Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Transformasi Bimbingan Dan Konseling Era Pandemi Alam, Fiptar Abdi; Akhmadi, Agus
Inovasi: Jurnal Diklat Keagamaan Vol 15 No 2 (2021): Inovasi: Jurnal Diklat Keagamaan
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52048/inovasi.v15i2.250

Abstract

Guidance and counseling service innovation in the pandemic era is a necessity. Guidance and counseling services are carried out online, becoming a service model that is widely applied in madrasas. This study aims to describe the innovation of guidance and counseling services in madrasas. This study uses a survey approach and literature review. A literature review was carried out to examine various innovations in counseling services during the pandemic, while the difficulties of students in online-based counseling services were carried out in a survey. Research respondents are 383 students who receive online guidance and counseling services at Madrasah Tsanawiyah. Data collection was carried out by means of questionnaires and interviews with 30 Guidance and counseling teachers. The research instrument was sent by uploading a google form to the respondent. Data processing was carried out by descriptive statistics, while the data from interviews were analyzed deductively and qualitatively. The results showed that the innovation of guidance and counseling services was carried out on student needs assessment activities, counseling services, group guidance and classical services. The online service media used are Telephone, Video Call, WA, Facebook Messenger, e-learning, Google class, Youtube live streaming, Zoom, Google Meet which connects Guidance and counseling teachers with students. The process of online guidance and counseling services at madrasas is fun and easy and effective for students. In the implementation of online services, there are still obstacles in the guidance and counseling service infrastructure.
Moral Values Found in Linguistic Politeness Patterns of Bugis Society Nashruddin Nashruddin; Fiptar Abdi Alam; Abdu Harun
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 4 No 1 (2020): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v4i1.340

Abstract

Politeness Strategy is very urgent because it plays an important role in human communication. It is a key point in enhancing the interpersonal relationship and communication. If participants of communication can obey this principle, they can make their expression more tactful; in other hand, if they violate the Politeness Strategy, they may not make the hearers feel good. The objectives of the current research are to: (i) explore the form and the characteristics of linguistic politenessin Bugisethnic people at Pangkep, Barru, and Soppeng with some examples,and (ii) represent the implication of cultural value in Buginese society. The results of this research show the characteristics and the forms of linguistic politeness through some morphemes marked such as prefix ta’, suffix pronouns ta’, ki’, ni, some honorific vocabularies such as idi’, nak, daeng, and some lexemes iye’, tabe’, and strategies of linguistic politeness, namely bald on record strategy, positive, negative, off record strategy. The implication of cultural valueas a basic value such as ethics and language politeness, self-image, courage, solidarity, and cooperation, are also found in this study.
Humor as an Approach Used by Teacher to Evoke Students’ Motivation in EFL Online Learning Nashruddin Nashruddin; Fiptar Abdi Alam
JETAL: Journal of English Teaching & Applied Linguistic Vol 2 No 2 (2021): April
Publisher : English Education Department at FKIP Nommensen University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36655/jetal.v2i2.536

