Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Legal Protection of Health Workers in the Task Force for the Acceleration of Handling Covid-19 from a State Administrative Law Point of View Santoso, Aris Prio Agus; Wahyudi, Totok; Rohmah, Safitri Nur; Haryadi, Ary Rachman
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 5, No 2 (2021): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v5i2.1826

Abstract

Article 28D paragraph (1) of the 1945 Constitution states that every person has the right to recognition, guarantee, protection and legal certainty that is just and equal treatment before the law, then Article 57 letter a of Law No. 36 of 2014 concerning Health Personnel also states that health workers in carrying out practices are entitled to obtain legal protection as long as carrying out their duties in accordance with Professional Standards, Professional Service Standards, and Operational Procedure Standards, but in their implementation, legal protection has not been seen to be carried out by office holders.The problem in this study is how the legal protection of health workers in the task force for acceleration of Covid-19 handling and what are the constraints of health workers in obtaining guarantees of occupational safety and health in the task force for acceleration of Covid-19 handling reviewed on administrative law.This research method uses a sociological juridical approach, by collecting data from field studies and literature studies, to find out the legal protection of health workers in the task force for handling Covid-19 acceleration reviewed on administrative law. The data obtained were analyzed qualitatively.Based on the results of the study it was found that health workers get legal protection in the form of supervision and guidance, but the legal protection efforts provided there are still weaknesses because some of the rights of health workers have not been fulfilled. In connection with the provision of occupational safety and health guarantees to health workers there are still several obstacles, including; due to the complicated bureaucracy of the Regional Government, and the uneven distribution of PPE (Personal Protective Equipment). The government, in this case, has not been able to provide maximum legal protection and work health and safety insurance for health workers.
Edukasi dan Latihan Relaksasi Otot Progresif pada Pasien Pre Operasi yang Mengalami Kecemasan Rahmasari, Ikrima; Musta’in, Musta’in; Wahyudi, Totok
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i2.4128

Abstract

Kecemasan pada pasien yang akan menjalani operasi atau pre operasi merupakan suatu respon antisipasi terhadap suat pengalaman yang dianggap pasien sebagai ancaman dalam peran hidup, integritas tubuh, bahkan kehiduan itu sendiri. Pre operasi dapat memicu kecemasan dan stress, bahkan ketika prosedur yang akan dilakukan tergolong operasi inor. Secara psikologis dan fisiologis tingkat kecemasan pasien pre operasi dapat ditandai dengan rasa gelisah, tegang, naiknya tekanan darah dan meningkatnya detak jantung. Beberapa metode yang dapat digunakan untuk mengurangi kecemasan pasien meliputi farmakologi, pendekatan dukungan dan psikoterapi. Teknik utama psikoterapi dalam pengobatan kecemasan adalah melalui relaksasi dan biofeedback. Teknik relaksasi yang digunakan untuk mengurangi kecemasan pada pasien pre operasi adalah relaksasi otot progresif. Tujuan dari kegiatan ini adalah menambah informasi kesehatan khusunya pada pasien pre operasi yang mengalami kecemasan. Metode yang digunakan yaitu dengan memberikan edukasi serta mengajarkan teknik relaksasi otot progresif pada pasien yang mengalami kecemasan. Sebelum diberikan edukasi, pasien dilakukan pengukuran tingkat kecemasan dengan menggunakan lembar kuesioner Amsterdam Pre Operative Anxiety And Information Scale (APAIS), kemudian dilatih melakukan latihan relaksasi otot progresif, selanjutnya di evaluasi tingkat kecemasan pasien dengan enggunakan APAIS. Penyampaian materi tentang latihan pernafasan untuk menurunkan kecemasan pada pasien pre operasi yaitu dengan latihan otot progresif dan mempaktikkan secara langsung cara melakukan latihan otot progresif dapat dilakukan secara mandiri sebelum ataupun setelah tindakan operasi. Dengan demikian, diharapkan para pasien akan mendapatkan peningkatan pemahaman dan cara penanganan yang dapat dilakukan ketika mengalami kecemasan. Kegiatan pengabdiam masyarakat ini berjalan dengan baik dan lancar, serta menghasilkan perubahan yaitu meningkatnya pemahanan pasien tentang kecemasan dan menurunkan tanda vital pada pasien yang mengalami kecemasan saat akan dilakukan tindakan operasi.
EDUKASI KONSEP BERMAIN PADA ANAK GUNA MENINGKATKAN TUMBUH KEMBANG ANAK DI TK KRISTEN STABELAN BANJARSARI SURAKARTA WAHYUDI, TOTOK; Marni; Rahmasari, Ikrima; Kusumaningrum, Putri Nirmala
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 4 No 2 (2024): December
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The community service program aims to improve the understanding of teachers and guardians or parents regarding monitoring growth and development and the concept of play to improve and support the growth and development process in children. By providing education on the concept of play in supporting growth and development in children, it is hoped that the child's growth and development will be good and in accordance with the child's age level. This is also a form of prevention of growth and development disorders in children. The community service team conducted a survey and continued with submitting a permit letter to the Kindergarten and providing invitations to teachers and guardians of children. The activity was continued by providing education which ended with an evaluation of the community service activities. Assistance was carried out by the community service team in play therapy given to children who were divided into 4 groups. The children were very enthusiastic in participating in the activity with various types of games in the form of puzzles, coloring paper with colored sand. The results of this community service show an increase in understanding from teachers and parents or guardians regarding growth and development and the types of games that can support the growth and development process in children. This is supported by a positive response from parents' answers and the enthusiasm of teachers and parents or guardians in participating in the service event until the end.
Efektivitas terapi relaksasi benson terhadap penurunan tekanan darah pada penderita Hipertensi Zaini, Syakila; Irawan. AM, Ady; Wahyudi, Totok
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 01 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v5i1.1557

