Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Penerapan Iptek Pada Kambing Perah di Desa Jati Emas Kabupaten Tanjung Jabung Barat Novianti, Sri; Fatati, Fatati; Andayani, Jul; Syarif, Suhessy; Suryani, Heni
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2021): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.163 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v5i2.15930

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah agar peserta pelatihan yang merupakan peternak kambing perah yang terdapat di desa Jati Emas dapat menerapkan manajemen pemeliharaan kambing perah yang baik, dapat membuat pakan komplit dan melakukan seleksi pejantan. Agar tujuan pemeliharaan kambing perah berupa penghasil susu dapat tercapai seiring dengan kebijakan pemerintah daerah yang akan menjadikan desa Jati Emas sebagai sentra penghasil susu kambing. Metode pelaksanaan berupa pendekatan partisipatif dengan melibatkan peternak yang tergabung dalam kelompok tani Makmur dan Suka Maju, perangkat desa Jati Emas dan dinas Ketahanan Pangan kabupaten Tanjung Jabung Barat. Kegiatan pengabdian ini terdiri dari tiga tahap,yaitu persiapan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan melihat hasil evaluasi terhadap kehadiran dan keaktifan peserta pelatihan dalam diskusi maupun dalam penerapan Iptek. Hasil yang diperoleh setelah mengikuti pelatihan ini adalah terjadinya peningkatan pengetahuan peserta pelatihan terhadap manajemen pemeliharan kambing perah yang baik, mampu membuat pakan komplit untuk kambing perah dan dapat melakukan seleksi pejantan. Peningkatan pengetahuan ini diiringi dengan penerapannya pada usaha ternak kambing yang mereka jalani. Selanjutnya masih perlu dilakukan program pendampingan dalam upaya mewujudkan desa Jati Emas sebagai sentra penghasil susu kambing di kabupaten Tanjung Jabung Barat khususnya dan propinsi Jambi pada umumnya.
Penerapan Iptek Pada Kambing Perah di Desa Jati Emas Kabupaten Tanjung Jabung Barat Novianti, Sri; Fatati, Fatati; Andayani, Jul; Syarif, Suhessy; Suryani, Heni
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2021): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.015 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v5i3.16278

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah agar peserta pelatihan yang merupakan peternak kambing perah yang terdapat di desa Jati Emas dapat menerapkan manajemen pemeliharaan kambing perah yang baik, dapat membuat pakan komplit dan melakukan seleksi pejantan. Agar tujuan pemeliharaan kambing perah berupa penghasil susu dapat tercapai seiring dengan kebijakan pemerintah daerah yang akan menjadikan desa Jati Emas sebagai sentra penghasil susu kambing. Metode pelaksanaan berupa pendekatan partisipatif dengan melibatkan peternak yang tergabung dalam kelompok tani Makmur dan Suka Maju, perangkat desa Jati Emas dan dinas Ketahanan Pangan kabupaten Tanjung Jabung Barat. Kegiatan pengabdian ini terdiri dari tiga tahap,yaitu persiapan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan melihat hasil evaluasi terhadap kehadiran dan keaktifan peserta pelatihan dalam diskusi maupun dalam penerapan Iptek. Hasil yang diperoleh setelah mengikuti pelatihan ini adalah terjadinya peningkatan pengetahuan peserta pelatihan terhadap manajemen pemeliharan kambing perah yang baik, mampu membuat pakan komplit untuk kambing perah dan dapat melakukan seleksi pejantan. Peningkatan pengetahuan ini diiringi dengan penerapannya pada usaha ternak kambing yang mereka jalani. Selanjutnya masih perlu dilakukan program pendampingan dalam upaya mewujudkan desa Jati Emas sebagai sentra penghasil susu kambing di kabupaten Tanjung Jabung Barat khususnya dan propinsi Jambi pada umumnya.
In Vitro Digestibility Evaluation Ammoniated Palm Frond as Cattle Feed Andayani, Jul; Sadarman, Sadarman; Novianti, Sri; Kaswari, Teja; Fatati, Fatati; Qomariyah, Novia; Sastrawan, Sandri; Prihambodo, Tri Rachmanto
ANIMAL PRODUCTION Vol. 27 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Animal Science, Jenderal Soedirman University in associate with the Animal Scientist Society of Indonesia (ISPI) and the Indonesian Association of Nutrition and Feed Science (AINI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jap.2025.27.1.336