Abstract

Covid-19 pandemic condition demands the learning activities to be conducted online. The current study aims to investigate the types of humor inserted by the teacher in the EFL online teaching-learning activities, and students’ responses toward the teacher’s humor. The participants of this descriptive qualitative research are an EFL teacher and 29 students of the 2nd grade at SMA Muhammadiyah Barru. To collect data about the types of humor used by the teacher, the researchers directly observe the online learning activities conducted by the teacher and his students. For gaining the deepest data about students’ responses toward the teacher’s humor, the researchers randomly interview 10 from those 29 students. The researchers found that in the online teaching-learning activities, the teacher inserted humorous words that based on the theory were classified into pun fan, joke, innuendo, malapropism, and absurdity. Besides that, the researchers also found new types of humor used by the teacher, which were then named as local humor and plesetan humor. From the interview result, it is found students’ responses towards the teacher’s humor indicate that humor maintains students’ focus in learning activities, stimulates students to solve problems quickly, and keeps students’ self-confidence in online learning.
UPAYA PEMBIASAAN SEDEKAH DALAM MEMBENTUK NILAI-NILAI KARAKTER SISWA UPT SMK NEGERI 1 PINRANG Nur Amilah Ismail; Fiptar Abdi Alam; Agustang Agustang; Taufik Taufik
Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 12 No 2 (2026): Berikut daftar artikel yang dipublikasikan pada Jurnal Bimbingan dan Konseling,
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Kegiatan sedekah yang dilaksanakan dalam pembentukan nilai-nilai karakter siswa di SMK Negeri 1 Pinrang; (2) Nilai-nilai karakter yang dibentuk di SMK Negeri 1 Pinrang setelah melakukan sedekah. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pendidikan karakter di SMK Negeri 1 Pinrang diajarkan melalui berbagai kegiatan yang memuat penanaman nilai-nilai karakter seperti sedekah pada setiap hari Jumat. Dalam pelaksanaannya, ketika hari Jumat setelah melaksanakan yasinan bersama, bendahara anggota OSIS meminta kepada siswa untuk memberikan sedekah seikhlasnya. Siswa diwajibkan untuk mengikuti setiap kegiatan yang diadakan oleh sekolah dan mematuhi segala aturan yang telah ditetapkan; (2) Sedekah merupakan suatu cara yang dapat menumbuhkan sikap saling tolong menolong sesama manusia. Penanaman pembiasaan sedekah dimulai sejak anak-anak sampai dibiasakan hingga dewasa. Dalam dunia pendidikan terdapat mata pelajaran yang menjelaskan tentang sedekah. Guru dapat menjelaskan makna sedekah, landasan, serta manfaat dari bersedekah. Pembiasaan sedekah memberikan perubahan karakter siswa yaitu sifat keimanan, keikhlasan, dan sosial yang tinggi, serta dapat menumbuhkan nilai-nilai karakter seperti religius, kemandirian, dan tanggung jawab.
ANALISIS PENGUASAAN KETERAMPILAN DASAR KONSELING MAHASISWA BIMBINGAN KONSELING Nur Alliyah; Harfinah Faramitha; Fiptar Abdi Alam
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v5i2.1607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran penguasaan keterampilan dasar konseling mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling di Universitas Muhammadiyah Barru tahun 2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara teori yang diperoleh di ruang kelas dengan penerapan praktik konseling di lapangan, serta masih kurangnya pemahaman mahasiswa terhadap keterampilan dasar konseling yang memadai untuk menghadapi dinamika konseling. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian analisis deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Bimbingan dan Konseling Universitas Muhammadiyah Barru yang berjumlah 50 orang, dengan sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria mahasiswa yang telah mendapatkan mata kuliah keterampilan dasar bimbingan dan konseling. Data dikumpulkan melalui angket dengan skala Likert yang terdiri dari 50 item pernyataan yang mencakup empat indikator kompetensi, yaitu attending, responding, refleksi, dan penutup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan kompetensi dasar mahasiswa bimbingan konseling berada pada kategori positif dengan rincian: kompetensi attending berada pada kategori sedang dengan jumlah mahasiswa 17 orang (34%), kompetensi responding berada pada kategori tinggi dengan jumlah mahasiswa 21 orang (42%), kompetensi refleksi berada pada kategori tinggi dengan jumlah mahasiswa 21 orang (42%), dan kompetensi penutup berada pada kategori tinggi dengan jumlah mahasiswa 43 orang (86%). Penelitian ini merekomendasikan agar mahasiswa dengan kompetensi rendah dapat meningkatkan penguasaan keterampilan dasarnya, sementara mahasiswa dengan kompetensi tinggi diharapkan dapat mempertahankan dan mengembangkannya melalui praktik dan pengalaman lapangan yang lebih intensif.
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 5 BARRU Putri Awaliah Ramadhani; Taufik Taufik; Fiptar Abdi Alam
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v5i2.1608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa di UPTD SMP Negeri 5 Barru. Motivasi belajar merupakan faktor internal yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan siswa dalam mencapai prestasi akademik yang optimal. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IX UPTD SMP Negeri 5 Barru yang berjumlah 196 siswa, dengan sampel sebanyak 39 siswa yang diambil menggunakan teknik simple random sampling dengan persentase 20% dari populasi. Data dikumpulkan melalui angket dengan skala Likert yang terdiri dari 13 item untuk variabel motivasi belajar (X) dan 7 item untuk variabel prestasi belajar (Y). Analisis data menggunakan uji regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa, dengan nilai signifikansi 0,00 < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,122 atau 12,2%, yang berarti motivasi belajar memberikan kontribusi sebesar 12,2% terhadap prestasi belajar siswa, sedangkan sisanya 87,8% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar motivasi belajar. Penelitian ini merekomendasikan agar guru dan orang tua terus memberikan motivasi yang optimal kepada siswa, serta sekolah menyediakan fasilitas yang mendukung kegiatan belajar mengajar guna meningkatkan prestasi belajar siswa.
UPAYA GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM MENGATASI PERILAKU MELANGGAR TATA TERTIB SISWA Miftahul Khair NA; Fiptar Abdi Alam; Amir Amir; Taufik Taufik
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v5i2.1609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam mengatasi perilaku melanggar tata tertib siswa di UPTD SMP Negeri 6 Barru, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi, mendukung, dan menghambat upaya tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru BK dan koordinator BK, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru BK meliputi pemberian bimbingan klasikal, bimbingan individu, bimbingan kelompok, pendekatan personal dengan menjadikan siswa sebagai teman, penanaman kesadaran tanggung jawab, dan pemberian hukuman edukatif. Faktor yang mempengaruhi perilaku siswa antara lain ajakan teman, kondisi keluarga, dan kurangnya kesadaran diri. Faktor pendukung upaya guru BK adalah kerja sama antar guru dan pemanggilan orang tua, sedangkan faktor penghambatnya adalah kondisi keluarga siswa, pengaruh pergaulan di luar sekolah, dan rendahnya kesadaran siswa. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kerja sama antara sekolah dan orang tua serta peningkatan program pembiasaan positif di sekolah.
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI DALAM KONSELING TERHADAP PENGURANGAN STRES SISWA SMA DI KABUPATEN PANGKEP Nurhikmah Nurhikmah; Fiptar Abdi Alam; Amir Amir; Suriani Suriani
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v5i2.1610

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknik relaksasi dalam konseling terhadap pengurangan stres siswa di SMAN 2 Pangkep. Menggunakan desain quasi-eksperimental dengan one-group pretest-posttest, penelitian melibatkan 41 siswa kelas XI yang dipilih melalui purposive sampling dengan kriteria skor Perceived Stress Scale (PSS-10) ≥ 20. Intervensi berupa teknik relaksasi (pernapasan dalam, relaksasi otot progresif, dan visualisasi terpandu) diberikan dalam 6 sesi konseling individual selama 3 minggu. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan penurunan signifikan tingkat stres (Z = -5.243, p < 0.001) dengan effect size besar (d = -1.52). Sebanyak 82,9% siswa menunjukkan penurunan skor stres, tanpa ada yang mengalami peningkatan. Temuan ini membuktikan efektivitas teknik relaksasi dalam konseling untuk mengurangi stres siswa SMA dan memberikan implikasi praktis bagi pengembangan layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan desain eksperimental dengan kelompok kontrol dan periode follow-up yang lebih Panjang