Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Perbedaan Pendapatan Petani Padi Sawah Berdasarkan Status Kepemilikan Lahan Di Gapoktan Tio Olami Kecamatan Tilongkabila Abas, Husain; Rauf, Asda; Bakari, Yuliana
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 8, NO 3, 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.26820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mengidentifikasi status kepemilikan lahan sawah di Gapoktan Tio Olami Kecamatan Tilongkabila, 2) Menganalisis pendapatan petani sawah berdasarkan status kepemilikan lahan di Gapoktan Tio Olami Kecamatan Tilongkabila. Penelitian ini dilakukan penelitian ini dilakukan di Desa Bongoime Kecamatan Tilongkabila kabupaten Bone Bolango mulai dari bulan September sampai Bulan Oktober 2022 dengan jumlah sampel sebanyak 66 orang petani. Perbedaan pendapatan petani berdasarkan status kepemilikan lahan dianalisis dengan menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukan bahwa status kepemilikan lahan di Desa Bongoime Kecamatan Tilongkabila adalah 50% petani pemilik dan 50% petani penyakap dari total petani responden yakni 66 orang petani. Hasil perhitungan terdapat perbedaan pendapatan petani pemilik yaitu rata-rata tiap petani Rp.8.378.348 dan pendapatan petani penyakap yaitu rata-rata tiap petani yaitu Rp.5.922.167. Hasil analisis uji-t tidak terdapat perbedaan signifikan dengan nilai t-hitung sebesar 1,68.
PERAN KELOMPOK TANI TERHADAP PENINGKATAN ADOPSI GOOD AGRICULTURAL PRATICE (GAP) JAGUNG HIBRIDA DI DESA MONGIILO KABUPATEN BONE BOLANGO Kadar, Maryam; Rauf, Asda; Sirajuddin, Zulham
Journal of Food Security and Agroindustry Vol. 2 No. 1 (2024): FEBRUARY
Publisher : PAKIS JOURNAL INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/jfsa.v2i1.289

Abstract

Tujuan penelitian ini, yaitu untuk mengidentifikasi komponen-komponen inovasi pada budi daya jagung hibrida dalam GAP jagung, menganalisis keragaman adopsi terhadap komponen teknologi dalam GAP yang dilakukan oleh petani, dan menganalisis korelasi antara keterlibatan petani dalam kelompok tani dengan adopsi inovasi dalam GAP. Penelitian ini menggunakan  metode kombinasi antara metode kualitatif dengan metode kuantitatif. Metode kombinasi tersebut adalah exploratory sequential design yang didahului dengan pengumpulan data kualitatif dengan melakukan wawancara kepada informan kemudian dilanjutkan dengan pengumpulan data kuantitatif, yakni menggunakan data hasil wawancara terhadap 60 responden. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa budi daya jagung dari pratanam sampai pasca panen oleh kelompok tani di Desa Mongiilo terdapat 10 komponen inovasi dalam GAP. Komponen teknologi dalam GAP yang paling tinggi diadopsi adalah pembubunan pada akar jagung dan penanaman satu benih per satu lubang, serta yang paling rendah diadopsi adalah pengeringan segera setelah panen dan penggunaan jarak tanam sesuai petunjuk penyuluh. Keaktifan petani dalam kelompok tani berpengaruh signifikan terhadap adopsi pemupukan yang tepat jumlah dan waktu sesuai rekomendasi. Oleh karena itu, petani perlu didorong untuk lebih aktif dalam kelompok tani untuk meningkatkan adopsi inovasi jagung hibrida.
EFEKTIVITAS PENDAMPINGAN BERBASIS SEKOLAH LAPANG DALAM PENGEMBANGAN TANAMAN PADI DI DESA BONGOHULAWA KECAMATAN TILONGKABILA KABUPATEN BONE BOLANGO djafar, sulastri; Rauf, Asda; Mustafa, Ramlan
Mediagro: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 21 No 3 (2025): MEDIAGRO
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mediagro.v21i3.14166

