Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Risenologi

Analisis Pengembangan Wisata Urban di Kota Bontang dalam Perspektif Komunikasi Strategis Juwita, Rina; Rohmah, Ainun Nimatu; Mazaya, Hisyam Ihsan
Risenologi Vol. 9 No. 1 (2024): Risenologi
Publisher : Kelompok Peneliti Muda Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47028/risenologi.v9i1.674

Abstract

Visi menjadi kota berkelanjutan adalah tujuan pembangunan Pemerintah Kota Bontang yang perlu diintegrasikan ke dalam strategi-strategi pembangunannya, salah satunya dalam sektor pariwisata yang diarahkan pada wisata urban. Namun, pengejawantahan wisata urban belum tampak dalam pengembangan wisata di area urban terbesar dengan jumlah penduduk terbanyak di Kota Bontang yaitu Kelurahan Lok Tuan. Penelitian ini mengkaji pandangan single actor dan multiple actors dalam konsep komunikasi strategis untuk menggambarkan wisata urban berdasarkan analisis daya tarik wisata 4A. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pendekatan komunikasi strategis yang tepat dalam konteks pengembangan wisata urban sesuai visi kota berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan terdiri atas tiga komponen sistem sosial yang memengaruhi diseminasi gagasan wisata urban yaitu pihak Kelurahan Lok Tuan, komunitas masyarakat dan opinion leader. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan Pemerintah Kota dan stakeholder internal cenderung linier dengan minim keterlibatan, sementara hubungan dengan stakeholder eksternal lebih kolaboratif. Tanpa mengaburkan pentingnya proses komunikasi linier tersebut, penelitian ini melihat bahwa komunikasi yang dinamis dan kolaboratif perlu diimplementasikan juga pada hubungan Pemerintah Kota dengan stakeholder internalnya. Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan fokus studi untuk menghasilkan gambaran yang lebih komprehensif tentang komunikasi strategis Pemerintah Kota dalam mewujudkan visinya, serta mengaitkan dengan konsep keterlibatan untuk mengetahui saluran komunikasi yang tepat untuk mencapai tujuan dari hubungan linear maupun kolaboratif tersebut.
Inkarnasi Kesadaran Lingkungan dalam Hubungan Investor: Studi Kasus Adaro Energy (ADRO) Juwita, Rina; Rohmah, Ainun Nimatu; Arsyad, Annisa Wahyuni; Berly, Uria Angkasa; Zidani Abdillah, Achmad Faroq
Risenologi Vol. 9 No. 2 (2024): Risenologi
Publisher : Kelompok Peneliti Muda Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47028/risenologi.v9i2.754

Abstract

Artikel ini menganalisis bagaimana Adaro Energy (ADRO), salah satu perusahaan tambang Batubara terkemuka di Indonesia, mengkomunikasikan komitmennya terhadap kesadaran lingkugnan melalui laporan keberlanjutan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode analisis konten tematik, penelitian ini mengeksplorasi isu-isu utama, terutama regulasi lingkungan, inisiatif keberlanjutan, pelaporan emisi, pemanfaatan sumber daya, dan keterlibatan pemangku kepentingan. Data primer diperoleh dari laporan keberlanjutan Adaro Energy selama lima tahun terakhir (2019-2023), yang dianalisis untuk mengidentifikasi pola komunikasi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Adaro Energy secara aktif mengintegrasikan faktor lingkungan ke dalam strategi hubungan investornya, melalui penerapan reuglasi lingkungan, inisiatif keberlanjutan, dan pelaporan emisi secara rutin. Perusahaan juga menonjolkan pencapaian, seperti penghargaan PROPER Emas dan komitmen terhadap standar internasional seperti ISO 14001, untuk membangun citra sebagai perusahaan yang bertanggung jawab secara lingkungan. Meskipun demikian, penelitian ini menemukan bahwa data yang disajikan sering kali bersifat agregat dan kurang mendalam, sehingga mengurangi transparansi dan potensi kredibilitas laporan. Narasi keberlanjutan yang disampaikan Adaro Energy terbukti berhasil meningkatkan reputasi perusahaan dan kepercayaan investor, terutama yang berorientasi pada kriteria Environmental, Social, and Governance (ESG). Namun, untuk meningkatkan efektivitas komunikasi lingkungan, perusahaan perlu mengadopsi standar pelaporan global, menyajikan data yang lebih terukur, dan melibatkan evaluasi independen untuk meningkatkan kredibilitas. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang metode komunikasi keberlanjutan yang efektif dalam industry ekstraktif, serta menawarkan rekomenasi untuk memperkuat hubungan investor melalui transparansi dan inovasi.