Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search
Journal : Edu Geography

Pengaruh Pendidikan, Usia Kawin Pertama, dan Lama Penggunaan Alat Kontrasepsi Terhadap Fertilitas di Kecamatan Buayan Kabupaten Kebumen Tahun 2017 Maharani, Evanita; Hardati, Puji; Putro, Saptono
Edu Geography Vol 6 No 1 (2018): Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aimed of this reasearch was to know about the education, the first age marriage of, the long time of women who got married use contraception, the fertility at Purbowangi and Semampir Village, to know the influence of education, first marriage age, and duration of use of contraceptives to fertility in Purbowangi Village and Semampir Village Buayan District Kebumen Regency. The popolation of this research at Purbowangi village was about 1961 people, at Semampir Village was about 450 people. The sample from Purbowangi Village was about 95 people, at Semampir was about 82 people. The methode was taken by random sampling. The data was collected by observation, questionaire, interview, analysed data was used General Fertility Rate, statistic deskription and double linier regression. The results of this research were the education of women fertility who have married at Purbowangi village was 9 years and Semampir Village was 8 years, the first age marriage of fertile women who have married at Purbowangi village was 19 years old and at Semampir village was 20 years old, the long time of fertile women who got married use contraception at Purbowangi village was 10 years and at Semampir village was 9 years, the mean fertility women who got married is 3 childs at Purbowangi village and Semampir village, the education variable and the variable of long time using contraception influenced the fertility at Purbowangi village, and the variable of time using contraception influenced the level of fertility at Semampir village. The conclusions of this research were the fertility at Semampir Village is more higher than Purbowangi village, the time of using contraseption influenced the fertility level of Purbowangi and Semampir village. The suggestions of this reaserch were the fertile women who got married should follow family planning program after childbirth Tujuan dari penelitian untuk mengetahui pendidikan, mengetahui usia kawin pertama, mengetahui lama penggunaan alat kontrasepsi, mengetahui fertilitas wanita usia subur yang telah menikah di Desa Purbowangi dan Desa Semampir, mengetahui pengaruh pendidikan, usia kawin pertama, dan lama penggunaan alat kontrasepsi terhadap fertilitas di Desa Purbowangi dan Desa Semampir Kecamatan Buayan Kabupaten Kebumen. Populasi penelitian yaitu wanita usia suburdi Desa Purbowangi sebanyak 1961 orang, dan di Desa Semampir 450 orang. Sampel penelitian ini yaitu 95 orang di Desa Purbowangi dan 82 orang di Desa Semampir. Metode penelitian ini yaitu kuantitatif. Analisis data menggunakan teknik Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian ini yaitu pendidikan wanita usia subur yang telah menikah di Desa Purbowangi yaitu 9 tahun dan Desa Semampir yaitu 8 tahun, usia kawin pertama wanita usia subur di Desa Purbowangi yaitu19 tahun dan Desa Semampir yaitu 20 tahun,lama penggunaan alat kontrasepsi di Desa Semampir yaitu 10 tahun dan Desa Semampir yaitu 9 tahun, rata-rata fertilitas wanita uisa subur di Desa Purbowangi dan Desa Semampir yaitu 3 anak, variabel pendidikan dan lama penggunaan alatkontrasepsi mempengaruhi fertilitas wanita usia subur di Desa Semampir sedangkan usia kawin pertama dan lama penggunaan alat kontrasepsi mempengaruhi fertilitas wanita usia subur di Desa Semampir. Kesimpulan lama pendidikan wanita usia subur yang telah menikah di Desa Purbowangi lebih lama 1 tahun daripada di Desa Semampir, lama penggunaan alat kontrasepsi sama-sama mempengaruhi tingkat fertilitas di Desa Purbowangi dan di Desa Semampir. Sarannya yaitu wanita usia subur yang telah menikah segera mengikuti program KB setelah masa nifas berhenti
Hubungan Tingkat Pendidikan dan Umur Petani dengan Penurunan Jumlah Rumah Tangga Usaha Pertanian Sub Sektor Tanaman Pangan di Desa Meteseh Kecamatan Boja Kabupaten Kendal Prasetya, Nadya Riski; Putro, Saptono
