Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Evaluasi Kesiapan Mengajar Mahasiswa Calon Guru Madrasah Ibtidaiyah Kota Sorong Melalui Lesson Study Afifi, Erwinestri Hanidar Nur; Rabiudin, Rabiudin; Komayanti, Komayanti
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2813

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan, kesulitan, dan mengevaluasi pengajaran yang dilakukan mahasiswa PGMI sebagai calon guru madrasah ibtidaiyah Kota Sorong. Melalui perkuliahan microteaching selama satu semester, mahasiswa di bekali perkuliahan berbasis lesson study sebagai bentuk peningkatan kesiapan mengajar. Lesson study yang dilakukan memiliki tiga tahap yakni fase plan, do, dan see. Peneliitian ini merupakan penelitian kelas dengan metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan pada kelas PGMI semester 6 IAIN Sorong berjumlah 10 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki tingkat kesulitan pengajaran berbeda antara individu. Kesiapan pengajaran yang dimiliki mahasiswa cenderung meningkat dengan rerata 84% setelah melakukan kegiatan lesson study. Meningkatnya keterlaksanaan pembelajaran pada setiap pertemuan menunjukkan bahwa pembelajaran yang dilakukan oleh mahasiswa calon guru semakin baik. Rerata kemampuan kognitif siswa juga cenderung mengalami peningkatan dengan nilai rerata pada sepuluh pertemuan sebesar 79.50. Evaluasi hasil mengajar mahasiswa menunjukkan bahwa masih perlu dilakukan peguatan khususnya konsep dasar materi ajar sebagai langkah perbaikan kompetensi yang dimiliki mahasiswa calon guru madrasah ibtidaiyah.
Strengthening Students' Career Interest in STEM Fields through Career Seminars Rabiudin; Darmawan, Andri; Widyastuti, Tiara
Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian dan Pendampingan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Al-Khidmah: Jurnal Pengabdian dan Pendampingan Masyarakat
Publisher : LPPM IAIN Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/al-khidmah.v4i1.1402

