Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Tani Desa Pringgabaya Lombok Timur Melalui Budidaya Jamur Tiram Sebagai Upaya Menuju Desa Mandiri Pahriah Pahriah; Dahlia Rosma Indah
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2: November 2018
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v3i2.449

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan beberapa kelompok masyarakat yang tidak produktif menjadi masyarakat yang mandiri secara ekonomi.Hasil kegiatan yang telah dicapai meliputi: (1) telah dilaksanakan proses seleksi dan rekruitmen peserta program KKN-PPM; (2) kegiatan pembekalan telah dilaksanakan sebanyak tiga tahap dengan tema pembekalan umum kegiatan KKN yang diberikan oleh pimpinan institut dan LPPM, dilanjutkan dengan pembekalan khusus tentang topik KKN-PPM yaitu biografi daerah sasaran KKN-PPM, pembuatan kumbung jamur, dan cara membuat budidaya jamur tiram; selanjutnya pelatihan budidaya jamur tiram;  (3) terbitnya buku petunjuk budidaya jamur yang bisa digunakan masyarakat sebagai panduan dalam budidaya jamur; (4) terlaksananya pelatihan budidaya jamur tiram; (5) terbentuknya duakumbung budidaya jamur tiram; (6) pemasaran dilaksanakan melalui penjualan langsung dan melalui media sosial.Empowerment of Farmers in Pringgabaya Village, Lombok Timur through Cultivating Oyster Mushrooms as Efforts Towards Independent VillagesAbstractThis service activity aims to empower several unproductive groups of people to become economically independent communities. The results of activities that have been achieved include: (1) a selection and recruitment process for participants in the KKN-PPM program has been carried out; (2) debriefing activities have been carried out in three stages with the theme of general debriefing for KKN activities provided by the institute and LPPM leaders, followed by special briefing on the KKN-PPM topic, namely biography of KKN-PPM target areas, making kumbung mushrooms, and how to make mushroom cultivation. oyster; then training in oyster mushroom cultivation; (3) publication of a manual for mushroom cultivation that can be used by the community as a guide in mushroom cultivation; (4) implementation of oyster mushroom cultivation training; (5) formation of two oyster mushroom cultivation basins; (6) marketing is carried out through direct sales and through social media.
Pelatihan Pembuatan Sabun Cair di SMP dan SMA Islam Ponpes Abu Abdillah Gunungsari untuk Meningkatkan Kompetensi dan Kecakapan Hidup Santri Hendrawani Hendrawani; Yusran Khery; Dahlia Rosma Indah; Pahriah Pahriah; Husnul Hatimah
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2: November 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v5i2.466

Abstract

Proses pembelajaran kimia yang inovatif, menyenangkan, aplikatif dan berkaitan langsung dengan real life, dan memfasilitasi kebutuhan life skill yang dapat bernilai wirausaha berupa pelatihan langsung manipulasi bahan-bahan kimia untuk kebutuhan sehari-hari seperti sabun cair di sekolah masih jarang dilakukan khususnya di sekolah swasta. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melatih santri dalam pembuatan sabun dan pewangi pakaian sebagai upaya pengenalan kimia di sekolah dan pembekalan lifeskill bagi santri. Kegiatan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi santri dan mendorong minat dalam mempelajari kimia dan mendorong terbentuknya usaha baru untuk wadah berwirausaha bagi santri. Metode pelaksanaan PKM transfer of knowledge dan technology degan langkah-langkah kegitan 1) persiapan, 2) pelaksanaan, dan 3) evaluasi. Hasil kegitan antara lain 1) mitra dapat memahmi dengan baik tentang prosedur pembuatan sabun cair, 2) terbentuknya keterampilan mitra dalam mebuat produk berupa sabun cair. Kegitan pendampingan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar mitra dapat berinovasi dalam pembuatan produk-produk yang dilatih.Liquid Soap Making Training in Islamic Junior and Senior High School Abu Abdillah Gunungsari Islamic Boarding School to Improve the Competence and Life Skills of SantriAbstractThe learning process for chemistry that is innovative, fun, applicable and directly related to real life, and facilitates the needs of life skills that can be entrepreneurial in the form of direct training on the manipulation of chemicals for daily needs such as liquid soap in schools is still rarely done, especially in private schools. This community service activity aims to train students in making soap and clothing fragrances as an effort to introduce chemistry in schools and provide lifeskills for students. This activity is expected to be useful for students and encourage interest in studying chemistry and encourage the formation of new businesses as a forum for entrepreneurship for students. The method of implementing PKM is transfer of knowledge and technology with activity steps 1) preparation, 2) implementation, and 3) evaluation. The results of activities include 1) partners can understand well about the procedure for making liquid soap, 2) partners' skills are formed in making products in the form of liquid soap. Assistance activities need to be carried out on an ongoing basis so that partners can innovate in the manufacture of trained products.
PENERAPAN MODUL DENGAN PEMBELAJARAN ANALOGI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA MATERI STRUKTUR ATOM Rini Rahmawati; Baiq Asma Nufida; Dahlia Rosma Indah
P-2623-0291
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Lembaga Penelitian Dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.895 KB) | DOI: 10.1234/.v0i0.883

