Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Edukasi Cara Ekstraksi Kandungan Senyawa Alami dari Bahan Alam Dengan Metode Maserasi di SMP Pahlawan Nasional Medan Athaillah, Athaillah; Pangondian, Aswan; Chandra, Putra; Husein, Saddam
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Edisi Januari 2024
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v4i1.877

Abstract

Metode ekstraksi yang sederhana adalah maserasi yaitu teknik pengekstrakan simplisia dengan menggunakan pelarut, yang melibatkan beberapa tahap perendaman dan pengadukan pada suhu ruangan. Pentingnya pendidikan ilmiah di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) terletak pada perannya yang krusial dalam membentuk pemahaman siswa terhadap konsep-konsep ilmiah. Salah satu aspek yang sangat signifikan adalah pemahaman terhadap ekstraksi bahan alam dengan metode maserasi. Metode kegiatan pengabdian masyarakat adalah pemberian edukasi dalam bentuk ceramah, demonstrasi dan diskusi. Hasil kegiatan ini adalah Siswa mendapatkan informasi dasar tentang ektraksi dengan metode maserasi dan memahami aplikasi metode ekstraksi dari bahan alam yang mempunyai khasiat obat dengan metode tersebut.
Sosialisasi Pembuatan Sabun Cuci Tangan Sebagai Sarana Peningkatan Kesehatan di Lingkungan SMP Pahlawan Medan Chandra, Putra; Athaillah, Athaillah; Pangondian, Aswan; Husein, Saddam; Affan Silalahi, Ali; Rambe, Robiatun
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Edisi Juli 2024
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v4i2.984

Abstract

Era seperti saat ini, keberadaan sabun cuci tangan dirasa penting sebagai media dalam membersihkan permukaan kulit tangan. Sabun cair pembersih tangan sebagai media pembersih yang dalam saponifikasi menggunakan penambahan zat lain ataupun tanpa penambahan zat lain yang tidak menimbulkan iritasi kulit tangan. Artikel ini berupaya memberikan gambaran dan penjelasan terkait program kerja pembuatan sabun cuci tangan yang meliputi proses, tahapan, hasil, dan manfaatnya. Metode penulisan artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model deskriptif-eksplanatif. Data-data yang digunakan merupakan data primer yang didapatkan dari hasil observasi di lapangan, serta data sekunder yang didapatkan dari data-data penelitian terdahulu. Hasilnya masyarakat mendapatkan wawasan terkait proses pembuatan sabun cuci tangan dan lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan tangan khususnya dimasa seperti saat ini. Selain itu juga dapat meningkatkan pengetahuan siswa dalam penerapan kebersihan diri untuk meningkatkan Kesehatan dilingkungan.
Pemanfaatan Hasil Panen Pisang Menjadi Olahan Cemilan Bervariasi Rasa di Desa Bandar Meriah Kecamatan Sunggal Tussolihin Dalimunthe, Khodijah; Yusnadi, Yusnadi; Hasibuan, Jubaidah; Athaillah, Athaillah
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Edisi Juli 2024
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v4i2.1022

Abstract

Lingkungan yang terletak di Desa Bandar Meriah, Sukamaju Kecamatan Sunggal merupakan daerah agraris, jenis tanaman seperti pisang masih banyak ditanam oleh masyarakat sekitar untuk menambah hasil pendapatan. Akan tetapi,  masyarakat  kebingungan menjual buah tersebut. Penyuluhan partisipatif pada masyarakat Dusun V dengan judul pemanfaatan hasil panen pisang menjadi olahan cemilan bervariasi rasa. Pendekatan yang dilaksankaan pada masyarakat yang bertujuan agar masyarakat memiliki kemadirian, keterampilan, dan mampu mengembangkan potensi yang ada pada desa tersebut. Diharapkan dengan dilaksankaan sosialisasi maka dapat meningkatkan kemampuan dalam mengolah buah pisang menjadi produk yang bernilai ekonomis dan dapat membantu perekonomian keluarga.
Socialization of Making Traditional Balsam From Natural Ingredients Ginger (Zingiber officinale) as An Anti-Pain Medicine in Tanjung Rejo Village Percut Sei Tuan District: Sosialisasi Pembuatan Balsam Tradisional Dari Bahan Alam Jahe (Zingiber officinale) Sebagai Obat Antinyeri di Desa Tanjung Rejo Kecamatan Percut Sei Tuan Chandra, Putra; Athaillah, Athaillah; Husein, Saddam; Affan Silalahi, Ali; Aini Khairunnisa, Nur; Indrayani Dalimunnthe, Gabena; Sylvia Br. Ginting, Ovalina
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Edisi Januari 2025
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v5i1.1424

