Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

The Tendency of Conduct Disorder in Terms of Authoritarian Parenting and Gender Harkina, Prida; Sandayanti, Vira; Supriyati, Supriyati
ANFUSINA: Journal of Psychology Vol. 7 No. 1 (2024): ANFUSINA: Journal of Psychology
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/00202472262200

Abstract

Lampung Province has a rather high crime rate, particularly since most of these criminals are still in adolescence. Teenagers who engage in such criminal action are more likely to repeat the act, which might be categorized as a conduct disorder tendency. This research aims to investigate the relationship between authoritarian parenting and conduct disorder. The sampling technique employed was cluster sampling, with 395 high school students from science and social studies majors in the tenth, eleventh, and twelfth grades in Bandar Lampung. The research instruments included a conduct disorder tendency questionnaire, an authoritarian parenting questionnaire, and demographic data, such as student gender. The data analysis comprised multiple linear regression. The findings of statistical analysis show that authoritarian parenting and gender have an impact on the probability of conduct disorder. These findings emphasize the importance of considering parents' roles and approaches while raising children and adolescents. This research is expected to be useful in developing more successful family education interventions or programs, particularly in increasing the dynamics and quality of relationships between parents and children or adolescents.Keywords: Tendency of conduct disorder, authoritarian parenting, gender
Optimisme Dan Dukungan Sosial Teman Sebaya : Perannya Terhadap Resiliensi Akademik Mahasiswa Tingkat Akhir Binangkit, Gina Gevanty; Sandayanti, Vira
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20144

Abstract

Students are usually in early adulthood, the difficult situations faced by students will increase in line with the increase in semester level, especially students who are working on their thesis. The ease experienced when working on a thesis requires students to have good academic resilience and be supported by internal factors such as optimism or confidence in their abilities and external factors, namely social support from their peers. The purpose of this study was to determine the relationship between optimism and peer social support with the resilience of academic students who are working on their thesis. The subjects of this study were 7-8 semester students at Malahayati University who were working on their thesis. The number of samples was 186 students, consisting of 101 famale and 85 male. The research data were taken using a scale of academic resilience, optimism, and peer social support. Data analysis used multiple linear regression tests. The results showed that there was a relationship between optimism and peer social support together with academic resilience of 69.7%. Keyword: Academic Resilience, Optimism, Peer Social Support, Final Year Student
Predicting Academic Resilience: The Role of Emotional Intelligence, Self-Efficacy, and Gender Differences in University Students Sandayanti, Vira; Supriyati; Harkina, Prida
Nusantara Journal of Behavioral and Social Science Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/njbss.202590

Abstract

Many students face various complex academic challenges, ranging from heavy workloads, pressure to achieve, to intense academic competition. These conditions can trigger emotional stress that affects academic resilience. This study aims to examine students' academic resilience in terms of emotional intelligence, self-efficacy, and gender.   This quantitative study used purposive sampling and involved 217 students. Data collection was conducted using two scales: one to measure emotional intelligence and another to measure students' self-efficacy, which were administered through questionnaires, along with demographic data on students' gender.  Hypothesis testing showed a significant influence between emotional intelligence, self-efficacy, and gender with an F value of 0.000 at p < 0.05. Emotional intelligence, self-efficacy, and gender contributed 48.6% of the variability in academic resilience (R² = 0.486), indicating a significant impact. These findings indicate that by enhancing emotional intelligence and self-efficacy, students' academic resilience can be improved, enabling them to better cope with academic pressure and challenges. Additionally, understanding gender differences in resilience enables the development of more targeted counseling programs and psychological interventions to help students manage stress, maintain learning motivation, and improve their academic well-being.
STRATEGI KOGNITIF DAN MOTIVASI MEMBACA LITERATUR BERBAHASA INGGRIS PADA MAHASISWA Harkina, Prida; Sandayanti, Vira; Pradini, Susanthi
Psyche: Jurnal Psikologi Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/psyche.v5i2.1825