Edu Geography Vol 7 No 1 (2019): Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v7i1.30134

Abstract

This study aims to determine the level of education, age farmers know food crops and know the correlation between education and age of farmers with a decrease in the number of households farming food crops in the village Meteseh. Researchers collected data using observation, questioner, interview, and documentation. Data were analyzed using descriptive analysis and multiple regression analysis percentages. The results showed that the level of formal education of farmers is low, the low level of non-formal education and informal education levels are low. Age farmers in the majority Meteseh old age are more than 50 years. Variable level of education and age of farmers with a variable reduction in the number of farming households amounted to 6.50%, so the otherwise quite influential. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pendidikan rumah tangga usaha pertanian, mengetahui umur petani, dan mengetahui hubungan tingkat pendidikan dan umur petani dengan penurunan jumlah rumah tangga usaha pertanian subsektor tanaman pangan di Desa Meteseh. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 491 rumah tangga usaha pertanian dengan sampel sebanyak 74 rumah tangga usaha pertanian. Alat dan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, koesioner, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif persentase dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan formal petani rendah, tingkat pendidikan non formal rendah dan tingkat pendidikan informal rendah. Umur petani di Desa Meteseh mayoritas berusia tua yaitu lebih dari 50 tahun. Variable tingkat pendidikan dan umur petani dengan variable penurunan jumlah rumah tangga usaha pertanian sebesar 6,50%, sehingga dinyatakan cukup memiliki pengaruh. Simpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan signifikan antara tingkat pendidikan dan umur petani dengan penurunan jumlah rumah tangga usaha pertanian subsector tanamn pangan si Desa Meteseh Kecamatan Boja Kabupaten Kendal,
PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG PERKAWINAN USIA DINI (Studi di Desa Pendem, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara) Dewi, Fransiska Novita; Putro, Saptono
Edu Geography Vol 8 No 2 (2020): Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Earlymarriage is a problem that exists in Indonesia. One of five teenagers get married inchildhood. Pendem Village becam the highest village of earl marriage in Jepara Regency during2015-2018 with 19 early marriage. This study aims to determine the knowledge and attitudes ofadoslescents about early marriage and the efforts of the goverment (stakeholders) in prevention ofearly marriage.the population in this study consisted of 625 Pendem Village adolescents with asample of 86 adolescents and 7 stakeholders in Jepara Regency. Data collections is done by tests,questionnaires, interview and documentation. Data analysis uses descriptive percentages withquantitative and qualitative approaches. The results showed that adolescents in Pendem Villagehad knowledge of early marriage of 67.4% or included in the high category. The attitude ofPendem Village adolescents about early marriage is included in the good category with a yield of75.74%. Perkawinan Usia dini merupakan permasalahan yang ada di Indonesia. Satu dari limaremaja muda menikah di masa kecil. Desa Pendem menjadi desa tertinggi perkawinandini di Kabupaten Jepara selama tahun 2015-2018 dengan 19 perkawinan dini.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan sikap remaja tentangperkawinan usia dini serta upaya pemerintah (stakeholder) dalam pencegahanperkawinan usia dini. Populasi dalam penelitian ini aterdiri dari 625 remaja DesaPendem dengan sampel 86 remaja dan 7 stakholder di Kabupaten Jepara. Pengumpulandata dilakukan dengan tes, kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Analisis datamenggukan deskriptif persentase dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa remaja di Desa Pendem memiliki pengetahuan tentangperkawinan dini sebesar 67,4% atau termasuk dalam kategori tinggi. Sikap remaja DesaPendem tentang perkawinan usia dini termasuk dalam kategori baik dengan hasil75,47%.
Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Hutan Wisata Tinjomoyo Kelurahan Sukorejo Kecamatan Gunungpati Kota Semarang Romantika, Shinta; Putro, Saptono
Edu Geography Vol 8 No 3 (2020): Vol 8 No 3 (2020)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tinjomoyo Tourism Forest is a natural tourist attraction in the city of Semarang with the lowestnumber of tourist visits. This is caused by the abandonment of Tinjomoyo Tourism Forest due tothe relocation of the Semarang City zoo in 2007 to the Mangkang area. This study aims to determinethe forms of community participation in the development of Tinjomoyo Tourism Forest. This typeof research is a descriptive study with sampling using the Simple Random Sampling technique. Datacollection methods used are by observation, questinnaires, documentation and interviews. And usingdescriptive statistical data analysis techniques. Participation of ideas has an average score of 6.02 inthe criteria of being quite active, participation of workers of 8.8 in the criteria of being quite active,participation of assets of 5.21 in the criteria of active, and an average score of skill participation of4.40 in the criteria quite active. The community has developed tourism in accordance with theelements of tourism development, this is in accordance with the average score of indicators on theelements of tourism development in the criteria of being quite active. Hutan Wisata Tinjomoyo merupakan objek wisata alam di Kota Semarang denganjumlah kunjungan wisatawan paling rendah. Hal ini di sebabkan oleh terbengkalainyaHutan Wisata Tinjomoyo akibat relokasi kebun binatang Kota Semarang pada tahun2007 ke daerah Mangkang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentukpartisipasi masyarakat dalam pengembangan Hutan Wisata Tinjomoyo. Jenis penelitianini merupakan penelitian deskriptif dengan pengambilan sampel menggunakan teknikSimple Random Sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan caraobservasi, angket, dokumentasi dan wawancara. Serta menggunakan teknik analisis datastatistik deskriptif. Partisipasi buah pikiran memiliki rata-rata skor 6,02 dalam kriteriacukup aktif, partisipasi tenaga 8,8 dalam kriteria cukup aktif, partisipasi harta bendasebesar 5,21 dalam kriteria aktif, dan rata-rata skor partisipasi keterampilan sebesar 4,40dalam kriteria cukup aktif. Masyarakat sudah melakukan pengembangan wisata yangsesuai dengan unsur-unsur pengembangan wisata, hal ini sesuai dengan hasil rata-rataskor per indikator pada unsur-unsur pengembangan wisata dalam kriteria cukup aktif.
Studi Eksplorasi Potensi Pantai Dasun sebagai Destinasi Wisata di Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang Purnomo, Susetyo Hadi; Putro, Saptono; Sriyono, Sriyono
Edu Geography Vol 9 No 2 (2021): Vol 9 No 2 (2021)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The tourist destinations in Lasem Subdistrict are dominated by beach tourism, but there are still potential but untapped beaches. The purpose of this study is to (1) Identify the potential of Dasun Beach, (2) Analyze the population's understanding of the potential of the Beach (3) Evaluate the suitability of Dasun Beach as a tourist destination. The research location was carried out in Dasun Village, Lasem District, Rembang Regency. The population in this study were the residents of Dasun Village and the physical condition of Dasun Beach, with the sampling technique being purposive sampling. Data collection techniques used are 1) Observation 2) Interview 3) Questionnaire. Data analysis was performed using quantitative descriptive methods to describe all variables and explained with numbers through tables. The results of this study indicate that: 1) The reason for Dasun Beach has not been used as a tourist destination, it is very difficult to get into Dasun Beach. Access to the beach can only be passed by motorbikes. Local government attention is also lacking in access to Dasun Beach so that this beach has not been utilized properly. Tourism facilities and infrastructure in Dasun Village are still concentrated in the Green Open Space of Taman Dasun and have not yet arrived at Dasun Beach itself. 