Articles
ANALISIS USAHA, NILAI TAMBAH, DAN KESEMPATAN KERJA AGROINDUSTRI TAHU DI BANDAR LAMPUNG
Rosita Rosita;
Agus Hudoyo;
Achdiansyah Soelaiman
Jurnal Ilmu Ilmu Agribisnis: Journal of Agribusiness Science Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Lampung University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (647.2 KB)
|
DOI: 10.23960/jiia.v7i2.3383
The objectives of this study are to analize the business, the added-value and employment of the tofu agroindustry in Bandar Lampung. This study was conducted in Gunung Sulah and Kedamaian villages which are the tofu production centers. The respondents are randomly chosen. The data are processed by using the financial analysis and the value-added analysis. There are two kinds of tofu, i.e the kopong tofu dan the cina tofu. The average net revenues over the cash costs were Rp10.49 million/month of the kopong tofu and Rp12.10 million/month of the cina tofu. The average net revenues over the total costs were Rp4.02 million/month of the kopong tofu and Rp5.17 million/month of the cina tofu. The average standard costs were Rp16,949.97/kg of the kopong tofu and Rp9,206.70/kg of the cina tofu.The average added-value was Rp5,109.31/kg soybeans and its 95 percent confidence interval was Rp2,864.23-7,354.39/kg soybeans. The employment in the two tofu production centers was 143 people.Key words: added value, agroindustry, business analysis, employment, tofu
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII-3 SMP NEGERI 29 MEDAN TAHUN PEMBELAJARAN 2019/2020
Rosita Rosita
Benchmarking: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 5, No 1 (2021): BENCHMARKING
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30821/benchmarking.v5i1.9905
The population in this study were all grade VII-3 students of SMP Negeri 29 Medan for the Academic Year 2019/2020 which consisted of 2 classes and each class consisted of 30 people. Data collection techniques: 1) Give a test question (pretest) to students. 2) Check and score each item at the same time. 3) Provide treatment with a contextual teaching and learning model to different classes. 4) Give test questions (posttest) to students. 5) Tabulate the scores given. The results of hypothesis testing, namely the average difference test or t test, obtained the price of tcount = 2.19 with ttable = 1.984 for n1 = 30, n2 = 30, dk = 58.
Model CIPP dalam Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja di Kota BAndung
Rosita Rosita;
Merry Wijaya;
Panji Hadisoemarto
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33024/jdk.v10i2.3496
Evaluasi Program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) diharapkan menyajikan hasil yang dapat digunakan sebagai masukan bagi pengambil keputusan dalam menentukan alternatif kebijakan dalam keberlanjutan kegiatan program. Dengan menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluasi yang dihasilkan akan lebih komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi terhadap pelaksanaan program. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Terdapat tiga kelompok narasumber yang terdiri dari setiap perwakilan puskesmas mampu PKPR. Kelompok pertama merupakan petugas pemegang program PKPR, kelompok kedua merupakan kepala puskesmas dan kelompok ketiga adalah remaja sebagai penerima pelayanan PKPR. Hasil evaluasi context didapatkan beberapa tema penting diantaranya awal pembentukan program ditiap puskesmas berbeda-beda, hal ini dikarenakan kesiapan tiap masing-masing puskesmas berbeda, tujuan pembentukan program karena permasalahan pada remaja semakin meningkat terutama di wilayah kerja Puskesmas. Evaluasi Input yang didapatkan adalah keterbatasan SDM, sarana prasarana yang tidak memadai dan keterbatasan sumber pendanaan dari biaya operasional kesehatan. Evaluasi process yang didapatkan adalah pelaksanaan program PKPR di lapangan sudah sesuai, partisipasi masyarakat mendukung, dan belum adanya kunjungan oleh Dinas Kesehatan sebagai upaya pemantauan pencapaian Standar Nasional PKPR. Evaluasi product yang didapatkan adalah jumlah kunjungan yang meningkat, dampak bagi remaja baik perubahan perilaku dan pengendalian penyakit. Saran dalam penelitian ini diharapkan adanya peningkatan kualitas pelayanan baik dari sumber daya manusia, media kesehatan dan sistem supervisi yang dilaksanakan oleh dinas kesehatan agar dapat memaksimalkan pelayanan pada remaja.
