Claim Missing Document
Check
Articles

EMMY SAELAN: PERAWAT YANG BERJUANG Bahri Bahri; Bustan Bustan; Andi Dewi Riang Tati
Al-Qalam Vol 25, No 3 (2019)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.378 KB) | DOI: 10.31969/alq.v25i3.791

Abstract

Emmy Saelan sosok perawat dan pejuang yang berperan dalam mempertahankan kemerdekaan di Sulawesi Selatan. Pejuang muda alumni SMP Nasional Makassar sejak muda memperlihatkan sikap anti terhadap penjajah. Berperan dalam pemogokan “Stella Marris” sebagai bentuk protes terhadapap penangkapan Gubernur Sulawesi Sam Ratulangi. Tahun 1946 bergabung dengan Laskar Pemberontak Rakyat Indonesia Sulawesi (LAPRIS) dibawah komando Ranggong Daeng Romo. Pada agresi meliter Belanda kedua, Emmy Saelan menggabungkan diri pada Laskar Harimau Indonesia pimpinan Wolter Mongonsidi, beliau menjadi pimpinan Laskar Perempuan sekaligus petugas Palang Merah. Perjuangannya berakhir setelah berhasil melemparkan granat pada pasukan Belanda di Kassi-Kassi pada tanggal 23 Januari 1947. Nasionalisme dan patriotismenya mengilhami, berperan ganda sebagai perawat dan pejuang pada masa mempertahankan kemerdekaan Indonesia di Sulawasi Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian sejarah dengan langkah-langkah sebagai berikut; heuristik, verifikasi, interpretasi dan historiografi. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap perjuangan Emmy Saelan mempertahankan kemerdekaan Indonesia di Sulawesi Selatan dalam perannya sebagai perawat sekaligus pejuang.
Penerapan Model Pembelajaran PASA dalam Meningkatkan Motivasi Belajar pada Pembelajaran Sejarah Kelas X IPS 2 SMAN 1 Barru Rezki Auliana; Patahuddin Patahuddin; Bustan Bustan
CHRONOLOGIA Vol 2 No 3 (2021): Chronologia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (847.433 KB) | DOI: 10.22236/jhe.v2i3.6427

Abstract

This study aims to analyze the application of the implementing the Picture and Student Active (PASA) learning model in increasing learning motivation of learning history in Class X IPS 2 SMAN 1 Barru. This research is a Classroom Action Research using qualitative and quantitative data analysis. This study shows that there are increases in students' historical learning motivation after apply PASA learning model, namely in Cycle I it shows that the average score of students' learning motivation is 67.47% which is in the medium category, while in Cycle II shows the average score of students' learning motivation of 80.88% which is in the high category. So, it can be concluded that the application of the PASA learning model can increase the learning motivation of Class X IPS 2 SMAN 1 Barru students. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran Picture and Student Active (PASA) dalam meningkatkan motivasi belajar pada pembelajaran sejarah Kelas X IPS 2 SMAN 1 Barru. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan motivasi belajar sejarah peserta didik setelah menerapkan model pembelajaran PASA, yaitu pada Siklus I menunjukkan bahwa skor rata-rata motivasi belajar peserta didik sebesar 67,47% yang berada pada kategori sedang, sedangkan pada Siklus II menunjukkan skor rata-rata motivasi belajar peserta didik sebesar 80,88% yang berada pada kategori tinggi. Maka, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran PASA dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik Kelas X IPS 2 SMAN 1 Barru.
PERAN RAJA DALAM ISLAMISASI DI KEDATUAN LUWU SULAWESI SELATAN Bustan Bustan; Najamuddin Najamuddin; Jumadi Jumadi
SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Vol 17, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/supremasi.v17i1.34013

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses masuk dan berkembangnya Islam di Kerajaan Luwu. Masuknya Islam di Sulawesi Selatan tidak terjadi dengan sendirinya, tetapi melalui suatu proses, melalui jasa para raja atau pemimpin pada suatu daerah yang memberikan ruang atau tempat terhadap para Da’i, Mubaligh, Ulama untuk menyebarkan ajaran yang dibawanya tersebut. Proses Islamisasi di Kerajaan Luwu yang dikenal sebagai kerajaan tertua di t anah Sulawesi Selatan ini berlangsung dalam tempo yang relatif singkat. Hal ini disebabkan karena adanya campur tangan raja, sang figur sentral dalam pemerintahan dan kehidupan sosial masyarakatnya yang menginginkan agar agama Islam menjadi agama resmi dikerajaannya. Figur raja dalam pandangan masyarakat merupakan tokoh yang dijadikan panutan baik dalam tindakan maupun ucapan. Penelitian ini menggunakan penelitian sejarah dengan empat tahapan yakni; heuristik (pengumpulan data), Kritik (verifikasi data), Interpretasi (penafsiran data), dan Historiografi (penulisan peristiwa menjadi suatu cerita yang utuh).
Museum: Sumber Belajar Dan Pariwisata Sejarah Budaya Bustam Bustam
Social Landscape Journal Vol 3, No 2 (2022): July
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.959 KB) | DOI: 10.56680/slj.v3i2.33838

