Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN OPTIMALISASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DI ERA KURIKULUM MERDEKA UNTUK MENUJU SEKOLAH EFEKTIF Mas, Sitti Roskina; Arwildayanto, Arwildayanto; Arifin, Arifin; Sulkifly, Sulkifly
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.26421

Abstract

Hal yang mendasari untuk melaksanakan workshop pendampingan pembelajaran berdiferensiasi dalam implementasi kurikulum merdeka untuk guru-guru sekolah dasar se-Kabupaten Gorontalo dikarenakan beberapa guru belum dapat mengimplementasikan kurikulum merdeka secara optimal tuntutan dalam penyelenggaraan pembelajaran berdiferensiasi serta belum dapat melaksanakan asesmen awal pembelajaran dan asesmen yang berbasis HOTS. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode Pelatihan dalam bentuk workshop dengan rangkaian kegiatan: 1) persiapan, 2) Pelaksanaan, 3) Evaluasi, 4) Rencana tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan: 1) Hasil Pre Test dan Post Test Kemampuan dalam menyusun Asesment Awal rata-rata nilai yang diperoleh guru pada Pre Test sebesar 67,24%, sedangkan untuk rata-rata nilai yang diperoleh guru pada Post Test sebesar 70,12%. 2) Hasil Pre Test dan Post Test Kemampuan dalam menyusun Asesment Formatif dan Sumatif Pembelajaran menunjukkan perbandingan yaitu 50,6 % berbanding 61,22 %. Hal ini menunjukkan bahwa pemahaman guru mengalami penurunan dalam menyusun Assessment Formatif dan Sumatif yang dibuktikan dengan perbandingan pemahaman guru dalam menyusun Assessment Awal. 3) Hasil Pre Test dan Post Test Kemampuan dalam merancang Assessment berbasis HOTS (higher order thingking skills) dalam pembelajaran menunjukkan adanya penurunan pemahaman guru yang mengikuti workshop hasil Pre Test sebesar 59,6 % dan Post Test sebesar 36,32 %. Hal ini menunjukkan bahwa kemapuan guru dalam melakukan assessment berbasis HOTS (higher order thingking skills) mengalami penurunan yang sangat rendah dibandingkan dengan diagram assessment awal dan assessment formatif dan sumatif
Upaya Pencegahan dan Penanganan Bullying melalui Edukasi Budaya Positif di SMPN 1 Wonosari Suking, Arifin; Mas, Sitti Roskina; Sulkifly, Sulkifly; Akadji, Fachrudin; Tolinggi, Margaretha; Yolanda, Sri Mei; Gani, Wawan Iskandar; Sarapia, Nurmila
Jambura Arena Pengabdian Vol 3, No 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jardian.v3i2.35485

Abstract

Bullying is a problem that frequently occurs in school environments and has negative impacts on students’ psychological, social, and academic development. This condition highlights the importance of strengthening a positive school culture as a preventive effort to create a safe and comfortable learning environment. This activity was a community service program aimed at increasing students’ knowledge, understanding, and awareness of the forms, impacts, and prevention strategies of bullying through the reinforcement of positive culture at SMP Negeri 1 Wonosari, Boalemo Regency. The community service methods included interactive lectures, discussions, and educational video screenings involving 49 junior high school students as participants. The evaluation was conducted using simple indicators, including observation of participant engagement, question-and-answer sessions, and individual summary assignments to assess improvements in understanding. The results showed that approximately 85% of participants were actively involved in discussions, 78% of students were able to clearly explain bullying concepts and prevention strategies, and a positive change in students’ attitudes toward rejecting bullying behavior was observed. Overall, this community service activity plays an important role in enhancing students’ awareness and participation in building a safe, inclusive, and positive school culture as a strategic approach to bullying prevention.
Optimizing inclusive human resource management at the laboratory elementary school Besse Marhawati; Arifin Arifin; Sulkifly Sulkifly
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 11 No. 4 (2025): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020256815

Abstract

This study examines the optimization of human resource management (HRM) in an inclusive elementary school at the Laboratory Elementary School of Gorontalo State University, focusing on planning, professional development, performance evaluation, and compensation. Using a qualitative case study, data were collected from principals, regular and special education teachers, administrative staff, and parents through interviews, observations, and document analysis. Findings indicate that HR planning is flexible and data-driven but remains reactive due to limited forecasting and formally trained staff. Professional development strengthens teacher competence through collaborative workshops, yet sustainability depends on integrating programs into school policy. Performance evaluation emphasizes formative feedback but lacks standardized criteria for inclusion-specific competencies, and compensation relies heavily on intrinsic motivation with minimal non-financial recognition. The study highlights that effective inclusive HRM requires systemic alignment across pedagogical, emotional, and institutional domains, balancing professional competence with teacher well-being, and offers practical insights for policy and school-level strategies to sustain inclusive education in the Indonesian context.
Manajemen Risiko Dalam Proyek Pembangunan Fasilitas Sekolah sulkifly; Abelia Darise; Luthfiana Haidari; Sasmitha Nazaria I. Karim; Marini Sasia; Hendro Hendro; Putri Putri
PEDAGOGIKA Vol 15 No 1 (2024): Vol 15 No 1 (2024): April
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/pedagogika.v15i1.4621

