Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN PRODUKSI MEBEL PADA UMKM KOTA KUPANG BERBASIS TEKNOLOGI TEPAT GUNA Nursalim Nursalim; Agusthinus S. Sampeallo; Abdul Wahid; Nixson J. Meok
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2019): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.115 KB) | DOI: 10.31849/dinamisia.v3i2.3681

Abstract

Perkembangan makro baik nasional pada umumnya dan Nusa Tenggara Timur (NTT) khususnya telah memperlihatkan adanya perubahan ke arah yang makin baik dalam berbagai bidang. Namun demikian, pembangunan daerah ini masih membutuhkan kerja keras dari berbagai kalangan terutama Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam menghadapi persaingan bebas dan lebih khusus menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN yang sudah mulai berlaku di tahun 2016. Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD) ini bertujuan untuk meningkatkan hasil produksi dengan mempercepat proses pengerjaan produksi UMKM usaha mebeler berbasis teknologi tepat guna yang lebih modern. Mitra program PPPUD ini adalah UD. Gusti Karya yang merupakan salah satu pelaku UMKM di Kota Kupang. Menurut mitra, kerajinan mebeler saat ini sangat digemari oleh masyarakat kota kupang, sebab selain kuat, mebel dapat dibuat sesuai selera konsumen. Adapun cara peningkatan produksi yang diterapkan pada kegiatan ini adalah melakukan peremajaan peralatan teknologi tepat guna dengan sistem yang lebih modern dibandingkan dengan peralatan yang mereka miliki saat ini. Luaran yang diharapkan dari program ini adalah peningkatan produksi sehingga dapat meningkatkan penghasilan dari mitra. Berdasarkan hasil pendampingan dan monitoring yang dilakukan setelah kegiatan ini diketahui bahwa, dengan adanya penerapan teknologi tepat guna tersebut dapat meningkatkan kinerja produksi mitra sampai 40 persen lebih cepat dari yang sebelumnya.
Pendampingan dan Penerapan Teknologi Tepat Guna untuk Peningkatan Produktivitas Usaha Mebel Kota Kupang Nursalim Nursalim; Agusthinus S. Sampeallo; Abdul Wahid; Nixson J. Meok
Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol 6, No 1 (2021): February 2021
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v1i1.4943

Abstract

The macroeconomic growth in East Nusa Tenggara (NTT) has shown changes for the better in var-ious fields. This improving economic growth has also had a positive impact on the retail business sector. This is indicated by the increasing interest of the people of Kupang city towards wooden furniture. However, the increasing public interest in furniture is a challenge for furniture entrepreneurs to be able to meet these needs. UD. Gusti Karya is a micro business unit that produces furniture in the city of Kupang. UD. Gusti Karya has started its activities since 1997, but until now the turnover generated has continued to decline due to the limited functionality of the furniture machines used. This activity is part of the PPPUD Program in partnership with UD. Gusti Karya. This activity aims to provide solutions to problems that are being faced by UD. Gusti Karya, which is a micro business unit that produces furniture in the city of Kupang. The solution given is related to productivity problems, by providing assistance and the application of more modern multi-functional furniture machines. Because according to partners, so far, they still use manual equipment more, so it is necessary to implement machines that have more modern technology than those currently available. The output that was achieved from the implementation of this program was an increase in productivity which resulted in an increase in partner turnover by 78.9% from the previous one.DOI: https://doi.org/10.26905/abdimas.v6i1.4943 
Pelatihan Pengolahan dan Penguatan Pasar Kemiri di Desa Belle 1 Kecamatan Ki’e Kabupaten Timor Tengah Selatan Jehunias L. Tanesib; Hery Leo Sianturi; Jonshon Tarigan; Abdul Wahid; Albert Zicko Johannes; Christine Mbiliyora
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v4i1.611

