Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Efektivitas Pemberian Tablet Fe dan Tambahan Buah Pepaya California (Carica Pepaya L) Terhadap Peningkatan hemoglobin Pada Remaja Putri di Pondok Tahfidz Nurul Qur’an MAN 1 Kudus: Effectiveness of Fe Tablets and California Papaya Fruit Supplement (Carica Papaya L) on Hemoglobin Increase on Young Women at Pondok Tahfidz Nurul Qur'an MAN 1 Kudus Nurul Kamila; Indah Puspitasari; Dwi Astuti
Journal of Health Vol. 13 No. 1 (2026): Journal of Health (JoH) - January
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.779 KB) | DOI: 10.30590/joh.v13n1.78

Abstract

Background: Anemia remains a global health problem, with a prevalence of 29.9% among women aged 15–49 years according to the 2023 Basic Health Research. In adolescent girls, anemia is commonly caused by iron deficiency and the menstrual cycle. Efforts to enhance iron absorption can be supported by consuming iron tablets combined with vitamin C–rich sources, such as papaya. Objective: This study aimed to assess the effectiveness of iron tablets combined with papaya fruit (Carica papaya L.) in increasing hemoglobin levels among adolescent girls. Methods: The study employed a quasi-experimental design with two pre-test–post-test groups. Results: The t-test results showed a significant increase in hemoglobin levels in both groups (p < 0.05), with a mean difference of 0.58 g/dl higher in the intervention group than in the control group. Conclusion: These findings indicate that the combination of iron tablets and papaya fruit is more effective in increasing hemoglobin levels among adolescent girls at the Nurul Qur'an MAN 1 Kudus Tahfidz boarding school.
EFEKTIVITAS PREGNANCY BODY MASSAGE TERHADAP TINGKAT KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER III Evi fidiarti; Indah Puspitasari; Indah Risnawati
Midwifery Care Journal Vol. 7 No. 3 (2026): July 2026
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/micajo.v7i3.14533

Abstract

Pregnancy in the third trimester is often accompanied by physical and psychological changes that can cause anxiety before delivery. Excessive anxiety can negatively impact the health of the mother and fetus. Non-pharmacological interventions such as Pregnancy Body Massage are known to be able to provide a relaxation effect, reduce stress hormones, and increase the comfort of pregnant women.This study aims to determine the effectiveness of Pregnancy Body Massage on the level of anxiety of pregnant women in the third trimester at PKU Muhammadiyah Gubug Hospital. This study used a quantitative design with a quasi experiment method and a pre-test and post-test without control group approach. The study population was all pregnant women in the third trimester who conducted examinations at PKU Muhammadiyah Gubug Hospital as many as 39 people, with a sample of 36 respondents taken using purposive sampling techniques. Anxiety level measurements were carried out using the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) questionnaire before and after the Pregnancy Body Massage intervention. Data analysis using Wilcoxon test.The results of statistical analysis of the wilcoxon test obtained p value = 0.000. It can be concluded that there is an Effect of Pregnancy Body Massage on the Anxiety Level of Pregnant Women in the Third Trimester at PKU Muhammadiyah Gubug Hospital. There is an Effect of Pregnancy Body Massage on the Level of Anxiety of Pregnant Women in the Third Trimester at PKU Muhammadiyah Gubug Hospital
Peningkatan Pengetahuan Ibu Nifas tentang Perawatan Tali Pusat Terbuka dan Optimalisasi Nutrisi melalui Kegiatan Pengabdian Masyarakat Ima Nur Faizah; Indah Puspitasari
JURPIKAT Vol 7 No 1 (2026): 7.1 2026
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2898

