Claim Missing Document
Check
Articles

BEYOND NUTRITION: INTEGRATING EDUCATIONAL PSYCHOLOGY, INCLUSIVE EDUCATION, AND NURSING PERSPECTIVES ON FEEDING CHALLENGES IN CHILDREN WITH AUTISM Wijayaningsih, Lanny; Widiastuti, Ajeng A; Kriswandani; Indarini, Endang; Eryani, Salwa A
NurseLine Journal Vol. 11 No. 1 (2026): May 2026
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/nlj.v11i1.60022

Abstract

ABSTRACT Background: Feeding difficulties are among the most prevalent challenges experienced by children with autism spectrum disorder (ASD), often manifesting in sensory sensitivities, food selectivity, rapid eating, and emotional reactivity during mealtimes. While previous studies have predominantly emphasized clinical and therapeutic approaches, the intersection of feeding behaviors with educational and nursing perspectives remains underexplored. Objectives: This study aimed to explore the patterns of feeding difficulties in children with autism and to examine their implications for educational and nursing practices. Methods: A qualitative descriptive design was employed, involving seven parents of children with autism. Data were collected through structured questionnaires and in-depth interviews, enabling the integration of observable feeding behaviors with parental experiences. Results: The findings revealed that sensory sensitivity and selective eating were the most dominant challenges, leading to restricted food repertoires and nutritional risks. Rapid eating behaviors raised concerns for digestion, nutrient absorption, and choking hazards. Emotional responses to food varied across children, ranging from minimal distress to significant tantrums, underscoring the heterogeneous nature of feeding difficulties. These challenges intersect with self-regulation, executive functioning, and socio-emotional adjustment, thereby influencing children’s readiness to learn and classroom participation. Conclusion: Feeding difficulties in children with autism are multidimensional, affecting nutritional health, learning readiness, and socio-emotional development. The study highlights the need to integrate educational psychology, inclusive education, and nursing perspectives in addressing feeding-related challenges. School nurses play a pivotal role in early detection, health education, and interdisciplinary collaboration with teachers and parents to create inclusive and supportive mealtime routines, ultimately improving both educational outcomes and quality of life for children with autism. Keywords: Autism Spectrum Disorder; Feeding Difficulties; Inclusive Education; School Nursing; Educational Psychology
Efektivitas Model Problem Based Learning dan Project Based Learning terhadap Kemampuan Literasi Sains dan Hasil Belajar IPAS di Sekolah Dasar Putri Dianti; Endang Indarini
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i3.3511

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pencapaian literasi sains siswa Indonesia yang tercermin dalam hasil PISA dan rapor pendidikan nasional, sehingga diperlukan model pembelajaran yang aktif dan kontekstual. Tujuan penelitian ini adalah menguji efektivitas Problem Based Learning (PBL) dan Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan literasi sains dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas IV sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design di dua sekolah dasar gugus Diponegoro, Kota Salatiga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua model berdampak positif terhadap peningkatan literasi sains dan hasil belajar, dengan skor rata-rata post-test PBL (81) lebih tinggi dibanding PjBL (77,26), serta uji-t signifikan (0,003 < 0,05). Disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inovatif berbasis PBL dan PjBL efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS dan literasi sains siswa sejak dini.
Penguatan Food Parenting pada Orang Tua Melalui Pendekatan Peer Education dan Kreasi Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) Eunike Milasari Listyaningrum; Ajeng Ayu Widiastuti; Kriswandani Kriswandani; Lanny Wijayaningsih; Endang Indarini; Trivena Dyah Wijayaningsih
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2026): Juli 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i4.1224

Abstract

Pemenuhan gizi yang Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) memegang peranan vital dalam tumbuh kembang anak, khususnya bagi anak berkebutuhan khusus (Autisme dan ADHD) yang memerlukan perhatian khusus terkait diet eliminasi (bebas gluten dan kasein). Namun, seringkali terjadi kesenjangan antara pengetahuan teoritis orang tua dengan praktik penyajian makanan sehari-hari. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan orang tua serta pendidik dalam mengimplementasikan gizi seimbang berbasis pangan lokal. Kegiatan dilaksanakan bekerjasama antara tim penelitia FKIP UKSW dengan Kristha Pertiwi Homeschooling, Bawen, menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan berbasis kebutuhan. Rangkaian kegiatan meliputi analisis kebutuhan, penyuluhan melalui webinar, dan lomba kreasi makanan B2SA. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi aktif dari 70 peserta webinar dan 12 peserta lomba. Evaluasi kuesioner menunjukkan efektivitas program yang signifikan, dimana lebih dari 80% peserta menyatakan memiliki pemahaman, relevansi, dan motivasi yang tinggi ("Baik" dan "Sangat Baik") untuk menerapkan materi yang diperoleh. Selain itu, kegiatan lomba terbukti menjadi sarana peer education yang efektif untuk berbagi praktik baik antar orang tua, siswa, dan mahasiswa. Disimpulkan bahwa pendekatan edukasi partisipatif ini mampu menjembatani teori dan praktik, serta membangun komitmen orang tua dalam mengubah kebiasaan makan anak menjadi lebih sehat dan berkelanjutan.
PENGEMBANGAN MEDIA TATAKA (PETA HARTA KARUN) BERMUATAN KEARIFAN LOKAL BLORA TERHADAP PENINGKATAN LITERASI BUDAYA DI SEKOLAH DASAR Kristanti, Anna; Indarini, Endang
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.14275