PENGARUH COOPERATIVE MEANINGFUL INSTRUCTIONAL DESIGN (C-MID) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI MTsN LANGSA
Rosita Rosita
Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Al Qalasadi Vol 2 No 2 (2018): JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA AL QALASADI
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Langsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32505/qalasadi.v2i2.796
Model pembelajaran Meaningful Instructional Design (MID) adalah pembelajaran yang mengutamakan kebermaknaan belajar dan efektifivitas dengan cara membuat kerangka kerja-aktivitas secara konseptual kognitif-konstruktivis . Salah satu keunggulan model ini adalah adanya struktur yang jelas dan memungkinkan siswa untuk berbagi dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur, selain itu siswa juga bisa bekerja dengan sesama siswa dalam suasana gotong royong dan memiliki banyak kesempatan untuk mengolah informasi dan meningkatkan keterampilan berkomunikasiAdapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh yang signifikan dari Model Pembelajaran Cooperatif Meaningful Instructional Design (C-MID) Terhadap hasil belajar siswa di MTsN Langsa. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Desain Randomized Control Group Pretest-posttest dengan menggunakan pembagian dua kelompok penelitian yaitu kelompok penelitian eksperimen dengan menggunakan pembelajaran Cooperative Meaning Instructional Design (C -MID) dan kelompok penelitian kontrol tanpa menggunakan pembelajaran Cooperative Meaning Instructional Design (C-MID ). sampel pada penelitian ini dengan menggunakan teknik undian yaitu dengan membuat gulungan kertas yang berisi semua populasi dari semua kelas VII, kemudian diambil dua gulungan kertas, gulungan kertas yang pertama sebagai kelas eksperimen yaitu kelas VII.5 dan gulungan kertas kedua sebagai kelas kontrol yaitu kelas VII.6. Instrumen yang digunakan adalah tes yang berbentuk uraian dengan jumlah 5 butir soal. Berdasarkan hasil hipotesis diperoleh thitung = 2,36 dan ttabel = 1,67, dan ini berarti thitung ≥ ttabel ; sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima; yaitu ada Pengaruh Cooperatif Meaningful Instructional Design (C- MID) Terhadap hasil belajar siswa di MTsN Langsa
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SMP NEGERI 3 LUBUKLINGGAU
ROSITA ROSITA
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 6, No 2 (2021): DESEMBER
Publisher : IAIN Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29300/btu.v6i2.4611
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh dari penggunaan Media Audio Visual (X) terhadap keaktifan belajar siswa (Y1),apakah terdapat pengaruh Media Audio Visual terhadap Hasil Belajar Siswa (Y2) dan apakah terdapat pengaruh media audio visual terhadap kaktifan (Y1) dan hasil belajar siswa (Y2). Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode quasi eksperiment. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, teknik kuesioner (angket), teknik tes dan teknik dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 siswa pada kelas eksperiment yang menggunakan Media Audio Visual dan 30 siswa pada kelas kontrol. Dalam penelitian ini menggunakan analisis Regresi Linear Sederhana dan Uji Paired t-Test. Penelitian menyimpulkan bahwa: Hasil pengujian uji”t” pada hipotesis I sebesar 7.635 ini berartit hitung > tabel (7.635 > 1.699) dan signifikansi (0.000 < 0.05) maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh Media Audio Visual (X) terhadap keaktifan Belajar (Y1), hipotesis II pengujian “t” (10.733 > 1.699) dan signifikan si (0.000 < 0.05) maka terdapat pengaruh Media Audio Visual (X) terhadap Hasil Belajar (Y2), dan hipotesis III hasil uji paired t-Test menunjukkan bahwa terdapat pengaruh Media Audio Visual terhadap keaktifan dan hasil Belajar siswa PAI SMP Negeri 3 Lubuklinggau.
Penerapan Fuzzy Inference System Metode Mamdani Untuk Penentuan Besaran Persentase Beasiswa Mahasiswa Baru Universitas Tanri Abeng
Wina Apriliani;
Andi Abi Dzar;
Rosita Rosita;
Nur Afny C. Andryani
Jurnal SISKOM-KB (Sistem Komputer dan Kecerdasan Buatan) Vol 1 No 2 (2018): Volume I - Nomor 2 - Februari 2018
Publisher : Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Scholarship awards consideration involve various parameters. It is set up to make sure the appropriate scholarship assignment. To provide automatic system which is able to assign the scholarship based on given requirements, fuzzy based application is proposed. The Mamdani Fuzzy Inference System is applied to do logic inference to support decision making on scholarship award. To develop the intended application, there are four stages on the research methodology that have been done. They are fuzzification process, rules development, inference rules implementation, and defuzzification process. Meanwhile, Observation, Interview and documentation with The Tanri Abeng University related officers had been done to collect the required data. The proposed application is able to assist the scholarship awards decision maker by providing more efficient and objective measurement.