Abstract

Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Bayi (AKB) merupakan tanggung jawab pemerintah dan masyarakat serta menjadi indikator keberhasilan kesehatan. Salah satu upaya penting adalah pelayanan kebidanan berkelanjutan atau Continuity of Care (CoC). Studi kasus ini bertujuan memberikan asuhan kebidanan holistik kepada Ny. N, primigravida yang mendapat pelayanan di Puskesmas Gribig. Asuhan komprehensif dilakukan sejak usia kehamilan 35 minggu, meliputi masa hamil, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir. Hasil menunjukkan tidak ada perbedaan antara teori dan kasus. Bidan memberikan edukasi nutrisi, anjuran penggunaan ASI booster untuk meningkatkan produksi ASI, serta perawatan tali pusat bayi dengan metode terbuka guna mencegah infeksi dan mempercepat pelepasan tali pusat. Disimpulkan bahwa tidak terdapat kesenjangan antara teori dan praktik, dan bidan harus mampu memberikan asuhan berkelanjutan pada seluruh tahapan kebidanan, termasuk KB.
KORELASI STATUS GIZI BERDASARKAN LILA IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI DESA LOKUS STUNTING PUSKESMAS JEPARA Arifatul Ma&#039;wa; Noor Azizah; Indah Puspitasari
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 16, No 2 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v16i2.2970

Abstract

Indonesia termasuk dalam salah satu negara berkembang yang hingga saat masih dihadapkan dengan triple burden of malnutrition (tiga beban masalah gizi) yaitu stunting, wasting dan overweight. Kabupaten Jepara menempati urutan kelima terbanyak di Provinsi Jawa Tengah dan urutan 10 di atas angka provinsi. Stunting yang terjadi dijepara sebanyak 3.638 balita. di Puskesmas Jepara kejadian stunting 507 balita.. Oleh karena itu, tujuan studi ini adalah untuk mengetahui korelasi status gizi berdasarkan LILA ibu hamil dengan kejadian stunting di desa lokus stunting puskesmas jepara. dengan desain penelitian cohort retrospective. Populasi dan Sampel yaitu seluruh ibu yang  memiliki balita di desa lokus stunting di puskesmas  jepara yang berjumlah 39  ibu hamil. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Instrumen dalam penelitian ini berupa kohort ibu hamil dan laporan data E-PPGBM. Analisa data menggunakan uji statistic Korelasi Rank Spearman dengan menggunakan program SPSS Forwindows. Sebagian besar ibu hamil yang memiliki balita stunting yaitu status gizi baik (23,5 cm) sebanyak 28 orang (71,8%), ibu hamil dengan status gizi kurang ada 11 (28,2%). Ibu hamil yang memiliki balita stunting dengan riwayat status gizi baik sebagian besar stunting dalam kategori pendek ada 24 balita (61,6%) dan sangat pendek sebanyak 4 balita (10,2%). Status gizi berdasarkan LILA ibu hamil yang memiliki balita stunting yaitu status gizi kurang menyebabkan kejadian stunting dengan kategori pendek sebanyak 10 balita (25,6%) sedangkan kategori sangat pendek 1 balita (2,6%). Dari penelitian yang telah diteliti berdasarkan hasil uji statistik rank spearman diperoleh nilai 0,543 maka dapat disimpulkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi berdasarkan LILA ibu hamil dengan kejadian stunting pada balita di desa lokus stunting Puskesmas Jepara. Diharapkan masyarakat dapat meningkatkan dan lebih memperhatikan asupan gizi, khususnya pada ibu agar saat hamil bisa memberikan asupan yang cukup untuk janin.
PENGGUNAAN HERBAL KOMBINASI JAHE DAN LIDAH BUAYA TERHADAP NYERI PUNGGUNG BAWAH IBU HAMIL Mahjati Kartikaninggar Sukoco; Islami Islami; Indah Puspitasari
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 17, No 1 (2026): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v17i1.3387