2) Community understanding of the potential of the beach is quite good seen from participation in managing tourism in the village of Dasun. Destinasi wisata di Kecamatan Lasem didominasi oleh wisata Pantai namun masih terdapat pantai yang potensial tapi belum termanfaatkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) Mengidentifikasi potensi Pantai Dasun, (2) Menganalisis pemahaman penduduk tentang potensi Pantai (3) Mengevaluasi kesesuaian Pantai Dasun sebagai destinasi wisata. Lokasi penelitian dilakukan di Desa Dasun Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang. Populasi dalam penelitian ini adalah Penduduk Desa Dasun dan kondisi fisik Pantai Dasun, dengan Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu 1) Observasi 2) Wawancara 3) Angket. Analisis data yang dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif untuk mendiskripsikan semua variabel dan di jelaskan dengan angka melalui tabelHasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Alasan Pantai Dasun sampai sekarang belum dijadikan sebagai destinasi wisata yaitu akses masuk ke dalam Pantai Dasun yang sangat sulit. Akses masuk ke Pantai hanya bisa dilalui oleh motor. Perhatian pemerintah daerah juga kurang terhadap akses ke Pantai Dasun sehingga pantai ini belum termanfaatkan secara sempurna. Sarana dan prasarana wisata di Desa Dasun masih terpusat di RTH (Ruang Terbuka Hijau) Taman Dasun belum sampai di Pantai Dasun itu sendiri. 2) Pemahaman masyarakat tentang potensi pantai cukup baik dilihat dari partisipasi dalam mengelola pariwisata di Desa Dasun.
Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Masyarakat Dalam Pemeliharaan Sanitasi Lingkungan Di Kelurahan Bandarharjo Kecamatan Semarang Utara Kota Semarang Satwika, Susetya Wicaksono; Putro, Saptono; Sriyono, Sriyono
Edu Geography Vol 9 No 3 (2021): Vol 9 No 3 (2021)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data obtained from the Bandarharjo Puskesmas, in 2017 there were 647 cases in the Bandarharjo Kelurahan out of 1382 cases in the Bandarharjo Puskesmas working area. The purpose of this study is to (1) Analyze the level of community sanitation knowledge, (2) Analyze the level of concern of the population in maintaining environmental sanitation. Location The study was conducted in the Bandarharjo sub-district of Semarang City. The variables in this study are public knowledge about environmental sanitation, community attitudes towards environmental sanitation, environmental sanitation care behaviors. The sampling technique uses a random sampling technique. Data analysis was performed using quantitative descriptive methods. The results of this study indicate that: 1) knowledge of environmental sanitation in the Bandarharjo Village is included in the medium category. 2) The level of attitude of the Bandarharjo village community is classified as not good especially in terms of garbage disposal and sewage while the community behavior is categorized as medium, because most people in the Bandarharjo village are still afraid of the threat of tidal flooding. Suggestions, Intensive socialization from Puskesmas, environmental NGOs or sanitarians (sanitation health workers) is needed regarding the impact of diseases that will arise due to poor sanitation so that people know and understand health. Data yang didapatkan dari puskesmas Bandarharjo, pada tahun 2017 terdapat 647 kasus di Kelurahan Bandarharjo dari 1382 kasus di wilayah kerja Puskesmas Bandarharjo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) Menganalisis tingkat pengetahuan sanitasi masyarakat, (2) Menganalisis tingkat kepedulian penduduk dalam menjaga sanitasi lingkungan. Lokasi Penelitian dilakukan di kelurahan Bandarharjo Kota Semarang. Variabel dalam penelitian ini adalah pengetahuan masyarakat mengenai sanitasi lingkungan, sikap masyarakat terhadap sanitasi lingkugan, perilaku peduli sanitasi lingkungan. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Analisis data yang dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) pengetahuan mengenai sanitasi lingkungan di Kelurahan Bandarharjo termasuk dalam katagori sedang. 2) Tingkat sikap masyarakat kelurahan Bandarharjo tergolong kurang baik terutama dalam hal pembuangan sampah dan saluran limbah sedangkan perilaku masyarakat tergolong dalam katagori sedang hal ini karena kebanyakan masyarakat di Kelurahan Bandarharjo masih takut adanya ancaman banjir rob. Saran, Perlu adanya sosialisasi secara intensif dari Puskesmas, LSM lingkungan ataupun sanitarian (petugas kesehatan bagian sanitasi) mengenai dampak penyakit yang akan timbul akibat sanitasi yang buruk supaya masyarakat tau dan paham akan kesehatan.
