Claim Missing Document
Check
Articles

Interface Structure in Friction Welded Joints between Stainless Steel 304 and Mild Carbon Steel Helmy Purwanto
Journal of Chemical Process and Material Technology Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.117 KB) | DOI: 10.36499/jcpmt.v1i1.5881

Abstract

Friction welding is a solid-state welding process using heat generated through friction. Dissimilar materials can be joined properly with friction welding. This study is a continuation of the previous study and aimed to determine the interface structure occurred on stainless steel and carbon steel joints. Stainless steel 304 and mild carbon steel are joined with this method at 2000 rpm rotation for 15 seconds and forging time of 5 seconds with a pressure of 5 MPa. The results of a micro-observation using a scanning electron microscope show good bonding in the interface area. The carbon steel is more welded to the stainless steel in the periphery than in the center. The spectrum results of Energy Dispersive X-Ray of the interface show Fe, C and Cr elements content. This is what causes the strong welding bond.
Analisis Pengaruh Variasi Tempering Terhadap Kekerasan dan Metalografi pada Stainless Steel Sebagai Material Alat Kesehatan Nur Kholis; Helmy Purwanto
Prosiding Seminar Sains Nasional dan Teknologi Vol 12, No 1 (2022): VOL 12, NO 1 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/psnst.v12i1.7325

Abstract

Dalam Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh variasi suhu tempering terhadap struktur mikro dan kekerasan pada  stainless stell DIN 4021 sebagai material produk alat kesehatan. Pada material baja stainless steel  dilakukan proses heat treatment terlebih dahulu dengan suhu 1025 oC  dengan waktu penahanan 25 menit dan dilakukan quenching. Material baja stainlees stell setelah dilakukan Heat treatment, dilakukan tahap selanjutnya yaitu  tempering dengan variasi suhu 200oC, 400oC dan 600oC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses heat treatment bisa meningkatkan nilai kekerasan material. Nilai kekerasan raw material adalah 22 HRC, setelah dilakukan heat treatment meningkat menjadi 50 HRC. Parameter tempering nilai kekerasan tertinggi adalah 47 HRC pada variasi tempering suhu 200oC, dan parameter tempering dengan nilai terendah adalah 43 HRC pada variasi suhu 600oC. Hasil pengujian struktur mikro menggunakan Optical Microscopy menunjukan bahwa menghasilkan struktur ferit, pearlit, dan martensit. semakin tinggi suhu tempering, maka semakin besar luas area dan dimensi partikelnya.
Evaluasi Laju Pengelasan terhadap Mikrostruktur Sambungan Aluminium 5052 dengan menggunakan Metode Friction Stir Welding Helmy Purwanto
JMPM (Jurnal Material dan Proses Manufaktur) Vol 6, No 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jmpm.v6i2.15005

Abstract

Friction stir welding (FSW) adalah salah satu jenis pengelasan yang mampu menyambung bahan paduan aluminium. Pada penelitian sebelumnya telah dilakukan penyambungan aluminium 5052 namun hasil pengujian tarik memperlihatkan penurunan kekuatan sambungan. Sehingga pada studi ini bertujuan untuk mengevaluasi secara focus mikrostuktur yang terbentuk pada sambungan plat aluminium 5052 yang telah dilakukan FSW. Plat aluminium dengan dimensi 150 x 75 mm dengan tebal 6 mm dilas dengan metode FSW, pahat pin berbentuk silinder pada kecepatan putar 1000 rpm dan laju pengelasan 20, 30 dan 40 mm/menit. Penampang hasil las diamati dengan menggunakan mikroskop optic dan Scanning Electron Microscope (SEM). Hasil pengamatan memperlihatkan adanya cacat makro dan perubahan struktur mikro pada sambungan. Cacat ini dipengaruhi desain pin yang tidak tepat sehingga daerah adukan tidak merata yang berakibat sambungan menjadi tidak sempurna.Friction stir welding (FSW) is one type of welding that is able to joining aluminium alloy. In previous studies, aluminium 5052 has been joined, but the results of the tensile test showed a decrease in the strength of the connection. Therefore, in this study the aim is to focus on evaluating the microstructure formed at the 5052 aluminium plate welding join that has been carried out by FSW. Aluminium plates with dimensions of 150 x 75 mm with a thickness of 6 mm were welded by the FSW method, cylindrical pin chisel at a rotational speed of 1000 rpm and welding rates of 20, 30 and 40 mm/minute. The cross section of the weld was observed using an optical microscope and Scanning Electron Microscope (SEM). The results of the observations showed that there were macro defects and changes in the microstructure of the joints. This defect is influenced by the improper design of the pin so that the area of the mixture is uneven which results in an imperfect connection
Analisis Hasil Double Side Friction Stir Welding pada Aluminium AA6061 dengan Penguat Serbuk Cu terhadap Struktur Mikro Nur Kholis; Helmy Purwanto
Suara Teknik : Jurnal Ilmiah Vol 14, No 1 (2023): Suara Teknik: Jurnal Ilmiah
Publisher : Fakultas Teknik UM Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/stek.v14i1.5325

