Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PENGARUH SELF EFFICACY DAN PROBLEM FOCUSED COPING TERHADAP RESILIENSI AKADEMIK PADA MAHASISWA Nurhaliza, Syifa; Sandayanti, Vira; Supriyati, Supriyati
JURNAL PSYCHOMUTIARA Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Psychomutiara
Publisher : Psikologi Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/psikologi.v8i2.6277

Abstract

Resiliensi akademik merujuk pada kemampuan individu untuk mencapai keberhasilan akademik meskipun menghadapi situasi yang menantang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh self-efficacy dan problem-focused coping terhadap resiliensi akademik pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 257 mahasiswa yang sedang menyusun skripsi di Bandar Lampung. Data dikumpulkan menggunakan instrumen Academic Resilience Scale (ARS-30), General Self-Efficacy Scale, dan Skala Problem-Focused Coping dengan model skala Likert, serta data demografi. Uji hipotesis dilakukan dengan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan dari self-efficacy dan problem-focused coping terhadap resiliensi akademik. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan jumlah item kuesioner yang lebih ringkas dan spesifik.
Pengaruh Parenting Style Dan Self-Esteem Terhadap Regulasi Emosi Pada Remaja Madya Intan Fitria Wulandari; Asri Mutiara Putri; Vira Sandayanti
Nathiqiyyah Vol. 8 No. 2 (2025): Nathiqiyyah : Jurnal Psikologi Islam
Publisher : Program Studi Psikologi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/nathiqiyyah.v8i2.1765

Abstract

Middle adolescence is a developmental stage characterized by emotional instability and identity exploration, requiring strong emotion regulation abilities. Emotion regulation refers to an individual’s ability to manage emotions from the moment they arise until they influence behavior. Environmental factors such as parenting style and internal factors like self-esteem are believed to play important roles in shaping this ability. Objective: This study aims to examine the influence of parenting style and self-esteem on emotion regulation in middle adolescents. Method: This research employed a quantitative approach using a survey method. A total of 212 students from SMA Negeri 16 Bandar Lampung were selected through a simple random sampling technique. The instruments used were the Emotion Regulation Questionnaire (ERQ), the Parenting Style and Dimensions Questionnaire–Short Version (PSDQ-SV), and the Coopersmith Self-Esteem Inventory (CSEI). The data were analyzed using two-way ANOVA analysis. Result: The results indicate that both parenting style and self-esteem significantly influence emotion regulation in middle adolescents. Moreover, an interaction effect was observed between parenting style and self-esteem in influencing emotional regulation. Conclusion: This study emphasizes the importance of implementing appropriate parenting styles and fostering positive self-esteem to enhance emotion regulation among middle adolescents.
Pengaruh Prestasi Akademik Dan Dukungan Orang Tua Terhadap Resiliensi Akademik Mahasiswa Putri Kusuma; Vira Sandayanti; Asri Mutiara Putri; Hermawan, Dessy
Nathiqiyyah Vol. 8 No. 2 (2025): Nathiqiyyah : Jurnal Psikologi Islam
Publisher : Program Studi Psikologi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/nathiqiyyah.v8i2.1768

Abstract

Final-year university students often face complex academic pressures, especially during the thesis-writing process, which requires sufficient academic resilience. This study aims to examine the influence of academic achievement and parental support on the academic resilience of final-year students. A quantitative approach was employed using the Two Way ANOVA analysis technique. The sample consisted of 217 final-year students from six universities in Bandar Lampung, selected through accidental sampling. The results showed no significant joint effect of academic achievement and parental support on academic resilience. Partially, academic achievement did not significantly influence academic resilience, whereas parental support had a significant effect on academic resilience. These findings highlight the crucial role of parental support in fostering academic resilience among students completing their under-graduate thesis. Keywords : academic resilience, academic achievement, parental support, final-year student, under-graduate thesis
HUBUNGAN KONTROL DIRI DAN KESEPIAN DENGAN KECANDUAN INTERNET PADA MAHASISWA Tio Abi Nugraha; Vira Sandayanti; Dewi Lutfianawati
Journal of Psychology Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jp.v2i2.3247

Abstract

Kecanduan internet telah menjadi fenomena yang mengkhawatirkan di kalangan mahasiswa, terutama didorong oleh kemudahan akses dan pergeseran aktivitas ke dunia daring. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kontrol diri dan kesepian dengan kecanduan internet pada mahasiswa. Metode yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan melibatkan 164 mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Malahayati yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan tiga skala: Internet Addiction Test (IAT), Self-Control Scale (SCS), dan Skala Kesepian yang dimodifikasi dari aspek Bruno (2000).  Analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, kontrol diri dan kesepian berpengaruh signifikan terhadap kecanduan internet dengan sumbangan efektif sebesar 39,7%. Secara parsial, kontrol diri memiliki hubungan negatif yang signifikan, sementara kesepian memiliki hubungan positif yang signifikan dengan kecanduan internet. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin rendah kontrol diri dan semakin tinggi tingkat kesepian, maka semakin tinggi tingkat kecanduan internet pada mahasiswa. Implikasi dari penelitian ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan intervensi guna mengurangi kecanduan internet dengan cara meningkatkan kontrol diri dan menurunkan rasa kesepian.*    
Pelatihan Efikasi Diri Mahasiswa Universitas Malahayati Sandayanti, Vira; Supriyati, Supriyati; Junilia, Elsy; Hermawan, Dessy; Sutikno, Sutikno; Perdana, Andre Pebrian; Arisandi, Syafik; Amnesti, Rahayu Tias Wulan; Sabila, Atikah Dwi; Ramadhani, Hamisyah; Oktasari, Yosa; Hartati, Zulfah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i2.23464

