Claim Missing Document
Check
Articles

Pendampingan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Inovatif bagi Guru Matematika SMP dan MTs di Kecamatan Labuapi Lombok Barat melalui Kegiatan LSLC Sripatmi Sripatmi; Nyoman Sridana; Arjudin Arjudin; Nourma Pramestie Wulandari; Ulfa Lu’luilmaknun
Rengganis Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/rengganis.v2i2.262

Abstract

Learning is an interaction process of students with teachers and the learning sources in a learning environment. Therefore, the planning is needed to ensure the learning process run properly, consisting of 3 stages namely designing/composing, the learning implementation, and the evaluation and reflection. Those three stages can be improved by the Lesson Study for Learning Community (LSLC) activity. Based on the discussion with some principals and mathematics teachers of SMP and MTs in Labuapi, West Lombok, it was revealed that: i) mathematics is a subject which attracts less interest of junior high school students in Labuapi, ii) some mathematics teachers still found difficulties in composing an innovative learning devices which can guide students to find out the concepts, principles, and the solutions from the mathematics problems, and also they still have difficulties in designing one-page learning scenario which can actively involve students in an enjoyable learning process. To solve the problems, the mentoring activity in composing the learning through the LSLC activity is urgently needed. The activity was carried out by utilizing some methods, namely: speech, question and answer, discussion, and conducted mentoring activity when mathematics teachers discussed about the composing of LSLC based learning devices. From the mentoring activity conducted in 3 and 10 until 13 of September 2022, it was concluded that the mentoring activity was able to improve some aspects as follows: i) the understanding of mathematics teachers of SMPN/MTs in Labuapi, West Lombok in composing an innovative learning device, consisting of lesson plan or lesson design, learning materials, learning media, and assessment instrument; ii) the skill of mathematics teachers in the level of junior high schools in Labuapi, West Lombok in designing the learning devices as set in the curriculum of 2013; iii) the collegiality among teachers of SMPN and MTs in Labuapi, West Lombok in teaching and fulfilling students’ right from the sharing of experiences through the LSLC activity.
Eksplorasi Etnomatematika dalam Alat Musik Gendang Beleq Suku Sasak Dwi Novitasari; Nyoman Sridana; Ratna Yulis Tyaningsih
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2022): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indiktika.v5i1.7970

Abstract

Disadari maupun tidak, matematika sangat berkaitan erat dengan budaya m masyarakat Indonesia. Salah satunya pada alat musik gendang beleq yang sangat terkenal di Pulau Lombok bahkan sering digunakan dalam pertunjukan dan acara besar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengekspolari konsep matematika dalam alat musik gendang beleq suku Sasak Pulau Lombok yang terdiri dari gendang beleq, reong dan gong. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan model etnografi (antropologi kognitif). Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi langsung. Wawancara dilakukan pada dua orang pengrajin alat musik gendang beleq di Pulau Lombok dan dua orang budayawan untuk mengumpulkan informasi terkait cara pembuatan, maksud serta fungsi dari tiap bagian alat musik gendang beleq sampai cara memainkannya. Analisis data menggunakan pendekatan etnografi yang terdiri dari tahapan (1) menetapkan informan, (2) melakukan wawancara dengan informan, (3) membuat catatan etnografi, (4) mengajukan pertanyaan deskriptif, (5) menganalisis hasil wawancara etnografi, (6) membuat analisis domain, (7) mengajukan pertanyaan struktural, (8) melakukan analisis taksonomi, dan (9) menulis etnografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep matematika dalam alat musik gendang beleq yaitu geometri dua dimensi (lingkaran, segitiga dan segi lima), geometri tiga dimensi (kerucut terpancung), geometri transformasi (translasi dan dilatasi) serta barisan aritmatika dimana konsep geometri ditemukan paling dominan.
Pengaruh Minat Belajar dan Kebiasaan Belajar terhadap Prestasi Belajar Matematika : Widiati; Nyoman Sridana; Nani Kurniati; Amrullah Amrullah
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 2 No. 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v2i4.240

