Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Green STEAM-H pedagogy with eco-mathematical literacy: a developmental framework for sustainability-oriented education Fatimah, Ai Tusi; Isyanto, Agus Yuniawan; Erlin, Euis; Sunaryo, Yoni; Zamnah, Lala Nailah; Ruswana, Angra Meta; Solihah, Sri
Interdisciplinary International Journal of Conservation and Culture Vol 3 No 2 (2025): October 2025
Publisher : Badan Kemitraan Inovasi dan Kewirausahaan Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/iijcc.v3i2.5942

Abstract

This study proposes a conceptual framework for Green STEAM-H Pedagogy, integrating Eco-Mathematical Literacy as an approach to sustainability-oriented education. The framework responds to the growing need for educational models that systematically connect sustainability values, interdisciplinary learning, and analytical competencies in addressing complex environmental challenges. It synthesizes three key dimensions: green pedagogy as a value-oriented foundation, STEAM-H (Science, Technology, Engineering, Agriculture, Mathematics, and Health) as an interdisciplinary structure, and eco-mathematical literacy as a central analytical component. The framework is operationalized through a developmental progression consisting of three stages: eco-awareness, eco-integration, and eco-transformation. These stages represent a structured pathway through which learners develop ecological understanding, integrate knowledge across disciplines, and apply their competencies in sustainability-oriented actions. In addition, a pedagogical model is proposed to translate the framework into classroom practice by aligning instructional strategies, learning activities, and expected outcomes. This study contributes to the literature by offering a coherent and operationalizable model that bridges the gap between sustainability theory and educational practice. The framework highlights the role of eco-mathematical literacy in supporting data-driven reasoning and decision-making within interdisciplinary learning contexts. It also provides implications for curriculum development, pedagogy, and assessment in fostering transformative and future-oriented learning.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS TPACK TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI SISWA Ayunda, Dinda; Kustiawan, Awang; Erlin, Euis
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3, No 3 (2022): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v3i3.8628

Abstract

Problem Based Learning berbasis TPACK sudah memiliki tujuan yang sesuai dengan kerakteristik abad 21 yang menuntut memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model PBL berbasis TPACK terhadap peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Permasalahan yang diuji dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh model PBL berbasis TPACK terhadap peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan mei 2022. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas XI MAN 3 Ciamis sebanyak 32 siswa. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh jumlah populasi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu dengan Sampling Total. Desain penelitian menggunakan yang digunakan adalah Quasi Experimental dengan One-Group Pretest-Posttest Design. Instrumen penelitian berupa soal tes kemampuan berpikir tingkat tinggi yang meliputi menganalisis, mengevaluasi dan mencipta dalam bentuk soal uraian/essay. Data hasil penelitian dianalisis secara statistik yang meliputi uji N-Gain, Uji Normalitas, dan Uji Hipotesis (uji Z). Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang sangat signifikan model PBL berbasis TPACK terhadap peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa pada materi sistem pernapasanKata Kunci: PBL, TPACK, Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi
Vegetation Diversity in the Agroforestry System of Kuta Traditional Village, West Java, Indonesia: Vegetation diversity in the agroforestry system of Kuta Traditional Village Adnan, Bahana Aditya; Erlin, Euis; Dadi; Kurniawati, Tiktiek
Journal of Tropical Life Science Vol. 16 No. 01 (2026)
Publisher : Journal of Tropical Life Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/jtls.16.01.02

Abstract

This study investigates vegetation diversity within the agroforestry system of Kuta Traditional Village, West Java, Indonesia, a community renowned for its long standing integration of ecological principles and cultural traditions in land management. Twenty plots (20 m × 20 m) were purposively established to assess vegetation structure across four growth stages: trees, poles, saplings, and seedlings. Data collection includes the number of species and the number of individuals of each species, followed by the calculation of the Important Value Index (IVI), Shannon–Wiener diversity index (H′), Margalef species richness index (R), and Pielou’s evenness index (E). Results indicated that Cocos nucifera and Arenga pinnata dominated the mature tree stage, while Coffea canephora prevailed at the pole stage. High diversity (H′ = 2.91–3.41) and richness (R = 5.13–6.23) were observed in trees, poles, and saplings, reflecting balanced community structures and sustainable regeneration. The seedling stage exhibited lower diversity (H′ = 2.67, R = 2.96) despite high evenness (E = 0.96), suggesting selective recruitment patterns. Principal Component Analysis revealed soil pH as the most influential environmental factor shaping species distribution. These findings underscore the importance of traditional agroforestry in sustaining biodiversity, supporting livelihoods, and maintaining ecological resilience, thereby highlighting its significance as a model for sustainable land use and biodiversity conservation in culturally significant landscapes.
PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY DENGAN BERBANTUAN POSTER Putri Indriani Astika; Euis Erlin; Feri Bakhtiar Rinaldi
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 2 (2026): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i2.19892