Abstract

Struktur atom merupakan salah satu materi yang tersusun atas partikel-partikel terkecil yang tidak dapat dibagi lagi. Namun sumber belajar yang sering digunakan masih kurang membandingkan materi dengan fenomena dalam kehidupan  sehari-hari antara dua konsep yaitu konsep target dan konsep analogi. Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan pengembangan pada tahap uji kelayakan dengan rancangan model 4-D yang terdiri dari tahap define, desing, develop, dan disseminate. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan modul dengan pembelajaran analogi untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa pada materi struktur atom. Penelitian ini merupakan quasi eksperimen dengan rancangan prestest-posttest-only control group design. Penelitian yang dilaksanakan di SMAN 3 Dompu menggunakan sampel yang ditentukan dengan teknik sampling jenuh dari keseluruhan populasi siswa kelas X IPA. Kelas eksperimen yang ditentukan yaitu kelas X IPA1 (15 siswa) yang dibelajarkan dengan modul pembelajaran analogi sedangkan kelas kontrol yang ditentukan yaitu kelas X IPA2 (15 siswa) yang dibelajarkan dengan metode konvensional tanya jawab pada materi struktur atom. Teknik pengumpulan data keterampilan berpikir kreatif siswa menggunakan tes  essay. Hasil penelitian ini menunjukkkan bahwa nilai rata-rata keterampilan berpikir kreatif siswa  pada kelas eksperimen (48) lebih tinggi dibandingkan nilai rata-rata pada kelas kontrol (39). Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan uji  one way anova dengan bantuan SPSS 16,0 for windows diketahui bahwa thitung(0,024) < α (0,05) sehingga Ho ditolak dan Ha diterima hipotesis alternatif diterima. Artinya, terdapat pengaruh penerapan modul dengan pembelajaran analogi untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa  pada materi struktur atom.
Upaya Menurunkan Kadar Logam Tembaga (Cu) Pada Limbah Kerajinan Perakdi Lombok Tengah dengan Memanfaatkan Karbon Baggase Teraktivasi Dahlia Rosma Indah; Safnowandi Safnowandi
P-2623-0291
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Lembaga Penelitian Dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.501 KB) | DOI: 10.1234/.v0i0.393