PENGGUNAAN BOOKLET“GERAKAN TANAH” UNTUK SUMBER BELAJAR PADA PEMBELAJARAN GEOGRAFI MATERI PEDOSFER KELAS X SMA MA’ARIF KARANGMONCOL KABUPATEN PURBALINGGATAHUN AJARAN 2016 Indarto, Kukuh; Putro, Saptono; Hardati, Puji
Edu Geography Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Booklet Gerakan Tanah merupakan sebuah produk Badan Geologi “Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Tanah Longsor” yang dapat digunakan untuk media pembelajaran atau sumber pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas belajar siswa, tanggapan siswa terhadap pembelajaran dan hasil belajar kognitif siswa materi tanah longsor dan dampak terhadap kerusakan lingkungan dengan menggunakan media booklet gerakan tanah untuk sumber belajar. Jenis penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimentaldengan subjek penelitian diambil menggunakan teknik Purposive. Metode pengumpulan data untuk penelitian ini adalah observasi, dokumentasi, angket dan tes. Hasil penelitian menunjukan aktivitas belajar siswa termasuk kedalam kategori Aktif dengan nilai rata-rata 82,96. Tanggapan siswa terhadap pembelajaran menggunakan booklet gerakan tanah termasuk kedalam kategori sangat baik dengan nilai rata-rata 83,44. Hasil belajar kognitif siswa menunjukan hasil yang memuaskan dengan jumlah siswa yang tuntas lebih banyak dibandingkan jumlah siswa yang tidak tuntas dengan presentase ketuntasan komulatif 85,71%. Dengan demikianmedia booklet gerakan tanah dapat digunakan untuk salah satu alternatif sumber belajar pada pembelajaran Geografi materi tanah longsor. Soil movement booklet is a product by The Central of Vulcanology and Landslide Mitigation Geology Agency which can be used as teaching media or source of learning. This study aimed to know the learning activity of students, students’ response towards the learning, cognitive learning result about landslide material and the impacts of destruction of environment using soil movement booklet media as the source of learning. The type of this study is pre-experimental where random sampling technique is used to decide the subject. The techniques of collecting data of the study are observation, documentation of photos, questionnaires and tests. The result of the study shows that the learning activity of students is good with an average number of 80,95. Students response towards the learning using the booklet of soil movement is very good with an average number of 83,44. Whereas the cognitive learning result of the students is satisfying with cumulative comprehensiveness percentage 85,71%. As a conclusion, the soil movement booklet media can be used as one of many alternative medias as a source of learning in landslide material in Geography subject.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MEDIA DISPLAY MATERI PERMASALAHAN LINGKUNGAN HIDUP DAN PENANGGULANGANNYA SISWA KELAS VIII SMPN 10 SEMARANG TAHUN AJARAN 2016/2017 Syadiah, Dea Halimatus; Putro, Saptono; Indrayati, Ariyani
Edu Geography Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak ___________________________________________________________________ Display kelas merupakan salah satu alternatif untuk digunakan dalam pembelajaran disekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran menggunakan media display materi permasalahan lingkungan hidup dan penanggulangannya yang dilihat dari aktivitas, respon, dan hasil belajar. Penelitian ini merupakan penelitian Pre Experiment Design dengan desain penelitian One Group Pretest and Posttest. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket, test, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif dalam bentuk perhitungan deskriptif persentase, analisis t-test sampel berkorelasi, dan uji gain. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII SMPN 10 Semarang. Sampel penelitian berjumlah 62 orang siswa yaitu 32 orang siswa dikelas VIII A sebagai kelas kontrol dan 30 orang siswa dikelas VIII B sebagai kelas eksperimen. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran dengan menggunakan media display dilihat dari aktivitas, respon, dan hasil belajar siswa pada kelas eksperimen sudah efektif. Adanya display yang digunakan untuk pembelajaran membuat siswa bersemangat dan tertarik untuk mengikuti pembelajaran. Abstract ___________________________________________________________________ Display class is an alternative for use in school learning. This study are to determine effectiveness of learning using the display media content and tackling environmental problems as seen from the activity, response, and learning outcomes. This study is a Pre Experiment Design with the dedesign of the study One Group Pretest and Posttest. Data collection techniques use are observation, questionnaire, test, and documentation. Data analyzed use are quantitative analysis in the form of descriptive percentage calculation, analysis correlated sample t-test and test gain . The study population are students of class VIII SMPN 10 Semarang. These samples included 62 students. Consist of 32 students in class VIII A as the control class and 30 students in class VIII B as an experimental class. The results show that learning by use media display view from the activity, response, and student learning outcomes in the experimental class have effective. Those displays use for learning make the students excited and interested to participate in learning. Abstrak ___________________________________________________________________ Display kelas merupakan salah satu alternatif untuk digunakan dalam pembelajaran disekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran menggunakan media display materi permasalahan lingkungan hidup dan penanggulangannya yang dilihat dari aktivitas, respon, dan hasil belajar. Penelitian ini merupakan penelitian Pre Experiment Design dengan desain penelitian One Group Pretest and Posttest. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket, test, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif dalam bentuk perhitungan deskriptif persentase, analisis t-test sampel berkorelasi, dan uji gain. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII SMPN 10 Semarang. Sampel penelitian berjumlah 62 orang siswa yaitu 32 orang siswa dikelas VIII A sebagai kelas kontrol dan 30 orang siswa dikelas VIII B sebagai kelas eksperimen. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran dengan menggunakan media display dilihat dari aktivitas, respon, dan hasil belajar siswa pada kelas eksperimen sudah efektif. Adanya display yang digunakan untuk pembelajaran membuat siswa bersemangat dan tertarik untuk mengikuti pembelajaran. Abstract ___________________________________________________________________ Display class is an alternative for use in school learning. This study are to determine effectiveness of learning using the display media content and tackling environmental problems as seen from the activity, response, and learning outcomes. This study is a Pre Experiment Design with the dedesign of the study One Group Pretest and Posttest. Data collection techniques use are observation, questionnaire, test, and documentation. Data analyzed use are quantitative analysis in the form of descriptive percentage calculation, analysis correlated sample t-test and test gain . The study population are students of class VIII SMPN 10 Semarang. These samples included 62 students. Consist of 32 students in class VIII A as the control class and 30 students in class VIII B as an experimental class. The results show that learning by use media display view from the activity, response, and student learning outcomes in the experimental class have effective. Those displays use for learning make the students excited and interested to participate in learning.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PARTISIPASI MELANJUTKAN SEKOLAH SMA/ SEDERAJAD DI KECAMATAN PAGERBARANG KABUPATEN TEGAL TAHUN 2017 Prasanta, Arsi Surya; Putro, Saptono; Setyaningsih, Wahyu
