Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

SURVEI PERKEMBANGAN PERMAINAN SEPAK BOLA PADA CLUB SAMUDRA FC DI KECAMATAN TOLINGGULA Tuna, Sofyan; Pomatahu, Aisah R.; Tumaloto, Ella H.; Kadir, Sulasikin Sahdi; Ilham, Al
Jambura Arena of Physical Education and Sports Vol 2, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/japes.v2i2.23782

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah Mendeskripsikan secara jelas mengenai perkembangan Permainan Sepak Bola Pada Club Samudra FC di Kecamatan Tolinggula Kabupaten Gorontalo Utara. Metode penelitian ini menggunakan metode survei.  Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraikan pada tabel sebelumnya, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : Awalnya Klub ini didirikan pada tahun 2010 dengan nama Klub Rawal kemudian berubah menjadi Predator dan pada tahun 2017 beralih nama menjadi Samudra FC hingga kini. Pendiri Klub Samudra FC tersebut adalah Bapak Rahmat Diko. Namun secara resminya Klub Samudra FC terbentuk pada tahun 2017. Pelatih yang dimiliki oleh klub Samudra FC adalah seorang yang kompeten dalam bidang olahraga sepak bola. Selain menjadi pelatih sepak bola, pelatih juga menjadi teman dari para atlet-atle di klub Samudra FC tersebut serta menjadi motivator yang baik untuk mereka. Prestasi yang dimiliki oleh klub Samudra FC setiap kompetisi berbeda-beda. Prestasi klub Samudra FC ini dipengaruhi oleh atlet-atlet yang berkualitas dan ada hubungannya juga dengan adanya dana yang dimiliki oleh klub Samudra FC. Kata Kunci: Survei, Perkembangan, Permainan Sepak Bola  ABSTRACT The research aimed to provide a clear description of the development of football games at Samudra FC Club in Tolinggula Subdistrict, North Gorontalo Regency. The research method used in this study was a survey. Based on the research results outlined in the previous table, the following conclusions can be drawn: The club was initially established in 2010 with the name Klub Rawal, then changed to Predator, and in 2017, it was renamed Samudra FC, which continues to be its name to date. The founder of Samudra FC Club is Mr. Rahmat Diko, but officially, the club was formed in 2017. The coach of Samudra FC Club is competent in the field of football sports. In addition to being a football coach, the coach also acts as a friend to the athletes in the Samudra FC club and serves as a good motivator for them. The achievements of Samudra FC Club vary in each competition, influenced by the quality of athletes and the financial resources available to the club. Keywords: Survey, Development, Football Games.
PENERAPAN KOOPERATIF THINK-PAIR-SHARE TERHADAP PASSING DENGAN KAKI BAGIAN DALAM PADA PERMAINAN SEPAKBOLA Saipi, Ronaldi; Ruslan, Ruslan; Tumaloto, Ella H.; Ikhsan, Haerul; Hidayat, Joni Taufik
Jambura Arena of Physical Education and Sports Vol 2, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/japes.v2i2.23735

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Mananggu dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahapan, yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan interpretasi, dan (4) analisis dan refleksi. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan dan pembahasan yang telah diungkapkan pada pembahasan sebelumnya, diperoleh simpulan bahwa: Pembelajaran melalui model pembelajaran kooperatif tipe think pair share, dapat meningkatkan hasil belajar passing dengan kaki bagian dalam pada permainan sepak bola pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Mananggu. Dari hasil analisis yang diperoleh peningkatan yang signifikan dari siklus I dan siklus II. Hasil belajar passing dengan kaki bagian dalam pada permainan sepak bola pada observasi awal dengan rata-rata 50,79 meningkat menjadi 70,23 pada siklus I dengan jumlah siswa 18 orang. Pada siklus II terjadi peningkatan hasil belajar siswa sebesar 80,04. Kata Kunci: Passing Dengan Kaki Bagian Dalam, Permainan Sepak Bola, Think-Pair-Share  ABSTRACT This research is conducted using the classroom action research method. The classroom action research on class VIII students of SMP Negeri 1 Mananggu is carried out in two cycles. Each cycle consisted of four stages; (1) planning, (2) implementation, (3) observation and interpretation, and (4) analysis and reflection. Based on the data analysis and the discussion, it is concluded that: The implementation of the think-pair-share type of the cooperative learning model can improve the learning outcomes of inside foot passing in football for class VIII students at SMP Negeri 1 Mananggu. Based on the results, a significant improvement was obtained from cycle I and II. In the initial observation, the learning outcome was obtained with an average of 50.79 and was increased to 70.23 in cycle I with a total of 18 students. Furthermore, In cycle II there was an increase in student learning outcomes by 80.04. Keywords: Inside Foot Passing, Football, Think-Pair-Share
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SHOOTING SEPAK BOLA DENGAN PUNGGUNG KAKI MELALUI METODE PEMBELAJARAN MODELING Suleman, Wawan S.; Datau, Suriyadi; Tumaloto, Ella H.; Pakaya, Rosbin; Kadir, Sulasikin Sahdi
Jambura Arena of Physical Education and Sports Vol 2, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/japes.v2i2.23766

