Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JURNAL SWARNABHUMI

IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK DAN FAKTOR PENGARUH PADA BENCANA LONGSOR LAHAN DI KECAMATAN DAU Kurniawati, Dwi; Meviana, Ika; Setyowati, Nanda luky
Jurnal Swarnabhumi : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Swarnabhumi : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi
Publisher : Geography Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/swarnabhumi.v7i2.7686

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan mengetahui identifikasi karakteristik bencana longsor lahan dan identifikasi faktor pengaruh bencana longsor lahan di kecamatan Dau. Metode penelitian yang dilakukan yakni survei pada lokasi terpilih yaitu desa Kucur dan Petungsewu. Survei dilakukan dengan mengamati berbagai kondisi yang disesuaikan dengan tabel parameter faktor pengaruh terjadinya longsor lahan, selanjutnya diskoring untuk mengetahui faktor penentu pada masing-masing titik sampel pengamatan secara kuantitatif. Akumulasi dari tiap skor menghasilkan klasifikasi tingkat rawan bencana longsor lahan yang terbagi dalam berbagai kelas yaitu Kelas I dengan kriteria tingkat rawan dan paling tinggi Kelas V dengan kriteria sangat rawan. Hasil penelitian menunjukkan desa Kucur dan Petungsewu tergolong wilayah yang memiliki kerawanan longsor kelas IV dengan skor 32-36 yang terbagi di empat titik lokasi. Hasil identifikasi menunjukkan tipe longsor longsor rotasi dan translasi. Adapun faktor utama yang mempengaruhi terjadinya longsor antara lain curah hujan, jenis tanah, penggunaan lahan, dan kemiringan lereng.
KARAKTERISTIK TIPE EROSI LAHAN DI DESA WADUNG KECAMATAN PAKISAJI KABUPATEN MALANG Meviana, Ika; Kurniawati, Dwi; Ferdiannanda, Alfitka Septa
Jurnal Swarnabhumi : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Swarnabhumi : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi
Publisher : Geography Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/swarnabhumi.v9i1.10644

Abstract

Desa Wadung kecamatan Pakisaji adalah salah satu wilayah di kabupaten Malang yang berpotensi mengalami erosi lahan. Hasil observasi awal menunjukkan desa Wadung memiliki topografi perbukitan karena terletak di kaki lereng Gunung Katu. Kondisi tanah yang bertekstur liat juga memicu terjadinya erosi lahan. Ketika intensitas curah hujan tinggi dan terjadi aliran permukaan maka akan mempercepat terjadinya erosi lahan. Tujuan penelitian ini yakni mengetahui karakteristik tipe erosi lahan di Desa Wadung Kecamatan Pakisaji. Jenis penelitian yakni survey dengan pengamatan. Penelitian dilakukan di Desa Wadung Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang. Survey dilakukan dengan mengamati lokasi terjadinya erosi lahan di lapangan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh karakteristik tipe erosi di Desa Wadung yaitu erosi lahan parit, alur, dan lembar. Erosi lahan tersebut dipicu oleh adanya curah hujan yang tinggi dan jenis tanah di desa Wadung didominasi oleh liat
ANALISIS KUALITAS AIR SUNGAI METRO BERDASARKAN PARAMETER FISIK DAN DERAJAT KEASAMAN (pH) Meviana, Ika; Kurniawati, Dwi; Tri Murni Darmon, Agustina
Jurnal Swarnabhumi : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Swarnabhumi : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi
Publisher : Geography Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/swarnabhumi.v9i1.13138

Abstract

Every production process will produce waste, especially liquid waste. This liquid waste requires special attention in industrial control efforts because the waste after liquid waste treatment will be flowed into water bodies. The purpose of this research is to analyze the water quality of Metro river based on physical parameters and acidity (pH). This research is a descriptive survey research. The research sample consists of Metro river water flow Pakisaji District Malang Regency which consists of 3 points namely in the up stream, middle stream, down stream. Sampling technique with grab sample method and examination with measurement using wather checker tool. The data obtained were analyzed by descriptive method. Based on the results of research and laboratory tests, it is known that the status of Metro river water quality based on physical parameters and the degree of acidity is still classified as mildly polluted and good condition. It is suggested that business owners who take part in discharging waste into the Metro river should participate in maintaining the sustainability of the river by not discharging industrial waste into the river.
ANALISIS INDEKS KERENTANAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI KELURAHAN BURING TAHUN 2023 Jufri, Zahrotus; Ifana Sari, Yuli; Meviana, Ika
Jurnal Swarnabhumi : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Swarnabhumi : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi
Publisher : Geography Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/swarnabhumi.v9i2.15178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan indeks kerentanan sosial ekonomi masyarakat di Kelurahan Buring pada tahun 2023. Menggunakan pendekatan kuantitatif, pengumpulan data melalui pengisian kuesioner, wawancara, dan studi literatur. Populasi sebanyak 57 RT dengan sampel sebanyak 36 responden. Menggunakan teknik purposive sampling untuk pengambilan sampel. Analisis data menggunakan metode Analytical Hierarchy Proccess (AHP) dan metode Weight Overlay. Indikator kerenatanan sosial ekonomi yang digunakan adalah tingkat pendidikan, jumlah penduduk lansia dan anak-anak, rasio penduduk berdasarkan jenis kelamin, jenis pekerjaan, dan persentase rumah tangga miskin. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bobot prioritas sebesar 21%, 18%, 18%, 23%, dan 20% secara berurutan untuk masing-masing indikator. Nilai indeks kerentanan sosial ekonomi di RW 01, RW 03, RW 06, dan RW 09 adalah 1 yang berarti rendah. Sedangkan untuk RW 02, RW 04, RW 05, RW 07, RW 08, dan RW 10 diperoleh nilai indeks kerentanan sosial ekonomi yaitu 2 yang berarti sedang. Kata Kunci: Indeks Kerentanan; AHP; Weight Overlay