Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Analysis Of Factors Influencing The Conversion Of Rubber Land Into Oil Palm Plantations In Tengah Padang Village, Central Bengkulu Regency Anton Feriady; Maheran Mulyadi; Rita Feni; Jon Yawahar; Elni Muthmainah; Edy Marwan
AGRITEPA: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : UNIVED Press, Dehasen University Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/agritepa.v12i2.8310

Abstract

Purpose : To identify the factors influencing the conversion of rubber plantations into oil palm plantations in Tengah Padang Village, Talang Empat District, Central Bengkulu Regency. Methodology: The research employed a survey method with a sample of 30 rubber farmers who had converted their plantations into oil palm. Data were analyzed descriptively and through multiple linear regression analysis with independent variables including farmer’s age, experience, number of family members, education, and rubber farming income. Results: Simultaneously, all independent variables significantly affected the converted land area, with an F-value of 66.592 and a significance level of 0.000 (<0.05). Partially, only the variable of rubber farmers’ income had a significant effect on land conversion decisions. This indicates that economic factors are the main drivers influencing farmers’ decisions to convert rubber plantations into oil palm, as lower rubber income encourages them to seek more profitable alternatives, namely oil palm. Findings: These results are important as inputs for local governments in formulating sustainable policies for plantation land-use management and control. Novelty: The study provides direct empirical data from farmers, offering a real picture of the socio-economic dynamics influencing land-use change in Central Bengkulu Regency. Originality: This research was specifically conducted in Tengah Padang Village and used direct samples from farmers who converted rubber plantations into oil palm plantations.Conclusion: Simultaneously, the factors of age, experience, education, number of family members, and rubber farmers’ income significantly influence the extent of land conversion to oil palm. However, partially, only rubber farmers’ income has a significant effect. Article Type: Research Article.
PELATIHAN KETERAMPILAN MEMBACA DENGAN METODE BUKU CERITA BERGAMBARSISWA SISWI SD N 6 KOTA BENGKULU Rika Putri Pratiwi; Ira Yuniati; Rita Feni; Hasmi Suyuthi; Ristontowi; Ujang Juhardi
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): DESEMBER (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/almaun.v5i2.8999

Abstract

Membaca adalah proses di mana pembaca mendapatkan pesan yang ingin disampaikan oleh penulis melalui kata-kata atau bahasa tulis. Proses ini mengharuskan pembaca untuk mempertimbangkan setiap kelompok kata secara khusus agar mereka dapat memahami makna kata-kata secara individual. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan keterampilan membaca bagi siswa untuk dapat mengikuti pembelajaran di sekolah dengan baik. Sasaran pengabdian ini adalah siswa siswa SD N 6 Kota Bengkulu. Metode pengabdian ini menggunakan metode sosialisasi dan pelatihan. Hasil pengabdian ini adalah peserta pengabdian tertarik dengan materi sosialisai pelatihan yang dilakukan yang di tunjukan dengan antusiasisme dari peserta pengabdian. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah peserta pengabdian mendapatkan peningkatan pengetahuan dam keterampilan dari pengabdian ini.
STRUKTUR SALURAN, MARGIN, DAN EFISIENSI PEMASARAN IKAN TONGKOL DARI TPI KE PASAR PANORAMA KOTA BENGKULU Rita Feni; Joliyusham Pako; Jon Yawahar; Anton Feriady; Maheran Mulyadi; Edy Marwan; Edi Efrita
Jurnal AGRIBIS Vol. 19 No. 2 (2026): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v19i2.10786

