Claim Missing Document
Check
Articles

KARAKTERISTIK PETANI JAGUNG KETAN DI DESA BUHU KECAMATAN TIBAWA KABUPATEN GORONTALO Yusuf, Hendrik; Rauf, Asda; Saleh, Yanti
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 8, NO 1, 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.18942

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana karakteristik petani jagung ketan Desa Buhu Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo. Penelitian dilakukan selama 2 bulan yaitu bulan Oktober sampai bulan November 2022. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian survei dengan menggunakan penelitian kualitatif dengan menggunakan analisis data deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian mereka tentang ciri-ciri petani jagung ketan. Karakteristik petani jagung yang relevan secara sosial, seperti umur, pendidikan, pengalaman bertani selama bertahun-tahun, dan jumlah tanggungan dalam rumah tangga. Di Desa Buhu rata-rata usia produktif adalah 37 tahun atau 92,5% dari jumlah penduduk; rata-rata tingkat pendidikan petani jagung adalah SMA sebanyak 19 orang atau 47,5%; rata-rata pengalaman bercocok tanam petani jagung 6-10 tahun sebanyak 25 orang atau 62,5%; dan rata-rata jumlah tanggungan keluarga petani bubur jagung adalah 0-3, yaitu 30 orang atau 75%. Karakteristik produsen jagung berdasarkan faktor ekonomi, seperti produksi usaha tani, status kepemilikan lahan, dan luas lahan. Luas lahan petani di Desa Buhu Kecamatan Tibawa rata-rata 0.51-1.00 Ha dengan jumlah penduduk 31 orang atau 77,5%, dan produksi usahatani jagung ketan di Desa Buhu mencapai 30.601/Kg dengan luas lahan 0,51-1,00 Ha mencapai 24.003/Kg dengan jumlah petani 31 orang. Status kepemilikan lahan petani jagung rata-rata dimiliki oleh 40 orang atau 100% di Desa Buhu Kecamatan Tibawa.
Rantai Pasok Jagung Di Kecamatan Boliyohuto Kabupaten Gorontalo Rahim, Sri Yundi; Rauf, Asda; Indriani, Ria
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 7, NO 3, 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.18647

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mengetahui mekanisme rantai pasok jagung di Kecamatan Boliyohuto, 2) Menganalisis efisiensi rantai pasok jagung di Kecamatan Boliyohuto, 3) Menganalisis nilai tambah jagung pipilan. Penelitian ini di lakukan di Kecamatan Boliyohuto Kabupaten Gorontalo. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 30 orang petani, 4 orang pengumpul, 1 pedagang besar dan 10 pedagang pengecer. Teknik analisis data yang digunakan deskritip kualitatif, efisiensi pemasaran, margin, distribusi margin, farmers share dan nilai tambah hayami. Hasil penelitian ini terdapat tiga saluran rantai pasok jagung pipilan di Kecamatan Boliyohuto. Efisiensi saluran pemasaran yang efisien terdapat pada saluran satu dan dua margin dan distribusi margin pada saluran I yaitu margin sebesar Rp500 dengan distribusi margin pada pengumpul 56,6%, pedagang besar 16,6%, saluran II yaitu margin sebesar Rp200 dengan distribusi margin 16,6% dan saluran III yaitu margin sebesar Rp1000 dengan distribusi margin pada pengecer yaitu 46%. Untuk farmers share pada saluran pemasaran rantai pasok jagung adalah efisien. Nilai tambah diperoleh dari 50 kg jagung pipilan adalah 481.500/kg atau 13.757% dari nilai produk. Sedangkan keuntungan yang diperoleh sebesar 257.076%.
ANALISIS PENGEMBANGAN KINERJA KELEMBAGAAN PETANI PADI SAWAH GAPOKTAN TIO OLAMI DESA BONGOIME KECAMATAN TILONGKABILA KABUPATEN BONE BOLANGO Tuna, Acan; Rauf, Asda; Boekoesoe, Yuriko
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 8, NO 1, 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.17905