Abstract

Museum merupakan tempat menyimpan koleksi warisan sejarah dan budaya yang memiliki potensi besar untuk mendatangkan wisatawan.  Kunjungan ke Museum tidaklah hanya untuk berekreasi, tetapi juga terjadi proses pengenalan, pembelajaran dan apresiasi atas sejarah dan warisan budaya yang kita temui dalam koleksi berbagai museum. Keberadaan museum masih kurang mendapat perhatian bagi masyarakat, utamanya pemanfaatannya sebagai sumber belajar. Museum dengan koleksi yang ada perlu ditata pengelolaannya dan menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Museum tidak lagi berbasis pada koleksi, akan tetapi bagaimana museum dapat menarik pengunjung, utamanya menjadikannya sebagai sumber belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber yang digunakan terbagi dua yakni sumber primer, berupa wawancara langsung dengan pengelola museum, dan sumber sekunder dengan menelusuri, artikel dijurnal yang relevan. 
Pelatihan Ice Breakers Musyawarah Guru Mata Pelajaran IPS di Kabupaten Barru Supriadi Torro; Bustan Bustan; Amirullah Amirullah; Ibrahim Arifin; Muh. Rasyid Ridha
Humanis Vol. 21, No. 2 Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/humanis.v21i2.32905

Abstract

bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan serta kompetensi  bagi guru mata pelajaran IPS. Pelatihan dilakukan di sekolah selama 5 kali pertemuan. Pelatihan melibatkan guru yang tersertifikasi dan non sertifikasi.Metodologi pelatihan adalah pemberian materi secara langsung, kemudian disajikan contoh-contoh icebreaking, kemudian dilanjutkan dengan penyusunan icebreaking oleh guru secara berkelompok dan perorng.Hasil pelatihan icebreaking menunjukan bahwa ada pengetahuan dan ketrampilan yang dimiliki oleh guru baik secara inddivvidu maupun secara kelompok. Baik model tunggal maupun model majemuk.
Pagellu’: Tarian Tradisional Masyarakat Toraja pada Upacara Adat Rambu Tuka, 2010-2017. Lebonna Husain; Bustan Bustan; Bahri Bahri
Attoriolong Vol 20, No 1 (2022): Attoriolong Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pagellu’ sebagai tarian tradisional masyarakat toraja pada upacara adat Rambu Tuka’. Dengan menjelaskan latar belakang munculnya pagellu’ tradisional Toraja, eksistensi dan dampak yang ditimbulkan pada masyarakat Kecamatan Makale Kabupaten Tana Toraja. Metode yang digunakan adalah metode penelitian sejarah yang terdiri atas empat tahapan, yaitu :  heuristik (mencari dan mengumpulkan sumber), kritik sumber yang terbagi atas kritik intern dan kritik ekstern, interpretasi (penafsiran sumber) dan historiografi (penulisan sejarah). Metode pengumpulan data yang dilakukan yaitu penelitian pustaka, penelitian lapangan (wawancara) dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pagellu’, berdasarkan Aluk Todolo dalam rangkaian upacara Rambu Tuka’ merupakan alat yang digunakan sebagai bentuk persembahan dan pujian terhadap Puang Matua, Deata-Deata dan Tomembali Puang. Dan karenanya, pagellu’ dinyatakan sebagai warisan budaya Toraja yang memiliki makna religius, sosial, nilai-nilai luhur diantaranya rasa kkeluargaan, gotong royong, kedisiplinan, kesabaran dan keindahan bagi penari maupun masyarakat. Adanya proses adaptasi budaya asing serta pembentukan DMO pada tahun 2010 menyebabkan sejumlah dampak yang tidak terhindarkan terhadap peranan dan eksistensi pagellu’ dalam masyarakat.
Perkembangan Akademi Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi (ATRO) Muhammadiyah Makassar, 1993-2018 nursyamsi Selfi; MUstari Bosra; Bustan Bustan
PATTINGALLOANG Vol. 6, No. 2, Agustus 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pattingalloang.v6i2.10414

