Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

COMPARISON OF STRUCTURE AND COMPOSITION OF MANGROVE TYPES IN BONTO BAHARI AND AMPEKALLE AREA, MAROS REGENCY Rukminasari, Nita; Kadir, Amelia; Kudsiah, Hadiratul; Yunus, Budiman
Jurnal Ilmu Kelautan SPERMONDE VOLUME 11 NUMBER 1, 2025
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35911/jiks.v11i1.44591

Abstract

Mangrove ecosystems play a crucial role in coastal protection and biodiversity conservation. However, few studies have compared the structures and compositions of mangrove species across different regions. This study analyzed the structural differences and species composition of mangroves in Bonto Bahari and Ampekalle in Maros Regency. This study employed a line transect and plot method to assess tree density, canopy cover, and vegetation height. The results showed that Ampekalle had the highest canopy cover percentage, indicating a more stable environment for mangrove growth. Rhizophora mucronata was the dominant species across all sites, with the highest tree density recorded at Ampekalle. Differences in vegetation height suggest variations in soil conditions, water availability, and sunlight exposure. These findings emphasize the ecological importance of Ampekalle as a priority area for conservation. Further research is required to explore the environmental factors influencing mangrove distribution.
Struktur Komunitas Dan Kelimpahan Fitoplankton Di Pulau Kapoposang Kabupaten Pangkajene Dan Kepulauan, Provinsi Sulawesi Selatan (Abundance and Species Assemblage of Phytoplankton at Kapoposang Island, Pangkajene and Kepulangan Regency, South Sulawesi Province) Rukminasari, Nita
Jurnal Pengelolaan Perairan Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was aim to compare community structure and abundance of phytoplankton in Kapoposang Island. The result of this research was expected to be used as an information of the effect of waters quality on abundances, community structure and phytoplankton species composition in Kapoposang Island. This research was conducted on February and May 2016 in Kapoposang Island, Pangkajene and Islands Regency. Identification of samples was conducted in Fish Pest and Diseases Laboratory, Department of Fisheries, Faculty of Marine Science and Fisheries, Hasanuddin University. The results showed community structure of phytoplankton in Kapoposang Island based on sampling station were not significantly different (P>0,05), whereas community structure of phytoplankton based on rainy and summer seasons were significantly different (p<0,05).Alexandrium kutneraee, Toxarium undulatum dan Bellerochea horologicalesis most contribute species in Kapoposang Island the most average abundancesof phytoplankton was foundon summer season in Kapoposang Island1.591.494 cells/L.Both of the islands has high equitability index value and the distribution was homogeneous. The value of diversity index showed in all of the stations, phytoplankton community were mid stable and the dominance index showed both of the islands have dominant species.Keywords: Kapoposang Island, Phytoplankton, community structure, abundance, ecological index
Pengaruh Tutupan Karang Hidup Terhadap Keanekaragaman dan Dominansi Ikan Karang di Zona Inti KKPD Pulau Palue, NTT Vincentius, Angelinus; Rukminasari, Nita
ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua Vol 8 No 2 (2025): ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua Edisi November 2025
Publisher : Cenderawasih University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/acr.v8i2.5078

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh tutupan karang hidup terhadap keanekaragaman dan dominansi ikan karang di Zona Inti KKPD Pulau Palue, NTT. Penelitian berlangsung sejak Agustus 2024 sampai Desember 2024. Data terumbu karang diambil dengan metode transek foto bawah air, diolah dengan software Coral Point Count with Excel extension, kemudian dinilai sesuai Kepmen. Lingkungan Hidup No.4/2001.  Data ikan karang diambil dengan metode Underwater Visual Census, dianalisis Indeks Keanekaragaman dan Indeks Dominansi, selanjutnya dianalisis regresi. Hasil penelitian, data tutupan karang di 3 stasiun dalam Kategori Kurang Baik, yaitu kategori karang keras sebesar 24,20% di Stasiun Ona; 21,41% di Stasiun Langawai dan 23,18% di Stasiun Watunoni. Kelimpahan ikan karang di Stasiun Ona sebesar 1,97 individu/m2, Stasiun Langawai 0,78 individu/m2 dan Stasiun Watunoni 0,59 individu/m2. Indeks keanekaragaman ikan karang di Stasiun Ona adalah 2,293; Stasiun Langawai 2,591; Watunoni 2,847. Indeks dominansi ikan karang di Stasiun Ona 0,164; Stasiun Langawai 0,148; dan Stasiun Watunoni 0,112. Pengaruh tutupan karang hidup terhadap keanekaragaman ikan karang dinyatakan dalam persamaan regresi polinomial: Y = 0,0004X2 – 0,0656X + 3,0791. Nilai r sebesar 0,709 menunjukkan korelasi kuat antara variabel X dan Y. Nilai R2 sebesar 0,5029 menjelaskan bahwa variabel X (tutupan karang hidup) dapat mempengaruhi 50,29% dari variabel Y (indeks keanekaragaman ikan karang), dan sebesar 49,71% nilai indeks keanekaragaman ikan karang (Y) dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar penelitian. Hubungan tutupan karang hidup dan dominansi ikan karang dalam persamaan regresi polinomial: Y = 9E-06X2 - 0.0014X + 0.1807. Nilai r sebesar 0,521 menunjukkan adanya korelasi positif yang sedang antara variabel X dan Y. Nilai R2 sebesar 0,272 menjelaskan bahwa variabel X (tutupan karang hidup) dapat mempengaruhi 27,2% dari variabel Y (indeks dominansi ikan karang), dan sebesar 72,8% variasi indeks dominansi dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar penelitian.