Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Sistem Ekskresi Manusia di SMP Negeri 6 Tondano Sidampoi, Tirza; Suriani, Ni Wayan; Harahap, Fransiska; Rogahang, Milan; Rungkat, Jovialine A.
SOSCIED Vol 7 No 2 (2024): SOSCIED - November 2024
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jsoscied.v7i2.841

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPA materi sistem ekskresi manusia. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 6 Tondano pada bulan April semester genap kemampuan tahun ajaran 2023/2024. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah quasi eksperimen menggunakan simple random sampling dengan cara pengundian antar kelas VIII A dan VIII B secara acak. Instrument utama yang digunakan yaitu tes pilihan ganda sebanyak 10 butir soal yang kemudian dianalisis dengan uji t. Hasil uji hipotesis menggunakan bantuan SPSS versi 27 diperoleh data Sig < α, yaitu 0,000 < 0,05 sehingga H0 di tolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Kata Kunci: Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL), Kemampuan Berpikir Kritis, Sistem Ekskresi Manusia.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PEWARISAN SIFAT DI SMP NEGERI 8 SATAP TONDANO Gani, Marlina; Rungkat, Jovialine; Harahap, Fransiska; Rogahang, Milan
SOSCIED Vol 7 No 2 (2024): SOSCIED - November 2024
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jsoscied.v7i2.873

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar dan aktivitas belajar siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran problem based learning pada materi pewarisan sifat. Penelitian ini menggunakan metode pre-experimen dengan rancangan one group pre-test post-test. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa di SMP Negeri 8 SATAP Tondano, sedangkan sampel penelitian adalah kelas IX yang berjumlah 17 siswa. Teknik pengumpulan data dan instrumen penelitian yang digunakan adalah tes dan observasi. Analisis data aktivitas belajar siswa dilakukan dengan rumus persentase dan analisis hasil belajar siswa dilakukan dengan menggunakan rumus N-Gain dan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata aktivitas belajar siswa pada pertemuan pertama dengan nilai rata-rata 65,8% dengan kategori aktif, pertemuan kedua dengan nilai rata-rata 73,44% dengan kategori aktif, dan pertemuan ketiga dengan nilai rata-rata 81,94% dengan kategori sangat aktif. Rata-rata hasil belajar siswa pada materi pewarisan sifat memperoleh nilai pre-test 43,53 dan post- test 77,35. Hasil uji-t diperoleh thitung > ttabel (6,162 > 1,745) sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model problem based learning berpengaruh pada hasil belajar siswa dan dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa di kelas IX SMP Negeri 8 SATAP Tondano
KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI SIFAT-SIFAT CAHAYA DI SMP NEGERI 8 SATAP TONDANO Liboba, Devita; Harahap, Fransiska; Suriani, Ni Wayan; Rungkat, Jovialine; Rogahang, Milan
SOSCIED Vol 7 No 2 (2024): SOSCIED - November 2024
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jsoscied.v7i2.877