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tapa. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, diperoleh kesimpulan sebagai berikut, Peningkatan kualitas berupa proses pembelajaran dan juga kemampuan melakukan gerak dasar shooting sepak bola yang dapat dilihat dari hasil belajar siswa yang mengalami peningkatan dari sebelum tindakan hingga akhir siklus terakhir, dalam penelitian ini adalah akhir siklus II. Sebelum pelaksanaan tindakan, siswa yang berhasil tuntas menurut kriteria ketuntasan minimal dengan nilai 75 untuk hasil belajar shooting sepak bola tidak ada. Setelah diberi perlakuan berupa penerapan metode pembelajaran modeling, maka didapat nilai pada akhir siklus I yaitu siswa yang berhasil tuntas meningkat menjadi 6 siswa atau sebesar 24%. Titik tertinggi peningkatan hasil belajar shooting sepak bola pada penelitian ini adalah pada akhir siklus II, dimana hasil belajar siswa telah melebihi target indikator keberhasilan siswa yang telah ditetapkan. Siswa yang mampu mencapai kriteria ketuntasan minimal sebanyak 21 siswa atau sebesar 84%. Dengan demikian, penelitian tindakan kelas yang telah dilakukan pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tapa dalam upaya  meningkatkan meningkatkan hasil belajar shooting sepak bola dengan menerapkan metode pembelajaran modeling telah berhasil meningkatkan hasil belajar shooting sepak bola. Kata Kunci: Shooting, Permainan Sepak Bola, Metode Pembelajaran Modeling ABSTRACTThis study used the Classroom Action Research (CAR) method. The classroom Action Research was conducted on students in grade VIII  at SMP Negeri 1 Tapa. Based on the results of data analysis and discussion, the following conclusions were obtained. Improvement in quality, including the learning process and the ability to perform basic soccer shooting movements, can be seen from the improved learning outcomes of students from before the action to the end of the last cycle, in this case, the end of Cycle II. Before the implementation of the action, there were no students who successfully met the minimum completeness criteria with a score of 75 for soccer shooting learning outcomes. After being treated with the application of the modeling learning method, the number of students who successfully met the criteria increased to 6 students or 24% at the end of Cycle I. The highest point of improvement in soccer shooting learning outcomes in this study was at the end of Cycle II, where the students' learning outcomes exceeded the target success indicators set. Students who were able to achieve the minimum completeness criteria were 21 students or 84%. Thus, the classroom action research conducted on eighth-grade students at SMP Negeri 1 Tapa in an effort to improve the learning outcomes of soccer shooting by applying the modeling learning method has successfully improved the learning outcomes of soccer shooting. Keywords: Shooting, Soccer Game, Modeling Learning Method
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PASSING BAWAH PADA PERMAINAN BOLA VOLI MELALUI METODE EXPLICIT INTRUCTION Ruslan, Ruslan; Tumaloto, Ella H.; Syam, Asry; Buhang, Aditya Indrawansyah
Jambura Arena of Physical Education and Sports Vol 2, No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/japes.v2i1.21327

