Claim Missing Document
Check
Articles

Keanekaragaman Jenis dan Pola Distribusi Gastropoda di Ekosistem Mangrove Pulau Ngenang Kota Batam Siti Fatmawati; Yarsi Efendi; Fenny Agustina; Fauziah Syamsi; Rahmi Rahmi
SIMBIOSA Vol 11, No 2 (2022): JURNAL SIMBIOSA
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sim-bio.v11i2.4527

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keanekaragaman jenis dan pola distribusi gastropoda di ekosistem mangrove Pulau Ngenang. Menggunakan  metode survei dengan  pengumpulan data mmemakai transek pada dua staiun yang berbeda. Hasil dari penelitian ditemukan 6 famili dan 9 spesies. 6 famili, yaitu, Potamididae, Ceritidae, Melongenidae, Neritidae, Ellobidae dan Muricidae. Jenis yang ditemukan yaitu: Telescopium telescopium, Telescopium mauritsi,Cerithidea obtusa, Terebralia palustris, Cerithium coralium, Pugilina cochlidium, Nerita balteata, Mysotella myositis, Chicoreus capucinus. Diperoleh indeks  keanekaragaman jenis (H)’= 1,00 pada stasiun 1 dan 1,37 di stasiun 2,  kategori sedang, hal ini menunjukkan tingkat keanekaragaman jenis sedang dan jenis–jenis tersebar secara mengelompok yang ditunjukan oleh nilai indeks Morisita 1,045 pada stasiun 1 dan 1,072 stasiun 2.
PENGARUH PENGGUNAAN MULTIMEDIA COMPUTER ASSISTANCE INSTRUCTION MODEL TUTORIAL PADA BAHASAN INTERAKSI DALAM EKOSISTEM TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS VII SMP KARTINI 2 BATAM Juliana Saffitri; Yarsi Efendi
SIMBIOSA Vol 5, No 2 (2016): JURNAL SIMBIOSA
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sim-bio.v5i2.839

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh penggunaan multimedia computer assistance instruction  model tutorial pada bahasan interaksi dalam ekosistem terhadap hasil belajar peserta didik kelas VII di SMP Kartini 2 Batam tahun ajaran 2013/2014. Sampel  penelitian adalah seluruh siswa kelas VII sebanyak 60 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu kelas eksperimen dengan menggunaan multimedia computer assistance instruction  model tutorial, sedangkan kelas kontrol tidak penggunaan multimedia computer assistance instruction  model tutorial pada proses pembelajarannya. Kualitas instrumen dinilai berdasarkan uji validitas dan uji reliabilitas. Uji statistik yang digunakan untuk menguji hasil penelitian digunakan uji hipotesis dengan menggunakan rumus Uji-t. Berdasarkan hasil analisis diperoleh uji hipotesis bahwa   (2.19)  (1.69), maka H0 ditolak dan  diterima sehingga disimpulkan bahwa penggunaan multimedia computer assistance instruction model tutorial dalam proses pembelajaran positip dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
KEPADATAN POPULASI DAN POLA DISTRIBUSI BULU BABI (Diedema setosum) di PULAU ABANG BATAM Efendi, Yarsi; Nurdiana, Juwita; Agustina, Fenny; Campina, Teny; Sefira, Anisa
BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed Vol 6 No 1 (2024): Bioeksakta
Publisher : Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.bioe.2024.6.1.9755

Abstract

This research aims to describe the population density of Sea Urchin (Diadema setosum) and it’s distribution pattern in the waters of Abang Island, Galang District, Batam City - Indonesia. Carried out in June 2023. Observations at 3 stations, using survey methods. Sampling was carried out using 3 line transects 20 meters long at each station, placing the transects from the shoreline towards the sea and placing observation plots 1m x 1m on the left and right of the transects. Measurement of water quality parameters; pH, salinity, depth, Dissolved Oxygen (DO), and temperature. The highest density was 2.28 ind/m2 found at station I with a number of 228 individuals and the lowest was 0.81 ind/m2 found at station II with a number of 81 individuals. The distribution pattern of sea urchins (Diadema setosum) was in clustered were found at all stations.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT SILVOFISHERY KEPITING BAKAU (Scylla spp) DI PULAU NGENANG KELURAHAN NGENANG KOTA BATAM Efendi, Yarsi; Syamsi, Fauziah; Sari, Nurhaty Purnama; Agustina, Fenny
MINDA BAHARU Vol 7, No 1 (2023): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v7i1.5304