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada Materi Sifat-sifat Cahaya di SMP Negeri 8 SATAP Tondano. Jenis penelitian ini adalah pre-eksperimental design dengan pengambilan sampel secara purposive sampling. Subjek penelitian yaitu siswa kelas VII yang berjumlah 13 orang siswa. Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan tes. Berdasarkan hasil penelitian pada indikator kemampuan berpikir kreatif fluency siswa dengan menerapkan model problem based learning diperoleh skor rata-rata secara klasikal yaitu 0,93 kategori kurang kreatif dan secara individual dengan kriteria kurang kreatif, sedangkan kemampuan berpikir flexibility siswa secara klasikal diperoleh skor rata-rata yaitu 0,60 kategori kurang kreatif dan secara individual dengan kriteria kurang kreatif dan untuk kemampuan berpikir origanility secara klasikal sebesar 1,05 kategori cukup kreatif dan secara individual dengan kriteria cukup kreatif
Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMP Menggunakan Teknik Provokasi Pada Materi Sistem Ekskresi Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) Darinding, Dewanti; Harahap, Fransiska
SCIENING : Science Learning Journal Vol. 5 No. 1: Juni 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan IPA FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Siswa kurang diberikan kesempatan untuk menggali pengetahuan dan mengaitkan konsep yang dipelajari. Kemampuan berpikir kreatif rendah tergambar dari sikap peserta didik yang cenderung pasif selama proses pembelajaran dan mengalami kesulitan dalam menjawab soal yang bersumber dari ceramah dan bentuk tanya jawab. Hal ini berdampak pada pencapaian hasil belajar siswa yang kurang memuaskan serta masih kurangnya siswa untuk berpikir kreatif. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif siswa menggunakan teknik provokasi materi sistem ekskresi model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Responden penelitian adalah siswa SMP kelas VIII dengan pengambilan sampel secara purposive sampling sebanyak 2 kelas, masing-masing kelas VIII A berjumlah 10 siwa dan kelas VIII B berjumlah 10 siswa, sehingga jumlah responden dalam penelitian ini adalah 20 siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif pre-eksperimental dengan desain one group pretest posttest design. Pengumpulan data melalui penilaian validasi pakar, lembar penilaian berpikir kreatif dan dokumentasi. Teknik analisis data secara deskriptif kualitatif (persentase dan n-gain). Hasil penelitian:1) Instrumen penelitian teknik provokasi pada pembelajaran Sistem Ekskresi sangat valid dan reliabel, 2) kemampuan fluency meningkat 50% (klasikal) dengan <g> =0,13 (rendah), 3) kemampuan flexibility meningkat 94,23% (klasikal) dengan <g> =0,33 (sedang), 4) kemampuan originality meningkat 44,60% (klasikal), dengan <g> =0,47 (sedang), 5) Pola peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa: originality > flexibility > fluency. Kesimpulan penelitian adalah kemampuan berpikir kreatif siswa menggunakan teknik provokasi materi sistem ekskresi model pembelajaran PjBL mengalami peningkatan, dengan peningkatan terbesar pada aspek originality.
Peluang dan Tantangan Penggunaan Perangkat Pembelajaran Berbasis TPACK Pada Materi Kimia Bagi Generasi Z di Era Society 5.0 Rumondor, Desire Atna Sridanty; Akbar, Jakub Saddam; Harahap, Fransiska; Djakariah, Djakariah
SCIENING : Science Learning Journal Vol. 5 No. 1: Juni 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan IPA FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menginvestigasi peluang dan tantangan penggunaan perangkat pembelajaran berbasis TPACK pada materi kimia bagi generasi Z dalam konteks era society 5.0. Dalam penelitian ini, dilakukan identifikasi, analisis, evaluasi, dan interpretasi riset terkait penggunaan perangkat pembelajaran berbasis TPACK yang tersedia dari tahun 2014 hingga 2024, yang berkaitan dengan topik pembelajaran kimia. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) yang bertujuan menjawab pertanyaan penelitian terkait dengan peluang dan tantangan penggunaan perangkat pembelajaran berbasis TPACK menggunakan database artikel online yaitu ERIC dan Google Scholar. Berdasarkan analisis literatur, dapat disimpulkan bahwa penggunaan perangkat pembelajaran berbasis TPACK dalam proses pembelajaran kimia menghadirkan sejumlah peluang yaitu peningkatan keterlibatan siswa, peningkatan pemahaman konsep, meningkatkan keterampilan berpikir kritis, meningkatkan daya ingat dan pemahaman jangka panjang, serta peningkatan keterampilan teknologi sedangkan tantangannya meliputi infrastruktur dan aksesibilitas, pelatihan guru yang tidak cukup, ketersediaan sumber daya yang terbatas, serta kesulitan dalam integrasi TPACK secara holistik. Implikasi dari temuan ini dapat memberikan panduan praktis bagi institusi pendidikan dalam mengadopsi perangkat pembelajaran berbasis TPACK secara efektif dalam proses pembelajaran kimia.
Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMP Menggunakan Teknik Provokasi Pada Materi Pencemaran Lingkungan Model Pembelajaran Inkuiri Damal, Mahla Kindang Sangiang; Harahap, Fransiska
SCIENING : Science Learning Journal Vol. 5 No. 2: Desember 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan IPA FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/slj.v5i2.2881