Abstract

Pengelasan Friction Stir Welding (FSW) adalah metode pengelasan sederhana, yaitu dengan memanfaatkan energi panas yang ditimbulkan dari gesekan shoulder tool dengan material yang dilas. FSW yang sedang berkembang saat ini adalah dengan menambahkan material serbuk pada daerah nugget untuk meningkatkan kemampuan las. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil secara foto makro dan mikro daerah overlapping pada pengelasan Double Side Friction Stir Welding (DS-FSW) dengan menambahkan material serbuk tembaga (Cu). Material yang digunakan adalah aluminium dengan kode AA6061 dan serbuk tembaga (Cu) dipilih sebagai bahan utama. Penambahan serbuk Cu diletak kan pada (single grove) dan (double grove). Proses pengelasan DS-FSW menggunakan CnC milling dengan parameter feed rate 80 mm/menit dan kecepatan putaran tools 1000 rpm. Pengamatan foto makro menggunakan USB Digital Mikroskop, sedangkan pengamatan struktur mikro menggunakan Metallography optic. Hasil penelitian menunjukkan bahwa foto makro pada parameter single grove dan double grove sama –sama mengalami cacat pengelasan diantaranya adalah tunnel defect, namun cacat tunnel defect yang memiliki dimensi lebih besar pada parameter double grove. Hasil observasi struktur mikro menunjukkan distribusi serbuk tembaga pada overlap terletak para parameter double grove, hal tersebut terjadi karena letak pin FSW berada simetris antara dua grove yang sudah terisi serbuk Cu, sehingga pengadukannya bisa merata.
Optimasi parameter proses pembuatan komposit aluminium daur ulang yang diperkuat serbuk alumina dengan metode stir casting Nur Kholis; Helmy Purwanto; Ahmad Adib
Jurnal Taman Vokasi Vol 11 No 2 (2023): In Press
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jtvok.v11i2.15904

Abstract

Stir casting merupakan salah satu metode pembuatan bahan logam yang populer dalam industri manufaktur. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan parameter kecepatan mixing aluminium daur ulang yang diperkuat dengan serbuk alumina terhadap struktur mikro, kekerasan dan tarik. Material yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan bahan limbah aluminium yaitu limbah velg bekas. Parameter yang digunakan pada proses stir casting ini adalah variasi kecepatan 500, 600 dan 700 rpm. Pada pengamatan struktur mikro menggunakan metallografy optik dan Rockwell hardness digunakan untuk menguji kekerasan serta untuk pengujian tarik menggunakan Universal Testing Machine. Hasil pengamatan struktur mikro menunjukkan hasil terbaik terjadi pada parameter kecepatan 500 rpm, karena sedikitnya porositas. Pengujian kekerasan terbaik 87.65 HRB terjadi pada perameter kecepatan 500 rpm, hasil tersebut sejalan pada pengamatan strukturmikro. Pada hasil pengujian tarik nilai tertinggi 65.46 Mpa, hasil tersebut berbanding terbalik dari pengujian yang lain. Faktor yang mempengaruhi hasil tersebut adalah proses pengadukan yang kurang stabil.
PEMANFAATAN IKAN RUCAH SEBAGAI BAHAN ALTERNATIF DALAM PEMBUATAN PAKAN IKAN LELE Kholis, Nur; Mustagfirin; Purwanto, Helmy; Eka nur Khalish, Yahdi; Wicaksono, Burhanuddin
Abdi Masya Vol 4 No 2
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abma.v4i2.282