Abstract

Kadar logam tembaga pada limbah kerajinan perak dapat menyebabkan gangguankesehatan pada manusia dan mencemari lingkungan sekitar. Salahsatucarapengolahanairlimbah yaitudengan teknikadsorpsi menggunakankarbon baggase teraktivasi. Langkah pertama yaitu menentukan terlebih dahulu kadar logam tembaga pada limbah kerajinan perak di Desa Ungga, Lombok Tengah. Selanjutnya air limbah tersebut dikontakkan dengan karbon baggase teraktivasi. Pembuatan karbon bagasse teraktivasi terdiri dari 3 tahap yaitu pertama dehidrasi dengan pembakaran bagasse hingga berubah menjadi karbon, kedua karbonasi yaitu pemanasan suhu 500ºC, hasil karbon diayak 100-200 mesh dan ketiga, aktivasi yaitu dengan merendam 50 gram karbon dalam 500 mL NaOH 15% selama 12 jam. Setelah itu karbon dikeringkan pada suhu 110ºC dan terakhir dipanaskan pada suhu 500ºC selama 1 jam. Karbon bagasse yang telah dibuat dimasukkan ke 25 mL sampel air limbah dengan massa adsorben 2 gram. Sampel kemudian diaduk pada variasi waktu kontak 30, 60, 90, 120 dan 150 menit dengan kecepatan 180 rpm menggunakan systembatch. Waktu  kontak dan konsentrasi optimum tersebut yang digunakan untuk menghitung efisiensi penurunan kadar logam tembaga yaitu dengan menghitung selisih kadar logam logam tembaga sebelum diadsorpsi dan setelah diadsorpsi menggunakan karbon baggase teraktivasi. Konsentrasi semua logam Cu (II) dianalisis menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA).Dari penelitian didapatkan bahwa kadar logam tembaga pada sampel yaitu 14,5710 ppm. Waktu kontak optimum pada adsorpsi logam tembaga yaitu pada waktu kontak 120 menit yang menghasilkan efisiensi adsorpsi optimum pada logam besi yaitu 84,88 %
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED RESEARCH (PBR) BERBANTUAN ARTIKEL KIMIA TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM KOLOID Mira Adriani; Khaeruman Khaeruman; Dahlia Rosma Indah
P-2623-0291
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Lembaga Penelitian Dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.395 KB) | DOI: 10.1234/.v0i0.895

Abstract

One of colloid system subject material characteristicis abstract concepts causing students difficulties to understand it, so that the student critical thinking ability and learning outcomes is low. This study aims to determine the effect of Problem Based Reasearch (PBR) model assisting withchemistry articles on studentcritical thinking skills and learning outcomes. In form of quasi experimental, this research was carried out by Posttest Only Control Group Design with all 40 amount students of class XI IPA as poppulation who divided into 2 classes. Through saturated sampling, so that IPA 1 class as experiment class and IPA 2 class as control class. The data was collected byessay and multiple choice test. Data were analyzed by t-test statistic. The result of critical thinking skilldata analysis obtained t count = 3.19 with, ttable = 1.687 at df = 38 and significant level 5%. Because tcount> ttable (3.19> 1.687) then the null hypothesis (H0) proposed is rejected and Ha accepted. While learning outcomes data analysis obtained t count = 0.88 ttable = 1.687 at df = 38 and a significant level 5%. Because t count< ttable (0.88< 1.687) then the proposed null hypothesis (H0) is accepted and Ha is rejected. Based on the research results, it can be concluded that the application of Problem Based Research (PBR) model assited chemistry article has an effect on critical thinking skill and has no effect on student learning outcomes.
Pengaruh penambahan media limbah jamur merang dalam pupuk organik cair terhadap konsentrasi kaslium Yuli Anggraini Putri; Hulyadi Hulyadi; Dahlia Rosma Indah
Empiricism Journal Vol. 1 No. 1: June 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.606 KB) | DOI: 10.36312/ej.v1i1.264

