ABSTRAK  Membaca sebagai salah satu keterampilan bahasa yang perlu dikembangkan pada berbagai bidang pendidikan. Siswa harus mempunyai motivasi, keinginan, dan ketertarikan dalam membaca sehingga mereka mampu menangkap ide dan gagasan dari teks tersebut. Oleh karena itu, membaca merupakan salah satu skill yang penting untuk dipelajari. Sejalan dengan pentingnya belajar membaca, seorang guru harus tahu bagaimana membuat pembelajaran membaca menjadi menarik dan menyenangkan. Salah satunya dengan menerapkan strategi yang cocok dan mampu membuat siswa tertarik dengan pembelajaran membaca. Strategi tersebut adalah penggabungan strategi Know â Want to Know â Learn (K-W-L) dengan Three Two One (3-2-1). Dalam penulisan makalah ini penulis menjelaskan tentang pengajaran membaca melalui penggabungan strategi Know â Wan to Know â Learn (K-W-L) dengan Three Two One (3-2-1), dimana penggabungan strategy ini diterapkan dalam tiga tahap yaitu : pre-teaching activities, whilst-teaching activities and post-teaching activities. Di pre-teaching, guru mengaktifkan siswa untuk mengetahui materi pembelajaran yang akan di bahas, pada whilst-teaching activities, guru mengajarkan materi pembelajaran dengan menggunakan penggabungan strategi ini, sedangkan di post-teaching activities, guru meninjau sejauh mana kemampuan siswa dalam memahami isi bacaan, mengumpulkan ide atau gagasan serta permasalahan yang ditemukan dalam teks narrative. Dengan menggunakan penggabungan strategi ini siswa akan terlihat lebih aktif untuk memberikan ide atau gagasan tentang teks sebelum kegiatan membaca dimulai. Dengan demikian, pembelajaran membaca bukan lagi suatu pembelajaran yang membosankan bagi siswa.Â