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peningkatan teknik dasar passing bawah dalam permaianan Bolavoli dan untuk meningkatkan teknik dasar passing bawah dalam permaianan Bolavoli pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Telaga melalui metode Explicit Intruction. Metode yang digunakan adalah penelitian Tindakan kelas. Hasil belajar Passing Bawah dalam  Permainan  Bola  Voli  di  Kelas  VII    SMP  Negeri  1  Telaga  dapat ditingkatkan melalui penerapan metode Explicit Instruction dengan perolehan hasil tes kemampuan siswa dimana pada pelaksanaan kegiatan Pra Siklus diperoleh hasil dimana dari 31 orang siswa terdapat sebanyak 21 orang siswa atau 67.74% memperoleh nilai dibawah standar KKM yang telah ditentukan oleh sekolah dengan kategori “Kurang”, 9 orang siswa atau 29.0% memperoleh kategori “Cukup”, dan 1 orang siswa atau 3,22% memperoleh kategori “Baik”, dengan perolehan nilai  rata-rata klasikal sebesar 52,90% sehingga dipandang perlu di terapkan metode  Explicit  Instruction  dalam  pembelajaran  dan  dilanjutkan  pada kegiatan Siklus I. Pelaksanaan  kegiatan  siklus  I  diperoleh  terdapat  11  orang  siswa  atau 35,49% memperoleh nilai dengan kategori “Cukup”, 18 orang siswa atau 58,1% memperoleh nilai dengan kategori “Baik”, dan 2 orang siswa atau 6,46% memperoleh kategori “Sangat Baik” dengan dengan perolehan nilai rata-rata klasikal sebesar 67,42%, namun belum dapat mencapai indikator kinerja yang ditetapkan sehingga kegiatan pembelajaran perlu dilanjutkan kesiklus II. Dan pada pelaksanaan siklus II diperoleh sebanyak 30 orang atau 96,8% sudah bisa melakukan latihan passing bawah permainan bola voli dan 1 orang atau 3,22% yang dinyatakan belum bisa melakukan latihan passing bawah permainan bola voli dengan perolehan nilai klasikal sebesar 86,13% dan telah memenuhi Indikator Kinerja yang ditentukan sebesar 85% sehingga dapat diartikan kegiatan pembelajaran tidak perlu dilanjutkan kesiklus III dan dinyatakan selesai.
PENGEMBANGAN SENAM KREASI DAERAH MELALUI PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL (TIK-TOK DAN YOUTUBE KIDS) Tumaloto, Ella H; Lasimpala, Andika; Misnaidi, Dedi
Jambura Arena of Physical Education and Sports Vol 1, No 1 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/japes.v1i1.16626

Abstract

Senam kreasi merupakan senam yang diciptakan dari kreatifitas pencipta senam dengan memadukan unsur olahraga dan unsur-unsur lain, seperti unsur budaya dan unsur tari. Melalui senam kreasi ini anak dapat menggerakkan seluruh anggota badannya dan juga dapat mengenal unsur budaya daerah. Senam kreasi daerah (Bungo Jeumpa dan Butaku Kosuai) merupakan senam kreasi daerah yang diadopsi dari gerakan tari asal daerah Aceh dan tari asal daerah Toli-Toli (Sulawesi Tengah) melalui media sosial yaitu tik-tok dan youtube kids. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah RD dengan model ADDIE serta menggunakan dua anilisis teknik pengumpulan data yaitu secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil rekapan dari uji hipotesis dari aspek kognitif, aspek  psikomotor, dan aspek afektif pada senam kreasi daerah dengan syarat Berdasarkan kriteria pengujian pada senam kreasi daerah Bungo Jeumpa bahwa tolak Ho ; jika thitung ttabel (28,53;Aspek Kognitif 30,63;Aspek Psikomotor dan 31,79;Aspek Afektif)  lebih besar dari 1,72 pada α = 0,05; n-1 (22-1=21), sedangkan untuk untuk senam kreasi Bungo Jeumpa (31,99;Aspek Kognitif 32,68;Aspek Psikomotor dan 20,91;Aspek Afektif) lebih besar dari 1,90 pada α = 0,05; n-1 (20-1=19) oleh karena itu hipotesis alternatif atau Ha dapat diterima karena harga t hitung telah berada diluar daerah penerimaan Ho (Hipotesis Nol), sehingga dapat dinyatakan bahwa pengembangan senam kreasi daerah dengan mengunakan media sosial di SDN 3 Tilango dan SDN 70 Kota Tengah dapat diterima dan digunakan pada proses pembelajaran PJOK.Creative gymnastics is gymnastics created from the creativity of gymnastics creators by combining sports elements and other elements, such as cultural elements and dance elements. Through this creative exercise, children can move all their limbs and can also get to know elements of regional culture. Regionally created gymnastics (Bungo Jeumpa and Butaku Kocustom) are regionally created gymnastics adopted from dance movements from the Aceh region and dances from the Toli-Toli region (Central Sulawesi) through social media, namely tik-tok and youtube kids. The method used in this research is RD with the ADDIE model and uses two data collection techniques analysis, namely qualitatively and quantitatively. The recap results of hypothesis testing from cognitive, psychomotor, and affective aspects of regional creative gymnastics with the condition that based on the test criteria on Bungo Jeumpa's creative gymnastics, reject Ho; if tcount ttable (28.53; Cognitive Aspect 30.63; Psychomotor Aspect and 31.79; Affective Aspect) is greater than 1.72 at = 0.05; n-1 (22-1=21), while for Bungo Jeumpa's creative exercise (31.99; Cognitive Aspect 32.68; Psychomotor Aspect and 20.91; Affective Aspect) is greater than 1.90 at = 0, 05; n-1 (20-1=19) therefore the alternative hypothesis or Ha can be accepted because the t-count price is outside the Ho acceptance area (Nil Hypothesis), so it can be stated that the development of regional creative gymnastics using social media at SDN 3 Tilango and SDN 70 Kota Tengah can be accepted and used in the Phyisical Education learning process.
Edukasi Penggunaan Media Pembelajaran Pendidikan Jasmani Berbasis Augmented Reality Tumaloto, Ella H; Ilham, Al; Bernanda Rizky, Oddie; Datau, Suriyadi
Lamahu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Vol 3, No 2: August 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/ljpmt.v3i2.26862