Abstract

Peternak lele di Desa Weding, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah yang berfokus pada industri perikanan, menghadapi tantangan yang umum dihadapi oleh para pembudidaya ikan. Salah satu masalah utama kelompok ini adalah ketersediaan pakan untuk ikan. Meskipun pakan komersil dari pabrik memiliki kualitas yang baik, harganya cukup tinggi. Di sisi lain, pakan alami bisa diperoleh secara gratis dari alam, tetapi ketersediaannya tergantung pada musim, selain itu mitra juga belum memadai dalam ketrampilan membuat pakan secara mandiri. Untuk mengatasi masalah ini, kelompok ini berusaha untuk mandiri dalam memproduksi pakan ikan atau membudidayakan pakan alami sebagai alternatif. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah melatih anggota kelompok agar mampu menyediakan pakan sendiri dan mampu memformulasikan nutrisi dengan harapan dapat meningkatkan pendapatan mereka. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi (1) Survey, (2) Wawancara, (3) pelatihan/praktek. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan peternak lele tentang pembuatan pellet sebesar 71 % (dalam kategori baik), dengan keterampilan sebesar 75% (dalam kategori baik). Selain itu, pengetahuan tentang memformulasikan nutrisi juga mengalami peningkatan sebesar 70% (dalam kategori baik). Melalui kegiatan ini peternak ikan lele kini dapat memproduksi pellet dan membudidayakan ikan secara mandiri. Namun, mereka masih memerlukan bimbingan tambahan terkait manajemen produksi dan pemasaran produk yang efektif.
SIFAT MEKANIK SILICONE RUBBER SEBAGAI KANDIDAT BAHAN PENGGANTI ALAT LATIHAN SUTURING Dzulfikar, Muhammad; Pangestu, Wahyu Adi; Purwanto, Helmy; Wahid, Muhammad Abdul; Ismail, Rifky; Prawibowo, Hartanto
Jurnal Rekayasa Energi dan Mekanika Vol 4, No 1 (2024): JREM
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/JREM.v4i1.15

Abstract

Kulit manusia memiliki sifat viskoelastik, artinya kulit dapat memanjang ketika ditarik, dan kembali ke posisi semula ketika tarikan dilepas, sifat ini sama dengan sifat elastisitas karet. Karet terus berkembang dan meningkat seiring meningkatnya pertumbuhan kebutuhan alat medis. Karet silikon sebagai kandidat bahan alat latihan suturing/menjahit luka, dengan bahan karet silikon dipilih dari jenis silicone rubber RTV (Room Temperatur Vulcanizing) RTV-48 dan RTV-52. Sifat mekanik dari silicone rubber dari kekuatan tarik, perpanjangan putus menggunakan standar ISO 37 dan kuat sobek menggunkan standar ISO 34-1, sifat mekanik silicone rubber akan diuji menggunakan Mesin UTM / (Universal Testing Machine). Tujuan dari penelitian untuk mengetahui kelayakan karet silikon jenis RTV-48, dan RTV-52 dengan campuran katalis untuk digunakan sebagai kandidat bahan alat latihan menjahit luka. Dari hasil pengujian yang didapatkan pada RTV 48 campuran silicone rubber 150 ml dan 15 ml katalis mempuyai kekuatan tarik yang tertingi di angka 1,89 N/mm2, dan pengujian perpanjangan putus RTV 48 campuran silicone rubber 150 ml dan 10 ml katalis mempuyai yang tertingi di angka 194%,  untuk kuat sobek nilai tertingi didapatkan pada RTV 48 campuran silicone rubber 150 ml dan 10 ml katalis di angka 1,44 N/mm2, sedangkan RTV 48 campuran silicone rubber  150 ml dan 10 katalis menghasilkan modulus elastisitas 1,8 MPa dan 0,6 % regangan.
GAYA ANGKAT DAN GAYA HAMBAT SAYAP PUNA MODEL NACA 0015 MENGGUNAKAN SIMULASI ANSYS FLUENT Dzulfikar, Muhammad; Purwanto, Helmy; Abdul Wahid, Muhammad; Rahmatulloh, Salim
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 15 No. 3 (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jrm.v15i3.1707