Abstract

Abstrak Nyeri merupakan keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil dan dapat mengganggu kenyamanan serta aktivitas sehari-hari. Berbagai terapi nonfarmakologis dapat digunakan untuk mengurangi nyeri, salah satunya melalui pemanfaatan herbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian cream oles kombinasi jahe dan lidah buaya terhadap tingkat nyeri punggung bawah pada ibu hamil. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimen menggunakan pendekatan one group pretest–posttest dengan jumlah sampel sebanyak 30 ibu hamil yang dipilih menggunakan Accidental sampling, dengan kriteria Ibu hamil yang mengalami nyeri punggung dan ibu tidak mengalami komplikasi kehamilan. Tingkat nyeri diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan NRS (Numeric Rate Scale). Analisa unvariat karateristik responden akan menggunakan metode statistik deskriptif. Uji bivariat menggunakan uji man-whitney. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p value = 0,000 (p 0,05) yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara tingkat nyeri sebelum dan sesudah pemberian cream oles jahe dan lidah buaya. Pemberian cream oles kombinasi jahe dan lidah buaya berpengaruh signifikan terhadap penurunan tingkat nyeri pada ibu hamil. Terapi ini dapat dijadikan sebagai alternatif terapi nonfarmakologis yang aman dan mudah digunakan untuk mengurangi nyeri pada ibu hamil Abstract Pain is a common complaint experienced by pregnant women and may interfere with comfort and daily activities. Various non-pharmacological therapies can be used to reduce pain, one of which is the use of herbal remedies. This study aimed to determine the effect of applying a combination ginger and aloe vera topical cream on lower back pain in pregnant. This study was a quantitative study with a quasi-experimental design using a one-group pretest–posttest approach. The sample consisted of 30 pregnant women, selected using accidental sampling. Pain levels were measured before and after the intervention using the Numeric Rating Scale (NRS). Univariate analysis of respondents’ characteristics was conducted using descriptive statistics, while bivariate analysis was performed using the Mann–Whitney test. The statistical analysis showed a p-value of 0.000 (p 0.05), indicating a significant difference in pain levels before and after the application of the ginger and aloe vera topical cream.The application of a combination ginger and aloe vera topical cream has a significant effect on reducing pain levels in pregnant women. This therapy can be considered a safe and practical non-pharmacological alternative to reduce pain during pregnancy
Efektivitas Pemeberian Sari Kacang Hijau Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Iseh Widyawati; Irawati Indrianingrum; Indah Puspitasari
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i3.2573

Abstract

Anemia dapat menyebabkan kekurangan oksigen yang diperlukan untuk fungsi optimal sel dan organ. Gejala anemia antara lain kelelahan, pusing, sesak napas, dan kulit pucat. Pada ibu hamil, anemia berisiko menyebabkan komplikasi serius bagi ibu dan janin, sehingga pemeriksaan dan penanganan yang tepat sangat diperlukan. Pengobatan anemia dapat dilakukan dengan mengonsumsi tablet zat besi atau meningkatkan asupan protein, salah satunya melalui sari kacang hijau. Riset ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas sari kacang hijau dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain one group pre-test post-test, melibatkan 30 responden. Analisis dilakukan untuk mengamati perubahan kadar hemoglobin sebelum dan sesudah konsumsi sari kacang hijau serta menilai manfaatnya bagi kesehatan ibu hamil. Sampel yang diikutsertakan diambil melalui teknik purposive sampling. Temuan menunjukkan bahwa sebelum intervensi, 93,3% responden mengalami anemia ringan, sementara 6,7% memiliki kadar hemoglobin normal. Setelah perlakuan, 76,7% responden mencapai kadar hemoglobin normal, sedangkan 23,3% masih mengalami anemia ringan. Hasil uji statistik (p = 0,000) mengonfirmasi perbedaan signifikan sebelum dan setelah perlakuan, sehingga sari kacang hijau terbukti efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil dan direkomendasikan sebagai intervensi alami.
Pengaruh Baby massage Terhadap Penurunan Gejala ISPA pada Balita Usia 12-59 Bulan di Praktek Dr. Kusuma Dewi Riwayati Rismaya; Atun Wigati; Diah Andriani K; Indah Puspitasari
An-Najat Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus: An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/an-najat.v4i3.3895

Abstract

ISPA merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada balita. Baby massage dapat menjadi salah satu pendekatan komplementer untuk membantu mengurangi gejala ISPA. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan gejala ISPA sebelum dan sesudah pemberian baby massage pada balita usia 12–59 bulan. Penelitian menggunakan desain pra-eksperimen one-group pretest-posttest dengan 31 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dianalisis menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan distribusi gejala ISPA setelah intervensi, ditandai dengan penurunan kategori sangat sering dari 15 responden (48,4%) menjadi 3 responden (9,7%) dan peningkatan kategori jarang dari 0 menjadi 11 responden (35,5%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan Z=-4,710 dan p<0,001, yang menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara skor gejala ISPA sebelum dan sesudah pemberian baby massage. Baby massage berpotensi menjadi intervensi pendamping dalam membantu mengurangi frekuensi gejala ISPA pada balita.
PENGARUH AKUPRESUR DALAM MENGURANGI GEJALA INSOMNIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER 3 DI PMB JAMILAH DAWE KUDUS Tria Putri Anjani; Indah Puspitasari; Indah Risnawati
Nusantara Hasana Journal Vol. 6 No. 3 (2026): Nusantara Hasana Journal, August 2026
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v6i3.2325

