Articles
POTENSI DAERAH ALIRAN SUNGAI DI NAGARI SUNGAI DURIAN KECAMATAN PATAMUAN KABUPATEN PADANG PARIAMAN
Nefilinda, Nefilinda;
Suryani, Ade Irma;
Rianto, Slamet
Jurnal Spasial Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi STKIP PGRI Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22202/js.v7i1.3940
Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan penelitian tentang Potensi Daerah Aliran Sungai di Nagari Sungai Durian Kecamatan Patamuan Kabupaten Padang Pariaman. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini akan dibekali dengan angket terkait penggalian potensi secara fisik daerah aliran sungai yang ada di Nagari. Untuk memperkaya hasil penelitian di lengkapi dengan pertanyaan penelitian merupa pedoman wawancara tentang potensi soasil daerah aliran sungai. Pertanyaan penelitian selanjutnya lebih pada penelusuran fenomena sosial berupa pendapat, keterangan sehingga di dapatkan potensi yang di miliki oleh daerah aliran sungai tersebut dan dapat dirancang potensi DAS. Angket akan di isi sesuai dengan potensi fisik DAS berupa pengukuran debit air sungai. Potensi social DAS digali dengan melakukan wawancara ke masyarakat Nagari dan pengambilan informan dilakukan secara snowbaal. Sedangkan key informan adalah Wali Nagari dan pemuka adat yang lebih mengerti dengan potensi yang ada di Nagari. Hasil penelitian adalah: 1). Debit aliran sungai berdasarkan pengukuran dengan menggunakan current meter sebesar 0,8 m3/s, 2). Pengukuran debit aliran sungai dengan menggunakan current meter lebih akurat dan lebih praktis.
Pemanfaatan Pupuk Organik untuk Meningkatkan Populasi Bakteri dan Produksi Tanaman Padi Gogorancah
Wahyuni, Sri;
Rianto, Slamet;
Muanisah, Ukhwatul;
Setyanto, Prihasto
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 13, No 1 (2016): Prosiding Seminar Nasional XII Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kecenderungan petani menggunakan bahan agrokimia untuk budidaya tanaman, terutama pupuk anorganik dan pestisida dalam jangka panjang dapat menimbulkan penurunan kualitas tanah. Penggunaan pupuk organik sangat diperlukan untuk memperbaiki kualitas tanah, terutama yang terkait dengan jumlah bakteri yang bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman dan peningkatan produksi tanaman. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Jakenan dari bulan Nopember 2015 - Maret 2016, menggunakan rancangan acak kelompok lengkap (RAKL) dengan 6 perlakuan 3 ulangan. Tanaman yang digunakan adalah padi varietas Ciherang. Jarak tanam yang digunakan jajar legowo 2:1 dengan jarak dalam baris (20 x 20) cm. Ukuran plot yang digunakan adalah (10 x 5) m. Populasi bakteri dihitung menggunakan test kid bacterial SANICHECK. Dosis pupuk organik yang gunakan 10 ton dan 20 ton ha-1. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan populasi bakteri dan produksi tanaman padi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pupuk organik meningkatkan populasi bakteri tanah dari 102 menjadi 107. Produksi padi tertinggi terdapat pada perlakuan penggunaan pupuk organik 20 ton ha-1 yang ditambah dengan pupuk NPK gabah kering panen sebesar 7,3 ton/ha diikuti penggunaan pupuk organik 10 ton/ha + NPK produksi mencapai 7,0 ton/ha. Kata Kunci       : pupuk organik, populasi bakteri, produksi padi
Sosialisasi pemahaman kebencanaan di Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang
Nefilinda Nefilinda;
Slamet Rianto;
Jamsari Jamsari
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 1 (2019): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31258/unricsce.1.192-201
The position of Pasie Nan Tigo Village on the Coast of Sumatra causes the area to be very risky to coastal abrasion, floods, earthquakes, and even by tsunamis. Therefore, the PKM activities undertaken are aimed at increasing the understanding and readiness of the community in the village in dealing with disasters so that the impact of disasters can be reduced. The activity was carried out using the lecture/counseling method followed by a discussion. The results of the activities showed that in general the community was well-informed in facing disasters. Understanding of natural phenomena especially related to the impact of the earthquake and tsunami such as: the receding of sea water, cracked houses, sudden emergence of water sources, strong and repeated earthquakes and the running of animals towards the land to be a sign of what they should do. The decision to be prepared to evacuate is generally depending on the information released by the government. The community is also equipped with saving valuable family documents such as diplomas, certificates, ID-Card, family card, etc. by doing digital scanning and backing up. Photos and results are stored in a cloud system in the form of an email or in the google drive facility. Communities are also taught about making disaster signs and making agreements especially in families to determine safe gathering places by using the shortest evacuation route map or buildings that can function as shelters.
