Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Asuhan Keperawatan pada Tn. R dengan Kasus Post Orif Fraktur Costae III, IV, V Dextra Majid, Gigih Amanat; Purnomo, Muhammad; Mashitoh, Anny Rosiana
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fraktur costa atau patah tulang iga adalah cedera pada dada karena trauma benda tumpul, tajam atau kondisi patologis yang menyebabkan patah tulang rusuk dan menunjukkan keparahan yang dapat meningkatkan angka morbiditas dan mortalitas. Mendokumentasikan Asuhan Keperawatan secara komprehensif pada dengan masalah Post Orif Fraktur Costae III,IV,V Di Ruang Kemuning 5 RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang mencakup pengkajian, penetapan diagnosa keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi.. Hasil kajian menunjukkan tiga masalah keperawatan utama, yaitu Nyeri Akut, hambatan mobilitas fisik, resiko infeksi. Intervensi keperawatan dilakukan melalui kombinasi tindakan mandiri dan kolaboratif, termasuk relaksasi napas dalam untuk meredakan nyeri, melatih rom aktif dan pasif, serta melakukan ganti balut untuk mencegah terjadinya resiko infeksi. Hasil pengkajian didapatkan tiga diagnose nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis (D.0077), gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan kerusakan integritas struktur tulang (D.0054), resiko infeksi berhubungan dengan kerusakan integritas kulit (D.0142). Pasien menunjukkan bahwa proses penyembuhan menunjukkan perkembangan yang positif, tanpa adanya masalah seperti infeksi, pneumotoraks, atau pendarahan setelah operasi. Mobilisasi pernapasan serta kemampuan bernapas pasien secara bertahap meningkat, seiring dengan penurunan rasa sakit berkat terapi yang tepat.
HUBUNGAN FAMILY SUPPORT DENGAN SELF-MANAGEMENT DAN KADAR GULA DARAH PASIEN DIABETES MELLITUS Lestari, Dita Yuandrea; Purnomo, Muhammad; Kartikasari, Fitriana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49532

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat dan memerlukan pengelolaan mandiri jangka panjang. Namun, banyak pasien mengalami kesulitan dalam mengelola penyakitnya. Family support berperan penting dalam membantu pasien menjalankan self-management yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara family support dengan self-management dan kadar gula darah pasien Diabetes Mellitus. Pengelolaan penyakit ini membutuhkan peran aktif pasien dalam self-management, seperti pengaturan diet, olahraga, pengobatan, serta pemantauan kadar gula darah. Self-management tanpa family support akan sulit berjalan. Dukungan keluarga terbukti berkontribusi besar dalam keberhasilan manajemen diabetes, termasuk mempengaruhi stabilitas kadar gula darah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di ruang rawat inap RSU Sebening Kasih pada bulan Mei 2025 dengan total sampling terhadap pasien Diabetes Mellitus yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner HDFSS untuk dukungan keluarga, DSMQ untuk self-management, serta pemeriksaan glukosa darah puasa (GDP) untuk kadar gula darah. Data dianalisis melalui uji normalitas Shapiro-Wilk. Hubungan antar variabel diuji menggunakan korelasi Pearson atau Spearman sesuai distribusi data. Hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara family support dengan self-management pada pasien DM tipe II (p = 0,001). Serta family support memiliki hubungan yang signifikan dengan kadar gula darah pasien (p = 0,001). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa family support yang diterapkan dengan kemampuan pasien dalam mengelola penyakitnya secara mandiri (Self-manajemen) dapat membantu kontrol kadar glukosa darah pasien.