Abstract

High school students' interest in careers in science and engineering tends to be low, especially in certain regions such as Papua. This can hinder human resource development and the development of the region. This activity aims to educate students to be able to pursue a career in science and technology. In addition, this activity is also intended to evaluate the effectiveness of a career seminar in increasing high school students' interest in working in science and engineering. The career seminar activity was carried out by presenting presentations from speakers accompanied by discussion sessions and interactions with participants. Surveys and interviews were used to collect data before and after the event to measure changes in student interest. This seminar succeeded in increasing student interest in studying and pursuing careers in science and engineering. The data showed a significant increase in students' understanding of career opportunities and their role in regional development. Because of its benefits, it is recommended that similar activities be carried out periodically and involve more parties, such as local industries and universities, to provide broader and deeper insights to students.
HUBUNGAN ANTARA MINAT BACA DENGAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MAHASISWA FAKULTAS TARBIYAH Munira, Munira; Agus Yudiawan; Rabiudin Rabiudin
JIP: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2025): Maret
Publisher : CV. Adiba Aisha Amira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is based on the importance of reading interest and communication skills among students of the Faculty of Tarbiyah at IAIN Sorong. The purpose of this research is to 1) determine the reading interest of students, 2) determine the communication skills of students, and 3) determine the relationship between reading interest and communication skills of students at the Faculty of Tarbiyah, IAIN Sorong. This research uses a correlational quantitative method. The population used was 279, and by using Stratified Random Sampling, a sample of 164 was taken. Data collection techniques used questionnaires, interviews, and documentation, for validity testing using Product Moment, while reliability testing used Alpha Cronbach. Data analysis uses descriptive analysis and parametric statistical techniques. The results of the descriptive analysis show that students' reading interest falls into the low category at 59.76%, and students' communication skills also fall into the low category at 53.66%. The results of the statistical analysis using the product moment correlation technique obtained values of 0.305 and 0.152, at a significance level of 5% (>), thus the alternative hypothesis (Ha) is accepted and the null hypothesis (Ho) is rejected. It can be concluded that there is a positive and significant relationship between reading interest and communication skills among students of the Faculty of Tarbiyah at IAIN Sorong, meaning that if students have a good reading interest, it is likely that they will also have good communication skills. The implications of this research indicate that the Faculty of Tarbiyah at IAIN Sorong needs to enhance students' reading interest, as reading interest is closely related to students' communication skills.
ANALISIS KEMAMPUAN GURU DALAM MENGINTEGRASIKAN MATERI AJAR DENGAN KEBUTUHAN BELAJAR PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR Julianti Putri; Rabiudin, Rabiudin; Agus Yudiawan
JIP: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2025): Maret
Publisher : CV. Adiba Aisha Amira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study analyzes teachers' ability to integrate Indonesian teaching materials with the learning needs of fifth-grade students at MI Quba Kota Sorong. The research utilized a qualitative method with a phenomenological approach, conducted from April 22 to July 15, 2024, using observation, interview, and documentation techniques. Data were validated using source triangulation and coding techniques, while data analysis was performed using a qualitative descriptive approach. The results reveal several challenges teachers face in integrating Indonesian teaching materials with students' learning needs, including frequent curriculum changes that reduce teachers' focus on teaching, limited instructional time, ineffective learning strategies, a lack of reading materials for students, and the need for intensive and continuous teacher training. These factors hinder the integration process. Proposed solutions include conducting regular curriculum evaluations to achieve effective teaching with a focus on core materials. The use of read-aloud techniques can help with time management and maintaining student focus. Additionally, findings show that students prefer learning activities that involve games, songs, and pictures, which could serve as a foundation for Indonesian language teaching strategies at MI Quba Kota Sorong. This study recommends providing additional reading facilities and recruiting more teachers to ensure that each subject is taught by a dedicated teacher. The use of the SMART Goals method can help set specific and achievable learning objectives. These findings provide an overview for other SD/MI institutions to streamline their curriculum so that teaching materials better meet students' learning needs.
Penerapan Inquiry-Based Learning dalam Pembelajaran IPA untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Inovatif Peserta Didik Fadila, Fauziah Nur; Husna, Riska Latifatul; Rabiudin, Rabiudin
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 2 (2025): April - Juni 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.2.2025.6085

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada perlunya transformasi model pembelajaran di sekolah dasar Indonesia dari pendekatan konvensional yang menekankan hafalan menuju pendekatan yang mampu menstimulasi kemampuan berpikir kreatif dan inovatif peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki pengaruh Pembelajaran Berbasis Inkuiri (IBL) dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif dan inovatif di kalangan siswa sekolah dasar. Pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimental digunakan. Siswa kelas tiga SD Muhammadiyah 2 Kota Sorong berpartisipasi, dibagi menjadi kelompok eksperimen yang menerima instruksi IBL dan kelompok kontrol yang menerima pengajaran konvensional. Data dikumpulkan menggunakan Tes Torrance Berpikir Kreatif (TTCT) untuk kreativitas dan kuesioner inovasi yang dimodifikasi dan divalidasi. Analisis statistik melibatkan uji-t untuk membandingkan skor rata-rata antara kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mencapai skor yang jauh lebih tinggi dalam pemikiran kreatif dan inovatif dibandingkan dengan kelompok kontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa IBL adalah metode yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Akibatnya, penerapan IBL secara luas dalam pendidikan dasar direkomendasikan untuk menumbuhkan keterampilan penting untuk tantangan masa depan. Keterbatasan penelitian ini meliputi ukuran sampel dan durasi yang terbatas, yang menyarankan penyelidikan yang lebih luas dan jangka panjang untuk penelitian di masa mendatang.
Penggunaan Metode Discovery Learning dalam Kegiatan Praktikum Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Analitis Peserta Didik Sekolah Dasar Wotheysen, Rosmawati; Rabiudin, Rabiudin; Husna, Riska Latifatul
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 3 (2025): Juli - September 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.3.2025.6532