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh minat belajar dan kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Wawo tahun ajaran 2021/2022. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan metode ex post facto. Populasi dari penelitian ini seluruh siswa kelas VIII sebanyak 45 siswa yang terdiri dari 2 kelas, yakni kelas VIIIA dan kelas VIIIB. Sampel yang digunakan adalah sampel jenuh atau total sampling dimana seluruh populasi menjadi sampel dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis korelasi dan analisis regresi. Sebelum melakukan uji hipotesis, terlebih dahulu melakukan uji prasyarat yaitu uji normalitas, uji linieritas, dan uji mulikolinieritas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) minat belajar memiliki pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar matematika siswa dengan kontribusi sebesar 50,7%; 2) kebiasaan belajar memiliki pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar matematika siswa dengan kontribusi sebesar 54%; 3) minat belajar dan kebiasaan belajar memiliki pengaruh yang signifikan secara bersama-sama terhadap prestasi belajar matematika siswa dengan kontribusi sebesar 59,1%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa minat belajar dan kebiasaan belajar memiliki pengaruh signifikan terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Wawo tahun ajaran 2021/2022.
Hubungan Kemandirian Belajar dan Motivasi Berprestasi dengan Hasil Belajar Siswa Imroatul Fitriana; Nyoman Sridana; Wahidaturrahmi Wahidaturrahmi; Sripatmi Sripatmi
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 2 No. 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v2i4.251

Abstract

Learning independence and achievement motivation are factors that can affect learning outcomes. However, there is a discrepancy between learning independence and achievement motivation with the learning outcomes obtained, so it is necessary to conduct research on this matter. This study aims to determine the relationship between learning independence and achievement motivation with student learning outcomes. This research is quantitative research with a population of 278 students with a sample of 38 students. The sampling technique used cluster random sampling. Collecting data using a questionnaire instrument and test questions. Data analysis techniques in the form of descriptive statistics and inferential statistics. The results of the study 1) there is a relationship between learning independence and learning outcomes of 0.182 with a weak level of relationship 2) there is a relationship between achievement motivation and learning outcomes of 0.327 with a moderate level of relationship 3) there is a relationship between learning independence and achievement motivation of 0.724 with a relationship level which is very strong 4) there is a significant relationship between learning independence and achievement motivation with the learning outcomes (0.333 score) with a moderate correlation.
Analisis Kesalahan Dalam Menyelesaikan Soal Integral Taktentu Dengan Metode Newman Ditinjau Dari Kemampuan Matematis Arena Iriani; Nyoman Sridana; Tabita Wahyu Triutami; Syahrul Azmi
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 2 No. 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v2i4.257

Abstract

This study aims to describe errors in solving indefinite integral problems of algebraic functions based on Newman's procedure in terms of the category of mathematical ability. This type of research is descriptive with a qualitative approach. The research subject is class XII IPS 1 SMAN 5 Mataram in the academic year 2022/2023. The results showed (1) High-ability students made mistakes at the process skill stage due to the lack of giving practice questions using the partial method. (2) Students who are capable are making mistakes at the transformation stage due to incorrectly substituting the values ​​obtained at the example stage, and errors in the process skill stage because they cannot simplify terms containing the variable x. (3) Low-ability students make mistakes at the reading stage because they don't know the mention of the "∫" symbol, errors in the comprehension stage because they don't understand the question commands, and errors in the process skill stage because they can't operate fractions. errors at the reading stage because they could not read the symbol "∫", errors at the comprehension stage because they did not understand the meaning of dy and did not understand determining the term to be used, errors at the transformation stage due to not being able to change the form of the question to match the formula for the substitution method and partial as well as errors at the process skill stage for not understanding the steps of the substitution and partial method.
Hubungan Konsep Diri terhadap Kemampuan Berpikir Logis Matematis Siswa SMP Negeri 18 Mataram Tahun Pelajaran 2021/2022 Ihlas Sukmawan; Nyoman Sridana; Dwi Novitasari
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.816

