Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PELATIHAN KETERAMPILAN BERBICARA MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR BERSERI SISWA KELAS VI SD NEGERI 091404 PARBALOHAN NAGORI TIGARAS Marini, Netti; Turnip, Berlian Romanus; Resmi, Resmi; Silitonga, Rahmat Kartolo; Hutagaol, Sinur; Lubis, Fheti Wulandari; Nababan, Devi Puspita Sari; Dewi, Juwita Isma; Ningsih, Dewi Ayu; Fika, Laisya Adna
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i2.27218

Abstract

Abstrak Berbicara merupakan salah satu keterampilan yang sangat penting disamping tiga keterampilan bahasa lainnya, yaitu membaca, menulis, menyimak. Hal ini dikarenakan dengan sesama manusia, menyatakan pendapat, menyampaikan maksud dan pesan, mengungkapkan perasaan dan segala kondisi emosional, dan lain sebagainya. Media gambar berseri adalah simbol yang mengungkapkan pesan tertentu untuk mengungkapkan suatu kehidupan manusia yang mendalam, disajikan secara bersambung atau berkesinambungan. Pada sekolah pengabdian, guru kurang memiliki kreativitas untuk mengembangkan kemampuan berbicara pada siswa. Siswa tidak memiliki kemampuan dalam berbicara, keadaan mitra yang memerlukan bantuan belajar mengajar secara luring dan daring secara intensif demi tercapaianya kemampuan siswa dalam berbicara dan siswa masih kurang maksimal dalam melakukan simulasi berbicara yang sesuai dengan aturan yang berlaku. Demi mendukung sekolah, guru, dan siswa, dalam efektivitas kegiatan pengembangan ketrampilan berbicara, tim pengabdian masyarakat dari Universitas Simalungun membantu dengan memberikan pelatihan berbicara menggunakan media gambar berseri kepada siswa kelas IV SD Negeri 091404 Parbalohan Nagori Tigaras. Tim pengabdian masyarakat akan memberikan arahan dan pengalaman langsung terkait ketrampilan berbicara dengan media gambar berseri serta didukung oleh para dosen PBSI Universitas Simalungun yang memberikan materi teori terkait keterampilan berbicara menggunakan media gambar berseri. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini berupa metode simulasi dan demontrasi. Pelatihan keterampilan berbicara dapat bermanfaat untuk siswa mengembangkan kemampuannya dalam keterampilan berbicara terkhusus dengan media gambar berseri. Berdasarkan pengabdian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa 85% siswa sudah mengalami peningkatan kemampuan berbicara menggunakan media gambar berseri dan sisanya masih sedikit mengalami kendala karena keterbatasan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS CERITA INSPIRATIF Marini, Netti; Tansliova, Lili; Resmi, Resmi
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 7, No 1 (2022): Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v7i1.103-109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penggunaan metode pembelajaran discovery learning terhadap kemampuan menulis cerita inspiratif siswa kelas IX MTs Binaul Iman Karangsari. Instrumen pengumpul data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan tes essay  untuk mengukur kemampuan menulis cerita inspiratif siswa kelas IX MTs Binaul Iman Karangsari dengan menggunakan model pembelajaran discovery learning. Peneliti menggunakan pretest dan postest untuk melihat peningkatan kemampuan siswa dalam menyimak. Selanjutnya dilakukan analisis dengan menggunakan rumus Deskripsi Korelasi Product Moment. Setelah memperoleh hasil analisis data penelitian, maka selanjutnya dilakukan pembuktian hipotesis untuk mengetahui apakah hipotesis diterima kebenarannya atau ditolak dengan menggunakan uji tes (uji “t”). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata – rata pre test kemampuan menulis cerita inspiratif sebesar 69,9. Setelah penggunaan metode discovery learning, rata – rata nilai post tes kemampuan menulis inspiratif  siswa mengalami peningkatan yakni dengan nilai rata – rata 85,4. Selanjutnya diperoleh nilai korelasi sebesar 0, 71 dan berdasarkan uji t juga diperoleh t  hitung sebesar 7,31 dan t tabel sebesar 2,00. Maka nilai t hitung yang lebih besar dari t tabel tersebut menunjukkan bahwa hipotesis diterima (Ha diterima dan Ho ditolak). Hal ini berarti bahwa metode discovery learning memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan menulis cerita inspiratif pada siswa MTs Binaul Iman Karangsari
Kearifan Lokal Dalam Film "Ngeri - Ngeri Sedap" Karya Bene Dion Rajagukguk Resmi, Resmi; Lubis, Fheti Wulandari
Artikulasi: Jurnal Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2025): Artikulasi : Jurnal Pendidikan
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/5g180w66