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray yang didukung oleh media poster terhadap motivasi dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan model pre-eksperimental dengan desain One Group Pretest-Posttest. Kegiatan penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Sindangkasih dengan sampel siswa kelas XI MIPA 1 yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen untuk mengukur motivasi berupa angket yang terdiri dari 20 pernyataan, sementara instrumen untuk mengukur hasil belajar berupa tes tulis pretest dan posttest sebanyak 5 soal. Data motivasi dianalisis secara deskriptif, sedangkan data hasil belajar dianalisis menggunakan uji hipotesis Z. "Berdasarkan hasil analisis data motivasi belajar, diketahui bahwa 84% siswa memiliki tingkat motivasi yang sangat tinggi, sementara 16% lainnya memiliki motivasi tinggi. Data hasil belajar menunjukkan bahwa nilai Zhitung ≥ Ztabel, yaitu 2,82 > 1,65. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray yang didukung dengan media poster berpengaruh terhadap motivasi dan peningkatan hasil belajar siswa.  Kata Kunci: Motivasi Belajar, Two Stay Two Stray, Hasil Belajar Siswa, Poster
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN MEDIA WORDWALL TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA PADA MATERI KOMPONEN EKOSISTEM KELAS X SMAN 3 CIAMIS Rijal Mubarok; Adun Rusyana; Euis Erlin
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 2 (2026): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i2.19910

Abstract

Pendidikan memiliki peran penting dalam kemajuan suatu bangsa, dan literasi sains merupakan salah satu aspek yang perlu ditingkatkan untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning  (PBL) yang dibantu dengan media Wordwall terhadap kemampuan literasi sains siswa pada materi komponen ekosistem di kelas X SMAN 3 Ciamis. Populasi dan Sampel dari penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas X SMAN 3 Ciamis dengan metode Purposive Sampling diperoleh jumlah sampel 28 siswa dari kelas X E 12. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain One Grup Pretest-Posttest. Instrumen berupa tes tulis uraian yang mengacu pada indicator literasi sains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model PBL yang didukung oleh media Wordwall berpengaruh terhadap kemampuan literasi sains siswa. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai Zhitung sebesar 2,59 > Ztabel 1,65 (α = 5%), yang berarti hipotesis dapat diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Media Wordwall Berpengaruh Terhadap Kemampuan Literasi Sains Siswa Pada Materi Komponen Ekosistem Di Kelas X SMAN 3 Ciamis.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA BIOPUZZLE TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF PESERTA DIDIK PADA MATERI SISTEM PERTAHANAN TUBUH KELAS XI SMA Syahda Furi Aurellia; Euis Erlin; Giena Sitha Supriatna
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 2 (2026): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i2.19912

Abstract

Media pembelajaran yang kreatif sangat dibutuhkan untuk membantu peserta didik memahami materi biologi yang bersifat kompleks dan tidak konkret, seperti sistem imun tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk menilai dampak penggunaan media Biopuzzle terhadap pencapaian belajar kognitif peserta didik kelas XI SMA pada pembelajaran sistem pertahanan tubuh. Metode yang diterapkan adalah eksperimen semu dengan desain Non-Equivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas: satu kelas eksperimen yang menggunakan media Biopuzzle dan satu kelas kontrol yang tidak menggunakan media tersebut. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes uraian dengan fokus indikator kognitif C4 (analisis), C5 (evaluasi), dan C6 (kreasi). Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata posttest pada kelas eksperimen mencapai 80,00, lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol yang hanya 55,03, dengan nilai N-Gain kelas eksperimen 0,66 (kategori sedang) dan 0,25 (kategori rendah) di kelas kontrol. Uji hipotesis dengan menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelas (Whitung = 32 < Wtabel = 137,73). Kata Kunci:           Biopuzzle, hasil belajar, kognitif, sistem pertahanan tubuh