Abstract

The hi-speed computational using simulation software has emerged for the calculation of force dynamic. Albeit the significant progress in the computational method, the aerodynamic of flying wing are somewhat elusive. Herein, we performed a detailed computation of the lift and drag behaviors of NACA-0015 flying wing modelled through the surveillance speeds and difference angle of attack using Ansys. This study aims to determine and analyze the maximum angle of attack, lift force and drag force at speeds of 10 m/s, 30 m/s, and 50 m/s. The method used is analysis using CFD (Computational Fluid Dynamic) simulation software. The simulation uses Ansys Fluent to determine the aerodynamic characteristics, after varying the angle of attack at a predetermined speed on an airplane (unmanned aerial vehicle) wing with a NACA 0015 airfoil. The results of the research that has been carried out are the maximum angle of attack at a predetermined speed variation (Re = 0.2 x 105 to 1.0 x 105), namely 25° at each angle of attack, with details of a speed of 50 m/s getting the highest lifting force, around 38,72 N and drag force in the area 6,49 N.
Penambahan Arang Batok Kelapa ke Zeolit Alam untuk Filter Air Keramik Sri Mulyo Bondan Respati; Helmy Purwanto; Nur Kholis; Ulin Nuha
Creative Research in Engineering (CERIE) Vol 4, No 1 (2024): Creative Reserach in Engineering (CERIE)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/cerie.v4i1.17197

Abstract

Campuran zeolit alam dan arang tempurung kelapa ini dapat digunakan sebagai filter karena sifat fisik, kimia dan adsorbennya yang unik untuk cairan. Filter yang ada masih berupa partikel-partikel kecil yang disusun. Susunan partikel dapat berubah yang mebuat tidak maksimal penyaringannya. Perlu adanya inovasi pembuatan filter keramik berbahan baku zeolit alam-arang tempurung kelapa. Filter keramik berbahan dasar zeolit alam dan arang tempurung kelapa telah dibuat dengan cara sinterin pada suhu 900o C. Pada penelitian ini dilakukan perhitungan penyusutan, densitas dan porositas filter keramik. Hasil penyaringan diukur dengan flowabilitily dan nilai TDS (Total Dissolved Solid) air. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin banyak campuran arang tempurung kelapa maka semakin tinggi susutnya, semakin rendah densitasnya, semakin tinggi nilai porositasnya, semakin tinggi debit airnya dan semakin rendah nilai TDS airnya. Penambahan arang batik kelapa terbukti mengurangi kandungan partikel dalam air meskipun memperbesar porositas
PEMANFAATAN SERAT LIMBAH TALI TAMBANG (SERAT JUTE) SEBAGAI PENGUAT MATRIK LIMBAH HIGH DENSITY POLYETHYLENE (HDPE) KOMPOSIT Respati, Sri Mulyo Bondan; Purwanto, Helmy; Anwar, Mohammad Zainul
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v6i1.4408

