Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Konsumsi Buah dan Sayur pada Remaja SMP di Kota Pontianak (Studi Kasus pada SMP Muhammadiyah 1 dan SMP Muhammadiyah 2 Kota Pontianak) Arfan, Iskandar; Mauludina, Putri; Ridha, Abduh
Jumantik Vol 7 No 1 (2020): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v7i1.2151

Abstract

Latar Belakang : Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2010-2013 menunjukan prevalensi tidak mengkonsumsi buah dan sayur penduduk >5 tahun ke atas menurut Kota Pontianak sebesar 8,99% sedangkan menurut umur di Provinsi Kalimantan Barat prevalensi yang tidak mengkonsumsi buah dan sayur pada umur 10-14 tahun sebsesar 14,49% dan umur 15-19 sebesar 11,42%. Tujuan Penelitian : Menganalisis hubungan pengetahuan, teman sebaya, lingkungan rumah, lingkungan sekolah, uang saku, dukungan tenaga kesehatan dan paparan media.Metode Penelitian : Penelitian ini sebanyak 282 populasi dan 112 sampel, menggunkan desain cross sectional dengan teknik penararikan sampel secara Accidental Sampling. Melalui wawancara dan pengisisan kuesioner dan pengukuran konsumsi menggunakan semi-quantitative food frequency questionnaire (FFQ).Hasil Penelitian : Adanya hubungan bermakna antara pengetahuan remaja dengan p-value 0,021 PR = 2,657, lingkungan rumah p-value 0,000 PR= 6,922, penghasilan orang tua p-value 0,012 PR = 0,321 dengan konsumsi buah dan sayur.Saran : Diharapkan kepada sekolah menjalin kerjasama antar pihak sekolah dengan orangtua murid untuk penyedian buah dan sayur disekolah dan dirumah untuk dikosumsi oleh murid setiap hari.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Perawat Di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Pontianak Amalia, Indah; Saleh, Ismael; Ridha, Abduh
Jumantik Vol 9 No 2 (2022): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v9i2.4665

Abstract

Kelelahan kerja pada perawat dapat berpengaruh pada tubuh secara fisik dan mental serta membahayakan pasien, perawat, dan rekan sejawat sehingga berisiko terjadinya kesalahan dalam bekerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja perawat di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Pontianak pada masa pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 60 orang diambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Penelitian dilakukan pada bulan Januari 2022. Uji statistik yang digunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor yang berhubungan dengan dengan kelelahan kerja perawat, yaitu status kawin (p = 0,023), status gizi kurus (p = 0,010), masa kerja (p = 0,005), lama kerja (p = 0,021), beban kerja mental (p = 0,006), dan shift kerja (p = 0,016).  Saran penelitian diperlukan pengaturan jam kerja, pembagian waktu kerja yang seimbang, dan rotasi pekerjaan dari manajemen rumah sakit untuk mengatasi kelelahan kerja perawat.