Analisis Hukum dan Tata Tertib Asrama Studi Kasus Universitas Muhammadiyah Kudus Berdasarkan Teori Lawrence Meir Friedman Putry Cahyaningrum, Reza; Purnomo, Muhammad; Novitasari, Arina
Jurnal Analisis Hukum Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jah.v8i2.6955

Abstract

Penelitian ini menganalisis peraturan yang berlaku dalam pengelolaan pesantren mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kudus, dengan menggunakan pendekatan teori sistem hukum Lawrence M. Friedman yang mencakup tiga elemen utama : substansi hukum, struktur hukum, dan budaya hukum. Hasil analisis menunjukkan bahwa peraturan yang digunakan saat ini, yaitu Surat Keputusan Rektor Nomor 156 Tahun 2024, belum sepenuhnya tepat karena mencampur pengaturan antara aspek santri dan fasilitas asrama, padahal keduanya memiliki domain berbeda yang memerlukan pengaturan tersendiri. Dari sisi struktur, ditemukan adanya rangkap jabatan dalam pengelolaan santri dan asrama yang berdampak pada efektivitas pelaksanaan tugas dan pengawasan. Sementara itu, dari aspek budaya hukum, diperlukan penguatan budaya asrama yang mendukung internalisasi nilai-nilai disiplin dan kepatuhan terhadap aturan. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pemisahan peraturan antara santri dan asrama, pembentukan struktur pengelola yang lebih terfokus, serta penguatan budaya hukum di lingkungan pesantren mahasiswa guna menciptakan sistem pengelolaan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
KEPUASAN PASIEN PENGGUNA JAMINAN SOSIAL PENERIMA BANTUAN IUR (PBI) DI RSUD RAA SOEWONDO PATI Purnomo, Muhammad
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan rumah sakit swasta meningkat 30% dan sebanyak 67,2% pasien menyatakan kurang puas dengan pelayanan rumah sakit negeri dan lebih puas di rumah sakit swasta. Perkembangan keperawatan sebagai profesi terus berkembang seirama dengan berubahnya masyarakat yang terus mengalami perubahan, hal ini menjadi masalah utama kepuasan pasien, diharapkan pelayanan keperawatan berpengaruh positif terutama bagi pengguna jaminan social PBI. Metode penelitian ini adalah deskriptif corelational yang menghubungkan dua variabel untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kepuasan pasien pengguna jaminan sosial PBI, Penelitian ini menggunakan variabel bebas (independent) yaitu sarana fisik (tangible), pengetahuan (knowledge), kepedulian (emphaty) dan variabel terikat (dependent) dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Hasil uji analisis: nilai ? value 0,000 kurang dari 0,05 dan r hitung sebesar 0,845 (sangat kuat) disimpulkan ada pengaruh sangat kuat antara sarana fisik (tangible) terhadap kepuasan pengguna jaminan sosial PBI, nilai ? value 0,000 kurang dari 0,05 dan r hitung sebesar 0,808 (sangat kuat) ada pengaruh yang sangat kuat antara pengetahuan (knowledge) perawat terhadap kepuasan pasien jaminan soasial PBI, nilai ? value 0,000 kurang dari 0,05 dan r hitung sebesar 0,924 (sangat kuat) ada pengaruh yang sangat kuat antara kepedulian (emphaty) perawat terhadap kepuasan pasien pengguna jaminan sosial PBI.
Hubungan Kecerdasan Emosional dengan Mekanisme Koping pada Mahasiswa Tingkat Akhir S1 Keperawatan STIKes Muhammadiyah Kudus Tahun 2017/2018 Purnomo, Muhammad; Subiwati, S; Rosidah, Ella Mulimatur
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Mekanisme koping adalah suatu proses adaptasi yang dilakukan oleh individu untuk menyelesaikan masalah, menyesuaikan diri dengan perubahan dan respon situasi yang mengancam bila mekanisme penanggulangan ini berhasil, maka individu dapat beradaptasi dan tidak menimbulkan suatu gangguan kesehatan, tetapi bila mekanisme koping gagal artinya individu gagal untuk beradaptasi serta dapat menimbulkan stress. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional dengan mekanisme koping pada mahasiswa tingkat akhir S1 Keperawatan Stikes Muhammadiyah Kudus tahun 2017/2018. Metode: Jenis penelitian korelasi menggunakan simpel random sampling. Sampel 65 responden Mahasiswa. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner kecerdasan emosional dan kuesioner mekanisme koping. Uji hubungan penelitian ini menggunakan Chi-square. Hasil Penelitian: Hasil penelitian hubungan kecerdasan emosional dengan mekanisme koping pada mahasiswa tingkat akhir S1 Keperawatan Stikes Muhammadiyah Kudus dengan p value 0.000 (< 0.05). Kesimpulan: Ada hubungan kecerdasan emosional dengan mekanisme koping pada mahasiswa tingkat akhir S1 Keperawatan Stikes Muhammadiyah Kudus.
