p-Index From 2021 - 2026
4.927
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan JECED : Journal of Early Childhood Education and Development Journal On Teacher Education (Jote) Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Jurnal Jendela Pendidikan JP2KG AUD (Jurnal Pendidikan, Pengasuhan, Kesehatan dan Gizi Anak Usia Dini) Journal Of Early Childhood Education And Research (JECER) Al-Ihtirafiah JoEMS : Journal of Education and Management Studies Harakat an-Nisa: Jurnal Studi Gender dan Anak Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Journal of Early Childhood and Character Education Tadbiruna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam DUNIA ANAK: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Seulanga : Jurnal Pendidikan Anak Lentera Anak : Jurnal Pendidikan dan Perkembangan Anak Usia Dini ABNA : Journal of Islamic Early Childhood Education At-Tarbawi: Jurnal Kajian Kependidikan Islam Asian Journal of Applied Education PASCIDEV: Pasundan Social Science Development Journal of Islamic Education for Early Childhood Indo Green Journal Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Zuriah : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Ikhtibar Nusantara Jurnal Ilmu Pendidikan dan Bahasa Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Tarbiyah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan Indo Green Journal At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

MANAGEMENT STRATEGY OF ISLAMIC EDUCATIONAL INSTITUTIONS IN THE FACE OF GLOBALIZATION IN MTsN 10 BOYOLALI Agus Purnomo; Hery Setiyatna
TADBIRUNA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 5 No 2 (2026): TADBIRUNA
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51192/jurnalmanajemenpendidikanislam.v5i2.2333

Abstract

The management strategy of Islamic educational institutions in facing globalization is able to produce a strong generation of Muslims, mastering science and technology, and having noble morals. To achieve this goal, Islamic education must be managed optimally through Islamic Educational Institutions. This paper attempts to examine the success factors of Islamic Educational Institutions. This study focuses on the management of Islamic Educational Institutions to face the challenges of globalization. This research is a qualitative literature study interview. The results of the literature study indicate that the management of quality Islamic Educational Institutions requires management models such as the management model of Entrepreneurship-based Islamic Educational Institutions, the management model of community/society-based Islamic Educational Institutions, and the management model of mosque-based Islamic Educational Institutions. In addition, quality Islamic Educational Institutions require both general and specific management strategies. Specifically known as strategic management. The management of Islamic Educational Institutions is carried out using management functions, namely: planning, organizing, mobilizing, monitoring and evaluation, often referred to as POACE
Manajemen Peer Education dalam Membangun Budaya Anti-Bullying di Pondok Pesantren dan Boarding School:: Sebuah Systematic Literature Review Mika Edison; Hery Setiyatna
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i2.1076

Abstract

Perundungan (bullying) di pondok pesantren dan boarding school merupakan isu serius yang berdampak pada kesehatan psikososial santri. Pendekatan peer education (pendidikan sebaya) menawarkan potensi solusi yang menjanjikan, namun kajian dari perspektif manajemen masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen peer education dalam membangun budaya anti-bullying serta merumuskan kerangka manajerial yang aplikatif bagi pesantren dan boarding school. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA, yang diterapkan pada basis data Scopus, Web of Science, Garuda, dan Google Scholar untuk periode 2015–2026. Dari hasil pencarian, sebanyak 13 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara tematik. Analisis menunjukkan bahwa manajemen peer education yang efektif terdiri atas empat pilar utama: (1) assessment dan pemetaan sebagai fungsi planning; (2) rekrutmen dan pelatihan peer educator sebagai fungsi organizing & staffing; (3) implementasi program sebagai fungsi actuating; dan (4) monitoring, evaluasi, serta keberlanjutan sebagai fungsi controlling. Model STAC, TEI, peer mentorship berbasis komunitas, serta program IPPNU teridentifikasi sebagai strategi unggulan yang dapat diadaptasi secara kontekstual dengan nilai spiritual khas pesantren, yaitu ta‘ẓīm (penghormatan kepada guru/senior), ukhuwah (persaudaraan), dan tawāḍu‘ (kerendahan hati). Integrasi nilai-nilai lokal ini penting untuk mencegah resistensi budaya sekaligus memperkuat keberterimaan program. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa manajemen peer education yang terstruktur melalui empat pilar berbasis kerangka POAC mampu mendukung terbentuknya budaya anti-bullying di pesantren dan boarding school. Untuk efektivitas yang lebih luas, diperlukan adaptasi model sesuai dengan karakteristik masing-masing lembaga, baik tradisional, modern, maupun boarding school umum.
PERAN KOMUNIKASI EFEKTIF ANTARA GURU DAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Naura Huwaida; Nimas Ayu; Lailatus Syahria; Restu Cindy; Hery Setiyatna
TARBIYAH DARUSSALAM: JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN Vol. 10 No. 01 (2026): Tarbiyah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/tadrs.v10i01.747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk, efektivitas, hambatan, dan strategi peningkatan komunikasi antara guru dan orang tua dalam pendidikan anak usia dini (PAUD). Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui penelusuran literatur ilmiah 10 tahun terakhir yang dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi guru dan orang tua berlangsung melalui komunikasi langsung (rapat wali murid, parenting, home visit) dan tidak langsung (buku penghubung, rapor, WhatsApp). Komunikasi tersebut cukup efektif secara umum dalam mendukung penyampaian informasi perkembangan anak serta meningkatkan keterlibatan orang tua, meskipun masih terdapat hambatan berupa keterbatasan waktu, perbedaan persepsi, serta kendala komunikasi digital. Oleh karena itu, penguatan komunikasi guru dan orang tua diperlukan melalui penerapan strategi yang tepat, sistematis, dan berkelanjutan untuk mendukung perkembangan anak secara optimal.
PENGGUNAAN MODEL PBL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA IPAS PADA SISWA KELAS V MIN 3 ACEH BARAT Teuku Yusran; Hery Setiyatna; Agus Widada
AL-IHTIRAFIAH: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH Vol. 5 No. 2 (2025): Al-Ihtirafiah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/ppybwe46

Abstract

Penelitian ini adalah penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) sebagai upaya meningkatkan hasil belajar siswa materi energi listrik pada siswa kelas V MIN 3 Aceh Barat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa materi energi listrik pada siswa kelas V MIN 3 Aceh Barat tahun pelajaran 2023/2024. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Data dikumpulkan dengan Observasi, Angket, Test, dan Dokumen. Data yang sudah terkumpul dianalisis dengan Analisis deskriptif. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perolehan nilai tiap-tiap siklus mengalami peningkatan, prosentase pemahaman siswa pada kegiatan Pra siklus kategori tuntas 31%, kategori tidak tuntas 69%, pada Siklus I kategori tuntas 53%, dan kategori tidak tuntas 47%, pada Siklus II kategori tuntas 69%, dan kategori tidak tuntas 31%, sedangkan pada Siklus III kategori tuntas 94% sedangkan kategori tidak tuntas adalah 2%. Dengan demikian terbukti bahwa pembelajaran model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V MIN 3 Aceh Barat terhadap materi energi listrik
Manajemen Pembinaan Kepegawaian untuk Meningkatkan Kualitas SDM di Yayasan Harapan Insan Boyolali (YAHIB) Tahun Ajaran 2025/2026 Andi Ardianto; Hery Setiyatna
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.339

Abstract

Penelitian ini mengkaji manajemen pembinaan di Yayasan Harapan Insan Boyolali (YAHIB) sebagai strategi peningkatan kualitas SDM. Kualitas SDM menjadi kunci keberhasilan lembaga pendidikan.Pada praktiknya yayasan swasta kerap menghadapi kendala seperti keterbatasan dana, kompetensi yang tidak merata, dan pembinaan yang belum sistematis. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan program pembinaan dan manajemen pengembangan pegawai di YAHIB. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan lewat wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Data dianalisis dengan reduksi, penyajian, serta verifikasi, dan diuji keabsahannya melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan YAHIB melaksanakan program pembinaan pegawai melalui tiga cara yaitu pekanan (tahsin dan Bina Pribadi Islami), bulanan (motivasi, workshop, pelatihan, dan kajian), dan insidental (IHT, workshop modul ajar, dan lainnya). Manajemen pembinaan dilakukan secara sistematis dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Pembinaan yang terstruktur dan manajemen yang sistematis mampu menghasilkan SDM yang unggul, terampil, berdedikasi, serta berlandaskan nilai spiritual. Penelitian diharapkan menjadi rujukan yayasan lain dalam menghadapi tantangan pengelolaan SDM.
Manajemen Pembinaan Kepegawaian untuk Meningkatkan Kualitas SDM di Yayasan Harapan Insan Boyolali (YAHIB) Tahun Ajaran 2025/2026 Andi Ardianto; Hery Setiyatna
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.339