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) Menganalisis faktor-faktor kinerja terhadap tingkat kinerja Gapoktan padi sawah di Desa Bongoime Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango, 2) Menganalisis besarnya pengaruh faktor-faktor kinerja terhadap kinerja Gapoktan padi sawah di Desa Bongoime Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango. Penelitian menggunakan metode survey dengan teknik analisis data regresi linier berganda dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja Gapoktan ditemukan bahwa kualitas kerja, komunikasi, kecepatan, kemampuan, dan inisiatif diperoleh secara simultan berpengaruh signifikan terhadap tingkat kinerja Gapoktan Tio Olami Desa Bongoime Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango. Artinya H_0 ditolak dan H_1 diterima. Dan secara parsial ditemukan bahwa variabel kecepatan dan inisiatif, t-hitung berpengaruh negatif namun signifikan terhadap tingkat kinerja Gapoktan Tio Olami Desa Bongoime Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango sedangkan untuk kualitas kerja, komunikasi, dan kemampuan berpengaruh positif (signifikan) terhadap tingkat kinerja Gapoktan Tio Olami. 2) hasil analisis koefisien determinan menunjukkan bahwa Pengembangan kinerja Gapoktan dapat ditunjang oleh variabel kulitas kerja, komunikasi, kecepatan, kemampuan, dan inisiatif sebesar 0.806 atau 80.6% dan pengaruh faktor lain sebesar 19.4%.
HUBUNGAN ANTARA DINAMIKA KELOMPOK TANI DENGAN TINGKAT ADOPSI TEKNOLOGI PADA USAHATANI PADI SAWAH DI DESA BONGOIME KECAMATAN TILONGKABILA KABUPATEN BONE BOLANGO Pondaag, Ruslan; Rauf, Asda; Mustafa, Ramlan
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 8, NO 1, 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.21751

Abstract

Penelitian ini bertujuan : 1) Mengetahui tingkat dinamika kelompok tani pada usahatani padi sawah. 2) Mengindentifikasi tingkat adopsi pada usahatani padi sawah. 3) Menganalisis hubungan dinamika kelompok tani dengan adopsi teknologi pada usahatani padi sawah. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani padi sawah yang masuk dalam anggota kelompok tani Tio Olami Desa Bongoime, dimana jumlah petani 202 orang, penentuan sampel dilakukan dengan metode slovin sebanyak 67 responden. Analisis yang digunakan yaitu analisis skala likert dan Chi Kuadrat (𝑥2). Hasil penelitian ini adalah (1) Tingkat dinamika kelompok tergolong tinggi dengan jumlah 4,11 menunjukan bahwa tujuan, struktur, fungsi dan tugas, suasana, ektivitas, dan kekompakan kelompok yang dimiliki setiap anggota kelompok tergolong tinggi sehingga mereka menjalankan tugas dan kewajiban secara efektif dan efisien. (2) Adopsi teknologi usahatani padi sawah yang dilakukan setiap anggota kelompok tani tergolong tinggi dengan skor 29,84. Namun ada beberapa indikator perlu ditingkatkan petani yaitu adopsi teknologi pada proses penyiangan dan proses pengendalian HPT. (3) Dinamika kelompok tani dan penerapan teknologi memiliki hubungan erat dan signifikan dengan taraf kepercayaan 95 %, berarti jika dinamika kelompok meningkat maka akan meningkat pula partisipasi kelompok dalam adopsi teknologi usahatani padi sawah.
Analisis Rantai Pasok Beras Pada Gapoktan Tio Olami Desa Bongoime Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango Dako, Rizki Sempadani; Rauf, Asda; Boekoesoe, Yuriko
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 8, NO 1, 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.18252