Abstract

This study aimed to assess the potential of ammonia-treated palm fronds as a substitute for conventional forage in animal feed through in vitro analysis. The materials used were palm fronds, elephant grass, fine bran, corn, coconut meal, and urea. This study employed a Completely Randomized Design (CRD) with five treatments and four replications. The treatments applied in this study were: T0: 70% forage (all grass, no ammoniated palm fronds) + 30% concentrate, T1: 70% forage (75% grass, 25% ammoniated palm fronds) + 30% concentrate, T2: 70% forage (equal portions of grass and ammoniated palm fronds) + 30% concentrate, T3: 70% forage (25% grass, 75% ammoniated palm fronds) + 30% concentrate, and T4: 70% forage (entirely ammoniated palm fronds, no grass) + 30% concentrate. The observed variables in this study encompassed pH, digestibility of dry matter, organic matter, and crude protein, as well as the digestibility of NDF, ADF, and hemicellulose. The data obtained in this experiment were analyzed using analysis of variance (ANOVA) according to the design used. The post hoc test used was Duncan's multiple range test. The experimental results indicated that the treatments did not significantly affect (P>0.05) pH after in vitro testing. However, they had a significant impact (P<0.05) on the digestibility of dry matter, organic matter, crude protein, NDF, ADF, and hemicellulose. Digestibility increased with the increasing percentage of ammoniated palm fronds in the diet. In conclusion, this research demonstrates that the ammoniation process can improve the quality of palm fronds, leading to increased digestibility of palm fronds in the diet. Ammoniated palm fronds can replace forage in cattle feed based on nutrient digestibility in vitro.
ANALISIS KOMPARASI PERKEMBANGAN, PERILAKU DAN VOLATILITAS HARGA DAGING AYAM PADA PASAR-PASAR TRADISIONAL TERBESAR DI KOTA JAMBI Firmansyah, Firmansyah; H, Afriani; Andayani, Jul; Sulaksana, Indra; Filawati, Filawati; Fatati, Fatati; Gusri, Lailal
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 7, No 2: Desember 2023
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v7i2.1222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan perkembangan, perilaku dan volatilitas harga daging ayam pada pasar-pasar tradisional terbesar di Kota Jambi. Metode penelitian menggunakan analisis data sekunder berupa data time series yaitu harga daging ayam pada pasar tradisional Angso Duo dan pasar Talang Banjar di Kota Jambi yang bersumber dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasionalselama periode Januari s/d Agustus 2023. Analsis data yang digunakan terdiri dari koefisien variasi (CV), volatilitas historis dan uji beda Independent sample t-test. Harga daging ayam pada pasar-pasar tradisional terbesar di Kota Jambi masih di bawah normal yaitu di bawah harga acuan penjualan sesuai Peraturan Badan Pangan Nasional.Perilaku harga daging ayam pada pasar-pasar  tradisional terbesar Kota Jambi adalah tidak stabil atau berfluktuasi tinggi dengan voltalitas harga daging ayam cukup besar. Kesimpulan penelitian ini adalah tidak ada perbedaan antara rata-rata hargadaging ayam, perkembangan harga daging ayamdan volatilitasharga daging ayam antara pasar-pasar tradisional terbesar di Kota Jambi.
Produksi Susu Kambing Peranakan Etawah Sebagai Respon Pemberian Probiotik dan Mineral Seng dalam Ransum : Etawah Crossbreed Goat Milk Production as a Response to the Providing Probiotics and Zinc Minerals in the Feed Adriani, Adriani; Darlis, Darlis; Andayani, Jul; Novianti, Sri
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol 26 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jiiip.v26i2.28413

Abstract

The productivity of Etawah crossbreed goats in producing milk and meat is not yet optimal. Milk production can be increased by providing zinc and probiotics. Zinc plays a role in helping the digestive process and increasing growth. Meanwhile, probiotics can increase digestibility and milk production. This research aims to determine the effect of providing the mineral zinc (Zn) and probiotics on the milk production of Etawah Crosbreed goats. This study used 12 first and second lactation Etawah crossbreed goats. A randomized block design was used with three treatments and four replications, namely P0 = control (70% forage + 30% concentrate), P1 = P0 + 2% probiotics, P2 = P1 + Zn 60 g/kg BW. The parameters observed were feed dry matter consumption, protein, fat and crude fiber, milk production, milk quality (specific gravity, protein, fat, lactose and dry matter). The research results showed that probiotics and Zn had no effect on consumption of diet dry matter, crude protein, diet fat (P.0.05). Probiotic and Zn treatment can increase milk production (P<0.05), where P2 is higher than P1 and P0 and P1 are higher than P0. However, it did not affect the quality of milk, namely protein, fat, lactose and dry matter of Etawah Crosbreed goats (P>0.05), except for the specific gravity of the milk. The research conclusion was that the provision of probiotics and Zn minerals did not affect feed consumption and milk quality, but increased milk production.
Capacity Building for Women Farmers in Organic Waste Management and SRI-Based Cultivation Jasminarni, Jasminarni; Novita, Trias; Andayani, Jul
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to enhance sustainable agriculture by implementing the System of Rice Intensification (SRI) through the utilization of rice straw compost among the Sedap Malam Women Farming Group in Koto Pudung, Kerinci. The method involves a participatory training approach focused on transforming rice straw waste into high-quality organic fertilizer, addressing the ecological drawbacks of conventional biomass burning. Results indicate that integrating rice straw compost into SRI framework significantly optimizes nutrient recycling and soil health restoration while reducing production costs by eliminating dependence on synthetic fertilizers. The novelty of this work lies in the localized synergy between organic waste management and SRI principles to empower women farmers in a rural context. Ultimately, this transition from traditional burning to organic composting serves as a strategic implication for mitigating air pollution and fostering a circular economy in regional rice production.
Penguatan Daya Tahan Ekonomi Rumah Tangga Pelaku Industri Batubata Rakyat Melalui Usaha Budidaya Jamur Tiram Ardi Novra; Jul Andayani; Indra Sulaksana
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 3 No. 2 (2019): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v3i2.497