Abstract

Komposit limbah merupakan bahan baku benda yang dibuat dari bahanyang tidak terpakai. Salah satu bahan limbah yang dapat dipakai untuk komposit adalah serat dari bekas tali tambang (serat jute) dan limbah high density polyethylene (HDPE). Metode yang digunakan dengan mengunakan eksperimen sampel komposit limbah serat tali tambang dan HDPE yang dijadikan specimen uji tarik, uji densitas dan foto makro. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fraksi volume 4%, 4.5%, 5%, 5,5% dan 6% serat jute – HDPE terhadap kekuatan Tarik material, densitas dan struktur makro. Hasil rata-rata dari pengujian tarik serat tunggal adalah sebesar 18,8 MPa dan rata-rata regangannya sebesar 0,005%. Hasil dari pengujian kekuatan tarik komposit menunjukkan nilai tertinggi kekuatan tarik terdapat pada limbah plastik HDPE yaitu sebesar 171,952 MPa dan nilai densitasnya sebesar 0,98 sedangkan untuk nilai kekuatan tarik terendah terdapat pada komposit dengan fraksi volume 6% sebesar 161,869 MPa dan nilai densitasnya sebesar 0,85 . Jadi nilai kekuatan tarik tertinggi terdapat pada limbah plastik HDPE murni. hal ini membuktikan bahwa serat mempengaruhi nilai tegangan tarik dan densitasnya pada material komposit. Pada hasil analisis foto makro terhadap patahan komposit serat limbah tali tambang dengan susunan serat secara acak terlihat bahwa semakin banyak serat maka semakin banyak pula porositasnya yang disebabkan oleh adanya gelembung busa pada saat proses pencetakan komposit. Kata kunci: Komposit, Limbah, serat jute, tali tambang, HDPE, densitas
Co-Authors . Suyitno Abdul Latif Abdul Wahid, Muhammad Agus Suprapto Ahmad Adib AHMAD ADIB Aji Topan Asmoro Ananto, Reza Ardian Andika Dwi Putra Anindito Purnowidodo Anindito Purnowidodo Anjis Ahmad Soleh Anwar, Mohammad Zainul Artisa Endar Kurniawan Assyifa Khairunnisa Aufa Fahmazida Bajar Sulistiyo Bayu Fredo Wicaksono Darmanto Darmanto Darmanto Darmanto Darul Iman Dergo Nurhadi Diah Ayu Lestari Dwi Setyo Agus Dwi Setyo Agus Prakoso Eka nur Khalish, Yahdi Erika Febiana Lasifa Habibul Mujtabah Hadi Nasbey Harsono Harsono Hawari, Rizal Ihsan Fauzi Ilham Fakhrudin Imam Syafaat Indah Hartati Irvan Sovian Irwan Hardiansyah Kosasi Irwanto Irwanto Jaenal Arifin Jamhari Jamhari Kuat Hasan Lutfi Aris Sasongko Luthfiyah Harum Pratiwi M. N. Habibiy M. Yusrul Niam A Mahendra, Isa Meta Liftyastuti Miftah Azizi Miftakhul Huda Miharja Awan Jaya Mochamat Sobirin Moh Hendri Priyono Mohamad Lasno Mufidin, Wahid Muh. Aris Yahya, Muh. Aris Muhamad Hafid Falihurrozan Muhammad Dzulfikar Muhammad Ilhammudin Muhammad Rafi Najib Muhammad Syaiful Nurkholiq Mujiyono Mujiyono Mulyonorejo - Musa Assegaff Mustagfirin Nesia Ursulla Endarhadi Ngatmin Ngatmin Nugroho, Agung Nur Kholis Nur Kholis Nur Kholis Nyoto Lestari Pangestu, Wahyu Adi Parwening Sabdo Hermawan Prawibowo, Hartanto Prio Tri Iswanto Pungkas Prayitno Rahmatulloh, Salim Renan Subantoro Reza Ardian Ananto Rifky Ismail Rita Dwi Ratnani Rudy Soenoko Rudy Soenoko Rusman Rusman Saiful Amin SM Bondan Respati SM Bondan Respati Sri M. Bondan Respati Sri M. Bondan Respati Sri Mulyo Bondan Respati Sugeng Prasojo Sugeng Priyono Sugiarto Sugiarto Sumidi Sumidi Suntari Suntari Suwardiyono Suwardiyono Ulin Nuha Wahid, Muhammad Abdul Wahyu Kheren Sabyantoro Wicaksono, Burhanuddin Yudhi Purnama Zainal Abidin