Abstract

Keyakinan terhadap kemampuan sendiri (konsep diri) diyakini dapat mempengaruhi performa siswa dalam pencapaian hasil belajarnya, sehingga dapat membentuk karakter siswa yang lebih mampu merespon positif setiap perubahan dan faktor kemampuan intelektualnya. Kemampuan intelektual yang dimaksudkan adalah kemampuan yang dibutuhkan untuk melakukan berbagai kegiatan mental berupa: berpikir, bernalar dan memecahkan masalah. Dimana kemampuan intelektual dalam matematika yang dimaksudkan adalah kemampuan berpikir logis matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsep diri terhadap kemampuan berpikir logis matematis siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode penelitian expost facto dengan sifat korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara konsep diri dan kemampuan berpikir logis matematis sangat rendah dengan nilai Sig. (2-tailed) adalah sebesar 0,807  0,05 dan nilai correlation coefficient adalah sebesar 0,048 bernilai positif. Siswa yang berada pada tingkat konsep diri sedang sebesar 3,57% dan kategori tinggi sebesar 96,43%. Siswa yang berada pada tingkat kemampuan berpikir logis matematis rendah sebesar 42,86%, kategori sedang sebesar 39,28% dan kategori tinggi sebesar 17,86%. Dapat disimpulkan bahwa konsep diri dengan kemampuan berpikir logis matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Mataram tahun pelajaran 2021/2022 tidak memiliki hubungan.
Hubungan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Komunikasi Matematis dengan Hasil Belajar Matematika Fatia Ningsih Erayani; Nyoman Sridana; Arjudin Arjudin; Baidowi Baidowi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3c (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3c.845

Abstract

Kepercayaan diri atau self-confidence merupakan suatu keyakinan dalam jiwa manusia bahwa tantangan hidup apapun harus dihadapi dengan berbuat sesuatu. Sedangkan Kemampuan komunikasi matematis adalah kemampuan siswa dalam menyampaikan ide matematika baik secara lisan maupun tulisan. Sikap percaya diri dan kemampuan komunikasi matematis siswa sangatlah perlu diperhatikan dan dikembangkan karena memiliki peranan penting bagi siswa dalam menjalankan proses pembelajaran ataupun dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi matematis siswa terhadap hasil belajar matematika. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX Mts. Al-Aziziyah Putri, dengan sampel penelitian sejumlah 36 siswa dengan pengambilan sampel secara cluster random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket kepercayaan diri dan tes kemampuan komunikasi matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikan X1 dan X2 terhadap Y sebesar 0,032<0,05 dengan nilai pearson correlation 0,435. Nilai signifikan X1 terhadap Y sebesar 0,016<0,05 dengan  nilai pearson correlation 0,398. Dan nilai signifikan X2 terhadap Y sebesar 0,049<0,05 dengan nilai pearson correlation 0,331. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif secara bersama-sama antara kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi matematis siswa terhadap hasil belajar matematika, terdapat hubungan positif kepercayaan diri dengan hasil belajar matematika, dan terdapat hubungan positif kemampuan komunikasai matematis dengan hasil belajar matematika siswa.
Pengaruh Kecemasan Matematika dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Nuzula Mukti; Nyoman Sridana; Tabita Wahyu Triutami; Ketut Sarjana
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4.973

Abstract

Salah satu tujuan matematika dalam kurikulum 2013 yaitu meningkatkan pemahaman konsep yang baik dalam matematika. Namun, pemahaman terhadap konsep matematis yang menjadi salah satu tujuan dari pembelajaran matematika tidak sejalan dengan kemampuan pemahaman matematis yang telah dicapai peserta didik saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecemasan matematika dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas XII IPA Negeri 1 Praya Barat tahun ajaran 2022/2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto. Populasi penelitian ini yaitu siswa kelas XII IPA SMA Negeri 1 Praya Barat tahun ajaran 2022/2023 dengan jumlah 66 siswa. sampel yang digunakan adalah sampel jenuh dimana seluruh populasi menjadi sampel dalam penelitian ini. Pengumpulan data menggunakan metode angket dan metode tes. Instrumen penelitian ini berupa angket kecemasan matematika, angket motivasi belajar , dan tes prestasi belajar matematika. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis regresi sederhana dan teknik analisis regresi ganda. Hasil analisis data menunjukkan bahwa : (1) terdapat pengaruh yang negatif kecemasan matematika terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas XII IPA SMA Negeri 1 Praya Barat tahun ajaran 2022/2023 dengan kontribusi sebesar 15,9%; (2) terdapat pengaruh yang positif motivasi belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas XII IPA SMA Negeri 1 Praya Barat tahun ajaran 2022/2023 dengan kontribusi sebesar 41,9%; (3) terdapat pengaruh secara bersama-sama kecemasan matematika dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas XII IPA SMA Negeri 1 Praya Barat tahun ajaran 2022/2023 dengan kontribusi sebesar 29,5%.
KORELASI ANTARA EFIKASI DIRI DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA PADA MATERI GEOMETRI Nilza Humaira Salsabila; Dwi Novitasari; Nyoman Sridana
Edutainment Vol 9 No 2 (2021): Edutainment : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan
Publisher : UNMUHBABEL Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.358 KB) | DOI: 10.35438/e.v9i2.488