Abstract

ABSTRAK Mahasiswa berada pada masa transisi dari remaja menuju dewasa yang menuntut kemampuan belajar mandiri, pengaturan waktu, serta penyesuaian terhadap tuntutan sosial dan akademik. Keberhasilan pada tahap ini tidak hanya bergantung pada kemampuan kognitif, tetapi juga pada efikasi diri, yakni keyakinan individu terhadap kemampuan dirinya untuk mencapai tujuan (Bandura, 1997). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efikasi diri mahasiswa melalui pelatihan partisipatif berbasis teori Bandura. Kegiatan diikuti oleh 15 mahasiswa dan terdiri atas lima sesi: pengantar, self-awareness, self-efficacy, afirmasi positif, dan penutup. Evaluasi dilakukan dengan metode kuantitatif melalui pre-test dan post-test, serta kualitatif melalui observasi dan refleksi peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor efikasi diri dari rata-rata 6,80 menjadi 8,27 (p = 0,003), serta peningkatan kepercayaan diri, kesadaran potensi, dan motivasi setelah pelatihan. Faktor pendukung keberhasilan meliputi metode partisipatif, dukungan sosial, dan pengalaman keberhasilan selama kegiatan. Secara keseluruhan, pelatihan efikasi diri ini efektif dalam mengembangkan keyakinan dan kesadaran diri mahasiswa, serta layak dijadikan program berkelanjutan dalam pengembangan pribadi dan kesiapan menghadapi tantangan akademik maupun dunia kerja. Kata Kunci: Efikasi Diri, Pelatihan, Mahasiswa, Afirmasi Positif, Kesadaran Diri.  ABSTRACT University students are in a transitional stage from adolescence to adulthood, which requires them to learn independently, manage their time effectively, and adapt to various social and academic demands. Success at this stage is not determined solely by cognitive abilities but also by self-efficacy an individual’s belief in their capability to organize and execute actions to achieve specific goals (Bandura, 1997). This study aimed to enhance students’ self-efficacy through a participatory training program based on Bandura’s self-efficacy theory. The training involved 15 students and consisted of five sessions: introduction, self-awareness, self-efficacy, positive affirmation, and closing. Evaluation was conducted using both quantitative methods (pre-test and post-test) and qualitative approaches (observation and participant reflection). The results showed a significant increase in self-efficacy scores from a mean of 6.80 to 8.27 (p = 0.003), along with improved self-awareness, confidence, and motivation among participants. Supporting factors included a participatory learning approach, a supportive environment, and small success experiences throughout the sessions. Overall, the self-efficacy training effectively enhanced students’ confidence, self-awareness, and motivation, making it a promising ongoing program for personal development and academic or career readiness. Keywords: Self-Efficacy, Training, University Students, Positive Affirmation, Self-Awareness.
Hubungan Antara Dukungan Sosial Teman Sebaya Dan Resiliensi Akademik Terhadap Kecemasan Mahasiswa Tingkat Akhir Dalam Menyusun Skripsi Desta Setiasih; Dewi Lutfianawati; Vira Sandayanti
Nathiqiyyah Vol. 9 No. 1 (2026): Nathiqiyyah : Jurnal Psikologi Islam
Publisher : Program Studi Psikologi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/nathiqiyyah.v9i1.1774

Abstract

Thesis anxiety is a psychological condition characterized by excessive worry, nervousness, and fear when facing a final assignment. This study aims to determine the effect of peer social support and academic resilience on academic anxiety in final-year students when writing their theses. This study used a quantitative approach with a correlational method. The subjects were final-year students at Malahayati University, Bandar Lampung, selected using a quota sampling technique. The research instruments included an academic anxiety scale, a peer social support scale, and an academic resilience scale. The results showed that simultaneously, peer social support and academic resilience significantly influenced academic anxiety, with an effective contribution of 87.6%. Partially, peer social support and academic resilience both had a significant influence on academic anxiety. Academic resilience was the most dominant factor in reducing anxiety in final-year students. These findings confirm that the combination of social support and academic resilience plays a crucial role in helping students cope with the pressures of thesis writing. Keywords: academic anxiety, peer social support, academic resilience, final-year students, thesis. Keywords : academic anxiety, peer social support, academic resilience, thesis