Abstract

Latar Belakang: Kasus hipertensi di Desa Jetis Kecamatan Bandungan yang terusmeningkat sehingga perlu adanya pemberian terapi non farmakologi untuk penurunan tekanan darah. Upaya penanganan hipertensi dengan terapi obat dan non obat, salah satunya relaksasi benson. Relaksasi benson mudah dilakukan dan tidak menimbulkan efek samping. Tujuan penelitian mengetahui efektivitas terapi relaksasi benson terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Jetis.Metode: Jenis penelitian ini menggunakan quasy eksperimental dengan bentuk nonequivalent control group. Subjek peneliti sebanyak 40 responden yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kriteria inklusi penelitian ini memiliki tekanan darah sistol >140 mmHg, diastole >80 mmHg, responden kategori dewasa (19-44 tahun), tidak mengkonsumsi obat antihipertensi. Analisis data menggunakan uji nonparametrik uji wilcoxon.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya efektivitas terapi relaksasi benson terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Jetis dengan nilai p value 0.000 < 0.05.Kesimpulan: adanya efektivitas terapi relaksasi benson terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Jetis sehingga bisa diaplikasikan secara mandiri kepada responden.
Peningkatan Kompetensi Guru Dalam Merancang Modul Praktikum Jurusan Caregiver SMK Mandala Bhakti Surakarta Rahmasari, Ikrima; Wahyudi, Totok; Purwaningsih, Iswanti
JOURNAL OF PHILANTHROPY: The Journal of Community Service Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Philanthropy, July 2024
Publisher : Samodra Ilmu: Lembaga Penelitian, Penerbitan, dan Jurnal Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58353/jop.v2i2.216

Abstract

Vocational education (SMK) has an important role in preparing and equipping students with scientific and technological abilities as well as vocational skills for professions in accordance with society's needs. This means that every educational unit is required to have facilities, especially for practicum learning, which requires learning media such as modules to support an orderly and sustainable learning process. Learning modules are very necessary for practical learning to train students' independence to actively think critically during the teaching and learning process. The aim of this service is to assist the driving teacher in creating a practicum module for the cargiver department. The targets for the community service carried out were 8 teachers at Mandala Bhakti Vocational School, Surakarta, majoring in Caregiver. The method used is to provide material about making practicum modules and assistance in making practicum modules. The overall results achieved by the implementation of the activities have gone well and received a positive or very satisfactory response from the participants (indicated by an average score above 3.5. Overall, the series of activities was viewed positively by the activity participants as evidenced by the formation of a practicum module draft in accordance with with each teacher's field.
PENGARUH EDUKASI FEEDING RULES PADA ANAK DENGAN MASALAH GIZI Risnawati, Hani; Ermawati, Muzaroah; Lestari, Dwi; Wahyudi, Totok; Deviana, Alamsya
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2025: SIKesNas 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/yak4cp34

