Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

IPTEK peningkatan kualitas ampas tahu dan rumput laut sebagai pakan ikan bandeng Suparjo Razasli Carong; Nur Indah Sari Arbit; Asmawati Asmawati; Dian Lestari; Rusmidin Rusmidin; Purnama Sari; Farhanuddin Farhanuddin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.31661

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pakan ikan bandeng melalui pemanfaatan limbah lokal seperti ampas tahu dan rumput laut Padina australis di Kelurahan Baurung, Kabupaten Majene. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, demonstrasi pembuatan pakan, serta pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan masyarakat tentang pembuatan pakan alternatif, pengaturan nutrisi, serta manfaat ekonomi dan ekologis dari pemanfaatan limbah lokal. Peserta juga terlibat aktif dalam sesi tanya jawab dan demonstrasi, menunjukkan kesiapan mereka untuk mengadopsi inovasi ini. Kegiatan ini berhasil memberikan solusi ekonomis dan ramah lingkungan bagi pembudidaya ikan bandeng, sekaligus mendukung praktik budidaya yang berkelanjutan. Kata kunci: ampas tahu; budidaya; ikan bandeng; padina australis; pakan. Abstract This community service activity aims to improve the quality of milkfish feed through the utilization of local waste such as tofu dregs and Padina australis seaweed in Baurung Village, Majene Regency. The methods used include socialization, feed production demonstrations, as well as pre-test and post-test to measure the increase in participants' understanding. The results show a significant improvement in community knowledge about alternative feed production, nutrient regulation, and the economic and ecological benefits of utilizing local waste. Participants were also actively involved in Q&A sessions and demonstrations, indicating their readiness to adopt this innovation. This activity successfully provides an economical and environmentally friendly solution for milkfish farmers, while supporting sustainable aquaculture practices. Keywords: aquaculture; feed, milkfish; padina australis; tofu dregs.
Suitability water quality parameters for Eucheuma cottonii culture at Majene Waters Nur Indah Sari Arbit; Dian Lestari; Erwin Erwin; Supajo Razasli Carong; Fadli Syamsudin; Abdul Mannan; Mulihartati Thabrani
Depik Vol 13, No 2 (2024): AUGUST 2024
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.13.2.35688

Abstract

Seaweed cultivation in Majene Regency, West Sulawesi, has not experienced significant development as in neighboring Polewali Mandar and Mamuju Regency. This can be seen from the absence of active seaweed cultivation activities in Majene Regency. The aim of this research is to assess the physical and chemical aspects of water to determine the suitability of locations for cultivating Eucheuma cottonii seaweed in Majene waters. The method used to measure ecological suitability included parameters such as temperature, salinity, dissolved oxygen (DO), pH, phosphate, nitrate and salinity. Subsequently, the data is scored to determine suitability classes: suitable (S1) with values ranging from 37 to 48, moderately suitable (S2) with values between 36 and 25 and non sultable (S3)/N) with value 25. The results showed that after applying weighting and scoring, locations such as East Banggae, Pamboang 1, Tubo Sendana, and Sendana 2 showed suitable scoring result with scores of 39, 39, 40, and 40. While locations such as Pamboang 2, Pamboang 3, Malunda, and Sendana 1 showed moderately suitable scoring results with scores of 33, 33, 34 and 36. Majene waters have potential areas for seaweed cultivation based on classes S1 (suitable) and S2 (moderately suitable).Keywords:SeaweedMajene WatersLocation SuitabilityWater QualityAquaculture
Upaya Pengembangan Praktik Budidaya Berkelanjutan untuk Usaha Petambak Lingkungan Barane, Kabupaten Majene Rahmawati; Riska Aulia; Aeynum Mardiah Ahmad; Nurmalasari Bakkar; Irma Yulia Madjid; Dian Lestari; Suparjo Razasli Carong; Nur Indah Sari Arbit
Beru'-beru': Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2024): November-Februari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jipm.v2i3.3782

Abstract

Persaingan global yang semakin ketat mendorong pelaku bisnis untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan proses bisnis mereka. Usaha petambak, khususnya budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) dan ikan bandeng (Chanos chanos), menawarkan prospek yang menjanjikan. Namun, tantangan seperti serangan hama wereng, penyakit pada udang, dan ketersediaan air bersih menjadi hambatan dalam praktiknya. Pengabdian ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh wirausaha petambak udang vaname dan ikan bandeng agar dapat mengembangkan usaha budidaya yang berkelanjutan dan menguntungkan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah wawancara, penyuluhan, dan diskusi dengan mitra untuk mengidentifikasi permasalahan dan solusinya. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa usaha budidaya tambak udang vaname dan ikan bandeng mengalami beberapa tantangan, seperti serangan hama wereng dan penyakit pada udang. Solusi yang disarankan meliputi pengendalian hama wereng dengan menggunakan insektisida alami dan pengelolaan lingkungan tambak yang optimal, penanganan penyakit pada udang dengan perbaikan kualitas air tambak, serta mengatasi keterbatasan air dengan investasi dalam teknologi pengolahan air dan diversifikasi sumber air. Pengabdian ini berpotensi meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan usaha petambak, serta memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan masyarakat petani dan pelaku usaha di sektor ini.
Suitability water quality parameters for Eucheuma cottonii culture at Majene Waters Nur Indah Sari Arbit; Dian Lestari; Erwin Erwin; Supajo Razasli Carong; Fadli Syamsudin; Abdul Mannan; Mulihartati Thabrani
Depik Vol 13, No 2 (2024): AUGUST 2024
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.13.2.35688

Abstract

Seaweed cultivation in Majene Regency, West Sulawesi, has not experienced significant development as in neighboring Polewali Mandar and Mamuju Regency. This can be seen from the absence of active seaweed cultivation activities in Majene Regency. The aim of this research is to assess the physical and chemical aspects of water to determine the suitability of locations for cultivating Eucheuma cottonii seaweed in Majene waters. The method used to measure ecological suitability included parameters such as temperature, salinity, dissolved oxygen (DO), pH, phosphate, nitrate and salinity. Subsequently, the data is scored to determine suitability classes: suitable (S1) with values ranging from 37 to 48, moderately suitable (S2) with values between 36 and 25 and non sultable (S3)/N) with value 25. The results showed that after applying weighting and scoring, locations such as East Banggae, Pamboang 1, Tubo Sendana, and Sendana 2 showed suitable scoring result with scores of 39, 39, 40, and 40. While locations such as Pamboang 2, Pamboang 3, Malunda, and Sendana 1 showed moderately suitable scoring results with scores of 33, 33, 34 and 36. Majene waters have potential areas for seaweed cultivation based on classes S1 (suitable) and S2 (moderately suitable).Keywords:SeaweedMajene WatersLocation SuitabilityWater QualityAquaculture