Abstract

More facilities and infrastructure are needed to improve Physical Education learning in schools. This community service activity aims to overcome this problem at SMAN 1 Dulupi, Boalemo Regency, through education of Penjas learning media based on augmented reality. This activity is designed to provide basic understanding and training in using augmented reality learning media so that the learning process can run effectively despite limited facilities. The methods used in this activity include participatory education and direct assistance. Evaluation is carried out by measuring students' understanding of augmented reality technology and their practical skills. The activity results showed that 96% of participants understood augmented reality technology, and 100% knew how to use augmented reality-based learning media. This activity is expected to encourage the government to develop programs that support integrating technology into learning to facilitate students' understanding.
PEMBINAAN PEMAIN DALAM MENGIKUTI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER BOLA VOLI DI UNIVED BENGKULU Personi, Megi; Syaputra, Roni; Apriansyah, Dolly; Hidayat, Joni Taufik; Ilham, Al; Putra, Muarif Arhas; Isnanto, Juni; Tumaloto, Ella H.; Datau, Suriyadi; Ruslan, Ruslan; Kadir, Sulasikin Sahdi; Amri, Muhammad Lutfi Faisal
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.29655

Abstract

Olahraga bolavoli adalah olahraga yang dimainkan oleh dua tim dalam setiap lapangan dengan dipisahkan oleh sebuah net. Tujuan dari permainan bolavoli adalah melewatkan bola diatas net agar dapat jatuh menyentuh lantai lawan. Manajemen pembinaan merupakan salah satu faktor penting dalam perkembangan suatu tim bolavoli, karena berkembang tidaknya olahraga itu tergantung pada manajemen pembinaan itu sendi. Sebuah keuntungan memiliki seoranb pelatih yang berkompeten memiliki pengalaman dan wawasan yang luas dibidang olahraga bolavoli menjadikan program latihan yang dijalankan menjadi terarah dan dapat bejalan pada jalanya. tugas utama dari seorang pelatih adalah membina dan mengembangkan bakat atlet untuk direaalisasi ke mutu prestasi maksimal dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. serta seorang pelatih yang baik itu harus mempunyai kewibawaan sebagai seorang pelatih serta memounyai motivasi untuk kemajuan klub serta atlet-atletnya.
PENGARUH LATIHAN RESISTANCE BAND TERHADAP KEMAMPUAN SHOOTING DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA PADA SISWA KELAS VIII DI MTS MUHAMMADIYAH KABILA Abdullah, Fikaryanto; Ruslan, Ruslan; Tumaloto, Ella H.
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.26903

