Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL DALAM MENINGKATKAN KINERJA USAHA MIKRO, KECIL, MENENGAH DI LAMPUNG SELATAN Ella Nuryamah; Paiman Rahardjo; Harry Nenobais
PUBLIKA: Jurnal Ilmiah Administrasi dan Kebijakan Publik Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/jp.v8i2.4001

Abstract

Pemberdayaan Ekonomi Nasional (PEN) yang diatur oleh Peraturan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2020 bertujuan untuk melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan ekonomi para pelaku usaha dalam menjalankan usahanya selama pandemi COVID-19. Untuk UMKM, program Penelitian ini adalah untuk mengentahui bagaimana pelaksanaan Pemberdayaan Ekonomi Nasional (PEN) yang diharapkan dapat ‘memperpanjang nafas’ UMKM dan meningkatkan kinerja UMKM yang berkontribusi pada perekonomian Lampung Selatan. Karena UMKM adalah sektor yang paling luwes dalam perdagangan dan menjadi penyumbang besar bagi pergerakan ekonomi di Lampung Selatan. Pembatasan interaksi sosial seperti lockdown dan PSBB yang pada satu sisi dilakukan untuk menekan angka persebaran COVID-19, juga berimbas pada lesunya aktivitas ekonomi dan turunnya pergerakan ekonomi. Hasil dari Penelitian ini adalah 1.Adapun pengaruh kebijakan PEN terhadap UMKM di Lampung Selatan. 2. Memperkuat ekonomi domestik melalui belanja pemerintah 3. Insentif dunia usaha , 4.Dukungan untuk kesehatan, 5. Pemberian bantuan tunai 2 bagi masyarakat kurang mampu (Perlindungan Sosial) 6. Dukungan bagi perusahaan terdampak/ Pembiayaan Korporasi 7.Subsidi bunga UMKM
PENERAPAN MANAJEMEN TALENTA PADA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN YAHUKIMO Awaluddin Rustam; Harry Nenobais
PUBLIKA: Jurnal Ilmiah Administrasi dan Kebijakan Publik Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/jp.v7i1.1404

Abstract

Implementasi manajemen talenta dalam organisasi memiliki tujuan agar keberlangsungan pengisian jabatan penting dapat berjalan secara berkesinambungan dan tepat. Jika dihubungkan dengan kondisi yang terjadi di Pemda Kabupaten Yahukimo, maka model talent resevoir ini dapat mendukung peningkatan kinerja dengan menempatkan sumber daya manusia sesuai dengan keahlian dan pengalaman yang dimiliki. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penerapan manajemen talenta pada aparatur di pemerintah Kabupaten Yahukimo. Desain penelitian ini adalah deskripsi kualitatif, sementara itu pendekatan penelitian yang digunakan adalah melalui studi kasus. Penentuan sumber data primer pada informan yang dipilih dilakukan secara nonprobability sampling dengan menggunakan teknik sampling purposive. Prosedur pengumpulan data yang akan digunakan oleh peneliti adalah teknik wawancara, yaitu merupakan teknik pengambilan data melalui wawancara beberapa narasumber yang memiliki kaitan dengan substansi penelitian. Sedangkan, teknis analisis data dalam penelitian ini menggunakan model analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan penerapan manajemen talenta pada pemerintah Kabupaten Yahukimo yang belum berjalan dengan baik, pada proses rekrutmen dan seleksi aparatur pada Pemerintah Kabupaten Yahukimo dimulai dari analisis jabatan yang dilakukan oleh SKPD. Kemudian setelah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dilanjutkan dengan melakukan proses rekrutmen yang dilakukan dengan metode terbuka, sedangkan proses seleksi melalui tes tertulis. Pada proses pemetaan talenta belum berjalan optimal sehingga penempatan dan pengembangan pegawai tidak memiliki kejelasan, kemudian pada pembuatan talent pool, pegawai senior memiliki prioritas untuk berkembang lebih dahulu. Pada talent satisfaction, yelah berjalan dengan baik, yang telah memberikan tunjangan dan fasilitas yang dapat mendukung pegawai dalam bekerja.
The Evaluation of the State University Operational Assistance Policy: The Case of the Two State Universities Hadiansyah, Achmad; Silaban, Himsar; Nenobais, Harry; Arianda, Yoga Dwi
Indonesian Research Journal in Education |IRJE| Vol. 8 No. 1 (2024): IRJE |Indonesian Research Journal in Education
Publisher : Universitas Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/irje.v8i1.35203