Edu Geography Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak ___________________________________________________________________ Pendidikan merupakan hak semua warga negara. Namun, tidak semua anak dapat menikmati pendidikan tingkat SMA sederajad kususnya. Anak tidak melanjutkn sekolah SMA dipengaruh banyak faktor baik dari diri dalam sendiri, orang lain maupun lingkungan sekitarnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui terdapatnya pengaruh kondisi sosial-ekonomi,aksesibilitas dan motivasi terhadap partisipasi melanjutkan sekolah ke SMA di Kecamatan Pagerbarang Kabupaten Tegal. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi penelitian dalam penelitian yaitu siswa kelas IX SMP sederajad di Kecamatan Pagerbarang. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa yang akan melanjutkan sekolah dan yang tidak melanjutkan sekolah SMA diambil secara proposorsinal random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket atau kuesioner. Teknik analisis data menggunakan uji chi-square.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tingkat aksesibilitas diperoleh rata-rata 67,25 atau dengan kriteria cukup. Motivasi meanjutkan sekolah diperoleh kriteria tinggi dengan persentase 71,55%. Hasil uji chi-square dipeorleh data bahwa aksesibilitas berpengaruh signifikan terhadap partisipasi melanjutkan sekolah, motivasi berpegaruh signifikan terhadap partisipasi melanjutkan seklah, serta kondisi sosial ekonomi yang meliputi pendidikan, pekerjaan dan pendapatan berpengaruh signifikan terhadap partisipasi melanjutkan sekolah. Secara statstik hasil peritungan diperoleh aksesibilitas p= ,029, motivasi memiliki p=0,011, tigkat pendidikan p=0,000, pendapatan orang tua p=0,000, dan jenis pekerjaan p=0,000. Hasil tersebut menunjukan nilai p <0,05 sehingga semua hipotesis dterima. Berdasarkan hasil penelitian maka saran yang diberikan sebagai berikut: Saran bagi siswa, semangat untuk melnjutkan sekolah SMA harus tetap ada agar semua anak mendapat wajib belajar 12 tahun dimana minimal pendidikan anak adalah SMA sederajat.Saran bagi pemerintah, pihak pemerintah dapat memberikan solusi terutama berkaitan dengan aksesibilitas yang tergolong sedang dan ada banyak masyarakat yang tidak bisa ke sekolah hanya masalah keterjangkauan lokasi sekolah. Abstract ___________________________________________________________________ Education is the right of all citizens. However, not all children can enjoy HIGH SCHOOL level education solution specifically conceived sederajad. No HIGH SCHOOL dipengaruh school melanjutkn many factors both from within themselves, others or the surrounding environment. The purpose of this research is to know there is the influence of socio-economic conditions, accessibility and motivation towards the participation of the school to the high school in Kecamatan Tegal Regency Pagerbarang. The approach used is the quantitative research. Population studies in research namely grade IX JUNIOR sederajad in district Pagerbarang. The sample in this study i.e. students who will continue their school and who do not continue school HIGH SCHOOL taken in proposorsinal random sampling. Data collection techniques using question form or questionnaire. Technique of data analysis using chi-square test. The results of this study showed that the level of accessibility of the obtained average 67.25 or sufficient criteria.
KONTRIBUSI PENDIDIKAN POKDARWIS (KELOMPOK SADAR WISATA) TERHADAP UPAYA PENGEMBANGAN DESA WISATA KANDRI KOTA SEMARANG Farida, Annis; Arifien, Moch.; Putro, Saptono