Abstract

Penelitian yang berjudul Kearifan Lokal dalam Film Ngeri-Ngeri Sedap Karya Bene Rajagukguk ini bertujuan untuk mengetahui apasajakah kearifan lokal yang terdapat pada film tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan kajian antropologi sastra dengan metode penelitiankualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan cara menyimak dan memahami isi dari film Ngeri-Ngeri Sedap. Teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan teori Miles dan Huberman yaitu reduksi data, display data, dan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian yang diperoleh adalah 40 data yang terdiri dari 13 data fungsi kearifan lokal yang terdiri dari Fungsi hiburan, protes dan kritik Sosial, alat pemaksa dan pengawas norma-norma masyrakat, Solidaritas dan kebersamaan lambang kebudayaan, Religius. Terdapat 10 makna yaitu berupa saling mencintai setiap lainnya, kesopanan, menasihati, dan persaudaraan. Nilai yang terdapat dalam film Ngeri-Ngeri Sedap adalah 11 data yang terdiri dari niilai berupa keindahan, kebenaran, religius, dan kebaikan, Norma berupa berdiskusi, empati, kekompakan, menguatkan, saling memberi, dan persaudaraan, Kearifan lokal yaitu saling mencintai setiap lainnya, kerja sama, dan kasih sayang. Dan terdapat 16 data normayang terdiri dari norma berdiskusi, empati, kesopanan, kejujuran, kekompakan, menguatkan, tanggung jawab dan saling memberi
Penerapan Model Project Based Learning Berbentuk Flash Card Terhadap Kemampuan Menulis Teks Cerita Fabel Oleh Siswa Kelas VII SMP Muhammadiyah 19 Pematangsiantar Nababan, Devi Puspita Sari; Resmi, Resmi
Artikulasi: Jurnal Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2025): Artikulasi : Jurnal Pendidikan
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/e89e2489

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Project Based Learning berbentuk flash card terhadap kemampuan menulis teks cerita fabel oleh siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 19 Pematangsiantar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan siswa dalam menulis teks fabel yang disebabkan oleh kurangnya penggunaan media pembelajaran yang menarik dan metode pembelajaran yang konvensional. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Sampel terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan media flash card dan kelas kontrol yang menggunakan media konvensional. Data dikumpulkan melalui tes menulis teks fabel sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada nilai post-test siswa di kelas eksperimen dibandingkan dengan kelas kontrol. Berdasarkan uji statistik menggunakan SPSS, diperoleh hasil bahwa model Project Based Learning berbentuk flash card memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan menulis teks cerita fabel. Dengan demikian, model ini efektif digunakan untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa, khususnya dalam teks cerita fabel
Karakteristik Endapan Cairan Rumen Sapi asal Rumah Potong Hewan sebagai Feed Supplement Budiansyah, Agus; Resmi, Resmi; Nahrowi, Nahrowi; Wiryawan, Komang G; Suhartono, Maggy T; Widyastuti, Yantyati
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol 14 No 1 (2011): Mei 2011
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.854 KB) | DOI: 10.22437/jiiip.v0i0.829

Abstract

The aims of this experiment were to  identify and characterize of sediment product from cattle rumen liquor as a source of amino acids, minerals and vitamins. The sediment were obtained as pellets upon centrifugation of rumen liquor at 10,000 g for 10 minutes for collection of supernatant. The sediment were evaluated for amino acids, minerals and vitamins composition and chararacterized for the pH,  solubility of dry matter, specific density, bulk and compacted bulk densities and angle of response. Result of the experiment showed that sediment contained higher minerals:  Na, K and Fe compared with the commercial premix, but lower in B-vitamins and amino acids. The composition of mineral Na, K, and Fe from rumen liquor of local cattle was 13.47%, 7.73 % and 14.52 %,  while Na, K, and Fe from  rumen liquor of  imported cattle was 18.40%, 10.25%, and 14.52% respectively. The sediment had pH range from 10.01-10.03, the dry matter solubility  was 35.5% up to 39.1%. The sediment from imported cattle had higher specific density, bulk and compacted bulk densities and angle of response than that of local cattle. It is concluded that sediment from cattle rumen liquor contained high Na, K and Fe, low amino acids and B-vitamin, high pH and low solubility.
Pengaruh Pengovenan Terhadap Kualitas Organoleptik Telur Asin Yang Dibuat Dengan Cara Basah: The Efect Of Ovenning On Organoleptic Quality Of Wet Method Processed Salted Eggs Fitri, Yolanda; Lukman, Haris; Resmi, Resmi
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol 24 No 1 (2021): Mei 2021
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.713 KB) | DOI: 10.22437/jiiip.v24i1.12712