Abstract

Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah untuk mendeskripsikan langkah – langkah pengembangan media, kevalidan media, kepraktisan media dan keefketifan media TATAKA (Peta Harta Karun) Bermuatan Kearifan Lokal Blora dalam meningkatkan literasi budaya di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah research and development (R&D) dengan menggunakan model penelitian ADDIE. Adapun tahapan penelitian dan pengembangan ini yaitu identifikasi masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi produk, ujicoba lapangan terbatas, revisi produk. Hasil dari validasi yang dilakukan pada ahli media mendapatkan skor presentase 94% dengan kriteria “sangat tinggi”, sednagkan pada ahli materi dan desain pemelajaran mendapatkan skor presentase 100% dengan kriteria “sangat tinggi”. Hasil kepraktisan berdasarkan penilaian guru mendapatkan skor presentase 92,6% dengan kriteria “sangat baik”, dan berdasarkan penilaian peserta didik mendapatkan skor presentase 81,16% dengan kriteria “ sangat baik”.Hasil keefektifan media terlihat pada hasil uji t test yang menghasilkan nilai sig. sama dengan 0.000 atau lebih kecil dari 0.05,sehingga dapat dinyatakan bahwa ada perubahan nilai literasi budaya semula 73% menjadi 84%.
PENGEMBANGAN MEDIA PINBALL MATEMATIKA TERHADAP PENINGKATAN NUMERASI PENJUMLAHAN BILANGAN CACAH MURID SEKOLAH DASAR Noval Saputra, Rizky; Indarini, Endang
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Posted
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.63792

Abstract

The low level of primary school students' numeracy skills in whole number addition, combined with the lack of relevant interactive learning media, underlies the necessity of this Research and Development (R&D) study. This study aims to develop "Math Pinball" media and evaluate its validity, effectiveness, and practicality in optimizing students' numeracy skills. Adopting Sugiyono's R&D framework integrated with the ADDIE model, the development process comprised seven distinct stages. The product was tested on second-grade students at SDN Ujung-Ujung 03. Data were collected using expert validation sheets, achievement tests (pretest and posttest), and response questionnaires, which were subsequently analyzed using quantitative descriptive statistics and a Paired Sample T-Test. The results demonstrated high validity, with material and media experts awarding scores of 93.18% and 95.8%, respectively, categorizing the product as "very high." In terms of effectiveness, a substantial improvement in numeracy skills was observed from pretest to posttest across three key indicators: identifying information (65% to 91%), determining solution strategies (64% to 92%), and calculating results (66% to 89%). The Paired Sample T-Test yielded a significance value of Sig. (2-tailed) = 0.001 (p < 0.05), confirming a statistically significant positive impact on learning outcomes. Furthermore, the media achieved a high level of practicality, receiving a 97% approval rating from the teacher and 91% from students, categorizing it as "very practical." Consequently, the Mathematic Pinball media is proven to be valid, effective, and practical for reinforcing whole number addition numeracy in primary education.
Co-Authors Adhi Susanto Ajeng Ayu Widiastuti Ajeng Ayu Widiastuti Andhika, Andhika Kurniawan Andrimeta Pramudewayanti Ari Setiono Ariefyani, Riska Agusta Aryani, Mitha Asworojati, Dhea Pratiwi Atik Herawati Azin Trihartoto Bertitus Oki Arnanda Danang Pamungkas Dea Ananda Devi, Vivin Putri Dewi Nurkhasanah Dewi, Septi Arinta Dianti, Putri Diyah Fatma Wulandari Dwi Hastuti Efrianus Ruli Elisabeth Lanny Wijayaningsih Elma Wijayanti Ericha Windhiyana Pratiwi Eryani, Salwa A Eunike Milasari Listyaningrum Eunike Steni Felianti Fadila Nawang Utami Febriana, Tantri Galuh Helen Handayani, Dyah Putri Hanifah, Maula Haryana, Kukuh Sri Herlin Lusiana Sae Hermawan, Irvan Indra Lesmana Indra Lesmana Jaya Yanti Nur Istiqomah Jiana Riyantini Koko Jatamora K. Manao Kristanti, Anna Kristiyani, Rosi Juniartika Kriswandani Kusumaningrum, Yuniarti Laesa Ayun Lanny Wijayaningsih Leniati, Bunga Lidiani, Sherly Amelia Linda Kusumawati Maria Evangeli Onate Marisa Ambarwati Maula Hanifah Maulani Rizky Gumilang Mille Nove Millenium Millenium, Mille Nove Mitha Olivia Muhammad Abdul Aziz Nanda Muftia Dewi Nindya Intan Marviana Noval Saputra, Rizky Pebriani Utari Pohan, Talita BR Pratiwi, Ericha Windhiyana Purwoko, Agus Putri Dianti Rahmatika, Jawi Rahmawati, Alfa Alfi Ratnasari, Eka Riska Agusta Ariefyani Saptono, Bangun Sari, Chintia Wahyuni Puspita Septi Arinta Dewi Septiani, Amalia Sherly Amelia Lidiani Shinta Yuliana Pratiwi Sisnanto Sisnanto Slameto Slameto Supriadi Supriadi Tantri Febriana Tariza Rosita Putri Tego Prasetyo Theresia Delga Christiana Tika Evi Tri Sadono Trivena Dyah Wijayanti Ursula Yula Utami, Fadila Nawang Wahyudi Wahyudi . Wahyudi . Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Widyanto, Prasetyo Wulandari, Dwi Astuti Yuniarti Kusumaningrum