Pengaruh Latihan Fungsional Tangan Terhadap Kekuatan Otot Tangan Pasien Stroke Non Haemoragik di RS Habibullah Grobogan Purnomo, Muhammad; Nisak, Ana Zumrotun
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketergantungan dan derajat kesehatan dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu kemunduran fisik, psikis dan sosial yang dapat dijelaskan melalui empat tahap yaitu kelemahan, keterbatasan fungsional, ketidakmampuan dan keterhambatan. Di Kabupaten Grobogan dari tahun 2016-2021 terdapat kasus tekanan darah tinggi, diantaranya 6,85% laki-laki dan 5,04% wanita . Data 3 bulan terakhir pasien stroke yang menjalani rawat inap bulan Agustus sebanyak 56 pasien, bulan September sebanyak 37 pasien dan bulan Oktober sebanyak 49 pasien. Rata -rata pasien stroke yang menjalani rawat inap setiap bulannya sebanyak 48 pasien. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh Latihan fungsional tangan terhadap kekuatan otot tangan pasien stroke non haemoragik di RS Habibullah Grobogan. Metode penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan pendekatan Pre-Post Test. Jumlah sampel yang digunakan kelompok intervensi sebanyak 21 responden dan kelompok kontrol sebanyak 21 responden yang dipilih secara purposive sampling. Untuk menganalisis data menggunakan uji wilcoxon. Hasil uji Wilcoxon kelompok intervensi didapatkan ? value adalah 0,004 (p<0,05) maka Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya ada pengaruh yang signifikan latihan fungsional tangan terhadap kekuatan otot tangan pasien stroke non haemoragik di RS Habibullah Grobogan. Hasil uji wilcoxon kelompok kontrol didapatkan ? value adalah 0,008 (p<0,05) maka Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya ada pengaruh yang signifikan fisioterapi terhadap kekuatan otot tangan pasien stroke non haemoragik di RS Habibullah Grobogan.
Consumption Of Ioded Salt With Stunting Events In Toddlers Astuti, Dwi; Hartinah, Dewi; Purnomo, Muhammad
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan kondisi kronis yang menggambarkan terhambatnya pertumbuhan karena malnutrisi jangka panjang. Stunting pada balita perlu menjadi perhatian khusus karena dapat menghambat perkembangan fisik dan mental anak. Indonesia menduduki peringkat ke Lima dunia untuk jumlah anak dengan kondisi stunting. Kebutuhan gizi yang berperan dalam tumbuh kembang anak secara garis besar mencakup kebutuhan air, kalori, karbohidrat, protein, lemak, mineral dan vitamin. Salah satu mineral yang penting di dalam laju pertumbuhan linier anak adalah Yodium. Yodium diperlukan untuk membentuk hormon tiroksin yang diperlukan oleh tubuh untuk mengatur pertumbuhan dan perkembangan mulai dari janin sampai dewasa. Desa yang paling banyak dengan anak stunting adalah Dukuhmulyo. Berdasarkan data dari Puskesmas Jakenan pada bulan September 2018 mengenai konsumsi garam beryodium yang hanya 70%.Metode: Jenis Penelitian yang digunakan adalah analitik corelation Pendekatannya menggunakan bentuk rancangan penelitian Cross Sectional, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan jumah sampel 67 responden.Hasil: pola konsumsi garam beryodium pada balita di desa Dukuhmulyo tahun 2019 dalam kategori baik yaitu 36 responden (53.7%). kategori stunting terbanyak pada balita di desa Dukuhmulyo tahun 2019 adalah pendek yaitu 37 responden (55.2%).Kesimpulan: Ada hubungan antara kategori stunting dengan konsumsi makanan beryodium dengan nilai p 0.038.
