Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisis Usability Sistem Informasi Berbasis Web Menggunakan Metode System Usability Scale (SUS) Abbad Hisyam Al Qossam; Deni Aditya Warman; Abdullah Abdullah; Candra Milad Ridha Eislam; Muhammad Fikri
An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education Vol 2 No 01 (2026): An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education
Publisher : An-Nuriyah: Journal of Islamic Technology and Informatics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usability merupakan aspek penting dalam pengembangan sistem informasi berbasis web karena berpengaruh langsung terhadap efektivitas penggunaan dan kepuasan pengguna. Sistem yang memiliki fitur lengkap belum tentu dapat dimanfaatkan secara optimal apabila tidak didukung oleh tingkat kemudahan penggunaan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat usability pada sistem informasi berbasis web menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner SUS yang terdiri dari sepuluh pernyataan. Responden penelitian merupakan pengguna yang telah berinteraksi langsung dengan sistem informasi berbasis web yang diteliti. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode perhitungan standar SUS untuk menghasilkan skor usability dalam rentang 0–100. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi berbasis web memperoleh skor SUS sebesar 78,5 yang berada pada kategori acceptable dengan grade scale B dan adjective rating “good”. Temuan ini menunjukkan bahwa secara umum sistem telah memiliki tingkat usability yang baik, mudah dipelajari, serta mampu mendukung pengguna dalam menyelesaikan tugas secara efektif dan efisien. Meskipun demikian, hasil analisis juga menunjukkan adanya beberapa aspek yang masih perlu ditingkatkan, khususnya terkait konsistensi antarmuka dan pengalaman pengguna. Oleh karena itu, evaluasi usability menggunakan metode SUS terbukti efektif dalam memberikan gambaran objektif mengenai kualitas sistem serta dapat dijadikan dasar dalam pengembangan sistem secara berkelanjutan agar lebih berorientasi pada kebutuhan pengguna.
Pengaruh Penerapan Prinsip SOLID Dan Design Patterns Terhadap Maintainability Kode Sumber Perangkat Lunak Abdul Jabbar; Abdullah Abdullah
An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education Vol 2 No 01 (2026): An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education
Publisher : An-Nuriyah: Journal of Islamic Technology and Informatics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maintainability merupakan salah satu atribut kualitas perangkat lunak yang sangat penting, terutama dalam pengembangan sistem berskala menengah hingga besar. Kode sumber yang sulit dipelihara akan meningkatkan biaya pengembangan, memperlambat proses perbaikan, serta menyulitkan pengembangan fitur baru. Permasalahan ini umumnya disebabkan oleh struktur kode yang kompleks, tingkat ketergantungan antar modul yang tinggi, serta desain perangkat lunak yang tidak terorganisasi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan prinsip SOLID dan design patterns terhadap maintainability kode sumber perangkat lunak. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus pada kode sumber perangkat lunak yang mengalami proses refactoring. Analisis dilakukan dengan membandingkan kondisi kode sebelum dan sesudah penerapan prinsip SOLID serta design patterns seperti Factory dan Strategy, dengan fokus pada aspek keterbacaan, modularitas, fleksibilitas, dan kemudahan pemeliharaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip SOLID mampu menurunkan kompleksitas desain dan meningkatkan pemisahan tanggung jawab kelas, sementara design patterns berkontribusi dalam meningkatkan fleksibilitas dan kemudahan pengembangan lanjutan. Meskipun terjadi peningkatan jumlah kelas dan abstraksi, kualitas desain kode secara keseluruhan mengalami peningkatan yang signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa maintainability lebih ditentukan oleh kualitas desain daripada kuantitas baris kode. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis bahwa penerapan prinsip SOLID dan design patterns secara konsisten dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan maintainability perangkat lunak.
Pengaruh Pola Komunikasi Orang Tua dan Guru terhadap Kecerdasan Moral dan Intelektual Anak Usia Dini di RA Luqman El Hakim Hartatik Hartatik; Muhammad Rusdi Rasyid; Fardan Abdillah; Bambang Sunatar; Muhammad Huzain; Abdullah Abdullah
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 4 (2025): October
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i4.49137