Abstract

Hipotesis penelitian sebagai berikut: “terdapat pengaruh latihan Resistance Band terhadap kemampuan shooting dalam permainan sepak bola pada siswa kelas VIII di MTs Muhammadiyah Kabila”. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah “One-Group Pretest-Posttest Design”. Berdasarkan hasil penelitian di peroleh pengaruh latihan resistance band terhadap kemampuan shooting dalam permainan sepak bola pada siswa kelas VIII MTs Muhammadiyah Kabila. Tes awal = 95 sedangkan jumlah keseluruhan tes akhir = 191. Disimpulkan bahwa: Dari hasil MD tes awal dan tes akhir penelitian mempunyai thitung adalah 11,845 sehingga dapat disimpulkan adanya pengaruh latihan resistance band terhadap kemampuan shooting dalam permainan sepak bola pada masing-masing siswa kelas VIII di MTs Muhammadiyah Kabila, dikarenakan thitung lebih besar dari pada ttabel, dengan nilai 11,845 < 1,745. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan “Adanya pengaruh yang signifikan pada latihan resistance band terhadap peningkatan kemampuan shooting dalam permainan sepak bola pada siswa kelas VIII di MTs Muhammadiyah Kabila”.
Developing sports tourism based on local wisdom in Gorontalo: Potentials, challenges, and strategic directions Pakaya, Rosbin; Datau, Suriyadi; Tumaloto, Ella H; Kadir, Sulasikin Sahdi; Aliriad, Hilmy
Journal Sport Area Vol 10 No 3 (2025): December
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/sportarea.2025.vol10(3).22110

Abstract

Background: Sports tourism based on local wisdom offers an alternative approach to tourism development that strengthens cultural identity and enhances destination uniqueness. However, research that explicitly integrates sports tourism with local wisdom—particularly in Gorontalo—remains limited, creating a gap in understanding how traditional cultural practices can be incorporated into sports tourism strategies. Objectives: This study aims to examine the potential benefits and challenges of developing sports tourism grounded in local wisdom. Methods: An exploratory qualitative approach was employed, in-depth interviews were conducted with a number of informants (n = 18), observations, documentation reviews, and focus group discussions (FGDs) with three key stakeholder groups: local communities, local government institutions, and tourism industry actors. Data were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman and validated through source and methodological triangulation. Findings/Results: Qualitative findings reveal that Gorontalo people continue to preserve cultural traditions such as bowling balls, boat racing, and lumense dance which is the main attraction of sports tourism. The region's strengths include its rich cultural heritage, natural resources suitable for outdoor sports, and active community participation. However, development is hindered by limited infrastructure, weak promotional efforts, and insufficient financial support. Conclusion: Strategic development requires cross-sector collaboration, strengthened community capacity, and innovation in sports-tourism products rooted in local wisdom. Practically, these insights can guide the creation of inclusive and sustainable tourism initiatives that leverage Gorontalo’s cultural and natural assets.
Edukasi Permainan Tradisional Siswa Sekolah Dasar di SDN 2 Telaga Jaya Ruslan, Ruslan; Datau, Suriyadi; Tumaloto, Ella H; Mile, Sarjan; Daipatimu, Moh Rifki; Laboro, Darmansyah; Tahir, Nanda
-
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jrpi.v3i1.36528

Abstract

The development of digital technology has caused a shift in lifestyle in elementary school-aged children, namely physical activity has begun to be replaced by the use of gadgets. This condition has an impact on the decline in students' literacy skills related to knowledge and gross motor skills. The purpose of this community service activity is to reintroduce and educate traditional games at SDN 2 Telaga Jaya. The method used in this service is participatory education which includes observation, socialization and evaluation. The focus of the games educated includes Kalari, Tenggedi Buawu (Stilts), Jump Rope, and Sack Run. The results of the activity showed a significant increase in aspects of knowledge, skills, and attitudes. Based on the post-test results, students were able to practice game techniques with a better level of balance and dexterity, in addition, this traditional game stimulates social interaction and sportsmanship of students during recess. Traditional game education has proven effective as a fun medium for learning character and physical health. It is recommended for schools to integrate these games into the school's routine agenda to ensure the sustainability of the preservation of local wisdom.