Abstract

Keberadaan hutan mangrove di Kota Batam saat ini terus mengalami degradasi akibat lajunya pembangunan. Salah satu wilayah Pesisir di Kota Batam yang mengalami degradasi mangrove adalah Pulau Ngenang Kelurahan Ngenang Kecamatan Nongsa Kota Batam. Eksplotasi sumberdaya hutan mangrove yang tidak terkendali akan menurunkan kualitas dan kuantitas ekosistem. Untuk itu diperlukan upaya konservasi guna mempertahankan keberadaannya. Salah satu upaya konservasi yang dapat dilakukan adalah sistem mina hutan (silvofishery) pemeliharaan kepiting bakau (Scylla spp). Usaha silvofishery ini potensial untuk dikembangkan dan memiliki peluang pasar terbuka luas dan prospektif, baik domestik maupun mancanegara. Tujuan dari program pendampingan ini memberikan ilmu pengetahuan tekhnologi dan keterampilan kepada masyarakat mitra, memberikan pemahaman pemanfaatkan sumberdaya hutan mangrove secara optimal dan lestari, meningkatkan alternatif mata pencaharian (alternative livelyhood) dan peluang kerja bagi masyarakat pesisir. Metode kegiatan meliputi: 1) Sosialisasi dan demonstrasi, yang terdiri dari kegiatan : penyiapan tambak budidaya, Penyiapan kandang ( box kepiting), pengelolaan usaha dengan menerapkan manajemen usaha yang baik, penyediaan bibit, dan pemeliharaan. 2). Pemantauan dan evaluasi dan 3). Pemanenan. Hasil analisis menunjukkan adanya perubahan sikap dan pengetahuan kelompok nelayan dari yang kurang mengetahui menjadi cukup banyak mengetahui usaha budidaya, melalui sistem silvofishery dapat menjaga dan mempertahankan lelestarian hutan mangrove, dan memberikan peluang usaha bagi masyarakat.
Ketersediaan Tempat Roosting Kelelawar Vampir Palsu (Megaderma spasma) di Pulau Kecil Kota Batam Syamsi, Fauziah; Ramses, Ramses; Alfajri, Desman; Ashari, Erwin; Efendi, Yarsi
SIMBIOSA Vol 13, No 2 (2024): SIMBIOSA
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/simbiosa.v13i2.7352

Abstract

Kelelawar vampire palsu (Megaderma spasma) memiliki daerah distribusi yang luas, termasuk di pulau kecil yang jauh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi ketersediaan lokasi roosting kelelawar M. spasma pada habitat pulau kecil. Penelitian ini dilakukan dengan metode survey untuk menemukan ketersedian tempat roosting bagi M. spasma. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, kelelawar M. spasma ditemukan roosting pada bangunan dapur arang yang sudah ditinggalkan. Dapur arang merupakan bangunan yang terbuat dari tanah, berbentuk setengah lingkaran, seperti gua kecil, dengan pintu masuk dan lobang kecil untuk ventilasi. Bangunan tersebut merupakan bekas dapur arang yang sudah tidak digunakan oleh masyarakat. Dari 4 dapur arang (DAR) yang ada di pulau tersebut, 3 diantaranya (DAR 1, DAR 3, dan DAR 4) dijadikan sebagai lokasi roosting oleh M. spasma dan 1 dapur arang lainnya (DAR 2) tidak menjadi lokasi roosting. Jumlah individu kelelawar terbanyak ditemukan di DAR 1 yaitu sebanyak 6 individu dan paling sedikit di DAR 4 yaitu sebanyak 1 individu. Adapun faktor faktor yang mempengaruhi pemilihan lokasi roosting oleh M. spasma pada habitat pulau kecil diantaranya adalah intensitas cahaya dan iklim, keamanan dari gangguan cuaca, keamanan dari gangguan manusia dan predator. Semua faktor tersebut sangat erat kaitannya dengan struktur lokasi roosting yang menjamin keselamatan kelelawar dari semua faktor eksternal yang mungkin akan mempengaruhi kelelawar.
Diversity of Echinoderms in The Water of Dedap Island, Abang Island Sub-district, Batam City Sianipar, Sertika; Effendi, Yarsi; Agustina, Fenny
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 11, No 1: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus March 2025
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v11i1.6905