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1)  Menganalisis struktur rantai pasok beras pada Gapoktan Tio Olami Desa Bongoime, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, 2) Mengetahui aliran produk, keuangan, dan informasi beras di Gapoktan Tio Olami Desa Bongoime Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango, 3) Mengetahui efisiensi pemasaran pada rantai pasok beras di Gapoktan Tio Olami Desa Bongoime Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango. Metode penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan uji data menggunakan analisis marjin pemasaran, farmer's share, dan efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur rantai pasok beras pada Gapoktan Tio Olami terdiri dari anggota primer yaitu petani, penggiling padi, pedagang besar, pedagang pengecer, BUMDes Swadaya dan konsumen serta anggota sekunder yaitu toko tani, perbankan, penyedia jasa angkutan, Dinas Pertanian dan buruh angkut.  Aliran produk beras di Gapoktan Tio Olami mengalir dari petani sampai ke konsumen dalam bentuk beras, aliran uang menggunakan sistem tunai pada setiap mata rantai, dan aliran informasi mengalir secara timbal balik mengenai harga beras yang berlaku di pasar. Saluran III adalah yang paling efisien dengan margin pemasaran Rp. 1.000/kg, farmer's share 90%, efisiensi pemasaran 3,27%.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN PETANI KELAPA DALAM DI KECAMATAN PULUBALA KABUPATEN GORONTALO Yusup, Alpian; Rauf, Asda; Indriani, Ria
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 8, NO 2, 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.24087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis : 1) Menganalisis faktor, umur tanaman, jumlah tanaman kelapa, harga kelapa dan hasil produksi terhadap penerimaan petani kelapa dalam di Kecamatan Pulubala Kabupaten Gorontalo. 2 Menghitung besar penerimaan petani kelapa di Kecamatan Pulubala Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Pulubala Kabupaten Gorontalo selama tiga bulan dari mulai persiapan sampai dengan penyusunan. Metode pengambilan sampel yang dilakukan acak sederhana (random sampling) dengan jumlah sampel sebanyak 48 petani kelapa dalam. Analisis data menggunakan analisis analisis penerimaan dan analisis regresi linear berganda. Hasil Penelitian menunjukan bahwa 1) Berdasarkan hasil uji regresi berganda menggunakan uji F secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan terhadap variabel umur tanaman (X1), jumlah tanaman (X2), harga (X3), dan hasil produksi (X4) terhadap penerimaan petani di Kecamatan Pululaba. Dan secara parsial atau menggunakan uji t variabel jumlah tanaman (X2) dan hasil produksi (X4) berpengaruh signifikan terhadap penerimaan petani. Sedangkan variabel umur tanaman  (X1) dan harga (X3) tidak berpengaruh signifikan terhadap penerimaan petani di Kecamatan Pulubala Kabupaten Gorontalo. 2) Penerimaan rata-rata petani kelapa di Kecamatan Pulubala Kabupaten Gorontalo adalah Rp.4.029.195/panen. 
MANAJEMEN KELEMBAGAAN USAHATANI BAWANG MERAH DI KECAMATAN PAGUYAMAN Basoly, Rahmad Ali Imron; Rauf, Asda; Indriani, Ria
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 7, NO 2, 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v7i2.17902

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) Mengetahui manajemen kelembagaan kelompok tani bawang merah di Kecamatan Paguyaman; 2) Menganalisis faktor-faktor apa yang mempengaruhi berkembangnya kelembagan kelompok tani Bawang Merah di Kecamatan Paguyaman, penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai juni 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei menggunakan kuisioner/angket sebagai alat penelitian. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam menguatkan kelembagaan kelompok usahatani bawang merah, dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu meningkatkan kesadaran berkelompok, melakukan pembenahan dalam manajemen kelembagaan kelompok usahatani bawang merah, melakukan peningkatan kapasitas sumber daya petani melalui pelatihan tentang teknologi produksi (budidaya), perlindungan tanaman dan teknik pasca panen bawang merah, serta mengembangkan kemitraan usaha antara pengusaha (pedagang dan pengumpul) bawang merah dengan petani bawang merah. Untuk hambatan utama dalam manajemen kelembagaan usahatani bawang merah adalah minimnya pengetahuan petani, dinamika kelompok kurang aktif, rendahnya partisipasi anggota dan lemahnya koordinasi dan interaksi antar kelompok maupun dengan lembaga terkait (stakeholder).
PERAN PEREMPUAN DALAM KONTRIBUSI PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI JAGUNG DI KECAMATAN DULUPI KABUPATEN BOALEMO Machieu, Intan Nuraini; Rauf, Asda; Saleh, Yanti
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 7, NO 2, 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v7i2.17919