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen risiko dalam proyekpembangunan fasilitas sekolah di SMK Negeri 1 Gorontalo yang meliputi tahapan perencanaan,pelaksanaan, dan evaluasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatifdengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap perencanaan, manajemen risiko dilakukanmelalui identifikasi potensi gangguan teknis, lingkungan, manajerial, finansial, serta sosial politik.Analisis risiko dilaksanakan dengan matriks risiko untuk menentukan probabilitas dan dampak,kemudian disusun strategi mitigasi berupa pencegahan, pengurangan dampak, penerimaan, dantransfer risiko. Pada tahap pelaksanaan, strategi mitigasi diterapkan melalui pelatihan pekerja,penggunaan teknologi canggih, kontrak fleksibel, serta transfer risiko kepada pihak ketiga.Evaluasi menunjukkan bahwa manajemen risiko telah berjalan cukup efektif, meskipun responsterhadap perubahan regulasi dan keterlibatan pihak ketiga masih perlu ditingkatkan. Dengandemikian, hasil penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam pengelolaan proyekpembangunan pendidikan, sekaligus memperkaya literatur tentang penerapan manajemen risikopada proyek konstruksi pendidikan di Indonesia.
Sistem Informasi Manajemen Dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Pendidikan Priska Paputungan; Arifin Arifin; Sulkifly Sulkifly
Student Journal of Educational Management VOLUME 6 NOMOR 1 JUNI 2026
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjem.v6i1.4375

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan Sistem Informasi Manajemen (SIM) dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan di MAN Insan Cendekia Gorontalo ditinjau dari lima aspek SERVQUAL: tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif eksplanatori dengan 100 siswa sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner Skala Likert, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan kelima aspek berada pada kategori puas dengan rata-rata persentase: tangible 85,77%, reliability 85,03%, responsiveness 84,73% (terendah), assurance 86,37% (tertinggi), dan empathy 85,30%. Temuan ini mengindikasikan bahwa SIM di MAN IC Gorontalo telah berjalan efektif dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan. Namun, masih terdapat kelemahan pada aspek responsiveness dan reliability, terutama terkait pembaruan informasi berkala dan ketepatan waktu penyelesaian layanan yang perlu menjadi prioritas perbaikan madrasah.
Strategy for Implementing Cooperative Professional Development Supervision in Improving the Quality of Teacher Learning Sasgita Idris Soi; Besse Marhawati; Sulkifly Sulkifly
PEDAGOGIKA Vol 17 No 1 (2026): Vol 17 No 1 2026: April
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/pedagogika.v17i1.4840

Abstract

This study aims to describe the Cooperative Professional Development (CPD) supervision strategy through clinical coaching to improve the quality of teacher learning at SMAN 1 Bonepantai . This study uses a qualitative approach with a case study method. Data were collected through interviews, observations, and documentation with the principal, vice principal of the curriculum, and teachers participating in the clinical coaching. Then, they were analyzed interactively through the stages of collection, condensation, presentation, and conclusion drawing. The results show that the CPD supervision strategy was implemented through four stages: pre-observation, classroom observation, post-observation, and follow-up. The pre-observation stage involved discussions between teachers and the principal to determine the objectives, methods, media, and focus of learning development. Classroom observations were conducted collaboratively and supportively, emphasizing student engagement, classroom management, and the use of learning media. Post-observation provided space for reflection and constructive feedback, while follow-up was carried out through learning communities and the Teacher Learning Program. The impact of this strategy was seen in improved teaching practices, method innovation, more active student involvement, and a conducive and interactive classroom atmosphere. Overall, CPD supervision through clinical coaching effectively builds a reflective and collaborative culture and improves the quality of learning in a student-centered manner.
Teacher Strategies In Managing Digital-Based Learning Abd Rahman Lasindrang; Warni Tune Sumar; Sulkifly Sulkifly
PEDAGOGIKA Vol 17 No 1 (2026): Vol 17 No 1 2026: April
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/pedagogika.v17i1.4843