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran Reading Engagement pada aktivitas membaca literature berbahasa Inggris. Reading Engagement akan dilihat dari dua aspek utamanya, yaitu motivasi membaca (reading motivation) dan pemakaian strategi kognitif saat membaca literatur berbahasa Inggris pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Umum di Universitas Malahayati. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian adalah mahasiswa angkatan 2018 dan angkatan 2019 Fakultas Kedokteran di Universitas Malahayati. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik Simple Random Sampling yaitu pengambilan sampel secara acak. Hasil penelitian menyebutkan gambaran tingkat reading engagement yang dilihat dari dua aspek, yaitu motivasi membaca dan pemakaian strategi kognitif pada subjek penelitian dengan disajikan dalam bentuk pengkategorisasian. (1) 100 subjek penelitian memiliki tingkat reading engagement yang termasuk dalam kategori tinggi dengan 67 orang memiliki motivasi membaca dan penggunaan strategi kognitif yang termasuk dalam kategori tinggi. (2) 11 orang memiliki motivasi membaca yang termasuk kategori sangat tinggi, namun penggunaan strategi kognitif-nya termasuk dalam kategori tinggi. (3) 22 orang lainnya memiliki motivasi membaca yang masuk dalam kategori tinggi, meskipun penggunaan strategi kognitif-nya termasuk dalam kategori sangat tinggi.
Hubungan Antara Kualitas Layanan Dan Persepsi Terhadap Iklan Dengan Kepuasan Konsumen Pengguna Motor Honda Putri, Diyana Afita; Supriyati, Supriyati; Sandayanti, Vira
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13942

Abstract

Kepuasan konsumen sangat berharga bagi suatu perusahaan, sehingga harus dapat mempertahankan konsumennya untuk pengembangan industri yang biasanya berkaitan dengan strategi pemasaran perusahaan itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas layanan dan persepsi terhadap iklan dengan kepuasan konsumen pengguna motor Honda. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang melibatkan 291 konsumen pengguna motor Honda di Bandar Lampung. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling dan didapatkan di Bandar Lampung sebagai tempat pengambilan data. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala model likert yaitu skala kepuasan konsumen, skala kualitas layanan, dan skala persepsi terhadap iklan. Analisis data menggunakan analisis regresi berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada hubungan antara kualitas layanan dan persepsi terhadap iklan  dengan kepuasan konsumen pengguna motor Honda sebesar 0,489 yang menunjukkan 48,9% varians kepuasan konsumen dapat dijelaskan oleh kualitas layanan dan persepsi terhadap iklan adapun sisanya 51,1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.
Pengaruh Kualitas Produk Dan Kualitas Layanan Terhadap Keputusan Pembelian Sepeda Motor Honda Di Lampung Putri, Hanifa Oktavia; Supriyati, Supriyati; Sandayanti, Vira
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13989

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas produk dan kualitas layanan terhadap keputusan pembelian sepeda motor Honda di Lampung. Hipotesis penelitian ini adalah adanya pengaruh yang signifikan antara kualitas produk dan kualitas layanan terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda di Lampung. Subjek dalam penelitian ini adalah konsumen yang sudah membeli sepeda motor Honda di PT. Tunas Dwipa Marta (TDM) Lampung periode Januari-Juni tahun 2023 dengan jumlah subjek sebanyak 296 orang. Data penelitian diambil menggunakan skala keputusan, skala kualitas produk dan skala kualitas layanan. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan teknik analisis regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kualitas produk dan kualitas layanan terhadap keputusan pembelian sepeda motor Honda di Lampung (p<0,05). Variabel keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh variabel kualitas produk dan kualitas layanan sebesar 28%. Variabel kualitas produk memberikan kontribusi lebih besar dibandingkan variabel kualitas layanan terhadap keputusan pembelian sepeda motor Honda di Lampung. Kata Kunci: Keputusan pembelian, kualitas produk, kualitas layanan
Fenomena Perilaku Seksual Pranikah Pada Mahasiswa Rosalina , Mia; Harkina, Prida; Sandayanti, Vira
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13990