Abstract

Keterampilan berpikir analitis peserta didik sekolah dasar masih rendah karena proses pembelajaran cenderung pasif dan berfokus pada hafalan. Kondisi tersebut menuntut penerapan metode pembelajaran yang dapat melibatkan peserta didik secara aktif agar mampu mengembangkan kemampuan berpikir analitis. Kajian ini bertujuan mengetahui keefektifan metode discovery learning dalam kegiatan praktikum pada mata pelajaran IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial) untuk meningkatkan keterampilan berpikir analitis peserta didik sekolah dasar. Kajian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One-Shot Case Study yang melibatkan 15 peserta didik kelas V SD Inpres 63 Kabupaten Sorong. Kegiatan praktikum dilaksanakan pada topik “sifat-sifat bunyi” melalui eksperimen sederhana dengan alat dan bahan yang mudah dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Instrumen kajian berupa tes keterampilan berpikir analitis yang mengacu pada lima indikator Bloom. Hasil menunjukkan bahwa penerapan metode discovery learning secara signifikan meningkatkan keterampilan berpikir analitis peserta didik, terlihat dari kemampuan mengidentifikasi masalah, menganalisis data, dan menarik kesimpulan logis. Peserta didik juga menjadi lebih aktif serta terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Temuan ini menegaskan bahwa metode discovery learning efektif mendorong keaktifan belajar dan mengembangkan keterampilan berpikir analitis peserta didik pada pembelajaran IPAS di tingkat sekolah dasar.
Penguatan Literasi Sains Masyarakat Melalui Talkshow Kemitraan Taman Baca dan Perpustakaan Kota Sorong Rabiudin, Rabiudin
Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian dan Pendampingan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Al-Khidmah: Jurnal Pengabdian dan Pendampingan Masyarakat
Publisher : LPPM IAIN Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/al-khidmah.v3i2.1273

Abstract

Pengetahuan masyarakat mengenai konsep dan ilmu alam masih cukup terbatas pada cakupan konsep yang diajarkan oleh sekolah formal dan tuturan turunan dari orang tua yang belum dipastikan kebenarannya. Sementara masyarakat menjalani semua aktivitasnya dengan memanfaatkan semua ilmu alam baik fisika, kimia maupun biologi. Sehingga aspek pengetahuan masyarakat terhadap ilmu sains mendesak untuk dioptimalkan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dimaksudkan untuk menguatkan minat baca dan belajar masyarakat terhadap ilmu alam atau ilmu sains dengan memanfaatkan konsep literasi sains postmodern. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk talkshow atau sharing session dengan peserta di mana narasumber menyampaikan materi singkat hingga selesai yang diakhiri dengan tanya jawab dan diskusi. Kegiatan ini diikuti sebanyak 200 peserta yang diprakarsai oleh perpustakaan daerah Kota Sorong. Penulis dalam kegiatan ini berlaku sebagai Narasumber yang diundang untuk membawakan materi yang disertai dengan surat tugas dari pimpinan. Hasil penting kegiatan pengabdian ini adalah masyarakat mulai memahami konsep dan strategi literasi sains postmodern dan penggunaannya dalam aktivitas membaca. Peserta telah mengikuti kegiatan secara antusias hingga akhir kegiatan. Peserta juga  mengalami penguatan minat membaca buku ilmu alam dari 12% menjadi 17,5% peserta berkeinginan untuk menggeluti ilmu sains dengan menggunakan literasi sains postmodern. 
Kemampuan Akuisisi Pengetahuan Rangkaian Listrik Melalui Praktikum menggunakan Tuntunan Video Tutorial Pada Siswa Kelas VI SD Islam Guppi Kota Sorong La Ode, Mardin; Rabiudin, Rabiudin; Hartina, Hartina
SEARCH: Science Education Research Journal Vol. 2 No. 1 (2023): Oktober 2023
Publisher : IAIN Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/search.v2i1.1301