Strategi Penerapan Ice Breaking dalam Mengatasi Kebosanan Siswa pada Pembelajaran IPS di SMP N 26 Kabupaten Tebo
Devi Asri Purnama;
Slamet Rianto;
Yuherman
JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi) Vol. 8 No. 2 (2023): September
Publisher : Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21067/jpig.v8i2.8849
This research is motivated by the problem of student boredom in the learning process at school. The learning that is carried out is still dominated by listening to the teacher's explanation in class, taking notes or summarizing the material. Learning that only uses books will of course make students bored and not interested in following the ongoing lessons. This study aims to find out whether the application of ice breaking can overcome student boredom in the learning process at SMPN 26 Tebo District. The method used in this study is the experimental quantitative method. Sampling was done by random sampling technique. The population in this study was class VII with a sample of 50 people divided into 25 students in the control class and 25 students in the experimental class. The instruments used were tests and questionnaires. Data collection techniques carried out were tests, questionnaires, documentation. The data analysis technique used in this study is the Normality Test, Homogeneity Test, then proceed with hypothesis testing using the t-test. Based on the analysis of normality test data for all pretest and posttest experimental and control group data, it shows that the significant value of Kolmogorov-Smirnov and Shapiro-Wilk is > 0.05, which means that the data is normally distributed. .05 so that it can be concluded that the data is homogeneous. Then the results of data analysis hypothesis testing using the t-test with a significant value of 0.001. So it can be concluded that the application of ice breaking can overcome student boredom in social studies learning at SMPN 26 Tebo Regency with a significance value of 0.001 <0.05. Thus Ha is accepted.
Strategi Penerapan Ice Breaking dalam Mengatasi Kebosanan Siswa pada Pembelajaran IPS di SMP N 26 Kabupaten Tebo
Devi Asri Purnama;
Slamet Rianto;
Yuherman
JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi) Vol. 8 No. 2 (2023): September
Publisher : Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21067/jpig.v8i2.8849
This research is motivated by the problem of student boredom in the learning process at school. The learning that is carried out is still dominated by listening to the teacher's explanation in class, taking notes or summarizing the material. Learning that only uses books will of course make students bored and not interested in following the ongoing lessons. This study aims to find out whether the application of ice breaking can overcome student boredom in the learning process at SMPN 26 Tebo District. The method used in this study is the experimental quantitative method. Sampling was done by random sampling technique. The population in this study was class VII with a sample of 50 people divided into 25 students in the control class and 25 students in the experimental class. The instruments used were tests and questionnaires. Data collection techniques carried out were tests, questionnaires, documentation. The data analysis technique used in this study is the Normality Test, Homogeneity Test, then proceed with hypothesis testing using the t-test. Based on the analysis of normality test data for all pretest and posttest experimental and control group data, it shows that the significant value of Kolmogorov-Smirnov and Shapiro-Wilk is > 0.05, which means that the data is normally distributed. .05 so that it can be concluded that the data is homogeneous. Then the results of data analysis hypothesis testing using the t-test with a significant value of 0.001. So it can be concluded that the application of ice breaking can overcome student boredom in social studies learning at SMPN 26 Tebo Regency with a significance value of 0.001 <0.05. Thus Ha is accepted.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS LECTORA INSPIRE DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X LINTAS MINAT PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMAN 1 PADANG SAGO