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemaran, margin pemasaran dan efisiensi pemasaran ikan tongkol dari TPI hingga pasar Panorama kota Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan menggunakan data kuantitatif dan kualitatif. Responden dalam penelitian ini adalah pedagang ikan tongkol yang ada di daerah penelitian yaitu dari TPI hingga pasar Panorama kota Bengkulu. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dengan bantuan kuisioner. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang dikumpulkan langsung melalui wawancara ke pedagang ikan tongkol, sedangkan data sekunder adalah data yang berasal dari instansi atau lembaga terkait dengan penelitian. Analisis data yang digunakan menggunakan rumus analisis margin dan efisiensi pemasaran. Metode pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah metode purposive sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa saluran pemasaran ikan tongkol mulai dari nelayan ke TPI kemudian ke pedagang pengumpul setelah itu ke pedagang pengecer hingga kemudian dijual konsumen. Margin pemasaran ikan tongkol dari TPI ke pasar Panorama kota Bengkulu adalah sebesar Rp 17.000, dimana margin pemasaran dari pedagang pengumpul ke pedagang pengecer sebesar Rp.7000 dan dari pedagang pengecer ke konsumen adalah Rp. 10.000. Efisiensi pemasaran ikan tongkol sebesar 11,16 persen dan nilai fisherman’s share adalah sebesar 43,33%.
PEMANFAATAN BONGGOL PISANG MENJADI KERIPIK PISANG SEBAGAI UPAYA MEMINIMALISIR PENCEMARAN LINGKUNGAN DARI LIMBAH PERTANIAN Neti Kesumawati; Risvan Anuwar; Farida Aryani; Rita Hayati; Suryadi Suryadi; Edi Efrita; Rita Feni; Yukiman Armadi
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i2.3619