Abstract

Rice crop development is a series of efforts and strategies undertaken to increase the productivity, quality, and sustainability of rice production. This study aims to determine the internal and external factors affecting the effectiveness of field school-based mentoring in rice crop development and analyze the effectiveness of field school-based mentoring in rice crop development in Bongohulawa Village, Tilongkabila District, Bone Bolango Regency. A total of 50 rice farmers participated in the field school. The analysis used in this study was descriptive analysis and effectiveness analysis. The results showed that internal factors such as age, education level, length of farming, land area, and land ownership status influenced the effectiveness of field school-based mentoring. Meanwhile, external factors such as the role of extension workers and the availability of information also contributed significantly to the effectiveness of field school-based mentoring by 81.2%. The implementation of field school-based mentoring in Bongohulawa Village has been quite effective. This is reinforced by the results of the analysis of each indicator consisting of knowledge, attitudes, and skills having an effectiveness value of 74.24%.
Strategi Adopsi Teknologi Panen Padi Sawah Menggunakan Combine Harvester Di Desa Bongoime Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango Talawo, Deis; Rauf, Asda; Amin, Nur Silfiah
Jurnal Economic Resource Vol. 9 No. 1 (2026): October - March
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/jer.v9i1.2270

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat penerimaan petani, faktor-faktor yang memengaruhi adopsi, serta strategi adopsi teknologi panen padi sawah menggunakan combine harvester di Desa Bongoime, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan 68 responden petani padi sawah. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi lapangan, kemudian dianalisi smenggunakan analisis tingkat penerimaan dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjuk kantingkat penerimaan petani tergolong rendah. Rendahnya penerimaan dipengaruhi faktor internal sepertikondisilahanberlumpur, keterampilanteknis, dan kekhawatiran kualitas gabah, serta factor eksternal berupa cuaca dan biaya operasional mesin. Strategi adopsi yang direkomendasikan adalah pelatihan petani, system sewa alsintan kelompok tani, serta dukungan penyuluh dan pemerintah.
Analisis Pemberdayaan Kelompok Tani Padi Sawah untuk Mendukung Kemandirian Pangan di Desa Bongohulawa Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango Wahab, Wanti A.; Rauf, Asda; Saleh, Yanti
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i1.21939

Abstract

This study aims to analyze the empowerment of rice farmer groups towards food independence in Bongohulawa Village, Tilongkabila District, Bone Bolango Regency. The main problems faced by farmers are limited business capital, access to financial institutions, so the role of institutions and microfinance institutions is needed in strengthening farming businesses. The study was conducted in January–March 2025 using a quantitative descriptive method. The sampling technique was carried out purposively with a total of 48 farmers as respondents, while data were obtained through observation, interviews, questionnaires, and documentation studies. Data analysis used simple linear regression analysis, t-test, f-test, and determination. The results showed that farmer group empowerment had a direct effect on food independence of 0.708. In addition, this research model explained 49.9% of the variation in food independence, while 50.1% was influenced by other factors outside the model. These findings confirm that collaboration between farmer groups is very important in supporting sustainable food independence.
Strategi pengembangan gula aren menggunakan business model canvas Pakaya, Fitra; Rauf, Asda; Moonti, Agustinus
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 10, NO 2, 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.33222

Abstract

Strategi adalah alat yang membantu bisnis mencapai tujuannya dalam waktu singkat. Selain itu, strategi dapat dilihat sebagai respons terhadap faktor eksternal seperti peluang dan ancaman, serta faktor internal yaitu kekuatan dan kelemahan yang dapat mempengaruhi perusahaan, strategi adalah induk komprehensif yang menjelaskan bagaimana suatu bisnis agar dapat mencapai tujuannya berdasarkan misi yang telah ditetapkan sebelumnya. Tujuan penelitian 1) Untuk mengidentifikasi model usaha bisnis yang baru, 2) Untuk menganalisis strategi alternatif dalam pengembangan usaha yang sesuai melalui analisis SWOT pada setiap elemen Business Model Canvas. Metode analisis data menggunakan 9 elemen business model canvas untuk menganalisis gambaran model usaha bisnis yang baru dan penelitian ini juga menggunakan analisis SWOT pada setiap elemen business model canvas, untuk menganalisis strategi altenatif dalam pengmebangan usaha bisnis. Hasil penelitian menunjukkan identifikasi model usaha bisnis dengan menggunakan pendekatan business model canvas terdapat enam elemen business model canvas yaitu customer segment, value proposition, customer relationship, key activities, key partnership, channel, key resource, cost structure. Hasil strategi pengembangan usaha bisnis di PT Sentra Mulia Sejahtera terletak di kuadran 1 yang artinya perusahaan memiliki peluang dan kekuatan sehingga dapat memanfaatkan peluang yang ada pada perusahaan.
Analisis Kelayakan Usahatani Jagung di Desa Dulohupa Kecamatan Boliyohuto Kabupaten Gorontalo Patila, Sri Wahyuni; Rauf, Asda; Boekoesoe, Yuriko
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 10, NO 2, 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.27420