Abstract

To maintain the continuity of the teaching and learning process at State Universities by minimum services, in 2021, the government has launched the state universities operational assistance (BOPTN) policy by providing operational funding assistance to state universities. The education budget allocated by the government does not seem to be the operational needs of a state university, especially those in the DKI Jakarta region. Therefore, evaluation of this policy is necessary. The qualitative research method was carried out by using the Dunn's six evaluation criteria, consisting of effectiveness, efficiency, adequacy, equity, responsiveness, and accuracy. This research was conducted at the Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) and Universitas Negeri Jakarta (UNJ). It indicated that the BOPTN policy was effective, efficient, and appropriate in assisting operations at PTNs in the DKI Jakarta region. However, the amount of assistance provided was still not enough to cover all operational costs, and the amount among PTNs was also not fair, and complaints were still found from students.
Optimalisasi Layanan Publik untuk UMKM Berbasis Media, Informasi, dan Teknologi sebagai Pilar Ekonomi Indonesia Nenobais, Harry; Rachmatsyah, T. Herry; Tumpal, Roy; Nugroho, Ferid
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/abdimoestopo.v8i1.4729

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelayanan publik dalam mendukung sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis media, informasi, dan teknologi (MIT) sebagai pilar utama perekonomian Indonesia. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode partisipatif yang melibatkan aparatur pemerintah, pelaku UMKM, serta pakar teknologi informasi untuk mengevaluasi efektivitas layanan publik dalam memfasilitasi adopsi teknologi MIT oleh UMKM. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus (FGD), dan observasi partisipatif pada instansi pemerintah dan komunitas UMKM di berbagai wilayah. Hasil Pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa pelayanan publik masih menghadapi kendala dalam hal penyediaan akses informasi dan pelatihan yang tepat guna bagi pelaku UMKM, terutama dalam pemanfaatan teknologi MIT. Meskipun terdapat program pemerintah yang mendukung digitalisasi UMKM, efektivitasnya belum optimal akibat kurangnya koordinasi antara instansi terkait dan minimnya pemahaman pelaku UMKM terhadap teknologi. Namun, melalui peningkatan kapasitas aparatur dan program pelatihan yang lebih terstruktur, potensi UMKM untuk berkembang melalui teknologi MIT dapat meningkat secara signifikan. Simpulan dari Pengabdian kepada masyarakat ini adalah optimalisasi pelayanan publik sangat diperlukan untuk memperkuat sektor UMKM berbasis MIT, yang pada akhirnya dapat memperkuat daya saing ekonomi Indonesia secara global.
Peningkatan Daya Saing UMKM Berbasis Media dan Teknologi untuk Pasar Internasional dan Ekonomi Indonesia Yunitasari, Yunitasari; Nenobais, Harry; Marwan, Jubery
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/abdimoestopo.v8i1.4763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di pasar internasional melalui optimalisasi sektor UMKM berbasis media, informasi, dan teknologi (MIT) sebagai pilar utama perekonomian Indonesia. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini menggunakan metode partisipatif yang melibatkan pelaku UMKM, pakar teknologi, dan praktisi ekspor. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus (FGD), dan observasi lapangan pada UMKM yang berpotensi melakukan ekspansi ke pasar internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan MIT oleh UMKM masih belum optimal, terutama dalam hal pemasaran digital, e-commerce, dan pengelolaan data yang dapat mendukung akses ke pasar internasional. Namun, setelah dilakukan program pelatihan dan pemberdayaan yang berfokus pada peningkatan keterampilan teknologi serta strategi digital, UMKM mampu memperluas jangkauan pasar mereka secara signifikan dan meningkatkan daya saing produk mereka di tingkat global. Infrastruktur teknologi yang mendukung dan kolaborasi dengan pemerintah serta swasta juga terbukti memegang peran penting dalam kesuksesan tersebut. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa peningkatan daya saing UMKM di pasar internasional dapat dicapai melalui optimalisasi teknologi MIT, yang akan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan.
Optimalisasi Sektor UMKM Berbasis Media: Potensi Usaha Sub-mikro dan Mikro Di Kelurahan Pela Mampang Jakarta Selatan Marwan, Jubery; Sari, Yunita; Nenobais, Harry; Franky, Franky; Rahayu, Rahayu
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/abdimoestopo.v8i1.4697