PENINGKATAN KUALITAS PENGELOLAAN USAHA DALAM PERBAIKAN KINERJA UMKM
Rosita Rosita;
Ida Ayu Kade Rachmawati Kusasih;
Nur Kholis;
Heri Susanto
JANAKA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KEWIRAUSAHAAN INDONESIA Vol 3, No 2 (2022): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KEWIRAUSAHAAN INDONESIA
Publisher : STIE Atma Bhakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36600/janaka.v3i2.293
ABSTRACTFrozen food is one of the activities of micro, small and medium enterprises (MSMEs). frozen is an alternative for manufacturers to be able to sell their products for a longer period of time and not only rely on orders from incoming orders. Community service activities aim to increase the productivity of Aflaha Frozen Food (AFF) MSMEs in carrying out operations through improving management and financial business governance. Improvement management is carried out with entrepreneurial motivation so that MSME actors remain confident in their business even though they are faced with difficulties such as a decrease in people's purchasing power, human resource management is carried out so that MSME actors can manage human resources efficiently and marketing management is carried out so that MSME actors can expand marketing coverage. while financial governance is carried out through financial-based arrangements so that MSME players can find out immediately when there is a material discrepancy. Through the improvement of these two things, it is hoped that AFF will get better and its legacy will increase the MSME resources. Keywords: Frozen food, MSME, HR Management, Marketing Management and Financial Governance ABSTRAKSIFrozen food merupakan salah satu kegiatan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). frozen menjadi alternatif bagi produsen untuk bisa menjual produknya dengan jangka waktu yang lebih panjang dan tidak hanya mengandalkan order dari masuknya pesanan. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk meningkatkan produktivitas UMKM Aflaha Frozen Food (AFF) dalam pelaksanaan usahanya melalui perbaikan manajemen dan tata kelola keuangan usahanya. Perbaikan manajemen dilakukan dengan motivasi kewirausahaan agar pelaku UMKM tetap yakin pada usahanya meskipun diterpa kesulitan seperti penurunan daya beli masyarakat, manajemen sumber daya manusia dilakukan agar pelaku UMKM dapat mengelola SDM dengan efisien dan manajemen pemasaran dilakukan agar pelku UMKM dapat memperluas cakupan pemasaran. sedangkan tata kelola keuangan dilakukan melalui penyusunan keuangan berbasis digital agar pelaku UMKM dapat mengetahui dengan segera ketika ada ketidaksesuaian yang material. Memalui perbaikan dua hal tersebut diharapkan AFF akan semakin baik dan gilirannya akan meningkatkan sumberdaya UMKM tersebut. Kata Kunci : Frozen food, UMKM, Manajemen SDM, Manajemen Pemasaran dan Tata kelola Keuangan
Improving Beginning Reading Skills in Grade I Students of SD Negeri Harjosari Kidul 01 through the Use of the Syllable Method
Rosita Rosita
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (555.312 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v4i5.66037
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberhasilan guru dalam menggunakan metode suku kata pada siswa kelas IA SD Negeri Harjosari Kidul 01. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam 2 siklus dengan tahapan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini berjumlah 25 yang terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan 1) tes membaca lisan dan tes tertulis memahami kalimat, 2) observasi. Teknik analisis menggunakan analisis statistik deskriptif yaitu dengan mencari rerata. Indikator keberhasilan siswa harus dicapai dengan rerata kelas 70 dan ketuntasannya 80 %. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Metode Suku Kata dapat mempengaruhi keterampilan membaca permulaan, dengan di tandai adanya peningkatan kemampuan membaca pada setiap siklus. Pada siklus I, hasil tes kemampuan membaca permulaan adalah 64%. Sedangkan pada siklus II, hasil tes kemampuan membaca permulaan sebesar 76%. Pada tindakan ini keterampilan membaca siswa dengan lafal dan membaca kalimat meningkat hingga mencapai kriteria ketuntasan yang di tetapkan, yaitu dengan rata-rata kelas 70 dan ketuntasan kelas 80%, sehingga penelitian ini dikatakan berhasil.