Edu Geography Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak ___________________________________________________________________ Salah satu upaya untuk mengembangkan desa wisata adalah dengan memberikan pendidikan bagi pokdarwis (kelompok sadar wisata) sebagai tuan rumah. Manfaat pendidikan yang diperoleh anggota pokdarwis diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam upaya pengembangan desa wisata Kandri Kota Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah Pokdarwis Suko Makmur yang berjumlah 175 orang di desa wisata Kandri Kota Semarang. Sampelnya diambil sebesar 20% berjumlah 35 orang diperoleh dengan menggunakan teknik random sampling. Metode pengambilan data dalam penelitian ini adalah dengan teknik kuesioner dan wawancara. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode deskriptif persentase. Berdasarkan persentase perhitungan pendidikan pokdarwis berkontribusi sebesar 79,17% dalam upaya pengembangan desa wisata Kandri ini tegolong dalam kategori tinggi. Abstract ___________________________________________________________________ One of the efforts to develop the tourism village is to provide education for pokdarwis (a group of conscious tour) as a stakeholder. Education benefits that accrue to members of pokdarwis expected to contribute in the efforts of the development of village tourism Kandri Semarang. The population in this research is Pokdarwis Suko makmur totalling 175 people in the tourist village Kandri Semarang. Samples taken by 20% totalling 35 people obtained using random sampling techniques. Data retrieval method in this research is by questionnaire and interview techniques. This research type is quantitative descriptive method percentage. Based on the percentage calculations account for pokdarwis education 79.17% in the development effort of tourist villages Kandri belonged in high category.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abda Abda Ali Djamhuri Alif Purwoko, Alif Amita Sri Devi, Amita Sri Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Ananto Aji Ananto Aji, Ananto Andi Irwan Benardi Andi Irwan Benardi, Andi Irwan Anisa Ristiyani, Anisa Apik Budi Santoso Ariyani Indrayati Astutik, Erna Puji Berliana, Arla Janitra Budi Nur Sidiq, Wahid Akhsin Devy Monica, Devy Dewi, Aliffina Yulianoor Rinto Dewi, Fransiska Novita Dina Widya Erista, Dina Widya Dwi Amri Wibowo, Dwi Amri Dwi Jatmiko, Dwi Erni Suharini Farida, Annis Farida, Annis Hariyanto HARIYANTO HARIYANTO Hary, Kurniawan Indra Heri Tjahjono Hisnindarsyah, Hisnindarsyah I KETUT TIRKA NANDAKA Juhadi Juhadi Khomang Sukmana, Khomang Kukuh Indarto, Kukuh Leandra, Rafa Elysia Lukman Hakim M. Nurropik, M. Nurropik Maharani, Evanita Maharani, Evanita Moch. Arifien, Moch. Muh Sholeh Muhammad Rivai Naryatmojo, Deby Luriawati Nasichah, Almaulida Dianatun Nasichah, Almaulida Dianatun Novia Retno Ningsih, Novia Retno Novida Muslimmah, Novida Nur Amaliawati, Nur NUR FAUZIYAH Nurul Arofah, Nurul Nuryani, Marsha Wulan Prameswari, Andina Ahya Prasanta, Arsi Surya Prasanta, Arsi Surya Prasetya, Nadya Riski Prasetya, Nadya Riski Puji Hardati Puji, Hardati Puji, Hardati Purnomo, Susetyo Hadi Rachmasari, Danvie Rahma Hayati Rahma Hayati Rahmajati , Jaka Putra Rahmat, Chairul Rianandini, Prisca Anindya Rima Dipahada, Rima Risaldo, Hendi Ristanti, Safira Rizal Ichsan Syah Putra, Rizal Ichsan Rofiatul, Ulya Meiliana Romantika, Shinta Ronald Pratama Adiwinoto Safitri Nur Rahmi, Safitri Nur Satwika, Susetya Wicaksono Satyanta Parman Shintasiwi, Fitri Amalia Shohibbudin Shohibbudin, Shohibbudin Simbolon, Andri Sumihar Sriyanto Sriyanto Sriyanto Sriyono Sriyono Sriyono Sriyono Sriyono Sriyono Sulistiawan, Fani Sunarko Sunarko Sutardji Sutardji Suyana Suyana, Suyana Syadiah, Dea Halimatus Syadiah, Dea Halimatus Tjaturahono Budi Sanjoto Tri Wahyu Sarwiyata Tukidi Tukidi, Tukidi Ulia, Nafi’atul Ulia, Nafi’atul Wahid Akhsin Budi Nur Sidiq, Wahid Akhsin Budi Nur WAHYU SETYANINGSIH Wahyu Setyaningsih Wasino Wasino Wijaya, Rike Andy Wimas Hasan Febrianto Wimas Hasan Febrianto, Wimas Hasan Yametis, Joshua Vincent Gerar Yoga Yuniadi