Dahlia, Dahlia;
Rianto, Slamet;
Yuherman, Yuherman
JAMBURA GEO EDUCATION JOURNAL Vol 3, No 2 (2022): Jambura Geo Education Journal (JGEJ)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34312/jgej.v3i2.16098
This study analyzes interactive learning using Lektora Inspire. The 4D research approach developed by Thiagarajan is used: define, design, develop, and distribute. The students of class X cross-interest at SMAN 1 Padang Sago were studied. The construction of interactive learning media based on Lectora Inspire Inspire by media, language, education, and IT lecturers, and the results obtained are 0.737 and are acceptable. The study revealed that this media can be created and the location of the media determined using Microsoft Excel, with a score of 214 with a mean of 4.89 and 98% with “Very Good†information. The practicality test of Lectora Inspire media based on questionnaire data obtained a score of 2,920 with an average of 4.71, 94% with "Very Practical" knowledge
Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Course Review Horay Pada Mata Pelajaran Geografi Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X di SMAN 1 Lembah Gumanti
Safitri, Eggy Ayu;
Rianto, Slamet;
Tanamir, Momon Dt
LaGeografia Vol 22, No 3 (2024): Juni
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35580/lageografia.v22i3.59506
The low learning outcomes of students in geography subjects are due to students' lack of enthusiasm in the learning process, as well as less conducive learning because it only relies on the teacher so learning becomes unvaried and boring. This study aimed to determine the effect of using the course review horay learning model on geography learning outcomes of class X students at SMAN 1 Lembah Gumanti. This type of research is experimental research with experimental design Quasi Experimental Design with the population is all X grade students totaling 219 people. Data analysis used in this research is a normality test, homogeneity test, and t-test. Based on the results of the study, the average value of the experimental class was 85.81 from the ideal score of 77. While the control class obtained an average score of 72.16 with an ideal score. The results of this research hypothesis test using the independent sample t-test with a t value of 12.370 with a significant level of 5% (0.05), where the results of the research hypothesis test show that the sig. (2-tailed) 0.000 <0.05 so it can be concluded that Ho is rejected and Ha is accepted. It can be concluded that there is an effect of using the course review horay learning model on the learning outcomes of class X students at SMA N 1 Lembah Gumanti.AbstrakRendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran geografi disebabkan kurang antusiasnya siswa dalam proses pembelajaran, serta pembelajaran kurang kondusif karena hanya bertumpu pada guru sehingga pembelajaran menjadi tidak bervariasi dan membosankan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran course review horay terhadap hasil belajar geografi siswa kelas X di SMAN 1 Lembah Gumanti. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain eksperimen Quasi Eksperimental Design dengan populasi adalah seluruh siswa kelas X yang berjumlah 219 orang. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji normalitas, uji homogenitas dan uji t-test. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen yaitu 85,81 dari skor ideal 77. Sedangkan pada kelas kontrol memperoleh nilai rata-rata yaitu 72,16 dengan skor ideal. Hasil uji hipotesis penelitian ini dengan menggunakan uji independent sample t-test dengan nilai t sebesar 12.370 dengan taraf signifikan 5% (0.05), dimana pada hasil uji hipotesis penelitian menunjukkan bahwa nilai sig. (2-tailed) 0.000 < 0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulakan bahwa terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran course reviewe horay terhadap hasil belajar siswa kelas X di SMA N 1 Lembah Gumanti.