Abstract

Petani kemiri di Desa Belle 1, Kecamatan Ki'e, Kabupaten Timor Tengah Selatan, menghadapi berbagai kendala dalam pengolahan pascapanen dan pemasaran, sehingga nilai tambah yang diperoleh masih rendah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas petani dalam pengolahan pascapanen, memperkenalkan teknologi tepat guna berupa alat pemecah kemiri, serta memperkuat akses pasar melalui kemitraan dengan PT Agro Kemiriku Sejahtera. Metode yang digunakan meliputi workshop, demonstrasi dan praktik langsung, serta kunjungan lapangan ke fasilitas pengolahan mitra. Kegiatan melibatkan 25 petani pengumpul kemiri. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 80% peserta memahami tahapan pengolahan kemiri yang baik. Penggunaan alat pemecah kemiri meningkatkan produktivitas dari sekitar 1,25 kg/jam menjadi 17,2 kg/jam serta menurunkan tingkat kerusakan biji dari 25–30% menjadi 8–12%. Selain itu, harga pembelian oleh mitra industri mencapai Rp28.000–30.000/kg, lebih tinggi dibandingkan harga tengkulak sebesar Rp22.000/kg. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi pelatihan pascapanen, penerapan teknologi tepat guna, dan kemitraan pemasaran mampu meningkatkan kualitas produk, efisiensi produksi, dan peluang peningkatan pendapatan petani.
Rancang Bangun Alat Ukur Parameter Vital Manusia Berbasis Internet of Things (IoT) Trini Marlina Taneo; Ari Bangkit Sanjaya Umbu; Abdul Wahid; Jonshon Tarigan
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 25 No. 1 (2026):
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v25i1.644

Abstract

Perkembangan teknologi telah membawa perubahan besar di segala bidang, salah satunya di bidang kesehatan. Inovasi teknologi dalam bidang kesehatan memungkinkan pengukuran parameter vital manusia secara real-time dan akurat, sehingga mempermudah deteksi dini dan penanganan yang lebih cepat. Penelitian ini merancang sebuah alat yang mengukur parameter vital, yaitu SpO2, suhu tubuh, HR dan sinyal jantung berbasis Internet of Things (IoT). Alat ini dikendalikan oleh mikrokontroler ESP32 yang terintegrasi dengan sensorMAX30102 untuk pengukuran SpO2 dan HR, sensor MLX90614 untuk pengukuran suhu tubuh non-kontak, dan sensor AD8232 untuk pengukuran sinyal jantung. Hasil pengukuran ditampilkan melalui layar OLED, dan dikirimkan secara otomatis ke platform Blynk, sertaosiloskop untuk tampilan dari bentuk sinyal jantung. Alat pengukuran ini dikalibrasi agar mendapatkan nilai yang mendekati nilai alat standar, sehingga menghasilkan akurasi mencapai 99,72% untuk SpO2, suhu tubuh non kontak mencapai 99,64% dan untuk HRmencapai 98,70%. Alat ukur ini diharapkan menjadi solusi pemantauan parameter vital yang membantu memantau kondisi kesehatan secara mandiri.
Pemetaan Potensi Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan Menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) di Kabupaten Rote Ndao Provinsi Nusa Tenggara Timur Joshua Lima; Jehunias L. Tanesib; Abdul Wahid
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 4 No. 2 (2024): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v4i2.467

Abstract

Telah dilakukan pemetaan daerah potensi rawan kebakaran hutan dan lahan di kabupaten Rote Ndao menggunakan Sistem Informasi Geografis. Penelitian ini bertujuan mengklasifikasikan tingkat kerawanan dan mengetahui faktor penyebab terjadinya potensi rawan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Rote Ndao. Diperoleh parameter curah hujan memiliki nilai 8,8 mm/bulan (tinggi), tutupan lahan yang didominasi oleh semak belukar dengan luas 46.670,96 Ha, jenis tanah yang didominasi oleh Molisol Haplik dengan luas 43.343,19 Ha, dan titik api yang didominasi oleh titik api dengan tingkat kepercayaan sedang sebanyak 34 titik. Parameter tersebut dianalisis menggunakan overlay dari nilai skoring dan bobot untuk setiap parameter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat potensi rawan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Rote Ndao memiliki tingkat potensi rawan yang tinggi dengan luas 69.393,42 Ha, sedang dengan luas 12.521,57 Ha, dan rendah dengan luas 45.920 Ha. selanjutnya diketahui untuk perbandingan kesesuaian titik api berdasarkan tingkat kepercayaan terhadap tingkat potensi rawan kebakaran hutan dan lahan, diperoleh 7 titik api yang sesuai dan 33 titik api yang tidak sesuai.  
Identifikasi Penyebaran Intrusi Air Laut dengan Metode Geolistrik Resistivitas di Dusun Kelapa Tinggi Desa Mata Air Kecamatan Kupang Tengah Manuela Martins; Abdul Wahid; Christine Mbiliyora; Jehunias L. Tanesib
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 5 No. 2 (2025): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v5i2.498

