Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : journal online of physics

KARAKTERISTIK TURBULENSI ATMOSFER DI WILAYAH BANDARA MINANGKABAU BERDASARKAN DATA RADIOSONDE Elindra, Hani; Fadlan, Ahmad; Mulsandi, Adi; Darmawan, Yahya
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 11 No. 3 (2026): JOP (Journal Online of Physics) Vol 11 No 3
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/ws46kh95

Abstract

Turbulensi atmosfer merupakan fenomena dinamika atmosfer berskala kecil yang berperan dalam pertukaran momentum dan panas, sekaligus berdampak bagi keselamatan penerbangan, terutama di wilayah tropis dengan topografi kompleks seperti pesisir barat Sumatera. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil angin vertikal dan karakteristik turbulensi atmosfer di wilayah Bandara Internasional Minangkabau menggunakan data radiosonde periode Desember 2022–November 2023 pada pukul 00 UTC dan 12 UTC. Karakteristik turbulensi dianalisis melalui frekuensi Brunt–Väisälä (N²), Bilangan Richardson (Ri), dan laju disipasi energi (ε) yang diturunkan dari Metode Analisis Thorpe, dilengkapi kontribusi geseran angin vertikal melalui closure Rmin, serta penyaringan Trend-to-Noise Ratio (TNR) untuk mengurangi deteksi overturning palsu akibat noise instrumen. Profil vertikal dibagi menjadi tiga lapisan: Lower Troposphere Layer (0–3 km), Middle Troposphere Layer (3–10 km), dan Upper Troposphere and Lower Stratosphere Layer (10–18 km). Pada periode penelitian, hasil menunjukkan bahwa kecepatan angin dan vertical wind shear meningkat tajam pada UTLS, dengan puncak kecepatan angin musim Desember-Januari-Februari (DJF) mencapai sekitar 29 m/s pada ketinggian 15–16 km. Lapisan UTLS teridentifikasi sebagai zona dengan kondisi instabilitas dinamis (Ri < 0,25) paling sering terjadi, yang mengindikasikan potensi shear-driven turbulence dengan frekuensi kejadian mencapai sekitar 40–48% terutama pada musim DJF, konsisten dengan nilai turbulensi aktual oleh εtotal serta kategori intensitas Severe yang juga memuncak pada lapisan yang sama. Mekanisme shear-driven teridentifikasi lebih dominan dibandingkan convective/overturning pada hampir seluruh lapisan dan musim, dengan kategori intensitas Severe mencapai sekitar 55–56% pada UTLS musim DJF.
Co-Authors Adi Mulsandi Agung Perdian Sulistio Akbar, Ahmad Aldizar Al Badri, Abdul Aziz Amanu, Rendy Syahril Amri, Sayful Anggraini, Eca Indah Ardhana, Andini Aprilia Arief Wibowo Arief, Syachrul Arifianto, Fendy Arkananta, Muhammad Zaky Armadyaputri, Aludra Nadia Bambang Giyanto Benyamin Heryanto Rusanto Carundyatama, Daniar Ihza Dahsan, Sudarti Deni Septiadi Dhaifullah Rafif Aslam Elindra, Hani Erna Frida Fadhli Aslama Afghani Fadlan, Ahmad Fadllillah, Ahmad Arif Zulfan Ferdiansyah, Ervan Ferdiyansyah, Ervan Franchitika, Rizky Giananti, Attiya Shakila Habibi, Naufal Ilham Hayatul Khairul Rahmat Hibatullah, Khindi Aufa Ikhsanudin, Agus Haryanto Imawan Mashuri Karyono Karyono Kusumayanti, Diah Lumbantoruan, Alva Josia Manik, Willy Bonanja Manurung, Ellya Veronika Iriani Manurung, Royston Marhaposan Situmorang, Marhaposan Muhamad Arif Jumansa Muhammad Labieb Muzakkie Muhammad Zaky Arkananta Mulya, Aditya Nisa, Ania Maulidiah Nurdin, Fachdy Oktabrian, Krisna Dwi Parwati Sofan Rahma, Nuzula Elfa Ramadoni Khirtin Restianto, Mohammad Obie Rista Hernandi Virgianto Rizki Ramadani Rumaday, Nada Naurah Sabrina, Purwanti Lelly Samen Baan Sanjaya, Kadek Valerina Kitana Saputra, Ahmad Irsyad Saputri, Chendrika Saragih, Immanuel Jhonson A. Siane, Bless Aplena Elen Sudarisman, Maman Supriyadi, Asep Adang Syahrul Humaidi, Syahrul Tambunan, Nensy Nindy Tanggahma, Yuan Zalfa Trianasari, Maria Evy Tulus Ikhsan Nasution Veanti, Desak Putu Okta Vidia, Trimawarti Esti Wandono, Wandono Weman Suardy Wibowo, Shindyko Widodo , Anton Widodo Widodo