Dampak Pandemi Covid 19 bagi Sektor Pariwisata di Kabupaten Kepulauan Mentawai (Studi Objek Wisata Pantai Katiet, Pantai Mapaddegat dan Pulau Awera
Chandra Wijaya S, Alexander;
Rianto, Slamet;
Setriani, Loli
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58344/jmi.v1i3.70
Penelitian bertujuan untuk mendapatkan data dan menganalisa tentang: kunjungan wisatawan, pendapatan pelaku wisata dan upaya pemerintah dan pelaku wisata dalam mengatasi dampak pandemic Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Informan penelitian diambil secara insidental samplingAnalisis data dilakukan dengan reduksi, penyajian dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Kunjungan wisatawan ke Kabupaten Kepulauan Mentawai selama pandemi Covid 19 tidak ada yang berasal dari luar dengan alasan penerapan protocol kesehatan yang ketat bagi masyarakat serta diharuskannya masyarakat mematuhi protocol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. (2) Pendapatan pelaku wisata selama pandemi Covid 19 di Kabupaten Kepulauan Mentawai akibat dampak pandemi Covid 19 menurun disebabkan berkurangnya wisatawan yang mengunjungi objek wisata di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Wisatawan yang berkunjung umumnya wisatawan lokal. Pelaku wisata yang paling merasakan penurunan pendapatan adalah biro perjalanan, hotel dan penginapan. (3) Upaya pemerintah dan pelaku wisata dalam mengatasi dampak pandemic Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Mentawai diantaranya dengan melakukan promosi pariwisata kabupaten Kepulauan Mentawai serta pembenahan sarana dan prasarana pada objek wisata.
Persepsi Masyarakat Tentang Perubahan Makanan Pokok Dari Sagu Ke Beras Di Desa Matobe Kecamatan Sikakap Kabupaten Kepulauan Mentawai
Afridawati Salamanang, Yohana;
Rianto, Slamet;
Setriani, Loli
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58344/jmi.v1i3.78
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang perubahan makanan pokok dari sagu ke beras di Desa Matobe Kecamatan Sikakap Kabupaten Kepulauan Mentawai. Jenis penelitian ini menggunakan metode yang bersifat kualitatif yang menghasilkan data deskriptif. Penelitian ini menggambarkan Persepsi Masyarakat Tentang Perubahan Makanan Pokok dari Sagu ke Beras di Desa Matobe Kecamatan Sikakap Kabupaten Kepulauan Mentawai.Data yang dikumpulkan dalam penelitian adalah data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi pada responden. Sementara data sekunder diperoleh melalui referensi dan data dari instansi yang terkait dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan terjadi pergeseran konsumsi masyarakat secara masif pada perubahan pola konsumsi pangan sagu menjadi pangan beras di Desa Matobe. Sebagian besar rumah tangga lebih memilih mengkonsumsi pangan beras, karena mudah didapatkan, harga terjangkau, mudah diolah dan rasannya yang enak. Perubahan pola konsumsi ini mengakibatkan tingkat kesukaan konsumsi pangan lokal sagu menurun, ketersediaannya pun berkurang, sehingga sudah sulit untuk didapatkan.
Pengaruh Penggunaan Metode Pembelajaran Quiz Team terhadap Keaktifan Siswa pada Mata Pelajaran Geografi Kelas X di SMA PGRI 2 Padang
Maulana, Rio Rizky;
Rianto, Slamet;
Yuherman, Yuherman
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 3 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/irje.v5i3.2541
Penelitian ini dilatarbelakangi pada permasalahan keaktifan belajar disebabkan karena kurangnya siswa dalam bertanya, tidak adanya partisipasi dalam membantu teman saat berdiskusi, tidak ada umpan balik pada siswa saat presentasi hasil diskusi siswa tidak ada yang menyanggah, memberikan saran ataupun kritikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis data tentang penerapan model pembelajaran quiz team dalam pembelajaran geografi dapat meningkatkan keaktifan siswa kelas X di SMA PGRI 2 Padang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian quasi exsperimen. Adapun sampel berjumlah 20 siswa kelas X2 sebagai kelas eksperimen dan 20 siswa kelas X1 sebagai kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa keaktifan siswa kelas kontrol yakni kelas yang menggunakan model pembelajaran konvensional adalah 59,81% dengan kategori cukup baik. Sedangkan keaktifan siswa kelas eksperimen yakni kelas yang menggunakan model pembelajaran konvensional adalah 80,75% dengan kategori sangat baik.Kemudian berdasarkan uji hipotesis menggunakan uji t bahwa nilai signifikansi pada nilai postest kelas kontrol dan kelas eksperimen adalah 0,035 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima Ho ditolak artinya terdapat perbedaan hasil belajar menggunakan model pembelajaran Quizz Team dengan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran geografi kelas X di SMA PGRI 2 Padang.