Abstract

Kota Kupang sebagai pusat perputaran ekonomi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) menyimpan persoalan air bersih, di mana kebutuhan air bersih sangat tinggi berbanding terbalik dengan ketersediaan air bersih. Hal ini dapat dilihat dari upaya eksplorasi air tanah melalui pengeboran yang dilakukan secara massal yang terus dilakukan tanpa melihat efek jangka panjang. Pengeboran air tanah yang berlebihan dan masif di Kota Kupang dapat memicu terjadinya masalah lingkungan khususnya intrusi air laut. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran litologi batuan bawah permukaan untuk menentukan lapisan akuifer yang terintrusi air laut di Dusun Kelapa Tinggi Desa Mata Air Kecamatan Kupang Tengah. Metode yang digunakan adalah metode geolistrik resistivitas 1D. Metode ini mampu mengukur variasi resistivitas batuan bawah permukaan dengan cara menginjeksikan arus listrik melalui elektroda ke dalam tanah. Salah satu keunggulan dari metode geolistrik resistivitas, khususnya dengan konfigurasi Schlumberger, adalah kemampuannya dalam mendeteksi lapisan bawah permukaan secara vertikal hingga kedalaman tertentu, serta efisien dalam pelaksanaannya di lapangan tanpa merusak lingkungan. Metode ini juga cukup sensitif dalam membedakan antara lapisan yang jenuh air tawar dan yang telah terintrusi air laut, karena adanya perbedaan nilai resistivitas yang signifikan. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai resistivitas berkisar antara 0,259 – 1465 ?m. Hasil interpretasi data pada masing-masing lintasan menunjukkan indikasi adanya intrusi air laut yang ditandai oleh nilai resistivitas 0,259 – 4,69 ?m. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa litologi akuifer di daerah penelitian didominasi pasir dan pasir lempungan. Lapisan diduga sebagai akuifer dangkal dengan litologi berupa Pasir lempungan telah terintrusi air laut.
Analisis  Kerapatan  Sambaran  Petir   Jenis  Cloud  To  Ground Berbasis Sistem  Informasi  Geografis di Kota  Kupang Tahun 2021-2022 Yohana Nenik; Abdul Wahid; Philips B. Mudamakin; Hadi I. Sutaji; Arief Tyastam
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 5 No. 2 (2025): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v5i2.499

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan judul Analisis Kerapatan Sambaran Petir Jenis Cloud To Ground Berbasis Sistem Informasi Geografis Di Wilayah  Kota Kupang Tahun 2021-2022. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis sambaran petir jenis cloud to ground (CG) di wilayah Kota Kupang dan hubungannya terhadap variasi ketinggian/elevasi dengan memanfaatkan bantuan Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil menunjukkan bahwa pada Tahun 2021 jumlah sambaran petir tertinggi terjadi pada bulan Februari, sedangkan pada Tahun 2022 terjadi di bulan November. Kerapatan sambaran petir CG sepanjang Tahun 2021 adalah 291,41 sambaran/km² dan meningkat menjadi 336,30 sambaran/km² pada Tahun 2022, dengan kerapatan tertinggi lebih dari 300 sambaran/km². Kerapatan petir tertinggi Pada Tahun 2021 teridentifikasi di Kecamatan Alak, sementara itu pada Tahun 2022 menyebar di beberapa wilayah yaitu Kecamatan Kota Lama, Kelapa Lima, Oebobo, dan Maulafa. Distribusi kerapatan sambaran petir CG di wilayah Kota Kupang didominasi pada ketinggian 0-10 mdpl, ini dapat disimpulkan bahwa peningkatan kerapatan petir di wilayah kota Kupang tidak berbanding lurus dengan pertambahan ketinggian. Hal ini disimpulkan bahwa meskipun ketinggian merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi pembentukan awan konvektif, hal tersebut tidak berarti bahwa wilayah dengan luasan yang lebih besar pada ketinggian tertentu akan memiliki kerapatan petir yang lebih tinggi.
Karakterisasi Potensi dan Kerentanan Banjir Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) di Kota Maumere Kabupaten Sikka Provinsi NTT Wihelmus Stefanus Soy; Hadi Imam Sutaji; Bernandus; Abdul Wahid
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 5 No. 2 (2025): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v5i2.558