Abstract

Dedap Island is a group of small islands in the waters off the coast of Abang Island which is famous as a spot for anglers because of its clean location and abundance of marine life. This research is focused on identifying the diversity of Echinoderms in the waters surrounding Dedap Island, located in Abang Island sub-district, Batam City, Indonesia. Additionally, it examines the factors that influence the distribution and abundance of these species. The observation was conducted using line transect methods across various locations, leading to the identification of five species of Echinoderms: three from the class Holothuridae (sea cucumbers), one from the class Astroidea (starfish), and one from the class Echinoidea (sea urchins). The species Diadema setosum (sea urchin) emerged as the most dominant, with a total of 361 individuals recorded. The diversity index (H’) for Echinoderms in Dedap Island was classified as low (0.40), and the evenness index (E) also indicated low values (0.25), suggesting an uneven distribution of individuals and dominance by certain species. Contributing factors to this low diversity include ecological pressures, unstable productivity, and substrate conditions primarily composed of sand
Yarsi Analisis Vegetasi dan Realitas Kerusakan Ekosistem Mangrove di Gunung Kijang Bintan Efendi, Yarsi; Puspita, Lani; Syamsi, Fauziah; Ardiansyah, Rio
BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed Vol 7 No 2 (2025): BioEksakta
Publisher : Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.bioe.2025.7.2.14468

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi vegetasi mangrove di Pulau Bintan, khususnya di kawasan Gunung Kijang, serta mengevaluasi tingkat kerusakannya. Metode yang digunakan adalah survei dengan penempatan tiga transek untuk mengumpulkan data mengenai kerapatan, frekuensi, dominansi, nilai penting, dan tingkat kerusakan vegetasi mangrove. Ditemukan 13 jenis mangrove sejati dan 3 jenis mangrove asosiasi, dengan Rhizophora apiculata sebagai spesies dominan di semua transek berdasarkan hasil sensus dan pengamatan. Terdapat variasi dalam vegetasi, dengan total 796 pohon per hektar di lokasi pengamatan, yang menunjukkan kondisi "rusak" sesuai dengan kriteria kerusakan mangrove yang diatur dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia No. 201 Tahun 2004. Oleh karena itu, diperlukan upaya rehabilitasi dan konservasi mangrove, termasuk penanaman kembali spesies mangrove dan pengelolaan berkelanjutan sebagai tindak lanjut dari hasil penelitian ini. Kata kunci : Analisis Vegetasi, Gunung Kijang Bintan, Tingkat Kerusakan
Analysis of the correlation between the quality of school services and parental satisfaction at SDN Serua Indah 02, Tangerang Selatan Efendi, Yarsi; Hapsari, Ratna F; Wulansari, Desi K; Inayati, Dinda Nurul
CAHAYA PENDIDIKAN Vol 11, No 1 (2025): JCP (Jurnal Cahaya Pendidikan) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/chypend.v11i1.7378