Abstract

Abstrak Mahasiswa adalah sosok remaja dan generasi muda yang sedang dalam masa perkembangan. Seringkali perilaku yang dilakukan mahasiswa tidak mencerminkan suatu kedewasaan. Salah satu tindakan yang akhir-akhir ini mendapat banyak sorotan dan dijadikan sebagai bahan penelitian adalah perilaku seks pranikah di kalangan mahasiswa. Fenomena perilaku seksual pranikah ditemukan pada kelompok remaja kuliah, aspek-aspek dari perilaku seksual pranikah di antaranya: berpelukan dan berpegangan tangan, berciuman, meraba payudara, meraba alat kelamin dan berhubungan badan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena perilaku seksual pranikah pada mahasiswa, dengan melibatkan 345 Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Malahayati. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu (Sugiyono, 2016), dan teknik pengumpulan data menggunakan skala model likert yaitu skala perilaku seksual pranikah. Analisis data pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Hasil menunjukan bahwa sebagian besar mahasiswa melakukan perilaku seksual pranikah dengan tingkat aktivitas yang tergolong dalam perilaku seksual pranikah tinggi dengan persentase 46,6%. dengan aktivitas perilaku seksual pranikah paling banyak dilakukan adalah berciuman. Kata Kunci : Perilaku Seksual Pranikah, Mahasiswa
PENGARUH EMOTIONAL INTELLIGENCE DAN PRESTASI AKADEMIK TERHADAP KECENDERUNGAN CONDUCT DISORDER PADA REMAJA Fradana, Yesi Amelia; Sandayanti, Vira; Harkina, Prida
Jurnal Psikologi Malahayati Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Psikologi Malahayati
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v6i2.10135

Abstract

Abstrak Pelanggaran norma yang akhir-akhir ini menjadi perhatian lapisan masyarakat yaitu perilaku melanggar yang dilakukan oleh remaja. Keterlibatan remaja dalam pelanggaran norma tersebut dapat diklasifikasikan sebagai kecenderungan conduct disorder. Kecenderungan conduct disorder dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain emotional intelligence dan prestasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh emotional intelligence dan prestasi akademik terhadap kecenderungan conduct disorder pada remaja. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang melibatkan 395 siswa SMA di Bandar Lampung. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster sampling, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala dan data demografi siswa. Analisis data menggunakan analisis regresi berganda menunjukan bahwa emotional intelligence dan prestasi akademik berpengaruh negatif terhadap kecenderungan conduct disorder, artinya jika emotional intelligence yang dimiliki siswa tinggi maka kecenderungan conduct disorder akan rendah. Sebagai implikasi dari adanya penelitian ini adalah perlu adanya pelatihan untuk mendorong dan mengembangkan kemampuan mengelola emosi, perilaku pro sosial, serta kemampuan emosional yang baik sehingga dapat berdampak pada penurunan kecenderungan conduct disorder pada remaja. Kata Kunci: Emotional Intelligence, Prestasi Akademik, Kecenderungan Conduct Disorder AbstractNorm violations that have recently become a concern for layers of society are violating behaviors committed by adolescents. Adolescent involvement in norm violations can be classified as a tendency to conduct disorder. The tendency of conduct disorder can be influenced by several factors, including emotional intelligence and academic achievement. This study aims to determine the effect of emotional intelligence and academic achievement on the tendency of conduct disorder in adolescents. This research is a quantitative study involving 395 high school students in Bandar Lampung. The sampling technique used cluster sampling, the data collection technique in this study using scale and demographic data of students. Data analysis using multiple regression analysis shows that emotional intelligence and academic achievement have a negative effect on the tendency of conduct disorder, meaning that if the emotional intelligence of students is high, the tendency of conduct disorder will be low. As an implication of this research is the need for training to encourage and develop the ability to manage emotions, pro-social behavior, and good emotional abilities so that it can have an impact on reducing the tendency of conduct disorder in adolescents. Keywords : Emotional Intelligence, Academic Achievement, Tendency of Conduct Disorder
Can self-efficacy have a role in learning interest Dewi, Azzah Kurnia; Lestari, Sri Maria Puji; Sandayanti, Vira
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 12, No 2 (2023): Volume 12, Issue 2, Juni 2023
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v12i2.10829