Abstract

ABSTRACTThis study aims to analyze the role of women in increasing household corn income in Dulupi District, Boalemo Regency. The research approach is Mix Method The Explanatory Sequential Design, which is a combination of quantitative and qualitative approaches. The population of 527 people with the slovin formula obtained a sample of 41 people. Data collection techniques were carried out by observation, interviews, questionnaires and documentation. The data analysis technique uses revenue analysis, contributions and a qualitative model of Miles Huberman. The results of this study indicate that farmers contribute to the income of women (wives) to the household income of corn farming in Dulupi District. The results show that the average contribution of women's income is 39.24% which is in a fairly good criterion. Then when viewed based on the type of work of women (wives) of corn farmers in Dulupi District, the results showed that for women with civil servant jobs they had an income contribution of 52.25% which was in very good criteria, then for jobs as traders had a contribution of income of 31, 95% who are in sufficient criteria and for women who work as household workers and are active in farming have an income contribution of 31.99% which is in a fairly good criterion. This shows that women with productive roles as well as good social roles will tend to have a large income contribution in household income. Keywords: Household Income, Women's Role ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran perempuan dalam kontribusi pendapatan rumah tangga petani jagung di Kecamatan Dulupi Kabupaten Boalemo. Pendekatan penelitian yakni Mix Method The Explanatory Sequential Design yakni kombinasi pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Populasi sebanyak 527 orang dengan rumus Slovin diperoleh sampel sebanyak 41 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, kuesioner dan dokuemntasi. Teknik analisis data menggunakan analisis pendapatan, kontribusi dan kualitatif model Miles Huberman. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kontribusi pendapatan perempuan (istri) petani terhadap pendapatan rumah tangga usahatani jagung di Kecamatan Dulupi diperoleh hasil bahwa rata-rata kontribusi pendapatan perempuan sebesar 39,24% yang berada pada kriteria yang cukup baik. Kemudian jika dilihat berdasarkan jenis pekerjaan perempuan (istri) petani jagung di Kecamatan Dulupi diperoleh hasil bahwa untuk perempuan dengan pekerjaan PNS memiliki kontribusi pendapatan sebesar 52,25% yang berada pada kriteria yang sangat baik, kemudian untuk perempuan dengan pekerjaan sebagai pedagang memiliki kontribusi pendapatan sebesar 31,95% yang berada pada kriteria yang cukup baik serta untuk perempuan dengan pekerjaan sebagai IRT sekaligus aktif dalam usahatani memiliki kontribusi pendapatan sebesar 31,99% yang berada pada kriteria yang cukup baik. Hal ini menunjukan bahwa perempuan dengan peran produktif sekaligus peran sosial yang baik akan cenderung memiliki kontribusi pendapatan yang besar dalam pendapatan rumah tangga. Kata Kunci: Pendapatan Rumah Tangga, Peran Perempuan
EFEKTIFITAS PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENANGANAN ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN DI KOTA GORONTALO Rolianjana, I Putu; Rauf, Asda; Saleh, Yanti
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 7, NO 3, 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.18332