Abstract

Tujuan dilaksanakannya pengabdian kepada masyarakat ini untuk memberikan gambaran potensi-potensi usaha sub-mikro dan mikro bagi para pelaku usaha di kelurahan Pela Mampang, Jakarta Selatan. Pendekatan metode yang digunakan dengan memodifikasi participatory rural appraisal dengan maksud mendorong lapisan masyarakat agar berpartisipasi aktif secara bersama-sama untuk mencari solusi didasarkan pada potensi dan sumber daya yang dimilikinya. Metode ini mengintegrasikan kegiatan survei dan observasi baik didalam atau diluar ruangan. Sampel diambil sejumlah 100 pelaku usaha untuk seluruh kategori usaha. Analisis data yang digunakan dalam mengidentifikasi potensi usaha tersebut menggunakan Multivariate Analysis of Variance. Hasil analisis bahwa; 1) Terdapat perbedaan diantara seluruh kategori usaha (sub mikro dan mikro) yang terdiri dari: usaha kuliner, percetakan/foto copy, toko bunga/tanaman hias, bimbingan belajar, fotografi/videografi, laundry, tukang jahit/fermak, warung kelontong, babershop/salon kecantikan, toko sembako, jasa pengiriman barang, kerajinan tangan, rental kendaraan, rias pengantin, dan penitipan anak/day care terhadap modal kerja, keuntungan usaha dan potensi usaha; 2) Terdapat potensi usaha yang dapat dikembangkan untuk kategori usaha sub-mikro dan mikro diantaranya: usaha percetakan/foto copy, fotografi/videografi, tukang jahit/fermak dan barbershop/salon kecantikan. Indikasi ini dilihat dari hasil analisis multivariat test dan multiple comparisons.
POLICY IMPLEMENTATION OF STATE APPARATUS POSTGRADUATE STUDY PROGRAM Nenobais, Harry; Laviandhy, Debby Arthi; Hakim, Arief Rahman
Moestopo International Review on Social, Humanities, and Sciences Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/mirshus.v5i1.104

Abstract

By taking a case study at the Ministry of Agriculture, this journal aims to obtain an overview of the extent to which the implementation of the Postgraduate Study Task Program Policy for ASN is running and has a particular impact on efforts to improve the quality of ASN human resources. Technically, the implementation of learning tasks is regulated by each government institution based on Permenpan RB number 4 of 2013. Although the said policy has been implemented, in its implementation there are various challenges that must be considered. By using a qualitative approach, this research focuses on the participants of the study assignment at several partner universities of the Ministry of Agriculture. By referring to the policy implementation model approach, the research results generally illustrate that the master and doctoral study assignment policies within the Ministry of Agriculture have been able to accommodate various important things needed for the success of policy implementation. However, there are several important challenges that must be considered in order to strengthen the learning assignment policy in the future.
Analisis Kinerja Badan Penghubung Provinsi Sumatera Barat Dalam Pelayanan Pimpinan Daerah Hanifa, Hanifa; Soemartono, Triyuni; Nenobais, Harry
Jurnal Jembatan Efektivitas Ilmu dan Akhlak Ahlussunah Wal Jama'ah Vol 6 No 2 (2025): Juni
Publisher : LPPM UNU CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52188/jeas.v6i2.1340