Abstract

Self-efficacy is one of the important things that must be possessed by all students, including medical students. Self-efficacy is an individual's belief in their ability to perform the task or action required to achieve a certain result. Self-efficacy is an important variable for students to evaluate because with self-efficacy people can perform certain tasks properly and correctly. One of the influential factors in self-efficacy is interest in learning. Interest in learning is a feeling of interest and pleasure that causes a desire to establish a more positive relationship, characterized by feelings of pleasure without a relationship, studying references about school subjects with pleasure, sincerely carrying out activities without any internal or external coercion from the individual. To determine the relationship between learning interest and self-efficacy in undergraduate students of the Faculty of Medicine, Malahayati University. Based on the research results, it was found that a sample of 228 students with a low level of interest in learning was not found and students who had the most interest in learning were in the category of high learning interest totaling 145 students (63.6%), and students, then for the highest level of self-efficacy in the high category there were 140 students (61.4%). Statistical analysis using the Spearman test showed a p=value of <0.000 with a correlation test of 0.942. There is a significant relationship between interest in learning and self-efficacy in students of the Faculty of Medicine at the Bachelor Stage of Malahayati University. Interest in learning affects self-efficacy by 92.3%.Efikasi diri merupakan salah satu hal yang penting yang harus dimiliki oleh semua mahasiswa termasuk mahasiswa kedokteran. Efikasi diri adalah keyakinan individu dalam kemampuan mereka untuk melakukan tugas atau tindakan yang diperlukan untuk mencapai hasil tertentu. Efikasi diri merupakan variabel penting bagi mahasiswa untuk evaluasi karena dengan rasa percaya diri seseorang dapat melakukan tugas-tugas tertentu dengan baik dan benar. Salah satu faktor yang berpengaruh dalam efikasi diri adalah minat belajar. Minat belajar adalah perasaan tertarik dan senang yang menyebabkan keinginan untuk menjalin hubungan yang lebih positif, ditandai dengan perasaan senang tanpa adanya hubungan, mempelajari referensi tentang mata pelajaran sekolah dengan perasaan senang, dengan ikhlas melakukan kegiatan tanpa ada paksaan internal maupun eksternal dari individu tersebut. Untuk mengetahui hubungan minat belajar dengan tingkat efikasi diri pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Tahap Sarjana Universitas Malahayati. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan sampel sebanyak 228 mahasiswa dengan tingkat minat belajar rendah tidak ditemukan dan mahasiswa yang memiliki minat belajar terbanyak adalah dalam kategori minat belajar tinggi berjumlah 145 mahasiswa (63,6%), dan mahasiswa, kemudian untuk tingkat efikasi diri terbanyak dalam kategori tinggi berjumlah 140 mahasiswa (61,4%). Analisis statistik menggunakan uji spearman menunjukkan p=value sebesar <0,000 dengan uji korelasi sebesar 0,942. Terdapat hubungan bermakna antara minat belajar dengan efikasi diri pada Mahasiswa Fakultas X.
PENGARUH OPTIMISME DAN DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA TERHADAP RESILIENSI AKADEMIK MAHASISWA SEMESTER AKHIR Zahroh, Jelita Larasati Lailatul; Sandayanti, Vira; Junilia, Elsy
JURNAL PSYCHOMUTIARA Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Psychomutiara
Publisher : Psikologi Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/psikologi.v8i2.6276

Abstract

Latar belakang: Mahasiswa semester akhir sering menghadapi tekanan akademik saat menyusun skripsi, yang memerlukan resiliensi akademik untuk mengatasi tantangan. Optimisme dan dukungan sosial teman sebaya diduga memengaruhi ketahanan tersebut. Tujuan: Mengetahui pengaruh optimisme dan dukungan sosial teman sebaya terhadap resiliensi akademik mahasiswa semester akhir. Metode: Dengan pendekatan kuantitatif dengan metode survei digunakan, melibatkan 228 mahasiswa dari enam perguruan tinggi di Bandar Lampung. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert, dianalisis dengan regresi linear berganda, dan diuji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas). Hasil: Menunjukkan bahwa optimisme dan dukungan sosial teman sebaya berpengaruh positif dan signifikan secara parsial dan simultan terhadap resiliensi akademik. Dukungan sosial teman sebaya memiliki kontribusi lebih besar (β=0,600) dibandingkan optimisme (β=0,217), dengan R²=0,406 (40,6% variasi resiliensi akademik dijelaskan kedua variabel). Optimisme dan dukungan sosial teman sebaya meningkatkan resiliensi akademik, membantu mahasiswa mengatasi tekanan skripsi. Intervensi untuk mempromosikan optimisme dan dukungan sosial diperlukan untuk keberhasilan akademik.