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi rumah tangga pelaku industri kecil dan menengah (IKM) batubata pada umumnya adalah frekuensi penerimaan yang tidak stabil dan cenderung dengan frekuensi waktu cukup panjang. Proses produksi batubata mulai dari penggalian tanah sampai siap jual membutuhkan waktu relatif cukup lama dan bahkan bulanan. Tujuan utama kegiatan adalah memperkuat daya tahan ekonomi rumah tangga pelaku IKM Batubata melalui diversifikasi usaha budidaya Jamur Tiram. Kegiatan menggunakan Pendekatan Partisipatif (Participatory Rural Appraisal) dengan Sistem Modal Bergulir Internal (Internal Revolving Capital System). Program penguatan daya tahan ekonomi rumah tangga pelaku IKM Batubata ini masih pada tahap pengenalan sehingga ruang lingkup kegiatan untuk sementara masih terbatas aspek budidaya. Pengembangan lanjutan pada masa akan datang akan mengarah ke sektor hulu (pembuatan baglot sebagai input primer dan sektor hilir berupa industri pengolahan hasil pasca panen. Program lanjutan pada masing-masing kelompok sasaran akan menggunakan sumberdana lain dan sangat tergantung pada motivasi dan keberhasilan program budidaya jamur tiram. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui 4 (empat) tahapan yaitu tahapan persiapan, budidaya dan perguliran modal kelompok serta pelaporan. Berdasarkan evaluasi terhadap hasil kegiatan dengan berbagai kendala teknis dan non-teknis yang dihadapi selama proses pelaksanaan, maka dapat disimpulkan bahwa program pengabdian kepada masyarakat ini belum memberikan hasil optimal bagi penguatan ekonomi rumah tangga dan usaha kelompok pengrajin batubata rakyat. Meskipun demikian, model pengembangan kumbung diatas kolam bekas galian (KBG) telah mampu menarik motivasi rumah tangga untuk memanfaatkan KBG mereka. Program ini telah menjadi embryo dan layak untuk ditindaklanjuti melalui program lainnya baik dalam bentuk riset (peneltiian) maupun pemberdayaan masyarakat.
PENGARUH KONSENTRASI BOSWELLIC ACID TERHADAP MUTU FISIK SEDIAAN NANO GEL BERBASIS KARBOPOL 940 Damhuri, Dedi; Novianti, Sri; Fatati; Andayani, Jul
JURNAL BIOSENSE Vol 9 No 2 (2026): Edisi April 2026
Publisher : Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/biosense.v9i2.7338

Abstract

Nanotechnology represents an innovative strategy to enhance the penetration and efficacy of active compounds in topical formulations. This study aimed to formulate and evaluate the physicochemical properties of Boswellic Acid (BA) nano-gel with varying concentrations of the active ingredient using a Carbopol 940-based matrix. The research methodology commenced with particle size reduction of BA through an ultrasonication technique for 150 minutes, followed by its integration into a gel matrix containing propylene glycol and glycerin as humectants. The pharmaceutical quality evaluation included organoleptic, homogeneity, pH, viscosity, spreadability, and drying time tests. The results demonstrated that all formulations (NgBA-F1, NgBA-F2, and NgBA-F3) exhibited excellent homogeneity with a constant pH value of 5, ensuring compatibility with skin physiology. The viscosity of all formulas reached 3000 cPa, meeting the ideal standards, although the concentration of the active ingredient significantly influenced the color intensity of the preparation. However, mechanical testing revealed a spreadability of 3 cm, which did not meet the ideal criteria of 5–7 cm due to high viscosity. Furthermore, the addition of BA extended the drying time to a range of 26.27–28.17 seconds compared to the gel base (15.65 seconds). This study concludes that the Boswellic Acid nano-gel formulation met the physical quality standards for pH, viscosity, and homogeneity, but requires further optimization of the base components to improve spreadability characteristics and drying time kinetics.