Abstract

Penelitian bertujuan menguraikan sejarah dan perkembangan Akademi Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi (ATRO) Muhammadiyah Makassar, mengungkapkan latar belakang berdirinya, perkembangan tenaga pendidik, administrasi, mahasiswa,  kurikulum, sarana dan prasarana. Serta kontribusi ATRO Muhammadiyah kepada dunia pendidikan dan kepada masyarakat. Menggunakan metode historis dengan tahapan, heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan masih kurangnya tenaga rontgen khusunya di Kawasan Indonesia Timur. Awal berdirinnya tahun 1993, kampus ini bernama Akademi Penata Rontgen (APRO), kemudian pada tahun selanjutnya yakni pada tahun 1995 berubah menjadi Akademi Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi (ATRO) Muhammadiyah Makassar. ATRO Muhammadiyah Makassar mengalami perkembangan.Hal ini dapat dilihat dari perkembangan sarana dan prasarana, tenaga pendidik, tenaga administrasi dan mahasiswa. Kontribusi yang diberikan ATRO Muhammadiyah Makassar yaitu memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menempuh Pendidikan Tinggi Kejuruan dibidang Radiologi.Selain itu lulusan ATRO Muhammadiyah Makassar bekerja di Instansi milik pemerintah maupun SwastaKata kunci : Kampus, Radiologi, dan Muhammadiyah
Pelatihan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Pada Guru Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Di Kabupaten Barru Bustan Bustan; Supriadi Torro; Rusdi Rusdi
Panrita Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 December 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.587 KB) | DOI: 10.56680/pijpm.v1i2.38648

Abstract

This activity aims to provide training to subject IPS teachers in Barru district to increase understanding and skills in preparing plans to evaluating learning. The main target of the activity is the Student Subject Teacher Consultation (MGMP), Social Sciences (IPS) both teaching integrated social studies subjects and those which are still divided between History, Economics, Geography and Sociology subjects. The place of implementation of the activity is in the hall of the district education office. The results of the dedication show their seriousness and sincerity in following the training material. The material presented is curriculum review, Jigsaw learning models, making worksheets and learning reflections. The driving factor is the active participation of the participants while the inhibiting factor is the limited time and inadequate LCD facilities.
Pelatihan Penelitian Dan Penulisan Sejarah Pada Peserta Didik Sman 1 Sungguminasa Bustan Bustan; Patahuddin Patahuddin; Jumadi Jumadi; Asmunandar Asmunandar; Ahmadin Ahmadin; Supriadi Torro; Rusdi Rusdi
Panrita Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 June 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/pijpm.v2i1.46513

Abstract

Historical Research and Writing Training for students of SMAN 1 Sungguminasa. History subjects are intended to instill an understanding of the development of society from the past to the present, foster a sense of nationality and love for the motherland as well as a sense of pride as an Indonesian nation, and expand community relations between nations in the world. In this case, students' thinking skills through historical research and writing are developed not only by memorizing who, when and where, but also must be able to explain why  and how of a process. history learning so that students are trained in cognitive aspects and explore all competencies that are higher than their knowledge alone
Pelatihan Penguasaan Kompetensi Dasar tentang Keterkaitan Antara Konsep Berpikir Diakronik dan Sinkronik Bagi Guru Sejarah SMA Se-Kabupaten Polewali Mandar Muh. Rasyid Ridha; Jumadi Sahabuddin; Supriadi Torro; Bustan Bustan; Amirullah Amirullah
Humanis Vol. 22, No. 1 Juni 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/humanis.v22i1.46102

Abstract

. Kegiatan pelatihan ini bersifat kegiatan pendahuluan. Artinya peserta lebih dahulu diberikan pemahaman materi terus dilanjutkan dengan tanya jawab disertai dengan kegiatan diskusi mengenai kompetensi dasar yang akan di ajarkan kepada peserta didik. Setelah kegiatan ini berakhir diperoleh hasil berupa 20 orang guru SMA di-Kabupaten Polewali Mandar mengikuti pelaksanaan kegiatan peningkatan penguasaan kompetensi professional khususnya pada kompetensi dasar menganalisis dampak politik, budaya, sosial, dan pendidikan pada masa penjajahan bangsa Eropa (Portugis, Spanyol, Belanda, Inggris) dalam kehidupan bangsa Indonesia. Diharapkan dengan adanya pelatihan ini dapat meningkatan penguasaan kompetensi dasar menganalisis Konsep berpikir diakronik dan sinkronik bagi guru mata pelajaran Sejarah SMA se-Kabupaten Polmas, diharapkan kepada pihak AGSI (Asosiasi Guru Sejarah Indonesia) dan pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat untuk tingkat SMA sederajat untuk lebih memperhatikan mengenai penguasaan kompetensi bagi para guru khususnya kompetensi profesional maupun kompetensi lainnya.Abstract. This training activity is an introductory activity. This means that participants are first given an understanding of the material, followed by questions and answers accompanied by discussion activities regarding the basic competencies that will be taught to students. After this activity ended, the results were obtained in the form of 20 high school teachers in Polewali Mandar Regency participating in the implementation of activities to increase mastery of professional competence, especially in basic competencies to analyze political, cultural, social and educational impacts during the European colonial period (Portuguese, Spanish, Dutch, English ) in the life of the Indonesian nation. It is hoped that this training will improve the mastery of basic competencies in analyzing the concept of diachronic and synchronic thinking for History teachers at SMAs throughout Polmas District. Thus, it is hoped that the AGSI (Association of Indonesian History Teachers) and the South Sulawesi Province Education and Culture Office for high school and equivalent levels will pay more attention to the mastery of competencies for teachers, especially professional competencies and other competencies