Peningkatan mutu pendidikan menuntut sekolah untuk memiliki manajemen yang terarah dan berkelanjutan. SD Tahfidzul Quran Al-Abidin Surakarta sebagai sekolah berbasis Quran memiliki kekhasan dalam mengintegrasikan tahfidz, pendidikan karakter, dan kurikulum umum, sehingga relevan dikaji melalui pendekatan Total Quality Management. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan Total Quality Management berdasarkan delapan indikator, meliputi falsafah kualitas, kepemimpinan, perbaikan berkelanjutan, hubungan kerja, budaya organisasi, kualitas pendidik, pengelolaan kurikulum, dan orientasi pelanggan. Pendekatan kualitatif studi kasus digunakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, dan komite sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Total Quality Management berjalan efektif melalui kepemimpinan yang kuat, budaya mutu yang terbangun, serta evaluasi yang dilakukan secara berkala. Koordinasi harian dan komunikasi intensif dengan orang tua melalui forum sekolah menjadi temuan penting yang berpengaruh besar terhadap mutu layanan. Integrasi nilai Qurani dalam pembelajaran dan tahfidz juga terbukti memperkuat karakter dan kedisiplinan siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa sinergi antara Total Quality Management dan nilai religius mampu menciptakan sistem penjaminan mutu yang holistik. Temuan ini memberi kontribusi penting bagi pengembangan manajemen mutu pada sekolah berbasis Quran dan dapat menjadi rujukan bagi lembaga pendidikan sejenis.