Abstract

This study aims to determine the effect of optimal oven time and the organoleptic quality of salted eggs made using the wet method. The design used in this study was a randomized block design (RBD) with 30 panelists as a group. The treatments given were P0: without oven, P2: oven for 2 hours, P4: oven for 4 hours, P6: oven for 6 hours. The variables observed in this study were color, taste, texture, chewiness, taste, salted egg white and salted egg yolk. The data obtained were analyzed using Kruskal Wallis and X2 analysis. If it turns out to have a real effect, then proceed with the Duncan test. The results showed that the oven had a very significant effect (P <0.01) on the yellow color and the taste of salted egg yolk. As well as a significant effect on the elasticity of salted egg whites (P <0.05). However, it did not significantly affect the taste, aroma, texture of salted egg whites and aroma, texture of elasticity of salted egg yolk. It can be concluded that with an oven time of 6 hours, the best organoleptic quality was obtained from the yellow color, the taste of salted egg yolk and the elasticity of salted egg white. Keywords: Oven Salted Eggs, Oven, Organoleptic, Wet Method
Pengaruh Pemberian Ransum Mengandung Bungkil Inti Sawit Fermentasi Dengan Bacillus cereus V9 Terhadap Kualitas Fisik Daging Ayam Broiler Eka Trizuyani, Nelvi; Hendalia, S, Ella; Resmi, Resmi
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol 24 No 2 (2021): Nopember 2021
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.853 KB) | DOI: 10.22437/jiiip.v24i2.13859

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ransum mengandung bungkil inti sawit fermentasi (BISF) dengan Bacillus cereus V9 terhadap kualitas fisik daging ayam broiler. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 25 Agustus 2020 sampai dengan tanggal 30 September 2020 di Laboratorium pusat dan terpadu, Laboratorium Fakultas Peternakan Universitas Jambi dan kandang Farm Fakultas Peternakan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 6 perlakuan dan 4 ulangan. Susunan perlakuan yang diterapkan adalah R0 = 0% BISF, R1= 10% BISF, R2= 15% BISF, R3= 20% BISF, R4= 25% BISF, R5= 30% BISF. Peubah yang diamati dalam penilitian ini adalah pH, susut masak, dan daya ikat daging ayam broiler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh pemberian ransum yang mengandung bungkil inti sawit fermentasi dengan Bacillus cereus V9 tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap pH, susut masak, dan daya ikat air daging ayam broiler. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Pemberian bungkil inti sawit fermentasi dengan Bacillus cereus V9 dalam ransum ayam broiler dapat di gunakan sampai taraf 30%. Kata kunci :bungkil inti sawit, fermentasi, pH daging, susut masak daging, daya ikat daging,
Pengaruh Konsentrasi Garam Terhadap Sifat Organoleptik Telur Asin Oven Yang Dibuat Dengan Cara Basah Ramdayani, Sepi; Lukman, Haris; Resmi, Resmi
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol 25 No 1 (2022): Mei 2022
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.735 KB) | DOI: 10.22437/jiiip.v25i1.17884

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi garam terhadap sifat organoleptik telur asin oven yang dibuat dengan cara basah dan untuk mengetahui konsentrasi garam yang optimal terhadap sifat organoleptik pada telur asin oven. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 30 panelis sebagai ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu P20 = pemeraman telur dengan konsentrasi garam 20%, P25 = pemeraman telur dengan konsentrasi garam 25%, P30= pemeraman telur dengan konsentrasi garam 30%, P35= pemeraman telur dengan konsentrasi garam 35%. Peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah nilai kesukaan terhadap warna, aroma, tekstur, kekenyalan, dan rasa putih telur asin dan kuning telur asin. Data dianalisis dengan analisis Kruskal Wallis apabila berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji jarak Duncan, sedangkan untuk membedakan tingkat kesukaan antara panelis laki-laki dan panelis perempuan dilakukan dengan Uji Chi-Kuadrat. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsentrasi garam berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap nilai kesukaan tekstur putih telur asin. Namun tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap nilai kesukaan rasa, aroma warna, kekenyalan putih telur asin dan rasa, aroma, warna, kekenyalan kuning telur asin. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa konsentrasi garam yang berbeda memberi kan pengaruh terhadap tekstur putih telur asin. Nilai kesukaan terbaik diperoleh konsentrasi garam 25% pada tekstur putih telur asin oven.