OPTIMALISASI POTENSI TANAMAN HIAS LOKAL SEBAGAI PELUANG USAHA YANG BERKELANJUTAN DI KLATEN
Heri Susanto;
Rosita Rosita;
Ida Ayu Kade Rachmawati Kusasih;
Amy Wulandari
JANAKA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KEWIRAUSAHAAN INDONESIA Vol 4, No 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KEWIRAUSAHAAN INDONESIA
Publisher : STIE Atma Bhakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36600/janaka.v4i1.315
Usaha kecil tanaman hias merupakan salah satu sektor usaha yang berkembang di masyarakat. Namun, masih banyak usaha kecil tersebut yang mengalami kesulitan dalam mengelola aspek keuangan dan pemasaran sehingga tidak dapat memaksimalkan potensi usahanya. Oleh karena itu, pengabdian kepada masyarakat terkait akuntansi biaya, pemasaran, dan operasional sangat penting untuk membantu meningkatkan kinerja usaha kecil tersebut. Dalam pengabdian kepada masyarakat terkait akuntansi biaya, pentingnya pemahaman tentang biaya produksi dan keuntungan yang dihasilkan menjadi fokus utama. Pelatihan dan pendampingan dilakukan untuk membantu pengusaha kecil dalam menghitung biaya produksi dan mengoptimalkan keuntungan. Selain itu, dalam pengabdian kepada masyarakat terkait pemasaran, dilakukan pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan efektivitas pemasaran dan menarik pelanggan dengan baik. Selain itu, pengabdian kepada masyarakat juga dilakukan terkait operasional, di mana dilakukan pelatihan dan pendampingan dalam mengelola produksi dengan lebih efisien dan efektif. Hal ini bertujuan untuk mengurangi biaya produksi sehingga dapat meningkatkan keuntungan. Dalam keseluruhan pengabdian kepada masyarakat, tujuannya adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengusaha kecil dalam mengelola usaha kecil tanaman hias. Diharapkan dengan adanya pengabdian tersebut, masyarakat dapat meningkatkan kinerja usaha kecilnya dan meningkatkan kesejahteraan melalui peningkatan pendapatan dari usaha kecil tersebut. Kata kunci : UMKM, Tanaman Hias, akuntansi biaya, pemasaran dan operasi
PROTOZOA ENDOPARASIT PADA IKAN GABUS (Channa striata) YANG TERTANGKAP DI PERAIRAN RAWA GAMBUT TANJUNG TARUNA KABUPATEN PULANG PISAU KALIMANTAN TENGAH
Rosita Rosita;
Inga Torang;
Toto Fransisco
JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES Vol. 18 No. 1 (2023): Journal of Tropical Fisheries
Publisher : Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (UPR)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36873/jtf.v18i1.10705
Masalah dalam penelitian yaitu berapa besar prevalensi dan intensitas infeksi endoparasit yang menyerang ikan gabus (Channa striata) di rawa Tanjung Taruna melalui perhitungan prevalensi dan intensitas parasitnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui :prevalensi dan intensitas endoparasit pada ikan gabus (channa striata) yangtertangkap di rawa Tanjung Taruna. Penelitian ini dilaksanakan selama 1 bulan di Balai Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Palangka Raya. Metode penelitian yang di gunakan adalah metode penelitian deskriptif. Penelitian ini dirancang untuk memperoleh informasi suatu status dari gejala tertentu saat dilakukan penelitian, dalam penelitian ini tidak dilakukannya suatu perlakuan karena tidak memiliki uji hipotesis yang biasanya terdapat pada penelitian eksperimen. Hasil ditemukan enam jenis endoparasit yaitu:Camallanus sp, Neoechinorhyncus sp, Hymenolipis sp, Echinostoma sp, Lamproglena sp, Accacoelium contortum sp dengan jumlah total 199 ind/ekor organ target pada usus hati dan darah. Endoparasit yang paling banyak ditemukan pada sampling 3 ada lima jenis endoparasit dengan jumlah total endoparasit 54 ind/ekor, endoparasit yang paling sedikit ditemukan pada sampling 4 dengan jumlah total endoparasit 25 ind/ekor. Jenis endoprasit yang paling banyak Camallanus sp sebesar 87 ind/ekor organ target pada usus dengan prevalensi 34% intensitas 2,56 ind/ekor, yang paling sedikit Lamproglena sp sebesar 1 ind/ekor organ target darah dengan prevalensi 1% intensitas 1 ind/ekor. Prevalensi total yang paling tinggi pada sampling 1 dengan prevalensi 96 % intensitas 2,5 ind/ekor, prevalensi rendah pada sampling 4 dengan prevalensi60 % intensitas 2 ind/ekor.