Abstract

Telah dilakukan penelitian karakterisasi potensi dan kerentanan banjir berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) di Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tingkat kerawanan dan kerentanan banjir berdasarkan beberapa parameter fisik seperti curah hujan, kemiringan lereng, tutupan lahan, jenis geologi, dan jarak terhadap sungai (buffer). Selain itu, kerentanan sosial, fisik, ekonomi, dan lingkungan juga dianalisis untuk menganalisis dampak dari bencana banjir. Metode yang digunakan adalah overlay peta dengan sistem skoring dan pembobotan terhadap masing-masing parameter. Metode Overlay dalam Sistem Informasi Geografis (SIG) merupakan teknik untuk menggabungkan dua atau lebih lapisan data spasial (peta) untuk menghasilkan peta baru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas kerawanan Daerah dengan tingkat kerawanan tinggi mencakup luas 2.758,55 Ha (45,52%), kerawanan sedang 2.232,83 Ha (36,84%) dan kerawanan rendah 1.068,73 Ha (17,64%). 
Analisis Anomali Sinyal Ultra Low Frequency (ULF) sebagai Indikator Penentu Prekursor Gempabumi di Kota dan Kabupaten Kupang Tahun 2023 Mika Mayelsa; Hery Leo Sianturi; Abdul Wahid; Philips B. Mudamakin; Arief Tyastama
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 5 No. 2 (2025): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v5i2.578

Abstract

Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu Provinsi yang memiliki seismitas paling aktif di Indonesia. Tatanan tektonik Nusa Tenggara Timur dipengaruhi oleh aktivitas Lempeng Indo-Australia yang bertumbukan dan menunjam di bawah Lempeng Eurasia. Aktivitas ini mengakibatkan adanya lipatan atau patahan aktif di Nusa Tenggara Timur, khususnya Pulau Timor yang berada tepat di atas daerah penunjaman. Penelitian ini menganalisis Anomali Emisi Sinyal Ultra Low Frequency (ULF) satu bulan sebelum terjadinya gempabumi di Kota dan Kabupaten Kupang pada tahun 2023. Dengan M > 5 dan M < 5 masing-masing 3 kejadian gempabumi dengan kedalaman yang sama yaitu < 100 km. Gempa-gempa tersebut adalah gempa yang terjadi pada 20 Februari 2023, 10 April 2023, 08 Juni 2023, 02 November 2023, 12 November 2023, dan 28 Desenber 2023. Anomali pada sinyal polarisasi Z/H terdeteksi beberapa hari sebelum kejadian gempabumi, menunjukkan fluktuasi signifikan tanpa adanya badai magnetik, yang mendukung hipotesis bahwa sinyal tersebut berhubungan dengan gempa. Onset time untuk beberapa gempabumi adalah: 20 Februari 2023 (05 Februari, 13:00 UTC), 10 April 2023 (07 April, 09:00 UTC), 08 Juni 2023 (14 Mei, 14:00 UTC), 02 November 2023 (13 Oktober, 09:00 UTC), 12 November 2023 (01 November, 13:00 UTC), dan 28 Desember 2023 (22 Desember, 01:00 UTC). Arah episenter untuk enam kejadian gempa berada dalam batas toleransi azimuth 25° dari azimuth sebenarnya.