Abstract

Study prpose. This thesis aims to analyse the performance of the West Sumatra Provincial Liaison Agency in providing services to regional leaders. Materials and methods. This research uses a qualitative method with a descriptive design, a constructive interpretivism paradigm, and a literature review analysis. The theory used is Agus Dwiyanto's performance theory, which states that performance indicators consist of productivity, service quality, responsiveness, responsibility, and accountability. Results. The performance of the West Sumatra Provincial Liaison Office in serving regional leaders is generally quite good. However, there are several areas that need improvement, such as the service quality indicator, where the Public Relations, Protocol, and Service Section does not yet have Standard Operating Procedures for serving regional leaders, the quantity and quality of human resources in the public relations section are still insufficient, there are limitations in the authority to publish news about regional leaders' activities on the West Sumatra Provincial Government website, and the facilities and infrastructure supporting the performance of duties are still limited, and the budget planning is not yet mature. Meanwhile, the indicators of productivity, responsiveness, responsibility, and accountability are already functioning well. Therefore, the researcher's recommendations are to establish Standard Operating Procedures for serving regional leaders, increase human resources in the public relations department, propose to the leadership that news coverage outside West Sumatra Province be delegated to the Liaison Office, propose the procurement of facilities and infrastructure to support leadership service activities, and develop a mature budget plan for leadership activities so that service to regional leaders can be maximised.Conclusion. The performance of the West Sumatra Provincial Liaison Office in providing services to regional leaders is generally satisfactory, particularly in terms of productivity, responsiveness, responsibility, and accountability. However, there are still challenges in the quality of services, such as the absence of SOPs, limited human resources and supporting facilities, and suboptimal budget planning. Improvement efforts have been made through the addition of personnel, the provision of facilities, and inter-agency coordination. To enhance performance in the future, it is necessary to establish SOPs, improve human resource quality, procure supporting equipment, and expand authority in the publication of regional leadership activities.
EVALUASI PROGRAM HAK AKSES DATA KEPENDUDUKAN UNTUK EFEKTIVITAS PELAYANAN PUBLIK Budiharjo, Budiharjo; Nenobais, Harry; Pandiwinata, Zul
Publika: Jurnal Ilmiah Administrasi dan Kebijakan Publik Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/jp.v10i2.5341

Abstract

Direktorat Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri memberikan hak akses pemanfaatan data kependudukan untuk mengelola data kependudukan, termasuk informasi tentang jumlah penduduk, usia, jenis kelamin, dan lainnya. Hak akses ini diberikan untuk orang-orang yang ingin mengakses dan menggunakan data yang berkaitan dengan kependudukan untuk meningkatkan layanan publik. Fokus penelitian ini adalah bagaimana evaluasi kebijakan program akses data kependudukan oleh Direktorat Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri dilakukan. Studi ini adalah jenis penelitian kualitatif yang menggunakan metode deskriptif. Peneliti menggunakan metode pengumpulan data seperti wawancara, dokumentasi, dan observasi. Selain itu, penelitian ini menggunakan evaluasi model CIPP kualitatif, yang mencakup Context, Input, Procces, Product (CIPP). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan program pemanfaatan hak akses data kependudukan Direktorat Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri tidak dilaksanakan dengan baik, terutama dalam hal jumlah dan kualitas sumber daya manusia, serta infrastruktur dan teknologi. Oleh karena itu, disarankan agar Direktorat Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri meningkatkan jumlah dan kualitas sumber daya manusia mereka.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SIOLA DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK DI KEMENTERIAN DALAM NEGERI Cristiyanti, Dewi; Soemartono, Triyuni; Nenobais, Harry
Publika: Jurnal Ilmiah Administrasi dan Kebijakan Publik Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/jp.v10i2.5779

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi dari pelaksanaan kebijakan pelayanan publik di Kementerian Dalam Negeri melalui Sistem Informasi Online Layanan Administrasi (SIOLA). Hal ini sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan reformasi birokrasi yakni birokrasi yang berdaya saing, menciptakan hasil, lincah dan agile, dan birokrasi yang making delivered. Metode yang digunakan oleh penulis pada penulisan tesis ini adalah metode kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah triangulasi dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan SIOLA di Kementerian Dalam Negeri secara umum sudah baik karena sudah adanya inisiatif melalui pakta integritas yang mengarah pada upaya transformasi pelayanan publik digital dalam bentuk kebijakan program pelayanan dan konsultasi yang bertujuan untuk pemenuhan hak pelayanan kepada publik. Meskipun pelaksanaan program SIOLA belum sepenuhnya optimal karena masih kurangnya penguatan teknologi informasi sepertinya jaringan yang kurang stabil dan aplikasi SIOLA yang pengembangannya menggunakan arsitektur monolitik dan masih terintegrasi pada Pusat Data dan Sistem Informasi Kemendagri.