Abstract

Ginger (Zingiber officinale) is one of the plants used as a medicine that has various benefits for public health. Traditionally, ginger is often used by pounding it and applying it to the affected body part to relieve pain and various other complaints. In addition, ginger can also be processed into a balm preparation that is more practical and easy to use. The purpose of this community service activity is to provide education to the people of Tanjung Rejo Village, Percut Sei Tuan District, North Sumatra, regarding the use of ginger in the form of a balm preparation. The ginger balm distributed to participants was made in the Pharmacy laboratory of the Haji University of North Sumatra. The community service methods used were education and lectures. The results of the activity showed that the material presented about the use of ginger in the form of a balm and how to make the preparation could be well understood by the participants. Participants were also interested in trying to make it independently. This shows that this community service activity has succeeded in increasing the knowledge and skills of the community in utilizing ginger as a medicinal plant.
Perbandingan aktivitas antidiabetes ekstrak air dan etanol Muntingia calabura L Folium terhadap mencit jantan Pangondian, Aswan; PS, Nurunnisa; Husein, Saddam; Umaya, Chindy; Athaillah, Athaillah; Chandra, Putra
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 8 Nomor 1 (2025)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v8i1.461

Abstract

Muntingia calabura L is an Indonesian herbal plant known as kersen which has the ability to reduce blood sugar levels. M. Calabura has secondary metabolites, namely flavonoids, tannins, triterpenoids, saponins and polyphenols. This study aimed to compare the antidiabetic activities of water and ethanol extracts of M. calabura in male mice. In this study, M. calabura was extracted using the maceration method with 70% ethanol solvent (EEMC) and decoction of Kersen leaves (EDMC). Blood glucose levels were measured at intervals of 15, 30, 45, and 60 minutes using a glucometer after being induced by alloxan induction. Animals were divided into eight groups (positive group, negative group and EEMC group, and EDMC group with doses of 125, 250 and 500 mg/kg BW. The results of the investigation showed that the activity to reduce blood glucose levels during the interval time was significantly different compared to the negative group, and positive control was not significantly different compared to the EEMC 250 mg/kg BW and EDMC 500 mg/kg BW groups. The conclusion of this study was that the EEMC and EDMC groups had decreased blood glucose levels. EEMC 250mg/kg BW and EDMC 500 mg/kg BW groups showed comparable activity to the positive control.
Uji toksisitas akut ekstrak rotan sel (Daemonorop melanochaetes Bl.) terhadap larva udang (Artemia Salina Leach) dengan metode brine shrimp lethality test (BSLT) Athaillah, Athaillah; Maulida Lubis, Roqayyah; Chandra, Putra; Pangondian, Aswan; Rambe, Robiatun
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 7 Nomor 1 (2024)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v7i1.463

Abstract

Cell rattan is very popular because it has properties in treating malaria, diabetes and also has appetite-stimulating properties. The chemical content of rattan consists of flavonoids, alcohol, triterpenoids, saponins and glycosides. Flavonoids consist of 15 carbon atoms with a C6-C3-C6 structure. In plants, flavonoids are bound to sugars in the form of flavonoid glycosides and aglycones. Research methods include making rattan extract using the maceration method, phytochemical screening, toxicity activity testing using the BSLT (Brine Shrimp Lethality Test) method and determining the LC50 value based on the probit value. The research results show that rattan extract contains secondary metabolite compounds, including steroids/triterpenoids, saponins, flavonoids, glycosides and alkaloids. The results of the toxicity activity test showed that the LC50 value was 322 ppm and was included in the toxic category.