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1). Menghitung proporsi biaya usahatani jagung di Desa Dulohupa Kecamatan Boliyohuto Kabupaten Gorontal, 2). Menghitung pendpatan dan kelayakan usahatani jagung di Desa Dulohupa Kecamatan Boliyohuto Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini dilakukan di Desa Dulohupa Kecamatan Boliyohuto Kabupaten Gorontalo pada bulan November sampai dengan Januari 2024 dengan jumlah sampel 40 petani jagung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Analisis data yang digunakan adalah analisis biaya, penerimaan, pendapatan dan analisis kelayakan usahatani. Hasil Penelitian menunjukkan 1). Biaya perhitungan diperoleh proporsi biaya pada usahatani jagung adalah biaya tetap yaitu sebesar 2,68% dan biaya variabel sebesar 97,32 % dari total biaya yang digunakan. 2). Hasil analisis R/C Ratio usahatani jagung diperoleh sebesar 2,17 berarti 1 maka usahatani jagung ini layak untuk dilanjutkan. 
Analysis of degraded land suitability and regional comparative advantages for maize development in the Gorontalo sustainable agriculture areas, Indonesia Rayes, Mochtar Lutfi; Nurdin, N; Listyarini, Endang; Agustina, Christanti; Rauf, Asda
Journal of Degraded and Mining Lands Management Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15243/jdmlm.2023.111.4909

Abstract

Maize has attracted the attention of local governments due to its high yield potential and economic prospects, but the strategic value of this commodity has not been specific to particular locations. Therefore, this study aimed to assess degraded land suitability and determine the regional comparative advantages for maize development in the Gorontalo sustainable agriculture areas. The suitability class was assessed using Automatic Land Evaluation System software, while comparative advantages were determined using input-output and regional analysis. The input-output analysis was based on maize farming data from interviews with 80 farmers. This study also employed location quotient, specialization index, and localization index analyses based on maize, rice, and soybean production data for 2014, 2016, and 2018. The results showed that land degradation caused by soil erosion was dominated by moderate, heavy, and very heavy categories. Most of the actual land suitability for maize was classified as marginal suitable (S3) but became very suitable (S1) and moderately suitable (S2) after the limiting factors were improved. Furthermore, maize was profitable for the land suitability classes of S1, S2, and S3, and the commodity was most concentrated in Mootilango District. Based on the results, land management recommendations followed a pattern of recommendation I > II > III > not recommended.
HEAVY METAL CONTAMINATION IN WATER SOURCES IN POHUWATO REGENCY: IMPLICATIONS FOR BIODIVERSITY AND PUBLIC HEALTH IN GOLD MINING AREAS Iyabu, Hendri; Baderan, Dewi Wahyuni K; Hamidun, Marini Susanti; Rahim, Sukirman; Rauf, Asda
Indonesian Biodiversity Journal Vol. 6 No. 3 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/j135j237

Abstract

Artisanal and small-scale gold mining (ASGM) can increase the levels of heavy metals in surface water and groundwater sources. This study was conducted to evaluate water quality in Pohuwato Regency, Gorontalo, Indonesia. Sampling was performed at three sites: a reservoir, an irrigation channel, and a well. The concentrations of lead (Pb), cadmium (Cd), iron (Fe), manganese (Mn), and mercury (Hg) were analyzed using Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). The results indicated that Hg concentrations ranged from 0.00883 to 0.01493 mg/L (≈8.8–14.9× above the WHO guideline value of 0.001 mg/L), Mn concentrations ranged from 0.1309 to 0.543 mg/L (≈1.3–5.4× above the WHO guideline value of 0.1 mg/L), while Pb concentrations ranged from 0.0019 to 0.0048 mg/L, Cd concentrations ranged from 0.0002 to 0.0006 mg/L, and Fe concentrations ranged from 0.0728 to 0.101 mg/L, all of which were below the recommended threshold values for drinking water. The findings emphasize the importance of mitigation strategies based on mining governance, strengthening water safety plans, as well as interventions for household water treatment (adsorption/filtration) and risk communication.
HEAVY METAL CONTAMINATION IN WATER SOURCES IN POHUWATO REGENCY: IMPLICATIONS FOR BIODIVERSITY AND PUBLIC HEALTH IN GOLD MINING AREAS Iyabu, Hendri; Baderan, Dewi Wahyuni K; Hamidun, Marini Susanti; Rahim, Sukirman; Rauf, Asda
Indonesian Biodiversity Journal Vol. 6 No. 3 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/j135j237