Abstract

Pupuk organic cair merupakan pupuk yang berupa larutan dari hasil pembusukan bahan-bahan organik. Kombinasi whey tahu dan limbah jamur merang dengan penambahan starter mikroorganisme lokal (MOL) dapat diolah menjadi pupuk organik cair mengandung makro nutrient Kalium (K-total). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kandungan kalium optimum pada pupuk organik cair whey tahu dengan penambahan limbah jamur merang dan mikroorganisme lokal (MOL). Metode penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen di laboratorium dengan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua: faktor 1 massa limbah jamur merang (Limbah jamur merang lama 600 gr dan limbah jamur merang baru 600 gr) dan faktor 2 volume pupuk organik cair (masing-masing 1L). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan K-total tinggi terdapat pada perlakuan POC + LB yaitu 1,05%.The effect of the addition of mushroom waste media in liquid organic fertilizer to the concentration of cassava AbstractLiquid organic fertilizer is a fertilizer in the form of a solution from the decay of organic matter. The combination of whey tofu and mushroom waste with the addition of local microorganism starter (MOL) can be processed into liquid organic fertilizer containing macro-nutrient potassium (K-total). The purpose of this study was to determine the optimum potassium content in the liquid organic fertilizer of whey tofu with the addition of mushroom waste and local microorganisms (MOL). This research method used experimental research in the laboratory using the Completely Randomized Design (CRD) method with two: a factor of 1 mass of mushroom waste (600 gr old mushroom waste and 600 gr new mushroom waste) and a factor of 2 volume of liquid organic fertilizer (each -Each 1L). The results showed that the high total K content found in the POC + LB treatment was 1.05%.
Pelatihan Pengolahan Nilai Dan Analisis Butir Soal Dan Hasil Belajar Berbasis Ms. Office Excel di SMP Islam Al-Azhar NW Kayangan Dahlia Rosma Indah; Hendrawani Hendrawani; Yusran Khery; Suryati Suryati; Husnul Hatimah
Abdi Masyarakat Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.877 KB) | DOI: 10.36312/abdi.v1i1.906

Abstract

Melakukan pengelolaan nilai, analisis butir soal dan hasil belajar siswa merupakan kewajiban setiap guru. Dengan begitu, guru akan dapat melakukan diagnosa masalah dalam pembelajaran, menyimpulkan tingkat ketercapaian tujuan pembelajaran, dan memutuskan program tindak lanjut. Permasalahan yang ada di SMP Islam Al-Azhar NW Kayangan adalah, hanya sebagian kecil guru yang melakukan analisis butir soal dan hasil belajar siswa yang dibuktikan dengan dokumen analisis hasil belajar yang ada. Hal tersebut disebabkan oleh sebagian besar guru menganggap anlisis butir soal dan hasil belajar sebagai kegiatan yang rumit dan memeerlukan waktu yang sangat banyak. Hampir semua guru tidak menguasai program yang dapat digunakan untuk mengolah data angka. Masalah ini dapat diatasi jika guru memiliki kemampuan mengoperasikan program Ms. Office Excel sehingga proses pengolahan nilai, anlaisis butir soal dan hasil belajar dapat dilakukan dengan lebih efisien. Kegiatan telah terselenggara dengan baik. Respon peserta kegiatan sangat baik dengan skor rata-rata penilaian total yakni 82.5
Efisiensi Adsorpsi Metilen Biru Menggunakan Karbon Baggase Teraktivasi Husnul Hatimah; Dahlia Rosma Indah; Intan Kusuma Wardani
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol 10, No 2 (2022): Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/hjkk.v10i2.6410

Abstract

Lombok Island has a distinctive culture and produces handicraft products with cultural motifs such as traditional woven fabrics of the Sasak tribe. Dyeing of woven fabrics using natural and artificial dyes. For artificial dyes, one of which is methylene blue dye. Residual water or former dyeing in coloring is usually immediately discharged into the environment which causes pollution or hazardous waste for living things. The presence of dyes greatly affects the environment because of their high toxic effects, can cause allergies and skin irritation, and can cause gene changes and are carcinogenic. Based on these problems, processing is needed to reduce the pollutant substances that are generated. One of the technologies used is adsorption using a natural adsorbent that is efficient and easy to obtain, namely activated carbon baggase (bagasse). Bagasse carbon made through the pyrolysis stage (carbonation process) at a certain temperature can be used as an alternative adsorbent for the adsorption of pollutant dyes. This study aims to determine the characteristics and adsorption efficiency of methylene blue by activated carbon baggase. This study used experimental methods with gravimetric techniques, batch techniques, and samples were analyzed using Uv-Vis Spectrophotometry. A 10 mL sample of 10 ppm methylene blue was contacted with one gram of activated carbon baggase. The research was conducted in six stages. The first stage is to prepare activated carbon baggase adsorbents. The second, third, and fourth stages are optimization of the methylene blue solution. The fifth to the sixth stage is the measurement of methylene blue adsorption on activated carbon baggase adsorbents with variations in pH and contact time. Characteristics of activated carbon baggase in this study obtained a moisture content of 4.64% and an ash content of 5.37%. The optimum pH was obtained at pH 5 with an adsorption efficiency of 86.4%, while the optimum contact time was obtained at 80 minutes with an adsorption efficiency of 86.9%. From these results it can be concluded that the activated carbon baggase adsorbent is effective in adsorbing methylene blue so that it can be used to overcome pollution problems caused by dye waste.
Pengaruh Variasi Jumlah Elektroda Dan Jenis Katalis Terhadap Produksi Gas Hidrogen Pada Elektrolisis Air Laut Ayu Lestari; Yeti Kurniasih; Dahlia Rosma Indah; Ahmadi Ahmadi
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 5, No 2: Oktober 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v5i2.384