Abstract

Penelitian ini ini dimaksudkan untuk menganalisis kemampuan akusisi pengetahuan praktek siswa melalui penggunaan media pembelajaran buku pedoman praktikum dan video tutorial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif denganteknik pengumupulan data menggunakan lembar observasi kegiatan praktikum. Dengan teknik analisis data menggunakan uji t sebagai metode uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukan perbedaan kemampuan akuisisi pengetahuan siswa dengan menggunakan media pembelajaran yang bervariasi. Fakta ini menunjukan peran krusial media pembelajaran dalam memberikan kontribusi dalam penguatan wawasan siswa. Siswa cenderung menunjukan kemampuan akuisisi pengetahuan yang lebih baik ketika menggunakan video tutorial praktikum. Sedangkan media modul praktikum kurang mendukung dalam menuntun pengetahuan praktik siswa. Hal pokok yang menjadi penyebab perbedaan ini adalah terletak pada kemampuan video tutorial dalam menjelaskan prosedur praktikum secara utuh dengan bahasa yang lebih sederhana. Sehingga siswa hanya mengikuti tahapan kinerja dalam video menjadi keterampilan praktik. Sementara saat menggunakan modul praktikum, siswa kesulitan dalam memahami dan mengartikulasi kalimat dan kata yang menerangkan tahapan dan prosedur praktikum. Kekeliruan dalam analisis makna kata dan kalimat dan modul praktikum menjadi hambatan siswa untuk melakukan praktikum secara tuntas dan tepat sasaran.
Computational Thinking Skills to Solve Kinematics Problems at High Cognitive Level Cases Rabiudin; Afifi, Erwinestri Hanidar Nur; Hastuti, Tiara Widya; Nisa, Dian Choiru
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 12 (2023): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i12.5775

Abstract

Problems of kinematics of rectilinear motion in high-level cognitive level problems often display complexity in their solutions. This research aims to describe the use of computational thinking (CT) methods in helping students solve linear motion kinematics problems designed at a high cognitive level (analysis, evaluation, and creation). This research uses a descriptive quantitative method by using skills observation sheets and analysis of performance results as data collection instruments. The sample was 14 students from the Natural Sciences Tadris study program in introductory physics courses. This research's data analysis technique uses an interpretation of student performance results in solving linear motion kinematics questions at a high cognitive level using the performance stages of the CT method. Significant findings show that the average student cannot solve cases at a high cognitive level using CT skills. Students can only complete and pass the stages of computational thinking skills in the temporary decomposition and abstraction phases but have difficulties in the visualization and design stages at the analysis, evaluation, and creation levels.
Sintesis Keterampilan Guru Mengajar Literasi Sains Melalui Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Rabiudin Rabiudin
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Vol 4 No 1 (2023): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jips.v4i1.1463

Abstract

The objective of this study is to measure teachers' skills in teaching scientific literacy based on High Order Thinking Skills (HOTS). These teaching skills are seen from the planning of learning, preparation of learning media, teaching skills, mastery of teaching materials, and skills for conducting evaluations according to the level of literacy students need intervention, basic, capable, skilled, and need creative space. This study uses an explorative descriptive qualitative method with data collection techniques using observation and in-depth interviews. The sample for this study consisted of 25 teachers at Islamic elementary schools (MI) in Sorong City and Sorong Regency, West Papua. Important research findings show that most teachers are skilled in teaching HOTS-based science literacy at the literacy level need intervention and at the basic level or cognitive level of remembering and understanding but have difficulty teaching at the skillful literacy level and need space for the creation or difficulty teaching at the evaluation and creation level on cognitive review.