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan bonggol pisang menjadi keripik sebagai upaya meminimalisir pencemaran lingkungan dari limbah pertanian serta meningkatkan nilai tambah ekonomi. Metode pengabdian yang digunakan adalah metode partisipatif dan aplikatif melalui kegiatan yang dilaksanakan selama 7 hari, meliputi tahapan sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi dengan melibatkan 30 anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar di Desa Perbo. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai pemanfaatan bonggol pisang sebagai bahan pangan alternatif, serta peningkatan keterampilan dalam proses pengolahan keripik bonggol pisang. Produk yang dihasilkan memiliki karakteristik renyah, berwarna kuning kecoklatan, bercita rasa gurih, dan memiliki daya simpan yang cukup baik. Selain itu, kegiatan ini mampu mengurangi limbah pertanian serta memberikan peluang usaha baru bagi masyarakat. Simpulan pengabdian ini adalah pemanfaatan bonggol pisang menjadi keripik efektif dalam mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus meningkatkan keterampilan dan potensi ekonomi masyarakat berbasis sumber daya lokal.
SOSIALISASI MANFAAT DAN PEMBUATAN PUPUK KOMPOS ECENG GONDOK BAGI KELOMPOK WANITA TANI DESA KUNGKAI BARU KABUPATEN SELUMA Rita Feni; Edy Marwan; Neti Kesumawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman eceng gondok banyak sekali tumbuh di perairan, begitupun diperairan desa Kungkai Baru.  Tujuan pengabdian masyarakat  ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman  masyarakat Desa Kungkai Baru terhadap dampak positif dan dampak negatif tanaman eceng gondok. Eceng gondok yang selama ini dianggap tanaman yang mengganggu lingkungan  ternyata  dapat dimanfaatkan untuk pupuk kompos yang  memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Dengan sasaran pengabdian adalah ibu-ibu kelompok wanita tani  desa Kungkai Baru. Manfaat dari Kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah (1) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu anggota kelompok wanita tani di desa Kungkai Baru dalam pemanfaatan eceng gondok  (2) Menambah wawasan ibu-ibu anggota kelompok wanita tani untuk membuka peluang usaha dengan membuat eceng gondok menjadi pupuk kompos. Hasil dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini, antara lain (1) ibu-ibu anggota kelompok wanita tani di desa Kungkai Baru sangat antusias mengikuti seluruh tahapan kegiatan pengabdian ini (2) Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu anggota kelompok wanita tani tentang manfaat dari eceng gondok (3) terbukanya wawasan dan pemikiran ibu-ibu anggota kelompok wanita tani untuk menjadikan pembuatan pupuk kompos eceng gondok  sebagai peluang usaha baru. Kata Kunci: eceng gondok, kompos, sosialisasi
PEMANFAATAN HASIL PERTANIAN MENJADI PRODUK OLAHAN SEBAGAI MENINGKATKAN PENDAPATAN Neti Kesumawati; Rita Feni; Suryadi Suryadi; Rita Hayati; Maheran Mulyadi; Yukiman Armadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 6 No. 3 (2023): Desember : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terong merupakan tumbuhan tnaman sayuran yang dapat tumbuh dengan mudah dalam berbagai kondisi dan tidak rewel dalam perawatannya Selain itu, tanaman terong memiliki masa tanam yang tidak terlalu lama menyebabkan tanaman banyak ditanam oleh masyarakat petani, termasuk petani di Kelurahan Air Bang. Biasanya terong ini oleh masyarakat petani dijual dalam bentuk segar sehingga nilai jual menjadi rendah. Untuk meningkatkan nilai jual tersebut diperlukan sentuhan teknologi untuk mengolah terong menjadi produk olahan, seperti dodol. Masyarakt Air Bang sebagai sasaran pengabdian kepada masyarakat khususnya ibu-ibu PKK perlu diperkenalkan dengan produk olahan ini melalui penyuluhan dan pelatihan pembuatan dodol terong.  Serangkaian kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan mengenalkan teknologi sederhana kepada ibu-ibu PKK dalam mengolah terong menjadi dodol. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memanfaatkan sumberdaya alam yang melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal, serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK dalam proses pengolahan dodol terong. Pendekatan yang digunakan mencakup penyuluhan dan pelatihan pembuatan dodol terong dengan metode ceramah, diskusi, dan pendampingan. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa masyarakat sasaran mampu mengaplikasikan pengolahan terong menjadi dodol terong. Kegiatan ini memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat umum dan industri rumah tangga secara khusus, sehingga perlu dilakukan kegiatan serupa di daerah lain.   Kata Kunci: terong, dodol, penyuluhan
A PELATIHAN PEMBUATAN DODOL DARI BIJI NANGKA SEBAGAI UPAYA PENGANEKARAGAMAN DAN PANGAN DAN MENGURANGI PENCEMARAN LINGKUNGAN Neti Kesumawati; Rita Feni; Rita Hayati; Suryadi Suryadi; Yukiman Armadi; Edy Marwan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 7 No. 1 (2024): April : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Perbo Kecamatan Curup Utara Kabupaten Rejang Lebong merupakan sentra pertanian yang banyak menghasilkan produk pertanian. Nangka adalah salah satu hasil pertanian yang cukup dinikmati konsumen karena rasanya yang manis, khususnya buah yang telah masak.  Banyaknya  peminat buah nangka yang telah masak ini telah menyisakan biji-biji. Biasanya biji-biji ini dibuang sembarangan tempat dan  dianggap limbah yang tidak berguna. Padahal biji-biji nangka dapat diolah menjadi pangan yang bernilai gizi tinggi, seperti dodol. Pembuatan dodol biji nangka tidak memerlukan biaya yang mahal dan pembuatannya sangat sederhana sehingga bisa dijadikan peluang bisnis yang menguntungkan. Tetapi kondisi ini tidak menjadi perhatian bagi masyarakat Desa Perbo, terutama anggota kelompok wanita tani Mawar. Salah satu penyebabnya ketidaktahuan mereka dalam pembuatan dodol biji nangka serta rendahnya motivasi. Rendahnya motivasi dan pengetahuan anggota kelompok wanita tani Mawar Desa Perbo dalam pembuatan dodol biji nangka dapat ditingkatkan melalui penyuluhan maupun pelatihan. Dengan pertimbangan tersebut, staf pengajar Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Bengkulu memilih lokasi ini sebagai fokus pengabdiannya kepada masyarakat. Metode pendekatan yang digunakan dalam program ini adalah dengan memberikan penyuluhan dan demonstrasi tentang cara membuat dodol biji nangka. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa penerapan teknologi yang sesuai melalui penyuluhan dan pelatihan pembuatan dodol biji nangka telah sukses, menghasilkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan bagi anggota kelompok wanita tani Mawar.   Kata Kunci: odol, biji nangka, produk olahan
Pengaruh aditif hidrokoloid terhadap kohesivitas dan volume pengembangan serta skor penerimaan donat melalui singkong bebas gluten Rita Rita Hayati Hayati; Jafrizal Jafrizal; Edi Efrita; Neti Kesumawati; Rita Feni; Yukiman Armadi
Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian Vol 8, No 1 (2026): Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jtpp.v8i1.15220