Abstract

This study aims to determine the correlation between self-efficacy and student achievement in mathematics education on Geometry. The type of research conducted in this research is correlational research with a quantitative approach. The subjects of this study were 21 semester 5 mathematics education students who took the Spatial Analytical Geometry course. The data collection technique used is a questionnaire technique to obtain self-efficacy data and documentation techniques to obtain student achievement data on the topic of Spatial Analytical Geometry. The data analysis technique used to test the research hypothesis is using a simple correlation analysis technique. The results of the research conducted showed that there was a significant correlation between self-efficacy and learning achievement of mathematics education students on Geometry topic with the value of Sig. (2-tailed) of 0.014 < 0.05. In addition, there is a positive relationship between student self-efficacy and learning achievement in geometry. This indicates that the more students' self-efficacy increases, the learning achievement will also increase.
Analisis Kesulitan Belajar Siswa Kelas X TITL Dalam Menyelesaikan Soal Materi Operasi Matriks di SMKN 2 Gerung Tahun Ajaran 2022/2023 I Nyoman Gandi Sudarsana; Nyoman Sridana; Ulfa Lu’luilmaknun; Baidowi Baidowi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 1b (2023): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i1b.1318

Abstract

Kesulitan belajar adalah suatu gangguan kondisi yang terjadinya pada siswa yang menyimpang antara kemampuan yang dimiliki dengan prestasi yang ditujukkan pada tiga akademik dasar seperti membaca, menulis, dan berhitung. Tujuan penelitaian ini adalah mendeskripsikan kesulitan belajar dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar Siswa Kelas X TITL dalam menyelesaikan soal materi operasi matriks di SMKN 2 Gerung tahun ajaran 2022/2023. Metode penelitian adalah metode kualitatif. Banyak subjek penelitian ini adalah 6 siswa yang telah direduksi menjadi 3 kategori yaitu, tingkat kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Instrument yang digunakan adalah tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar yang dialami subjek dengan kategori tinggi ialah kesulitan membaca dan menulis dengan faktor internal meliputi labilnya kondisi yang dipengaruhi lingkungan sosial kurang baik sedangkan faktor eksternal meliputi media masa, lingkungan sosial, dan ekonomi keluarga;  kesulitan belajar yang dialami subjek dengan kategori sedang ialah kesulitan membaca dan kesulitan menulis dengan faktor internal diantaranya kecerdasan siswa, motivasi siswa, dan minat siswa sedangkan faktor eksternal diantaranya metode guru dalam mengajar, sarana dan prasarana sekolah; dan kesulitan belajar yang dialami subjek dengan kategori rendah ialah kesulitan membaca, menulis dan menghitung dengan faktor internal meliputi tidak adanya bakat dan minat dalam matematika, serta kurang motivasi dalam belajar matematika. Sedangkan faktor eksternal meliputi orang tua yang kurang memperhatikan pendidikan anaknya, lingkungan bergaul kurang tepat, hubungan siswa dengan guru kurang baik. Berdasarkan hasil penelitian bahwa adanya kesulitan belajar yang dialami oleh siswa yang dipengaruhi faktor-faktor kesulitan belajar yang meliputi dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal.