Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Sentra Cendekia

Peningkatan Kemampuan Kerjasama Anak Melalui Kegiatan Cuci Tangan Bergantian di Kelompok Bermain Kasih Ibu Gringsing Batang Rodhiyah Rodhiyah; Luluk Elyana; Didik Ardi Santoso
Sentra Cendekia Vol 1 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sc.v1i2.1294

Abstract

Hasil pengamatan kemampuan kerjasama anak usia 3 – 4 tahun di KB KASIH IBU belum optimal. Era pandemic yang melibatkan libur sekolah maka meningkatkan kemampuan kerjasama anak melalui cuci tangan bergantian diadakan di rumah masing – masing dengan pendampingan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses meningkatkan kemampuan kerjasama melalui cuci tangan bergantian di KB KASIH IBU Gringsing Batang. Manfaat dari penelitian adalah hasil dari penelitian dapat dijadikan sebagai acuan keberhasilan pembelajaran kemampuan kerjasama melalui cuci tangan bergantian. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas terdiri dari 2 siklus antara lain siklus I dan siklus II. Siklus I peningkatan kerjasama anak mencapai 45,34 (2 anak) kemudian meningkat menjadi 83,34 (5 anak) pada siklus ke II. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan cuci tangan bergantian dapat meningkatkan kemampuan kerjasama anak usia 3-4 tahun di KB KASIH IBU Gringsing Batang.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MDBS DI KB ALAIKAL HUDA GOMBONG PECALUNGAN BATANG Umi Nafisah; Dwi Hardiyanti; Luluk Elyana; Etika Umi Romlah
Sentra Cendekia Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v3i1.2015

Abstract

Penelitian ini bertujan untuk mengetahui bagaimana peningkatan kemampuan motorik halus melalui kegiatan MDBS pada anak usia 3-4 tahun Di KB Alaikal Huda Gombong Pecalungan Batang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus dan masing-masing siklus dilakukan dalam 2 kali pertemuan, subjek penelitian ini adalah peserta didik KB Alaikal Huda Gombong Pecalungan Batang yang berjumlah 5 anak. Pengambilan data yang dilakukan dengan mengadakan pengamatan atau observasi, dokumentasi, dan wawancara untuk melengkapi data yang ingin diungkap. Analisis data yang diperoleh merupakan data kualitatif dan dalam pengembangan motorik halus menggunakan analisis deskripsi komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diadakan perbaikan pembelajaran pada siklus I melalui kegiatan MDBS (meremas daun bunga sepatu) maka diperoleh peningkatan prosentase keberhasilan dari 53,57% pada kegiatan prasiklus menjadi 60% pada siklus I Pertemuan I dan 70% pada siklus I Pertemuan II. Hasil yang di dapat pada siklus I belum dikatakan berhasil maka dilakukan perbaikan pada siklus ke II dan dai kegiatan tersebut diperoleh prosentase masih sama yaitu 70% pada siklus II Pertemuan I dan 80% pada siklus II Pertemuan II.
Manajemen Teknomedia PAUD era Pandemi Covid 19 Luluk Elyana; Radiana Fitriati
Sentra Cendekia Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v2i1.1616

Abstract

Era pandemi covid 19 mengharuskan semua lembaga pendidikan melaksanakan Strategi – strategi pembelajaran khususnya Pendidikan Anak Usia Dini memerlukan spesifikasi khusus pada proses pembelajaran. Stimulasi penting anak pada lingkungannya salah satunya melalui penggunaan teknomedia sebagai media pembelajaran daring atau online. Teknomedia merupakan media pembelajaran berkonsep teknologi informasi. Teknologi Informasi dan Komunikasi salah satu komponen yang tidak bisa dipisahkan dari aktivitas pendidikan dan pengajaran. Dalam situasi Pandemi Covid-19 sangat berdampak ke segala aspek tidak terlepas kepada aspek proses belajar mengajar, sehingga memaksa peserta didik untuk mengikuti proses belajar dari Rumah. Dunia teknologi terus berkembang dengan pesat. Prosesnya memperhatikan tumbuh kembang anak menyesuaikan tahapan usianya. Pengelolaan teknomedia AUD terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi
Improving Interpersonal Intelligence Through Hompimpa Games in Children at 4 – 5 Years Old at Annida Ya Fatimah Kindergarten Tayu Pati Luluk Elyana; Soraya Rosna Samta
Sentra Cendekia Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v2i2.1764