Abstract

ABSTRAKDonat berbasis singkong bebas gluten merupakan produk sehat terutama bagi penderita Seliak dan sensitif gluten. Singkong merupakan sumber karbohidrat alternatif yang banyak tersedia dan belum dimanfaatkan dengan baik. Kendala tepung singkong dalam produk bakeri seperti donat adalah kurangnya kemampuan membentuk kohesivitas atau daya lekat merupakan sifat fisik tekstur dan volume pengembangan yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji penggunaan jenis dan konsentrasi hidrokoloid terhadap kohesivitas volume pengembangan dan skor penerimaan bakeri donat singkong bebas gluten. Menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dua faktor, penelitian ini menguji empat jenis hidrokoloid Xanthan Gum/XG, Guar Gum/GG, Hydroxypropyl Methylcellulose/HPMC, dan Carboxymethyl Cellulose/CMC) pada lima tingkat konsentrasi (0%, 0.5%, 1.0%, 1.5%, dan 2.0%) dengan tiga ulangan per perlakuan (total 60 unit percobaan). Parameter yang diukur meliputi kohesivitas (rasio Texture Profile Analyzer (TPA), volume pengembangan spesifik (cm³/g), dan skor penerimaan keseluruhan (skala hedonik 1-7). Hasil menunjukkan bahwa CMC menghasilkan kohesivitas tertinggi (0.675 pada konsentrasi 2.0%) dan volume pengembangan terbaik (3.62 cm³/g pada 2.0%), diikuti oleh GG dan HPMC. Skor penerimaan keseluruhan tertinggi diperoleh pada HPMC 1.5% (7.49) dan CMC 1.5% (7.37), menunjukkan bahwa konsentrasi Hidrokoloid tinggi (1.0-1.5%) memberikan keseimbangan optimal antara Kohesivitas dan penerimaan konsumen. XG menunjukkan peningkatan kohesivitas yang lebih lambat dan volume pengembangan yang lebih rendah dibandingkan hidrokoloid lainnya. Temuan ini memberikan panduan praktis dalam formulasi donat singkong bebas gluten mengenai  kohesivitas dan volume pengembangan serta penerimaan konsumen yang optimal, serta berkontribusi pada pengembangan produk Donat bebas gluten berbasis singkong yang lebih berkualitas.
Pelatihan Pemasaran Digital pada Usaha Rumah Tangga di Desa Bukit Peninjauan I Kabupaten Seluma Rita Feni; Maheran Mulyadi; Edy Marwan; Jon Yawahar; Anton Feriady; Neti Kesumawati; Surya Ade Saputra
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 2 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i2.1757

Abstract

This community service program aims to provide counseling and training for housewives and home-based business actors in Bukit Peninjauan I Village, Seluma District, on the utilization of digital marketing for home-based enterprises. The main issue faced by the partners is the limited knowledge and skills in applying digital marketing technologies, particularly social media, to promote their products. The program was implemented through counseling sessions on the benefits of digital marketing and hands-on training on creating digital marketing content for product promotion. The participants consisted of housewives and owners of home-based businesses. The results indicate a high level of partner satisfaction, ranging from 90% to 100%. Specifically, 90% of participants stated that the program met their needs and enhanced their knowledge, 95% expressed satisfaction with the responsiveness of the presenters and the supporting facilities, and 100% showed interest in marketing their products through social media.