Abstract

Insomnia is a common complaint experienced by pregnant women in their third trimester due to physical and psychological changes, such as uterine enlargement, back pain, frequent urination, anxiety before labor, and hormonal changes. Untreated sleep disorders can impact the health of both the mother and the fetus, requiring safe and effective treatment. Acupressure is a non-pharmacological therapy that is relatively safe, easy to perform, and has no side effects for pregnant women. This therapy involves applying pressure to specific points on the body to help increase relaxation and improve sleep quality. This study aimed to determine the effect of acupressure therapy in reducing insomnia symptoms in pregnant women in their third trimester at PMB Jamilah Dawe Kudus. This study used a quantitative method with a quasi-experimental design through a pretest–posttest with a control group approach. The study sample was pregnant women in their third trimester who underwent ANC examinations at PMB Jamilah Dawe Kudus and met the inclusion criteria. A total of 52 respondents were divided into an intervention group of 26 respondents and a control group of 26 respondents. Insomnia levels were measured using the Insomnia Severity Index (ISI) instrument before and after acupressure therapy was given to the intervention group, while the control group was not given any intervention. The data obtained were analyzed using statistical tests appropriate to the data distribution. Research conducted on 52 pregnant women in their third trimester at PMB Jamilah Dawe Kudus showed that acupressure therapy at the HT7 (Shenmen) point was effective in reducing insomnia symptoms. This was evidenced by a decrease in the average Insomnia Severity Index (ISI) score in the intervention group from 22.88 to 2.69, greater than the control group which decreased from 20.35 to 6.62. The Wilcoxon test results showed a significant difference before and after the intervention (p<0.001), while the Mann–Whitney test showed a significant difference between the intervention and control groups (p=0.001). The decrease in insomnia levels occurred because stimulation at the HT7 point was able to provide a relaxing effect, balance the autonomic nervous system, increase blood circulation, and stimulate the release of endorphins so that the quality of sleep of pregnant women improved. The results of this study align with previous research that found acupressure to be a safe and effective non-pharmacological therapy for treating insomnia in pregnant women. Based on these findings, it can be concluded that acupressure therapy has a significant effect on reducing insomnia symptoms in third-trimester pregnant women and can be used as an alternative non-pharmacological intervention in antenatal care. Further research with a larger sample size and broader coverage is needed.
PENGARUH KONSUMSI MADU TERHADAP KENAIKAN HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL Eka Yulia Pertiwi; Islami Islami; Indah Puspitasari
Nusantara Hasana Journal Vol. 6 No. 3 (2026): Nusantara Hasana Journal, August 2026
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v6i3.2333

Abstract

Anemia in pregnant women heightens the risk of maternal and fetal complications, primarily caused by increased iron demands that exceed intake. Alongside standard iron (Fe) supplementation, safe complementary therapies like honey consumption are needed to aid hemoglobin formation through its iron, vitamin, mineral, and antioxidant contents. This study aims to determine the effect of honey consumption on increasing hemoglobin levels in pregnant women at Santosa Hospital Bandung Kopo in 2026. A quantitative approach with a pre-experimental design (one-group pretest-posttest) was employed. A sample of 40 pregnant women was selected using the Slovin formula. Hemoglobin levels were measured before and after the intervention using a digital Hb meter and analyzed using the Paired Sample t-test. Results revealed that most respondents were aged 20–35 years (72.5%) and multiparous (90.0%). Mean hemoglobin levels significantly increased from 9.59 g/dL pre-intervention to 10.95 g/dL post-intervention. The Paired Sample t-test yielded a p-value of 0.000 (p < 0.05), confirming a significant effect of honey consumption on elevating hemoglobin levels. In conclusion, honey consumption serves as an effective complementary therapy alongside iron supplementation to improve hemoglobin levels during pregnancy.