Abstract

This research aims to investigate the relationship between the quality of school services and its impact on parental satisfaction at SDN Serua Indah 02, Ciputat, Tangerang Selatan, Indonesia. The study seeks to provide a deeper understanding of the factors that influence parental satisfaction within the educational context. The study employs a quantitative survey method, utilising a questionnaire as the primary data collection instrument. The sampling technique, guided by Slovin's formula, yielded a total of 178 parents as respondents. Analysis was conducted using Pearson Product Moment correlation tests to measure the relationship between the quality of school services (including the dimensions of tangibility, reliability, responsiveness, assurance, and empathy) and parental satisfaction. The results of the research indicate a significant positive correlation between the quality of school services and parental satisfaction (r = 0.624, p < 0.05). The dimensions of tangibility and reliability were found to contribute most significantly to parental satisfaction, while the dimension of empathy highlighted the importance of individual attention to students' needs. The limitations of this research are associated with its narrow focus on a single school, which may restrict the generalisability of the findings to broader contexts. Future research should consider additional factors that may influence parental satisfaction across various educational settings. Implication of this research are school should focus on enhancing the quality of its services, actively engaging parents, providing staff training, and conducting continuous evaluations. These measures are essential for fostering strong relationships, improving parental satisfaction, and bolstering the institution's reputation in the field of education Keywords: Educational Service Quality, Parent’s Student Satisfaction, SDN Serua Indah 02 Tangerang Selatan, SERVQUAL Dimension
TRANSFORMASI AGILITY ORGANISASI DI SEKOLAH MENENGAH ATAS KOTA BATAM Efendi, Yarsi; Inayati, Dinda Nurul; Wulansari, Desi Kardini; Hapsari, Ratna F; Agustina, Fenny
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.6888

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi penerapan konsep agiliti (ketangkasan) organisasi di Sekolah Menengah Atas di Kota Batam, yang terpusat pada ancaman dan kesempatan yang dijumpai selama proses transformasi. Metodologi yang dipakai yakni deskriptif kuantitatif, kuesioner disebar guna mengumpulkan data kepada para guru. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa mayoritas pendidik mempunyai kemampuan yang kuat dalam beradaptasi dan berinovasi, dengan skor rata-rata tertinggi terkait perubahan (P1: 4,32) dan terendah mengenai kolaborasi antara guru dan siswa (P15: 3,42). Penelitian ini menekankan pentingnya modifikasi dalam program pelatihan untuk mendorong kolaborasi serta komunikasi yang lebih efektif antara pendidik dan peserta didik. Selain itu, penelitian ini juga menggarisbawahi pentingnya ketangkasan organisasi dalam meningkatkan kinerja sekolah dan responsivitas terhadap perubahan. Rekomendasi diberikan untuk meningkatkan ketangkasan di sekolah dengan mempromosikan kolaborasi, komunikasi yang efektif, dan keterlibatan siswa yang lebih besar dalam proses pembelajaran.
The Implementation of Digital Transformational in Early Childhood Education Dinda Nurul Inayati; Yarsi Efendi; Ratna Fitri Hapsari; Desi Kardini Wulansari; Rais Hidayat
Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/kiddo.v6i2.18371

Abstract

Digital transformation in early childhood education (ECE) requires not only technological adoption but also managerial and pedagogical adjustments. However, empirical studies in Indonesia, particularly in Islamic kindergarten contexts, remain limited. This study employed a mixed-methods approach, combining quantitative surveys of 100 teachers with qualitative interviews involving 10 principals, 20 teachers, 5 staff, and 15 parents, as well as classroom observations. Descriptive statistics and thematic analysis were applied, supported by triangulation. The findings show that digital transformation improved teacher creativity by 23%, student engagement by 19%, and parental collaboration by 21% compared to baseline conditions. Leadership emerged as a crucial factor in motivating teachers and aligning digital practices with school values. However, challenges persist, including limited infrastructure, unstable internet, and gaps in teachers’ digital competencies. Digital evaluation and monitoring obtained the lowest mean score (3.92, SD = 0.80), indicating the need for stronger assessment systems. This study confirms that digital leadership plays a central role in sustaining technology integration in ECE. Practical implications include continuous teacher training, investment in digital infrastructure, and the development of participatory evaluation systems. This study contributes to the literature by providing evidence from an Islamic kindergarten context, highlighting the managerial aspects of digital transformation in ECE.