Abstract

Potensi energi terbarukan adalah mengubah air laut menjadi gas hidrogen yang diproduksi melalui proses elektrolisis. Elektrolisis adalah proses pemisahan molekul air (H2O) menjadi gas hidrogen (H2) dan oksigen (O2) dengan mengalirkan arus listrik. Energi gas hidrogen dari air laut tidak menyebabkan polusi, ringan dan sustainable sehingga dapat menjadi salah satu solusi terhadap pengurangan pemanasan global. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses elektrolisis yaitu penggunaan katalisator dan luas permukaan elektroda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh jumlah elektroda dan jenis katalis terhadap jumlah gas hidrogen yang diperoleh melaui proses elektrolisis air laut. Proses elektrolisis dilakukan dengan memvariasikan jumlah elektroda mulai dari 2,4,6,8 dan 10, serta memvariasikan jenis katalis yang digunakan yaitu HCl, HNO3, dan H2SO4. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah elektroda berbanding lurus dengan produksi gas hidrogen massa tertinggi dihasilkan pada jumlah 10 plat elektoda dengan massa sebesar 6,9966 gr. Penambahan katalis pada elektrolisis, massa gas hidrogen tertinggi yang dihasilkan adalah 6,9966 gr pada konsentrasi 0,1 M untuk H2SO4, katalis HCl massa gas hidrogen yang dihasilkan 6,6633 gr pada konsentrasi 0,1 M, dan katalis HNO3 massa gas hidrogen yang dihasilkan 5,6300 gr. Jenis katalis yang optimal digunakan pada proses elektrolisis air laut yaitu H2SO4.
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN ADOBE FLASH CS5 PROFESSIONAL BAGI MAHASISWA CALON GURU KIMIA Suryati Suryati; Pahriah Pahriah; Husnul Hatimah; Dahlia Rosma Indah; Hulyadi Hulyadi
Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2022): Juni
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.659 KB) | DOI: 10.35746/bakwan.v2i1.202

Abstract

Rata-rata mahasiswa di Universitas Pendidikan Undikma (UNDIKMA) khususnya mahasiswa program studi pendidikan kimia mempunyai perangkat komputer berupa laptop yang cukup memadai, sayangnya pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki oleh mahasiswa calon guru kimia dalam pembuatan media pembelajaran yang interaktif menggunakan Adobe Flash CS5 Profesional masih sangat kurang. Kendala utamanya adalah pengetahuan, kemampuan, dan penguasaan terhadap Adobe Flash CS5 Profesional tersebut. Untuk itu, penanganan terhadap permasalahan di atas dibuat kerangka pemecahan masalah seperti yang terlihat pada. Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ialah: (1) agar mahasiswa calon guru kimia di UNDIKMA menjadi terampil dalam pembuatan media pembelajaran LKS Interaktif menggunakan Adobe Flash CS5; (2) mensosialisasikan perangkat lunak Adobe Flash CS5. Hasil pengabdian ini meliputi: (a) pelatihan ini memberikan beberapa materi yang terkait dengan upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dengan pemberikan pengetahuan mengenai pemanfaatan Program Adobe Flash CS5 Professional untuk membuat media pembelajaran interaktif yang atraktif dan interaktif; (b) materi yang disajikan dapat diterima, dicerna, dan dipahami mahasiswa; (c) kegiatan berlangsung lancar, tepat waktu dan sesuai dengan yang diharapkan.