Abstract

Latar Belakang: Kesulitan makan merupakan masalah pada anak yang perlu diperhatikan oleh kedua orang tua dan praktisi kesehatan karena kesulitan makan pada anak dapat berdampak buruk pada tahap pertumbuhan dan perkembangan anak selanjutnya. Aturan dasar pemberian makan merupakan pedoman atau aturan dasar praktik pemberian makan dengan tujuan untuk mengembangkan jadwal pemberian makan yang terstruktur dan membantu anak melatih pengaturan makan internalnya. Tujuan: untuk mengeksplorasi pengaruh basic feeding rules pada anak dengan masalah gizi Metode: studi tinjauan pustaka dengan pencarian sistematis studi relevan dari database seperti google scholar, wiley dan pubmed, yang diterbitkan dari tahun 2021 hingga 2025 Hasil: Pendidikan kesehatan yang diberikan secara konsisten dan melalui berbagai metode berdampak positif pada pedoman pemberian makanan dan praktik pemberian makanan pada bayi. Penerapan aturan pemberian makanan yang tepat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan hasil pertumbuhan dan perkembangan anak. Lebih jauh, faktor-faktor yang berkaitan dengan keluarga terutama pendapatan rumah tangga dan tingkat pendidikan orang tua menunjukkan hubungan yang bermakna dengan kepatuhan terhadap pedoman pemberian makanan dasar pada anak. Temuan ini menggarisbawahi peran penting keluarga dalam memenuhi kebutuhan gizi anak. Kesimpulan: Pendidikan aturan makan dasar dapat meningkatkan pertumbuhan anak, sebagaimana diukur berdasarkan antropometri.
PENERAPAN TERAPI BERMAIN MEWARNAI CRAYON UNTUK MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN PADA ANAK PRASEKOLAH DI RUMAH SAKIT INDRIATI sabil, vallisya sabrina; Wahyudi, Totok; Probowati, Rovica; Putri, Rosalia Dian Arsyta
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.47822

Abstract

Pada usia prasekolah, aktivitas fisik pada anak meningkat yang menyebabkan anak sering kelelahan dan menyebabkan rentan terserang penyakit akibat sistem imun belum stabil sehingga daya tahan tubuh melemah yang mengharuskan anak untuk menjalani hospitalisasi. Masalah utama hospitalisasi anak yaitu terjadinya kecemasan. Salah satu cara untuk menurunkan kecemasan yaitu dengan penerapan terapi bermain merwarnai dengan crayon Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil penerapan setelah dilakukan terapi bermain mewarnai crayon untuk tingkat kecemasan anak usia prasekolah yang menjalani hospitalisasi di ruang sakura 11 rumah sakit indriati solobaru Metode penelitian ini studi kasus, dilakukan kepada 2 responden An.N dan An.B dengan permasalahan kecemasan, takut saat hospitalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat kecemasan yang diukur menggunakan alat ukur Preschool Anxiety Scale (PAS) pada anak usia prasekolah dengan intervensi selama 3 hari dan durasi penerapan 30 menit, An.N dan An.B sebelum dilakukan terapi bermain mewarnai crayon yaitu skor 46 dan 42 (kecemasan berat) dan sesudah dilakukan terapi bermain mewarnai crayon yaitu skor 17 dan 15 (kecemasan ringan). Kesimpulan terapi bermain mewarnai crayon berpengaruh terhadap penurunan tingkat kecemasan pada anak usia prasekolah yang menjalani hospitalisasi. Terapi bermain mewarnai crayon berpengaruh terhadap penurunan tingkat kecemasan pada anak usia prasekolah yang menjalani hospitalisasi.
PENERAPAN TERAPI BERMAIN MEWARNAI DENGAN PASIR WARNA TERHADAP KECEMASAN HOSPITALISASI PADA ANAK USIA PRASEKOLAH nurmawati, niya; Wahyudi, Totok; Rahmasari, Ikrima; Putri, Rosalia Dian Arsyta
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48122

