Namun anak masih dapat mengendalikan diri dengan menunjukkan ekspresi yang tepat atau tidak berlebihan, mau menolong tanpa diminta, serta mampu menyesuaikan diri dengan orang lain meskipun membutuhkan waktu yang lebih lama. Kesimpulan penelitian ini adalah kesadaran diri anak tetap terbentuk meskipun beberapa sikap yang ditunjukkan tidak sesuai dengan yang seharusnya dimiliki oleh anak usia 4-5 tahun sebagai salah satu dampak pembelajaran dari rumah namun sikap tersebut masih dalam batas yang wajar.
PENUMBUHAN MINAT BACA ANAK USIA 5 - 6 TAHUN DI KOMPLEK LANATA RESIDENCE 2 Farisa Khalidia; Rohita Rohita
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaudhi.v1i1.566

Abstract

Minat baca anak-anak pada saat ini perlu ditumbuhkan. Berdasarkan hasil observasi diketahui bahwa anak-anak yang tinggal di Komplek Lanata Residence 2 memiliki minat baca yang rendah. Peran orangtua sangat dibutuhkan untuk menumbuhkan minat baca anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penumbuhan minat baca anak di Komplek Lanata Residence 2, Jakarta Selatan. Subjek penelitian ini berjumlah 11 orang yang terdiri 5 (lima) orang ibu, 3 (tiga) orang anak perempuan dan 2 (dua) orang anak laki-laki. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis dari Miles and Huberman yang prosesnya dilakukan dalam tiga tahap yaitu reduksi data, display data, dan kesimpulan (triangulasi data). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penumbuhan minat baca pada anak-anak di Komplek Lanata Residence 2 dilakukan dengan menggunakan metode  tiru bunyi, coba tulis, latih baca, tebak contoh, dan latih kata dan kalimat. Media yang digunakan adalah buku bacaan kisah nabi, buku pelajaran, buku cerita atau novel
Development of a Learning Device Information System for Kindergartens Rohita Rohita; Nila Fitria; Dody Haryadi; Radhiya Bustan
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1378

Abstract

This study aimed to develop a learning device information system, abbreviated as SIPP, as a way of compiling multiple learning devices that include weekly learning implementation plans (RPPM), daily learning implementation plans (RPPH), and learning assessments. The system was built using unified modelling language (UML). After the system was tested at 15 kindergarten institutions in South Jakarta and Tangerang City, the data collected showed that out of 15 teachers, 88% stated that SIPP was very helpful in compiling RPPM and RPPH, as well as conducting assessments and filling out report cards. Additionally, of 15 school principals, 80% strongly agreed that SIPP can help conduct classroom management and monitor and evaluate teachers’ teaching preparations. Based on these findings, it can be concluded that the learning device information system developed can help teachers prepare lesson plans in kindergarten, as well as help school principals monitor teacher performance related to the preparation of lesson plans.
The Ability of Ece Teachers to Use ICT in The Industrial Revolution 4.0 Rohita Rohita
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.339

Abstract

This research is conducted with the aim to determine the ability of early childhood education teachers to use ICT in the industrial revolution 4.0. The qualitative method is used with data collection techniques in the form of surveys and data analysis using descriptive statistics. The subjects of the study were 26 early childhood education teachers in South Jakarta and Tangerang city. The results showed that early childhood education teachers are able to utilize information and communication technology for the sake of organizing educational development activities quite well. ICTs are used to find references, examples of learning media, look for examples of activities according to themes and sub themes, as well as preparing learning plans and assessments. Improvements need to be made in an effort to operate the computer to be better because there are still teachers who are awkward in interacting with computers because the ability to operate computers is not optimal and the lack of availability of computers in adequate numbers.