Outsourcing dalam Perspektif Ekonomi Syariah Mustaqim, Yunus; Purnomo, Muhammad; Firmansyah, Nunung Agus; Ningrum, Nurani Puspa
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini menganalisis tentang outsourcing dalam perspektif ekonomi syariah. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan (library research). Pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi serta referensi. Untuk menganalisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan metode deduktif dan induktif. Hasil penelitian ini diketahui bahwa outsourcing dalam perspektif ekonomi syariah sama halnya dengan konsep syirkah dan ijarah. Artinya, bahwa hubungan antara perusahaan outsourcing dengan pihak pengguna jasa (user) diqiyaskan dalam bentuk syirkah. Sedangkan hubungan antara perusahaan outsourcing dengan para pekerjanya diqiyaskan dalam bentuk ijarah. Akan tetapi, outsourcing lebih dekat diqiyaskan dalam bentuk ijarah. Sebab, Para empat mazdhab, Hanafiah, Syafi’iyah, Malikiyah dan Hanafiyah mendifinisikan konsep ijarah dengan menjadikan milik sesuatu kemanfaatan dalam waktu tertentu dengan pengganti. Hal ini menunjukkan bahwa dalam kontrak ijarah senantiasa berdasarkan adanya kemanfaatan berupa upah antara pekerja dengan pemilik perusahaan setelah kepemilikan barang berlangsung. Dengan demikian, diharapkan pada prinsipnya, hubungan kemintraan antara pekerja dan pengguna jasa dalam ekonomi syariah adalah hubungan yang dibangun berdasarkan nilai-nilai amanah yang harus ditunaikan masing-masing pihak, ketika seseorang telah menunaikan amanahnya dengan baik, maka ia adalah seorang mitra yang baik dan wajib diberikan hak-haknya dengan baik pula.
Hubungan Derajad Kecacatan Penderita Kusta Dengan Stigma Masyarakat Di Unit Rehabilitasi Kusta Donorojo Rsud Kelet Provinsi Jawa Tengah Masitoh, Anny Rosiana; Purnomo, Muhammad; Intakoris, Sam’ani; Hidayat, Ahmad Haris
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kusta memiliki dampak fisik dalam bentuk kecacatan maupun psikis sebagai respon masyarakat terhadap penyakit yang diderita pasien yaitu stigma. Perawatan yang diberikan pada pasien kusta harus komprehensif dalam mengatasi kecacatan maupun stigma yang dialami pasien Derajad kecacatan penderita kusta dengan stigma masyarakat. Jenis penelitian ini adalah kolerasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel 53. Uji analisis yang digunakan adalah dengan Chi Kuadrat. Dari analisis statistic yang dilakukan didapatkan nilai pv 0,000. Hubungan derajad kecacatan penderita kusta dengan stigma masyarakat.
Hubungan Pendidikan Ibu, Pendapatan Keluarga dan Pengambilan Keputusan Keluarga dengan Pelaksanaan Permenkes No. 2269/Menkes/Per/XI/2011 Purnomo, Muhammad; Nisak, Ana Zumrotun
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil studi pendahuluan di Desa Klampok Lor Kebonagung Demak didapatkan jumlah penduduk tahun 2021 sebanyak 1.657 jiwa, kepala keluarga sebanyak 539 KK, terdiri dari 2 Rukun Warga dan 8 Rukun Tetangga. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Demak tahun 2019, memperlihatkan terjadinya peningkatan persentase penduduk yang mengalami keluhan kesehatan dari 35,54% pada tahun 2018 menjadi 39,30% pada tahun 2019 yang berarti terjadi penurunan derajat kesehatan masyarakat. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan ibu, pendapatan keluarga dan pengambil keputusan dalam keluarga dengan Pelaksanaan Permenkes No.2269/Menkes/Per/XI/2011. Ruang lingkup penelitian adalah keperawatan komunitas. Jenis penelitian adalah korelasi. Desain penelitian adalah cross sectional. Populasi adalah warga di Desa Klampok Lor Kebonagung Demak sebanyak 539 kepala keluarga. Sampel sebanyak 85 kepala keluarga. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Alat ukur menggunakan kuesioner. Uji statistik menggunakan uji Chi Square. Tingkat pendidikan ibu sebagian besar pendidikan dasar sebanyak 55 responden (64,7%). Pendapatan keluarga sebagian besar kurang dari UMK sebanyak 57 responden (67,1%). Pengambil keputusan dalam keluarga sebagian besar hanya suami/istri sebanyak 56 responden (65,9%). Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) sebagian besar kurang baik sebanyak 51 responden (60%). Ada hubungan tingkat pendidikan ibu dengan Pelaksanaan Permenkes No. 2269/Menkes/Per/XI/2011 (p-value = 0,000). Ada hubungan pendapatan keluarga dengan Pelaksanaan Permenkes No. 2269/Menkes/Per/XI/2011 (pvalue = 0,000). Ada hubungan pengambil keputusan dalam keluarga dengan Pelaksanaan Permenkes No. 2269/Menkes/Per/XI/2011 (p-value = 0,000). Keluarga/ masyarakat sebaiknya menerapkan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) dalam tatanan rumah tangga.