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif siswa menggunakan teknik provokasi materi pencemaran lingkungan model pembelajaran inkuiri. Ditemui bahwa siswa kurang diberikan kesempatan untuk menggali pengetahuan dan mengaitkan konsep yang dipelajari. Kemampuan berpikir kreatif rendah tergambar dari sikap peserta didik yang cenderung pasif selama proses pembelajaran dan mengalami kesulitan dalam menjawab soal yang bersumber dari ceramah dan bentuk tanya jawab. Hal ini berdampak pada pencapaian hasil belajar siswa yang kurang memuaskan serta masih kurangnya siswa untuk berpikir kreatif. Responden penelitian adalah siswa SMP kelas VII dengan pengambilan sampel secara purposive sampling sebanyak 2 kelas, masing-masing kelas VII C berjumlah 10 siwa dan kelas VII D berjumlah 10 siswa, sehingga jumlah responden dalam penelitian ini adalah 20 siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif pre-eksperimental dengan desain one group pre-test post-test design. Pengumpulan data melalui penilaian validasi pakar, lembar penilaian berpikir kreatif dan dokumentasi. Teknik analisis data secara deskriptif kualitatif (persentase dan n-gain). Hasil penelitian:1) Instrumen penelitian teknik provokasi pada pembelajaran Pencemaran Lingkungan sangat valid dan reliabel, 2) kemampuan fluency meningkat 44,77% (klasikal) dengan<g> =0,11 (rendah), 3) kemampuan  flexibility meningkat 233,33% (klasikal) dengan<g> =0,14 (rendah), 4) kemampuan originality meningkat 42,05% (klasikal), dengan dengan<g> =0,33 (sedang), 5) Pola peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa: originality > flexibility > fluency. Kesimpulan penelitian adalah kemampuan berpikir kreatif siswa menggunakan teknik provokasi materi pencemaran lingkungan model pembelajaran Inkuiri mengalami peningkatan, dengan peningkatan terbesar pada aspek originality.
Pengaruh Problem Based Instruction Berbasis Contextual Teaching and Learning Terhadap Hasil Belajar Materi Pencemaran Lingkungan di SMP Negeri 6 Tondano Atie, Edwin; Harahap, Fransiska; Suriani, Ni Wayan
SCIENING : Science Learning Journal Vol. 5 No. 2: Desember 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan IPA FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/slj.v5i2.10326

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh problem based instruction berbasis contextual teaching and learning terhadap hasil belajar materi pencemaran lingkungan di SMP Negeri 6 Tondano. Penelitian ini merupakan penelitian semu, menggunakan pretest posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIA 28 orang dan kelas VIIB 28 orang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIA dengan jumlah 16 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VIIB 14 orang sebagai kelas kontrol. Sampel dipilih menggunakan metode simple random sampling. Pengambilan data dilakukan dengan memberikan pretest sebelum diberikan perlakuan dan posttest sesudah perlakuan. Hasil penelitian diperoleh berupa nilai rata-rata hasil posttest kelas eksperimen 78,66 sedangkan untuk kelas kontrol diperoleh nilai rata-rata hasil posttest 70,3. Setelah diuji statistik dengan uji-t, hasil belajar yang diperoleh antara kelas eksperimen dan kelas kontrol yaitu thitung = 4,10 > ttabel = 1,70. Dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima, pada taraf nyata α = 0,05. Dimana rata-rata hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran problem based intruction berbasis contextual teaching and learning lebih tinggi dari hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PBI berbasis CTL berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada materi pencemaran lingkungan di SMP Negeri 6 Tondano.
PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN PADA SISWA KELAS VII SMPN 2 LANGOWAN Manopo, Olivia Jelita; Warouw, Zusje Wiesje Merry; Harahap, Fransiska
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v5i1.1614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model project based learning (PjBL) dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi pencemaran lingkungan pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Langowan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri atas: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 23 siswa. Teknik pengumpulan data berupa tes. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar pada materi pencemaran lingkungan. Data penelitian dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata hasil belajar 61 pada pra siklus, meningkat menjadi 69 pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 81 pada siklus II. Selain itu, persentase ketuntasan juga terlihat 26% pada pra siklus, meningkat menjadi 48% pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 87% pada siklus II. Dengan demikian, peneliti menyimpulkan bahwa penerapan model PjBL dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi pencemaran lingkungan pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Langowan.
Pengembangan Media Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Berbasis Powtoon Menggunakan Model Problem Based Learning pada Materi Sistem Ekskresi Manusia Baluntu, Wildayanti; Rondonuwu, Anneke Tienneke; Harahap, Fransiska
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 23 No. 2 (2025): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v23i2.18580