Abstract

Penelitian ini mengkaji manajemen pembinaan di Yayasan Harapan Insan Boyolali (YAHIB) sebagai strategi peningkatan kualitas SDM. Kualitas SDM menjadi kunci keberhasilan lembaga pendidikan.Pada praktiknya yayasan swasta kerap menghadapi kendala seperti keterbatasan dana, kompetensi yang tidak merata, dan pembinaan yang belum sistematis. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan program pembinaan dan manajemen pengembangan pegawai di YAHIB. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan lewat wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Data dianalisis dengan reduksi, penyajian, serta verifikasi, dan diuji keabsahannya melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan YAHIB melaksanakan program pembinaan pegawai melalui tiga cara yaitu pekanan (tahsin dan Bina Pribadi Islami), bulanan (motivasi, workshop, pelatihan, dan kajian), dan insidental (IHT, workshop modul ajar, dan lainnya). Manajemen pembinaan dilakukan secara sistematis dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Pembinaan yang terstruktur dan manajemen yang sistematis mampu menghasilkan SDM yang unggul, terampil, berdedikasi, serta berlandaskan nilai spiritual. Penelitian diharapkan menjadi rujukan yayasan lain dalam menghadapi tantangan pengelolaan SDM.
THE IMPACT OF AUTHORITARIAN AND EMPATHETIC COMMUNICATION ON EMOTIONAL REGULATION IN EARLY CHILDHOOD Aprilia Doni Setiani; Arfina Hikmawati; Arifah Nabila Nur Mutiah; Cici Maisyaroh; Hery Setiyatna
Jurnal Ikhtibar Nusantara Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Ikhtibar Nusantara
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62901/j-ikhsan.v5i1.461

Abstract

This study discusses the impact of authoritarian and empathetic communication on the social, emotional, and communication development of early childhood children. Communication is an important aspect of parenting and education because it influences character building, self-confidence, emotional regulation, and children’s social interaction skills. This study employed a literature review method by analyzing various studies and theories related to communication patterns in early childhood. The findings indicate that authoritarian communication tends to be one-way, emphasizing commands, pressure, and strict control, which may cause children to become fearful, less confident, passive, and experience obstacles in socio-emotional development. In contrast, empathetic communication emphasizes understanding children’s feelings, active listening, and warm responses, which can improve children’s sense of security, social skills, emotional regulation, and confidence in expressing opinions. Furthermore, empathetic communication helps create more harmonious relationships between children, parents, and teachers. Therefore, parents and teachers are encouraged to apply empathetic communication accompanied by consistent discipline to support optimal early childhood development.
Comparative Analysis of the Implementation of Formative and Summative Assessment: A Case Study of the Shift in Assessment Practices from the 2013 Curriculum to the Merdeka Curriculum among Elementary School Teachers at Hasanah Quranic School (HQS) Bekasi Iyan Nurhasni Ahya; Hery Setiyatna
Pasundan Social Science Development Vol. 6 No. 2 (2026): Pasundan Social Science Development (PASCIDEV)
Publisher : Doctoral Program of Social Science Pasundan University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56457/pascidev.v6i2.347