Abstract

Usia Prasekolah merupakan masa yang menyenangkan bagi anak, selain itu anak juga memiliki rasa ingin tau tinggi sehingga terkadang apabila tidak diawasi dapat melakukan tindakan berbahaya yang beresiko membahayakan diri sendiri dan anak cenderung memiliki daya tahan tubuh lemah dibanding orang dewasa sehingga mereka mudah sakit. Anak ketika sakit dan harus dirawat di rumah sakit dapat mengalami pengalaman hospitalisasi yang tidak menyenangkan, akibat hospitalisasi dapat berdampak pada sikap anak seperti cemas, takut  pada orang asing, marah, gelisah, menolak tindakan medis. Salah satu cara untuk mengurangi tingkat kecemasan ketika menjalani hospitalisasi adalah dengan terapi bermain. Tujuan Penerapan untuk mengetahui hasil implementasi terapi bermain mewarnai dengan pasir warna terhadap kecemasan akibat hospitalisasi pada anak usia prasekolah. Metode penerapan menggunakan metode deskriptif dan studi kasus, responden dalam penerapan ini adalah 2 (dua) pasien anak usia prasekolah dengan kecemasan hospitalisasi yang akan dilakukan intervensi terapi bermain mewarnai dengan pasir warna dilakukan dalam 3 kali pertemuan selama 3 hari dengan waktu 30 menit. Penilaian dengan menggunakan lembar kuesioner Pre School Anxiety Scale. Hasil penerapan Pada An. R, setelah dilakukan intervensi terapi bermain mewarnai selama 3 hari hasil pengukuran kecemasan pada hari ke 3 didapatkan hasil skor kecemasan 26 (kecemasan ringan) sedangkan pada pasien An. S didapatkan hasil skor kecemasan 27 (kecemasan ringan). Kesimpulan setelah dilakukan intervensi 3 kali penerapan terapi bermain mewarnai efektif dalam menurunkan kecemasan yang di rasakan oleh pasien dengan menurunnya tingkat kecemasan.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA DI SMA NEGERI 2 SUKOHARJO Nurvitasari, Lita Aprelia; Marni, Marni; Wahyudi, Totok
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.50009

Abstract

Masa remaja merupakan fase perkembangan yang ditandai oleh perubahan fisik, psikologis, dan sosial, termasuk dalam aspek kesehatan reproduksi. Kurangnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dapat menyebabkan remaja berperilaku seksual berisiko, seperti seks pranikah, pernikahan dini, dan kehamilan yang tidak diinginkan. Di SMA Negeri 2 Sukoharjo, walaupun materi kesehatan reproduksi telah diberikan, masih banyak siswa yang belum memahami dampak perilaku seksual berisiko. Untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual remaja di SMA Negeri 2 Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 91 responden dari kelas X, XI, dan XII di SMA Negeri 2 Sukoharjo. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan kesehatan reproduksi dan perilaku seksual remaja. Data dianalisis menggunakan uji statistik Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar remaja memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori cukup sebanyak 49 responden (53,8%). Perilaku seksual remaja sebagian besar tergolong dalam kategori baik sebanyak 77 responden (84,6%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual remaja dengan nilai (p-value = 0,000) dan koefisien korelasi (Rho = 0,364). Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual remaja di SMA Negeri 2 Sukoharjo. Semakin tinggi tingkat pengetahuan, semakin kecil kecenderungan remaja untuk melakukan perilaku seksual berisiko.
HUBUNGAN JENIS KANKER DENGAN KECEMASAN PADA ANAK KANKER YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. MOEWARDI SURAKARTA Totok Wahyudi; Aris Prio Agus Santoso; Endrat Kartiko Utomo; Annisa Yuli Kartikasari
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2021: SIKesNas 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.328 KB) | DOI: 10.47701/sikenas.v0i0.1237

Abstract

Latar belakang: Kanker merupakan penyebab kematian kedua (setelah kecelakaan) pada anak usia 5 hingga 14 tahun. Kanker dapat menyebabkan masalah psikososial berupa kecemasan yang nantinya akan menimbulkan masalah psikologis yang berdampak pada masa dewasa.Tujuan: Mengetahui hubungan jenis kanker terhadap kecemasan anak dengan kanker yang akan menjalani kemoterapi di RSUD Dr. Moewardi Surakarta .Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Pengambilan sampel dengan metode consecutive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 51. Alat ukur menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliablitas oleh peneliti sebelumnya yaitu berupa kuesioner kecemasan oleh Aidar (2011) dengan nilai dengan analisis cronbach alpha 0,862Hasil: Uji statistik menunjukan bahwa tidak ada hubungan bermakna jenis kanker dengan kecemasan p=0,168.Kesimpulan: Tidak ada hubungan bermakna jenis kanker dengan kecemasan pada anak kanker yang menjalani kemoterapiKata Kunci : kecemasan anak, jenis kanker, anak kanker