Abstract

This study aims to describe teachers' strategies in managing digital-based learning at SDN 90 Sipatana, Gorontalo City. This study uses a qualitative approach with a descriptive research type. Data collection techniques are carried out through observation, interviews, and documentation. Data analysis is carried out through data reduction, data presentation, and drawing conclusions, while the validity of the data is tested through triangulation of sources and techniques. The results of the study indicate that teachers' strategies in managing learning at SDN are implemented through three main stages, namely planning, implementation, and evaluation of learning integrated with the use of digital technology. In the planning stage, teachers prepare learning by referring to the Learning Outcomes (CP) in the Independent Curriculum. In this process, teachers utilize digital platforms such as Canva to design interesting teaching media, as well as YouTube as a reference source for learning materials. In the implementation stage, teachers apply flexible learning by adjusting to the conditions and needs of students. The strategy used involves the use of various digital media, especially learning videos from YouTube to help understand concepts visually. In addition, teachers also use technological devices such as laptops, LCD (projectors) and PID (Digital Interactive Boards) to increase student interaction and involvement in the learning process. Meanwhile, the evaluation of digital-based varied and adapted to student needs. learning at SDN 90 Sipatana was carried out through various forms of assessment that The assessment sued included digital-based interactive quizzes. The research findings show that teacher strategies are able to create interactive, adaptive, and student-centered learning despite limited infrastructure.
Manajemen Strategis Dalam Pencapaian Standar Mutu Rapor Pendidikan Rianto Dude; Ferawati Gobel; Nibras Qurol ‘Aini Potiua; Sri Larastia Gaib; Sheila Putri Nuraisya; Sulkifly Sulkifly
Jambura Journal of Educational Management VOLUME 4 NOMOR 1 MARET 2023
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jjem.v4i1.4553

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen strategis mutu pendidikan di SD Katolik Santa Maria Gorontalo. Penelitian ini menunjukkan bahwa sekolah telah melaksanakan perencanaan strategis berbasis rapor pendidikan secara terstruktur dan sistematis. Strategi yang dirancang meliputi penguatan literasi dan numerasi, peningkatan kompetensi guru, penyediaan sarana pembelajaran, serta pelaksanaan asesmen formatif dan sumatif yang selaras dengan empat standar utama mutu pendidikan. Proses perencanaan dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan kepala sekolah, guru, yayasan, komite sekolah, dan orang tua. Meskipun demikian, implementasi strategi masih menghadapi sejumlah kendala, antara lain keterbatasan sarana dan prasarana, adaptasi terhadap Kurikulum Merdeka, dinamika perubahan regulasi, serta keterbatasan sumber daya manusia. Secara umum, strategi yang diterapkan menunjukkan tingkat efektivitas yang cukup signifikan dengan capaian pelaksanaan sekitar 70–80% dari rencana yang telah ditetapkan. Hal ini tercermin dari peningkatan prestasi akademik dan non-akademik, keaktifan siswa dalam pembelajaran, partisipasi dalam berbagai lomba, serta penguatan sikap religius dan sosial. Keberhasilan tersebut didukung oleh peran strategis kepala sekolah dalam menyusun dokumen perencanaan, memimpin pelaksanaan program, melakukan supervisi pembelajaran, serta membangun budaya evaluatif dan komunikasi yang kolaboratif di lingkungan sekolah.
Penguatan Self Awareness Guru Dalam Pembelajaran Melalui Pelaksanaan Supervisi Besse Marhawati; Nina Lamatenggo; Darmawan Thalib; Sulkifly Sulkifly; Nurul Aini
ABDI SABHA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 7 No. 2 (2026): Juni
Publisher : CERED Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/jas.v7i2.1583

Abstract

This community service program aims to enhance teachers’ understanding of self-awareness as a foundation for professional development, build collective awareness that academic supervision is a constructive form of professional guidance, equip teachers with reflective skills in teaching practices, and strengthen the role of principals as educational supervisors. The program was conducted at SDN 2 Tibawa, Tibawa District, Gorontalo Regency. The methods included socialization, mentoring, and collaborative academic supervision through both group and individual approaches. The results indicate that teachers’ understanding of the importance of self-awareness has improved, teachers increasingly perceive supervision as a constructive professional development process, and they have developed reflective abilities in planning, implementing, and evaluating learning. Additionally, the role of the principal as a supervisor has become more effective through collaboration with senior teachers in supporting continuous teacher competency development. Therefore, this program contributes to improving the quality of teaching and strengthening the academic supervision system in primary schools
Implementasi Pendidikan Kewirausahaan dalam Membentuk Jiwa Wirausaha Siswa Sekolah Menengah Inda Yunita Adam; Sitti Roskina Mas; Sulkifly Sulkifly
Student Journal of Educational Management VOLUME 6 NOMOR 1 JUNI 2026
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjem.v6i1.3274

Abstract

Pendidikan kewirausahaan di SMK Negeri 2 Gorontalo diterapkan untuk membentuk jiwa wirausaha siswa, namun masih ditemukan siswa dengan jiwa wirausaha yang rendah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pendidikan kewirausahaan dalam membentuk percaya diri, kreativitas, kerja sama, kemandirian, dan kepemimpinan siswa. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan populasi 96 siswa dan sampel 79 responden (rumus Taro Yamane). Pengumpulan data melalui observasi, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan persentase percaya diri 85,0% (tinggi), kreativitas 87,2% (tinggi), kerja sama 88,9% (tinggi), kemandirian 86,1% (tinggi), dan kepemimpinan 85,3% (tinggi), dengan rata-rata keseluruhan 86,5% (kriteria tinggi). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan kewirausahaan di SMK Negeri 2 Gorontalo efektif membentuk jiwa wirausaha siswa. Disarankan bagi kepala sekolah, guru, dan siswa untuk terus mengembangkan program dan potensi kewirausahaan.