Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pendampingan Penyusunan Program Kerja Mahasiswa PLP dalam Melaksanakan Layanan Bimbingan dan Konseling Tingkat SMP dan SMA Mustakim, Ichwanul; Najwa, Lu'luin; Mustakim, Mustakim; Hartati, Aluh; Ahmad, Hariadi
Jurnal Dedikasi Madani Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Dedikasi Madani, Juni 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jdm.v4i1.16336

Abstract

Tujuan pengabdian adalah untuk memberikan pemahaman dan pengertian kepada mahasiswa dalam melaksanakan tugas program kerja selama melaksanakan PLP. Metode pelaksanaannya dengan cara diskusi, tanya jawab dan memberikan pendampingan secara khusus kepada mahasiswa program studi bimbingan dan konseling. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini yaitumencapai tujuan agar mahasiswa mampu melaksanakan tugas programnya di sekolah. Adapun pengabdian ini bisa di gunakan sebagai acuan bagi mahasiswa kedepan dalam merancang program kegiatan pengenalan lingkungannya. Adapun bagi pembimbing supaya bisa di gunakan sebagai acuan dalam membimbing atau mendampingi mahasiswa selama elaksanaan PLP.
PELATIHAN MANAGEMEN KEUANGAN BAGI MITRA BINAAN BAZNAS MICROFINANCE DESA (BMD) GUNUNGSARI TAHUN 2024: Financial Management Training For Gunungsari Village Baznas Microfinance (BMD) Partners Year 2024 M. Zainuddin; Karmana, I Wayan; ., Nofisulastri; Zulaifi, Reza; Mustakim, Ichwanul; Gunawan, I Made Sony; Samsuri, Taufik; Hariadi, Ahmad; Yani, Ahmad
Al-Amal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Al-Amin Qalbu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59896/amal.v2i2.126

Abstract

The obstacle to the assistance provided is that MSME actors still do not have awareness and understanding in managing the financial management of business results, which means that the business they run is not able to develop optimally. Seeing conditions like this, in this community service, we raised the title "Financial Management Training for MSME partners assisted by Baznas Microfinance Village (BMD) Gunungsari in 2024". This aims to ensure that MSME actors, especially those assisted by Baznas Microfinance Village (BMD) Gunungsari, can understand how to manage, record and develop the financial results of businesses that are being carried out in the hope that they can develop optimally. The data analysis used is an inductive analysis technique, namely data processing that starts with specific problems and then general conclusions are drawn. The sample for this activity consisted of 15 people spread across several different Baznas partner groups. The results of the training showed that participants were able to apply four financial report recording skills, namely profit and loss reports, financial flow reports, capital changes reports and balance sheets. This is expected to be able to increase the progress of MSME businesses assisted by Baznas Microfinance Village (BMD) Gunungsari
KEEFEKTIFAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Mustakim, Ichwanul
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 8 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v8i1.6259

Abstract

Abstrak: Motivasi memegang peranan yang penting dalam proses belajar. Apabila guru dan orang tua dapat memberikan motivasi yang baik pada siswa atau anaknya, maka dalam diri siswa atau anak akan timbul dorongan dan hasrat untuk belajar lebih baik. tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keefektifan bimbingan kelompok dengan teknik Problem Solving. Metode menggunakan desain penelitian one group pree test dan post test design. hasil perhitungan dengan menggunakan rumus diperoleh nilai t- hitung untuk kelompok ekperimen sebesar 27.399, sedangkan nilai t-tabel dengan db = 8-1= 7 dan taraf signifikansi 5% adalah sebesar 2.365, yang berarti nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel (27.399 > 2.365). Layanan bimbingan kelompok dengan teknik problem solving efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa di dalam penerapannya.Kata Kunci: Bimbingan Kelompok, Teknik  Problem Solving, Motivasi Belajar Abstract. Motivation plays an important role in the learning process. If teachers and parents can provide good motivation to students or children, then in students or children there will be encouragement and a desire to learn better. The goal to be achieved in this study is to determine the effectiveness of group guidance with the Problem Solving technique. The method uses a research design of one group pree test and post test design. the results of calculations using the formula obtained the t-count value for the experimental group of 27,399, while the t-table value with db = 8-1 = 7 and a significance level of 5% was 2.365, which means the t-count value is greater than t-table (27,399 > 2,365). Group guidance services with problem solving techniques are effective to increase students' learning motivation in its application.Keywords: Group Guidance, Problem Solving Techniques, Learning Motivation
Efektivitas Bimbingan Klasikal Terhadap Penggunaan Media Sosial dan Pertahanan Akulturasi Budaya pada Generasi Z Zulaifi, Reza; Wibowo, Dwi Endrasto; Mustakim, Ichwanul; Iman, Nurul
Guidance : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 21 No 02 (2024): Guidance: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan | Universitas Islam As-Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/guidance.v21i02.4296