Abstract

This study examines the shift in assessment paradigms and practices among elementary school teachers following the transition from the 2013 Curriculum (Kurikulum 2013/K-13) to the Merdeka Curriculum in Indonesia. The study focuses on two issues: the changing orientation from summative assessment toward formative assessment, and the implementation challenges associated with project-based assessment, particularly the Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). A descriptive survey with a mixed-method design was conducted at Hasanah Quranic School (HQS) Bekasi. Quantitative data were collected using a five-point Likert-scale questionnaire completed by 17 teachers, while qualitative data were obtained through open-ended responses and analyzed thematically. The findings indicate that teachers demonstrated a relatively strong conceptual understanding of formative assessment as a tool for improving learning (M = 3.88) and reported frequent use of feedback practices (M = 3.82). However, teachers’ understanding of P5 assessment methodology remained at a neutral level (M = 3.29), suggesting methodological uncertainty in assessing project-based learning through qualitative and narrative evidence. Qualitative findings confirmed three major challenges: the demand for teacher creativity and innovation, instability in report-card administration systems, and the suboptimal implementation of P5. The study concludes that the philosophical orientation of formative assessment has been generally accepted by teachers, but implementation quality still depends on practical training, shared assessment instruments, systematic documentation of learning evidence, and consistent school-level guidance for P5 reporting
Kualitas Komunikasi Guru–Anak: Kesesuaian Bahasa Dengan Perkembangan Kognitif Dan Bahasa Anak Usia Dini Salma Kusuma Ningrum; Alya Arthamevia Putri; Syarafina Putri Nabila; Luthfi Acintya Kurniadewi; Hery Setiyatna
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas komunikasi guru-anak dan kesesuaian penggunaan bahasa dengan perkembangan kognitif dan bahasa anak usia dini di TK Siwi Kinasih. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan metode pengumpulan data yang terdiri dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Menurut hasil penelitian, penggunaan bahasa yang sederhana, jelas, dan mudah dipahami telah membantu guru berkomunikasi sesuai dengan tahap perkembangan anak usia dini. Untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan mendukung pertumbuhan anak, guru juga menggunakan komunikasi nonverbal seperti kontak mata, ekspresi ramah, dan intonasi lembut.Penggunaan kegiatan di kelas dalam Bahasa Indonesia, Bahasa Jawa, dan Bahasa Inggris juga meningkatkan keterampilan bahasa anak. Selain itu, metode pembelajaran interaktif seperti bernyanyi, bermain, dan percakapan sederhana meningkatkan kemampuan berbicara anak, pemahaman mereka tentang pelajaran, dan keberanian mereka untuk berinteraksi. Penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan bahasa, kognitif, sosial, dan emosional anak usia dini sangat dipengaruhi oleh kualitas komunikasi guru-anak. Oleh karena itu, guru harus terus berkomunikasi dengan baik, responsif, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak agar proses pembelajaran berlangsung dengan baik.
Literature Review : Inovasi Manajemen Pendidikan Islam Di Era Society 5.0 Zahwa Febianina Rahardika; Hery Setiyatna
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inovasi manajemen di lembaga pendidikan Islam pada era Masyarakat 5.0 melalui tinjauan pustaka dari berbagai studi yang relevan. Penelitian ini berfokus pada transformasi digital, kepemimpinan pendidikan Islam, penggunaan kecerdasan buatan, serta tantangan dan peluang pengembangan lembaga pendidikan Islam di era modern. Penelitian ini menggunakan tinjauan pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dari 20 jurnal nasional dan internasional yang diterbitkan antara tahun 2016 dan 2025. Data dikumpulkan melalui tinjauan pustaka dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi dengan tahapan reduksi data, klasifikasi tema, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi dalam manajemen pendidikan Islam pada era Masyarakat 5.0 berkembang melalui digitalisasi administrasi pendidikan, penguatan kepemimpinan transformasional, integrasi teknologi ke dalam pembelajaran, dan penggunaan kecerdasan buatan untuk meningkatkan efektivitas pendidikan. Meskipun transformasi digital dapat meningkatkan efisiensi manajemen dan aksesibilitas layanan pendidikan, implementasinya masih menghadapi kendala seperti kompetensi digital sumber daya manusia, infrastruktur yang terbatas, dan resistensi terhadap perubahan. Studi ini menyimpulkan bahwa inovasi dalam manajemen pendidikan Islam harus diimplementasikan secara terintegrasi, menggabungkan penguatan teknologi dengan internalisasi nilai-nilai Islam untuk memastikan lembaga pendidikan tetap adaptif, humanistik, dan berorientasi pada pengembangan karakter siswa.