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana efektivitas peran pemerintah daerah dalam penanganan alih fungsi lahan pertanian di Kota Gorontalo. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif.dengan Populasi adalah intansi pemerintah yang memiliki keterkaitan ataupun hubungan dengan kegiatan alih fungsi lahan pertanian berkelanjutan. Pada penelitian ini peneliti menggunakan teknik purposive sampling.Untuk mengukur efektivitas peran pemerintah dalam penanganan alih fungsi lahan pertanian di Kota Gorontalo dilakukan dengan analisis skoring. Pengukuran pendapat responden dalam penelitian digunakan skala likert, dengan rentang 1 (tidak pernah), 2 (kadang-kadang), 3 (cukup), 4 (sering), 5 (sering sekali/selalu). Perhitungan nilai efektif didasarkan pada total skor yang diperoleh dari pengamatan lapangan, dengan terlebih dahulu menentukan skor tertinggi dan terendah. Peran pemerintah daerah dalam penanganan dan pengendalian alih fungsi lahan pertanian berkelanjutan di Kota Gorontalo telah efektif berdasarkan hasil perhitungan yang telah dilakukan dengan memperoleh skor sebesar 50,2 berdasarkan indikator yang telah ditentukan.Namun masih terjadi alih fungsi lahan pertanian secara spasial dibeberapa daerah di Kota Gorontalo, hal ini dikarenakan tingginya kebutuhan lahan untuk sektor industri dan perumahan dikarenakan peningkatan jumlah penduduk dan perkembangan industri. Hal ini di mungkinkan terjadi karena tidak semua lahan yang ada di Kota Gorontalo masuk dalam area KP2B (Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan) sehingga walaupun masih berbentuk lahan sawah tetapi peruntukan lahan sudah bukan untuk sawah lagi.
Analisis Perbedaan Pendapatan Petani Padi Sawah Berdasarkan Status Kepemilikan Lahan Di Gapoktan Tio Olami Kecamatan Tilongkabila Abas, Husain; Rauf, Asda; Bakari, Yuliana
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 8, NO 3, 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.26820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mengidentifikasi status kepemilikan lahan sawah di Gapoktan Tio Olami Kecamatan Tilongkabila, 2) Menganalisis pendapatan petani sawah berdasarkan status kepemilikan lahan di Gapoktan Tio Olami Kecamatan Tilongkabila. Penelitian ini dilakukan penelitian ini dilakukan di Desa Bongoime Kecamatan Tilongkabila kabupaten Bone Bolango mulai dari bulan September sampai Bulan Oktober 2022 dengan jumlah sampel sebanyak 66 orang petani. Perbedaan pendapatan petani berdasarkan status kepemilikan lahan dianalisis dengan menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukan bahwa status kepemilikan lahan di Desa Bongoime Kecamatan Tilongkabila adalah 50% petani pemilik dan 50% petani penyakap dari total petani responden yakni 66 orang petani. Hasil perhitungan terdapat perbedaan pendapatan petani pemilik yaitu rata-rata tiap petani Rp.8.378.348 dan pendapatan petani penyakap yaitu rata-rata tiap petani yaitu Rp.5.922.167. Hasil analisis uji-t tidak terdapat perbedaan signifikan dengan nilai t-hitung sebesar 1,68.
Co-Authors Abas, Husain Abdul Fajar Haras1 Abdul Zainal Lawani Abdullah, Alfendri Afdal Tanaiyo Agustin Kuadi Amelia Murtisari Amir Halid Anisa Anisa Arbie, Yayu Basoly, Rahmad Ali Imron Boekosoe, Yuriko Christanti Agustina Cici Djafar Cindriwaty Moito Dai, Rahmawati Dako, Rizki Sempadani Delvi Suleman Denis Pangulili Dian Ratnasari Dilapanga, Diaz Giffari djafar, sulastri Djajali, Trisud Yayan Dondo, Dwi Kurniawan Endang Listyarini Entengo, Arfan Fadel Amili Fahmid Yusuf Febrianto Paputungan Fikram Abdullah Frangki Husin Gaib, Siswan Y Hasan, Fitran Hein Mahmud Hendra S Yubi Hendra, Mohamad Roqib Hendrawan, Wawan Herman, Selviawati Imelda Zakir Indahsari Kilo Indrawati Akuba Irwan Bempah Irwan Jaelani Jamaludin Hamsa N. Pilomonu Julindri N. Puluhulawa Kadar, Maryam Kadir, Liskawati Karsidi, Cindy Erica Kasim Nusi Kasim, Nitam Kemi, Haddad Komendangi, Andika Kunuti, Samsir A. L Lusiana Lapananda, Maharani S. Liskawati Kadir Lole, Ririn Machieu, Intan Nuraini Mahludin H. Baruwadi Mauradja, Arwin Meilan Bobihu Miftha Hulzannah Alamri Mochtar Lutfi Rayes Mohamad Alfian Mantali Mohamad Muhazir Ramli Mohamad Zulkarnain Usman Mohammad Zubair Hippy Mohi, Widi Adelia Mooduto, Wilandri Muh Fadli Nuwa Muhammad Amir Arham Muhammad Rizq Gobel Muslim Puji Hartono H. Rifai Niwayan Meinawati Nur Mia Rahma Lahidjun Nur Silfiah Amin Nurdin . Nurhayati Latief Oka, Mohamad Adrian Olii, Nur Ayin T. Olomia, Putri Patricia Pakaya, Lukmanul Hakim Paputungan, Muhamad Zidan Patila, Sri Wahyuni Pondaag, Ruslan Rahayu Nangsi Paramata Rahim, Sri Yundi Ramlan Mustafa Ranti I. Songi Rauf, Nurain Ria Indriani Ria Indriani Ria Indriani Riki Djamalu Rolianjana, I Putu Samin Pakaya samsul antuala Sintia Abbas Sirajjudin, Zulham Siswan Y Gaib Sriwahyuni Palia Sumarno Kaiman Suprihatin Suhana Supriyo Imran Suroto Suroto Suwanda, Putri Windaryati Syarwani Canon Tuna, Acan Usman, Arpan Waode Faridawaty Wawan K Tolinggi Yanti Saleh Yolanda Idrus Yuliana Bakari Yulista Razak Yunita P. Djamil Yuriko Boekoesoe Yusran Lasantu Yusuf, Hendrik Yusup, Alpian Zein Anggowa Zulham Sirajuddin