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana keefektifitasan bimbingan klasikal terhadap penggunaan media sosial dan pertahanan akulturasi budaya pada generasi z. Banyak generasi Z yang terlahir dalam rentang 2000-2024 terdampak dari penggunaan smartphone untuk mengakses berita terkini dan tidak memperhatikan kembali budaya lokal yang ada. Pengaruh ini besar bagi terancamnya literasi budaya yang ditularkan dari gen X kepada kaum generasi Z. Jenis penelitian ini adalah penelitian literature yang menggunakan beberapa literature tentang keefektifitasan bimbingan kelompok dan pengaruh penggunaan media soal terhadap akulturasi budaya pada generasi Z untuk dikaji dan disimpukan hasilnya. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa media sosial memiliki dampak pergeseran budaya bagi generasi z di lingkungan sekitar terlebih dalam cara berpakaian, bahasa dan tingkah laku. Oleh karenanya, metode layanan bimbingan klasikal inilah yang kami pilih sebagai solusi pemecahan masalah yang ditimbulakan, yang mana dapat membantu individu agar mampu menyesuaikan diri, mampu mengambil keputusan untuk hidupnya sendiri, mampu beradaptasi dalam kelompok, mampu menerima support atau dapat memberikan support teman-temannya.
Pendampingan Penguatan Mental Siswa SMP melalui Teknik Cognitive Restructuring untuk Mengatasi Tekanan Psikologis Remaja Ichwanul Mustakim
Jurnal Dedikasi Madani Vol. 5 No. 1 (2026): EDISI JUNI 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jdm.v5i1.20504

Abstract

Masa remaja merupakan periode perkembangan yang rentan terhadap tekanan psikologis, seperti kecemasan, stres akademik, dan konflik sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas teknik cognitive restructuring dalam layanan bimbingan dan konseling untuk memperkuat mental siswa SMP. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap hasil penelitian terkini. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknik cognitive restructuring, sebagai bagian dari Cognitive Behavioral Therapy (CBT), efektif dalam membantu siswa mengidentifikasi dan mengubah pola pikir negatif menjadi lebih adaptif. Intervensi ini terbukti mampu meningkatkan resiliensi, mengurangi kecemasan, serta memperkuat kesehatan mental remaja. Dengan demikian, teknik ini direkomendasikan sebagai strategi preventif dan kuratif dalam layanan konseling di sekolah. Kata Kunci: Cognitive Restructuring, Kesehatan Mental, Remaja, Tekanan Psikologis, Bimbingan dan Konseling.
Keefektifan Konseling Kelompok dengan Teknik Relaksasi Terhadap Stress Akademik Pada Siswa di SMAN 10 Mataram Ichwanul Mustakim
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 15 No. 01 (2026): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/INSIGHT.151.11

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya jumlah siswa yang mengalami stress akademik. Tingginya jumlah siswa yang mengalami stres akademik  tersebut dipengaruhi oleh banyaknya tugas- tugas yang diberikan sekolah, kurangnya pengetahuan tentang bagaimana mengelola stres, dan tuntutan dari orang tua. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Teknik relaksasi dengan konseling kelompok terhadap stress akademik siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket yang terdiri dari 20 item pernyataan, mencakup lima aspek indikator kedisiplinan belajar, yaitu kehadiran, penyelesaian tugas, pengelolaan waktu, ketaatan terhadap aturan sekolah, dan partisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Sampel penelitian berjumlah 10 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji t-test untuk mengetahui pengaruh Teknik relaksasi dengan konseling kelompok terhadap penurunan stress akademik siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara konseling kelompok terhadap penurunan Tingkat stress akademik siswa. Dengan demikian, layanan konseling kelompok efektif digunakan untuk meningkatkan kedisiplinan belajar siswa di SMAN.
EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK DALAM MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA BROKEN HOME DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Ali Jauhari; Dewi Rayani; Ichwanul Mustakim
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v5i4.9808

Abstract

ABSTRACT Family is the primary environment that plays an important role in an individual's psychological development. Family conflicts that end in divorce can lead to a broken home condition which affects children's emotional well-being, such as feelings of sadness, lack of attention, and loss of parental support. These conditions may reduce students’ self-confidence, causing difficulties in social interaction and participation in learning activities. This issue highlights the importance of guidance and counseling services as an effort to help students improve their self-confidence. This study aims to examine the effectiveness of group counseling in improving the self-confidence of tenth-grade students at SMKN 1 Mataram who come from broken home families. The study employed a quantitative approach with a One Group Pre-test and Post-test experimental design. Data were collected through questionnaires as the main instrument, supported by observation, interviews, and documentation. The sample consisted of 8 students selected through purposive sampling from a population of 85 students based on the lowest self-confidence scores. Data were analyzed using the t-test. The results showed that the t-count value of 15.439 was greater than the t-table value of 2.365 at a significance level of 5% (df = 7), indicating that the null hypothesis (Ho) was rejected and the alternative hypothesis (Ha) was accepted. These findings indicate that group counseling is effective in improving the self-confidence of students from broken home families. ABSTRAK Keluarga merupakan lingkungan utama dalam perkembangan psikologis individu. Konflik keluarga yang berujung pada perceraian dapat menimbulkan kondisi broken home yang berdampak pada kondisi emosional anak, seperti perasaan sedih, kurang perhatian, serta hilangnya dukungan dari orang tua. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan kepercayaan diri sehingga siswa mengalami kesulitan dalam berinteraksi sosial dan berpartisipasi dalam kegiatan belajar. Permasalahan ini menunjukkan pentingnya layanan bimbingan dan konseling sebagai upaya membantu siswa meningkatkan kepercayaan diri. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas konseling kelompok dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas X SMKN 1 Mataram yang berasal dari keluarga broken home. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen One Group Pre-test and Post-test. Data dikumpulkan melalui angket sebagai instrumen utama, serta observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai data pendukung. Sampel penelitian berjumlah 8 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dari populasi 85 siswa berdasarkan skor kepercayaan diri terendah. Analisis data menggunakan uji-t (t-test). Hasil penelitian menunjukkan nilai t-hitung sebesar 15,439 lebih besar daripada t-tabel sebesar 2,365 pada taraf signifikansi 5% (db = 7), sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Temuan ini menunjukkan bahwa konseling kelompok efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri (self-confidence) siswa dari keluarga broken home.