Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pemanfaatan Limbah Batu Bara (FABA) Sebagai Kompos Solusi Pertanian Ramah Lingkungan di Nagari Ketaping Kecamatan Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman Utama, M.Zulman Harja; Sunadi, Sunadi; Jamilah, Jamilah; Ernita, Milda; Haryoko, Widodo; Thesiwati, Aslan Sari; Diyanti, Afri Rona; Rafindo, Hadi; Amallia, Chairun
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEWANTARA Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEWANTARA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/jpmd.v8i2.1224

Abstract

Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Nagari Ketaping Kecamatan Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman. Kegiatan pengabdian ini fokus kepada sosialisasi dan pendampingan pembuatan kompos dari limbah batu bara FABA (Fly Ash dan Bottom Ash).Tujuan kegiatan ini adalah memberikan solusi alternatif pengelolaan limbah FABA melalui pemanfaatannya sebagai kompos untuk meningkatkan kesuburan tanah sebagai solusi pertanian ramah lingkungan dengan mengurangi penggunaan pupuk kimia atau anorganik. Metode pengabdian meliputi penyuluhan, pelatihan pembuatan kompos berbahan FABA serta demonstrasi lapangan di lahan petani.
RESPON BAWANG MERAH (Allium cepa L.) TERHADAP KOMPOS PERVEG Ernita, milda; Ermawati, Ermawati; Thesiwati, Aslan Sari; Diyanti, afri Rona; sunadi, sunadi; Ediwirman, ediwirman
Jurnal Embrio Vol 17 No 2 (2025): Jurnal Embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/embrio.v17i2.1269

Abstract

Kompos perveg merupakan kompos yang terdiri dari bahan organik yang mampu meningkatkan pertumbuhan vegetatif tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompos perveg terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah. Percobaan dilaksanakan di lahan kering ultisol di Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji Kota Padang, ketinggian tempat 15 m dpl, dari April - Juli 2025. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan perlakuan dosis kompos perveg terdiri dari 6 taraf yaitu 0 ton/ha, 5 ton/ha, 10 ton/ha, 15 ton/ha, 20 ton/ha, dan 25 ton/ha. Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, jumlah umbi per rumpun, bobot basah umbi per rumpun, bobot basah umbi per plot, bobot kering umbi per rumpun, bobot kering umbi per plot dan produksi per hektar, dan kualifikasi umbi. Hasil penelitian menunjukan pemupukan kompos perveg berpengaruh terhadap jumlah anakan, jumlah umbi, bobot basah umbi per rumpun, bobot basah umbi per plot, bobot kering umbi per rumpun, bobot kering umbi per plot dan produksi per hektar. Dosis kompos perveg terbaik yaitu 25 ton/ha dengan produksi 28ton/ha. Untuk meningkatkan produksi bawang merah disarankan menggunakan kompos perveg dengan dosis 25 ton/ha.
Pengaruh Bokashi Feses Sapi dan Pupuk Organik Cair Kulit Bawang Merah Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Sunadi; Nurfatiah; Afri Rona Diyanti; Milda Ernita; Widodo Haryoko; Aslan Sari Thesiwati
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Februari 2026)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/czappx15

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendapatkan dosis bokashi feses sapi dan konsentrasi POC kulit bawang merah yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah. Percobaan telah dilaksanakan di Jorong Kubang Nan Duo, Kenagarian Sirukam, Kecamatan Payung Sekaki, Kabupaten Solok dari Desember 2024 sampai April 2025 pada ketinggian  tempat 1.400 mdpl. Percobaan disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok 2 faktor dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah bokashi feses sapi yang terdiri dari 3 taraf yaitu: 0, 5, dan 10 t/ha. Faktor kedua adalah POC kulit bawang merah dengan 3 taraf yaitu: 0, 50, dan 100 ml/L. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, akar terpanjang, jumlah umbi per rumpun, bobot basah dan bobot kering umbi per rumpun, persentase penurunan bobot umbi, produksi umbi kering per hektar, dan klasifikasi umbi. Hasil percobaan diperoleh tidak terdapat interaksi bokashi feses sapi dan POC kulit bawang terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah. Perlakuan bokashi feses sapi secara tunggal dapat meningkatkan tinggi tanaman, akar terpanjang, bobot basah umbi per rumpun, bobot kering per rumpun, persentase penurunan bobot umbi, dan produksi umbi kering per hektar. Perlakuan POC kulit bawang merah secara tunggal meningkatkan tinggi tanaman, jumlah umbi per rumpun, dan persentase penurunan bobot umbi. Untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil bawang merah dapat digunakan bokashi feses sapi dosis 10 t/ha dan konsentrasi POC kulit bawang merah  50 ml/L.