Abstract

Tujuan penelitian ini mendiskripsikan peningkatan kecerdasan interpersonal anak melalui permainan hom pim pa di TK Annida Ya Fatimah Tayu Pati. Adapunpendekatan yang diterapkandalampenelitianiniadalahpendekatan kualitatif, dengan metode deskriptif, hal ini disesuaikan dengan tujuan pokok penelitian yang ingin dicapai yaitu untuk mediskripsikan dan menganalisa peningkatan kecerdasan interpersonal anak melalui permainan hom pim pa. Subyek penelitian adalah seluruh peserta didik TK Annida Ya Fatimah Tayu Pati dengan jumlah 18 anak, yang terdiri dari 8 anak perempuan dan 11 anak laki-laki. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan permainan hom pim pa dapat meningkatkan kecerdasan interpersonal anak 89 %, peningkatan ini melampaui standar keberhasilan yang ditetapkan yaitu 80%. Peningkatan keberhasilan kecerdasan interpersonal anak tersebut didasarkan pada hasil penelitian siklus I dan siklus II dengan indicator capaian peserta didik (1) sikap mampu bekerjasama dengan teman (2) sikap mampu berinteraksi dalam bermain (3) sikap mampu beradaptasi dengan teman berbeda kelompok (4) sikap mampu menyelesaikan pekerjaan bersama teman – temannya.
Manajemen Parenting Class Melalui Media E- Learning Luluk Elyana
Sentra Cendekia Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran di sekolah khususnya pada Pendidikan Anak Usia Dini perlu kesesuaian positif antara pihak sekolah dengan para orang tua. Era Covid 19 ini dimana muncul istilah work from home (WFH) salah satunya pembelajaran di rumah. Materi pembelajaran di sekolah dapat tersampaikan dengan baik apabila terdapat kerjasama atau kesesuaian positif antara orang tua dengan pihak sekolah. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif-fenomenologi. Variabel dalam penelitian ini adalah parenting class dan online learning. Subyek penelitian yang digunakan adalah anak usia 4 - 6 tahun di TK Lab Belia Universitas Ivet Semarang. Hasil perlu pemahaman orang tua dan kesesuaian positif terutama pola pikir pada harmonisasi materi – materi pembelajaran dan hasil akhir yang diharapkan. Penumbuhan kesadaran untuk mencapai kesesuaian positif ini salah satunya dengan memberikan edukasi khusus dan berkala kepada para orang tua dengan membentuk kelas orang tua atau yang disebut dengan parenting class. Materi – materi edukasi yang disesuaikan dengan perkembangan usia anak dan menyelaraskan dengan kesempatan yang dimiliki orang tua. Metode edukasi ini melalui media E- learning menyesuaikan dengan kemajuan perkembangan teknologi dan informasi. Pelaksanannya memerlukan manajemen khusus terutama bagaimana dapat menyesuaikan waktu dan kesempatan masing – masing orang tua dengan memanfaatkan teknologi informasi ini dalam pelaksanaan edukasi ini. Learning in schools, especially in Early Childhood Education needs a positive suitability between the school and parents. Covid Era 19, where the term work from home (WFH) appears, one of which is learning at home. Learning materials at school can be conveyed well if there is cooperation or positive compatibility between parents and the school. This research was conducted with a qualitative-phenomenological approach. The variables in this study are parenting class and online learning. The research subjects used were children aged 4 - 6 years in kindergarten Lab Belia University Ivet Semarang. The results need parental understanding and positive suitability, especially the mindset on harmonizing learning materials and the expected end result. One of the ways to develop awareness to achieve positive conformity is by providing special and periodic education to parents by forming a parent class or what is called a parenting class. Educational material that is adjusted to the child's age development and harmonizes with the opportunities owned by parents. This educational method through the media E-learning adjusts to the progress of technological and information development. Implementation requires special management, especially how to adjust the time and opportunity of each parent by utilizing this information technology in the implementation of this education.
Peningkatan Literasi Awal melalui Media Tutup Botol Bekas Untuk Anak Usia 4-5 Tahun Di Tk Aisyiyah Bustanul Athfal Trayeman, Slawi, Tegal Ahyani, Zaetun; Apriliana, Viona; Ashidiqiyah, Aminah; Elyana, Luluk
Sentra Cendekia Vol 5 No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v5i1.3109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan literasi melalui media tutup botol bekas untuk anak usia 3-4 tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Trayeman. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas. Data yang di ambil adalah pekembangan literasi melalui proses observasi , dokumentasi dan pencatatan. Subjek dari penelitian ini adalah anak usia 4-5 tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Trayeman. Penelitian ini di lakukan sebanyak 2 siklus, tiap siklus 2 kali pertemuan. Hasil penelitian adanya peningkatan literasi melalui media tutup botol bekas. Peningkatan tersebut adalah pada pra siklus sebesar 44% pada siklus I mencapai 63% dengan peningkatan dari per siklus 19%. Pada siklus II rata-rata pencapaian anak 82% dengan peningkatan siklus I 17%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah media tutup botol bekas dapat meningkatkan literasi anak di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Trayeman
Peningkatan Kecerdasan Naturalis melalui Kegiatan Hijau Kebunku pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK Annida Ya Fatimah Tayu Pati Elyana, Luluk; Linawati, Ririn
Sentra Cendekia Vol 5 No 2 (2024): Juni
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v5i2.3110