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kelayakan media pembelajaran berbasis Powtoon menggunakan model problem based learning pada materi sistem ekskresi manusia; (2) mengetahui kepraktisan penggunaan media pembelajaran berbasis Powtoon dengan menggunakan model problem based learning pada materi sistem ekskresi manusia; (3) mengetahui keefektivan penggunaan media pembelajaran berbasis Powtoon menggunakan model problem based learning pada materi sistem ekskresi manusia kelas VIII SMP Negeri 1 Tombulu. Jenis penelitan ini adalah penelitian pengembangan dengan model ADDIE. Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah angket dan tes. Instrumen penelitian terdiri dari lembar validasi ahli media dan materi untuk mengetahui kevalidan, lembar validasi respon guru dan siswa untuk mengetahui kepraktisan, tes hasil belajar berupa pretest dan posttest untuk mengetahui keefektifan penggunaan media pembelajaran. Teknik analisis data menggunakan mixed methods. Hasil penelitian menunjukkan (1) media yang dikembangkan sangat layak digunakan dengan validitas ahli media sebesar 95,23% dan validitas materi 92,77%; (2) kepraktisan media dinilai sangat baik oleh guru dengan persentase 91,75%, uji coba kelompok kecil 93% dan uji coba kelompok besar 96%; (3) media terbukti efektif terbukti dari skor N-Gain sebesar 0,80 termasuk kategori tinggi dan nilai N-Gain >7 yaitu sebesar 80,50% tergolong kategori efektif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam berbasis Powtoon menggunakan model problem based learning terbukti valid dan praktis untuk digunakan, serta efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa pada materi sistem ekskresi manusia.
Pengaruh Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Wordwall Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Sistem Pernapasan Manusia di SMP Negeri 1 Tombulu Ampel, Rafilah; Harahap, Fransiska; Suriani, Ni Wayan; Rungkat, Jovialine Albertine
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 23 No. 2 (2025): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v23i2.18620

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran interaktif berbasis Wordwall terhadap hasil belajar siswa pada materi sistem pernapasan manusia di SMP Negeri 1 Tombulu. Penelitian ini merupakan penelitian jenis kuantitatif dengan metode quasi-experimental dengan menggunakan nonequivalent control group design. Sampel dipilih menggunakan non-probability sampling sehingga mendapatkan kelas eksperimen berjumlah 16 siswa dan kelas kontrol berjumlah 15 siswa. Teknik pengumpulan data berupa teknik tes. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar, yaitu pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan (1) adanya peningkatan hasil belajar siswa pada masing-masing kelas, dimana pada kelas eksperimen rata-rata nilai pretest 48,37 meningkat pada posttest menjadi 85,06, sedangkan pada kelas kontrol rata-rata nilai pretest 45,4 meningkat pada posttest menjadi 66,2; (2) Hasil uji homogenitas Sig (0,489) > α sehingga kedua kelas memiliki varians yang homogen; (3) hasil uji hipotesis melalui uji independent sample t-test menunjukkan nilai Sig (2-tailed) 0,001 < α (0,05), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai posttest kelas eksperimen dan kontrol. Dengan demikian peneliti menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh media pembelajaran interaktif berbasis Wordwall terhadap hasil belajar siswa pada materi sistem pernapasan manusia di SMP Negeri 1 Tombulu.