Abstract

Artisanal and small-scale gold mining (ASGM) can increase the levels of heavy metals in surface water and groundwater sources. This study was conducted to evaluate water quality in Pohuwato Regency, Gorontalo, Indonesia. Sampling was performed at three sites: a reservoir, an irrigation channel, and a well. The concentrations of lead (Pb), cadmium (Cd), iron (Fe), manganese (Mn), and mercury (Hg) were analyzed using Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). The results indicated that Hg concentrations ranged from 0.00883 to 0.01493 mg/L (≈8.8–14.9× above the WHO guideline value of 0.001 mg/L), Mn concentrations ranged from 0.1309 to 0.543 mg/L (≈1.3–5.4× above the WHO guideline value of 0.1 mg/L), while Pb concentrations ranged from 0.0019 to 0.0048 mg/L, Cd concentrations ranged from 0.0002 to 0.0006 mg/L, and Fe concentrations ranged from 0.0728 to 0.101 mg/L, all of which were below the recommended threshold values for drinking water. The findings emphasize the importance of mitigation strategies based on mining governance, strengthening water safety plans, as well as interventions for household water treatment (adsorption/filtration) and risk communication.
Co-Authors Abas, Husain Abdul Fajar Haras1 Abdul Zainal Lawani Abdullah, Alfendri Afdal Tanaiyo Agustin Kuadi Agustinus Moonti Amelia Murtisari Amir Halid Anisa Anisa Arbie, Yayu Basoly, Rahmad Ali Imron Boekosoe, Yuriko Christanti Agustina Cici Djafar Cindriwaty Moito Dai, Rahmawati Dako, Rizki Sempadani Delvi Suleman Denis Pangulili Dewi Wahyuni K. Baderan Dian Ratnasari Dilapanga, Diaz Giffari djafar, sulastri Djajali, Trisud Yayan Dondo, Dwi Kurniawan Endang Listyarini Entengo, Arfan Fadel Amili Fahmid Yusuf Febrianto Paputungan Fikram Abdullah Frangki Husin Gaib, Siswan Y Hasan, Fitran Hein Mahmud Hendra S Yubi Hendra, Mohamad Roqib Hendrawan, Wawan Hendri Iyabu Herman, Selviawati Imelda Zakir Indahsari Kilo Indrawati Akuba Irwan Bempah Irwan Jaelani Jamaludin Hamsa N. Pilomonu Julindri N. Puluhulawa Kadar, Maryam Kadir, Liskawati Karsidi, Cindy Erica Kasim Nusi Kasim, Nitam Kemi, Haddad Komendangi, Andika Kunuti, Samsir A. L Lusiana Lapananda, Maharani S. Liskawati Kadir Lole, Ririn Machieu, Intan Nuraini Mahludin H. Baruwadi Marini Susanti Hamidun Mauradja, Arwin Meilan Bobihu Miftha Hulzannah Alamri Mochtar Lutfi Rayes Mohamad Alfian Mantali Mohamad Muhazir Ramli Mohamad Zulkarnain Usman Mohammad Zubair Hippy Mohi, Widi Adelia Mooduto, Wilandri Muh Fadli Nuwa Muhammad Amir Arham Muhammad Rizq Gobel Muslim Puji Hartono H. Rifai Niwayan Meinawati Nur Mia Rahma Lahidjun Nur Silfiah Amin Nurdin, N Nurhayati Latief Oka, Mohamad Adrian Olii, Nur Ayin T. Olomia, Putri Patricia Pakaya, Fitra Pakaya, Lukmanul Hakim Paputungan, Muhamad Zidan Patila, Sri Wahyuni Pondaag, Ruslan Rahayu Nangsi Paramata Rahim, Sri Yundi Ramlan Mustafa Ranti I. Songi Rauf, Nurain Ria Indriani Ria Indriani Ria Indriani Riki Djamalu Rolianjana, I Putu Samin Pakaya samsul antuala Sintia Abbas Sirajjudin, Zulham Siswan Y Gaib Sriwahyuni Palia Sukirman Rahim Sumarno Kaiman Suprihatin Suhana Supriyo Imran Suroto Suroto Suwanda, Putri Windaryati Syarwani Canon Talawo, Deis Tuna, Acan Usman, Arpan Wahab, Wanti A. Waode Faridawaty Wawan K Tolinggi Yanti Saleh Yolanda Idrus Yuliana Bakari Yulista Razak Yunita P. Djamil Yuriko Boekoesoe Yusran Lasantu Yusuf, Hendrik Yusup, Alpian Zein Anggowa Zulham Sirajuddin