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: Pertama, menganalisis pengaruh pola komunikasi orang tua terhadap kecerdasan moral anak usia dini di RA Luqman El Hakim Kabupaten Raja Ampat. Kedua, menganalisis pengaruh pola komunikasi guru terhadap kecerdasan moral anak usia dini. Ketiga, menganalisis pengaruh pola komunikasi orang tua terhadap kecerdasan intelektual anak usia dini, dan Keempat, menganalisis pengaruh pola komunikasi guru terhadap kecerdasan intelektual anak usia dini.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah responden 81 anak. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dan dianalisis dengan regresi linier berganda menggunakan SPSS versi 23. Uji validitas menunjukkan seluruh butir instrumen memenuhi kriteria (r-hitung r-tabel 0,2185) dan reliabilitas berada pada kategori tinggi (Cronbachs Alpha = 0,757).Hasil penelitian menunjukkan: pertama, pola komunikasi orang tua secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kecerdasan moral anak usia dini (Sig. = 0,814 0,05). Kedua, pola komunikasi guru secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kecerdasan moral anak (Sig. = 0,038 0,05). Ketiga, pola komunikasi orang tua secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kecerdasan intelektual anak (Sig. = 0,399 0,05). Keempat, pola komunikasi guru secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kecerdasan intelektual anak (Sig. = 0,021 0,05). Secara simultan, pola komunikasi orang tua dan guru tidak berpengaruh signifikan terhadap kecerdasan moral (Sig. = 0,107 0,05) tetapi menunjukkan pengaruh mendekati signifikan terhadap kecerdasan intelektual (Sig. = 0,054) dengan kontribusi R sebesar 7,2%.
Edukasi Literasi Pajak dan Akuntansi untuk Meningkatkan Kepatuhan Masyarakat di Kelurahan Betungan Bengkulu Isma Coryanata; Irwansyah Irwansyah; Abdullah Abdullah; Indah Oktari Wijayanti
Karawo : Journal of Community Service (KJCS) Vol. 4 No. 1 (2026): April : Karawo : Journal of Community Service (KJCS)
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/karawo.v4i1.150

Abstract

This community service activity aimed to improve tax and accounting literacy in order to encourage public compliance in Betungan Village, Kampung Melayu District, Bengkulu City. The main problems faced by the community were the low level of understanding regarding tax obligations and the lack of optimal simple financial recording practices. To address these issues, the program was carried out using educational and participatory approaches through interactive lectures, tax calculation training, discussions, and simulations of simple financial bookkeeping that were easy for the community to understand. The activity involved 100 participants consisting of local residents, MSME actors, village officials, and district officials, and was conducted at the Betungan Village Hall. The results showed a significant increase in participants’ understanding based on comparisons between pre-test and post-test results. Participants also demonstrated improved abilities in calculating taxes and maintaining simple financial records in a more accurate and organized manner. In addition, the activity successfully increased public awareness of the importance of tax compliance and proper financial management. Therefore, this community service program is expected to contribute positively to improving taxpayer compliance and encouraging more orderly, independent, transparent, and sustainable financial management within the community in the future.
Analisis Materi Adab Dalam Pembelajaran Akidah Akhlak Pada Fase D, E, dan F Abdullah Abdullah; Fitrizal Fitrizal; May Syarah; Siti Nazwa; Azmi Abdul Aziz
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 05 (2026): MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis materi adab dalam pembelajaran Akidah Akhlak pada Fase D, E, dan F dalam Kurikulum Merdeka. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya elemen adab sebagai fondasi pembentukan karakter Islami yang mengintegrasikan aspek akidah dan akhlak secara utuh. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research), melalui analisis dokumen kurikulum, capaian pembelajaran, buku ajar, serta literatur ilmiah yang relevan. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis isi dan komparatif untuk melihat kesinambungan dan perkembangan materi adab pada setiap fase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa materi adab disusun secara sistematis, bertahap, dan berkelanjutan sesuai dengan perkembangan kognitif, sosial, dan spiritual peserta didik. Pada Fase D, materi adab berfokus pada pembiasaan dan praktik langsung dalam ibadah, seperti adab shalat, zikir, berdoa, dan membaca Al-Qur’an. Pada Fase E, pembelajaran menekankan pemahaman dalil serta penghayatan hikmah, khususnya dalam berbakti kepada orang tua dan menghormati guru. Sementara itu, pada Fase F, materi adab diarahkan pada refleksi kritis serta penerapan nilai-nilai adab dalam konteks sosial yang lebih luas. Secara keseluruhan, elemen adab berperan sebagai jembatan antara akidah dan akhlak serta memiliki fungsi strategis dalam membentuk karakter peserta didik yang religius, berakhlak mulia, dan berkelanjutan
PENGEMBANGAN APLIKASI MOBILE UNTUK DUKUNGAN KESEHATAN JIWA REMAJA Abdullah Abdullah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.55872

Abstract

Masalah kesehatan jiwa pada remaja merupakan isu kesehatan yang semakin meningkat dan memerlukan penanganan yang tepat. Remaja sering menghadapi tekanan akademik, sosial, dan emosional yang dapat berdampak pada kesehatan jiwa, namun masih banyak yang enggan mencari bantuan secara langsung. Pemanfaatan informasi teknologi melalui aplikasi mobile menjadi salah satu alternatif inovatif yang mendukung kesehatan jiwa remaja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan dan memperkenalkan aplikasi mobile sebagai sarana dukungan kesehatan jiwa remaja melalui pendidikan dan pendampingan penggunaan aplikasi. Metode pelaksanaannya meliputi edukasi kesehatan jiwa, pelatihan penggunaan aplikasi, pendampingan, serta evaluasi sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja tentang kesehatan jiwa, keterampilan penggunaan aplikasi, serta sikap positif dalam mencari dukungan kesehatan jiwa. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan akses dan dukungan kesehatan jiwa remaja secara berkelanjutan.