Abstract

Tujuan penelitian ini mendiskripsikan peningkatan kecerdasan naturalis anak mellui kegiatan hijau kebunku di TK Annida Ya Fatimah Tayu Pati. Adapun pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, hal ini disesuaikan dengan tujuan pokok penelitian yang ingin dicapai yaitu untuk mendiskripsikan dan menganalisa peningkatan kecerdasan naturalis anak melalui kegiatan hijau kebunku. Subjek penelitian adalah seluruh peserta didik TK Annida Ya Fatimab Tayu Pati dengan jumlah 21 anak yang terdiri dari 10 anak perempuan dan 11 anka laku-laki. Hasil penelitian bahwa pembelajaran dengan kegiatan hijau kebunku dapat meningkatkan kecerdasan naturalis anak 92%, peeningkatan ini melampaui standar keberhasilan kecerdasan naturalis anak tersebut berdasarkan pada hasil penelitian siklus I dan siklus II dengan indikator capaian peserta didik (1) sikap mampu merawat tanaman (2) sikap mampu menyukai tanaman (3) sikap mampu beradaptasi dengan lingkungan kebun (4) sikap mampu menikmati hijau kebunku.
Aktifitas Home Reading Sebagai Upaya Mewujudkan Capaian Pembelajran Literasi Dasar Pada Anak Usia 4-6 Tahun Elyana, Luluk; Ratno, Ratno; Samta, Soraya Rosna
Sentra Cendekia Vol 5 No 3 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v5i3.3543

Abstract

Literasi merupakan bagian penting pada Capaian Pembelajaran Anak Usia Dini fase Fondasi dimana disebutkan pada sub elemen bahwa anak memiliki kemampuan literasi dasar, anak menunjukkan minat, kegemaran, dan berpartisipasi dalam kegiatan pramembaca dan pramenulis. Capaian pembelajaran merupakan hasil akhir yang akan di raih anak selama menempuh fasenya. Dari beberapa survey di sekolah menunjukkan bahwa kegiatan literasi masih sebatas pengenalan huruf (47%), hanya sebatas buku bacaan (36%) mulai mengenal home reading (20%). Home reading adalah kegiatan membacakan buku cerita untuk anak oleh para orang tua atau pengasuhnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui capaian literasi dasar pada anak usia 4 -6 tahun melalui aktivitas reading atau membaca. Subyek penelitian adalah anak usia 4 – 6 tahun. Metode pada penelitian ini adalah systematic literature review. Kebaruan penelitian ini adalah pelibatan orang tua sebagai mitra terbaik sekolah dalam meningkatkan kemampuan literasi dasar anak usia 4 – 6 tahun melalui membacakan buku cerita di rumah.
Internalisasi Nilai Moral Agama dalam Pola Asuh Orang Tua: Studi Kualitatif pada Keluarga Muslim di Perkotaan Sukiram, Sukiram; Elyana, Luluk; Samta, Soraya Rosna
Sentra Cendekia Vol 6 No 2 (2025): Juni
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v6i2.3922

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai moral agama dalam pola asuh orang tua pada keluarga Muslim di wilayah perkotaan. Internalisasi nilai moral agama merupakan proses transformasi nilai-nilai keagamaan dari luar ke dalam diri individu melalui pendidikan dan pembiasaan dalam keluarga. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus terhadap 15 keluarga Muslim yang memiliki anak usia dini di Raudhatul Athfal (RA) Kecamatan Gajahmungkur. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses internalisasi nilai moral agama dalam pola asuh orang tua meliputi tiga tahapan utama: transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi nilai. Strategi yang digunakan orang tua meliputi keteladanan (qudwah hasanah), pembiasaan (habituation), dialog interaktif, dan penguatan positif. Faktor pendukung internalisasi meliputi komitmen religius orang tua, lingkungan keluarga yang kondusif, dan dukungan institusi pendidikan. Adapun faktor penghambat meliputi pengaruh media sosial, pergaulan negatif, dan keterbatasan waktu orang tua. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan konsep pola asuh berbasis nilai moral agama Islam dan implikasi praktis bagi pendidikan karakter anak usia dini di lingkungan keluarga Muslim perkotaan.