Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Yukiba sebagai Media Pembelajaran Membaca Permulaan untuk Anak di Era Digital Umi Ari Manis Anggraeni; Retno Winarni; Septi Yulisetiani
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4849

Abstract

Keterampilan membaca permulaan sangat penting dimiliki oleh anak. Keberhasilan proses pembelajaran anak di sekolah dasar perlu didukung media pembelajaran yang cukup. Media pembelajaran yang tersedia sangat terbatas dan belum sesuai dengan kebutuhan anak. Tujuan  penelitian ini untuk mengetahui efektivitas media pembelajaran Yukiba. Penelitian ini menggunakan metode penelitian campuran antara penelitian studi kasus dan penelitian tindakan kelas. Studi kasus dilakukan terhadap tujuh sekolah di Kabupaten Karanganyar. Teknik pengambilan data dilakukan dengan observasi dan wawanca terhadap guru dan siswa kelas 1. Data kualitatif yang berupa hasil observasi, pengamatan, studi dokumentasi PTK, dianalisis melalui analisis data model Miles dan Huberman. Tindakan kelas riset dilakukan pada sekolah yang memiliki siswa dengan hasil kemampuan membaca paling rendah. Hasil penelitian pada penelitian ini menunjukkan bahwa anak dan guru membutuhkan media pembelajaran membaca permulaan dalam bentuk audio visual interaktif. Media pembelajaran Yukiba adalah media pembelajaran membaca permulaan yang memiliki fitur audio, visual, dan bersifat interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran Yukiba efektif digunakan dalam meningkatkan keterampilan membaca permulaan anak.
Analisis muatan high order thinking skills pada instrumen penilaian pembelajaran tematik di buku guru sekolah dasar Dinda Herdianingsih; Sukarno Sukarno; Septi Yulisetiani
JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia): Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 8, No 4 (2022): JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia): Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpi.v8i4.76674

Abstract

This study aims to analyze the intensity of the HOTS content in the second grade teacher book theme 7 "Togetherness" and the fourth grade teacher book theme 1 "The Beauty of Togetherness". This research is a qualitative research with the type of document analysis. The data sources of this research are the thematic learning assessment instruments in the second grade teacher book theme 7 "Togetherness" and the fourth grade teacher book theme 1 "The Beauty of Togetherness". The data collection technique used in this research is a documentary study. The data validity test technique used triangulation techniques and increased persistence. Data analysis techniques used the interactive model of Milles and Hubberman with the stages of data collection, data reduction, data presentation and conclusions. The results of this study are the assessment instruments in the class II teacher's book theme 7 "Togetherness" with the HOTS category, namely a total of 12 instruments or 27.3% of the total number of assessment instruments. The assessment instrument in the fourth grade teacher's book theme 1 "The Beauty of Togetherness" with the HOTS category is 17 instruments or 51.5% of the total number of assessment instruments.  
Penggunaan Wordwall sebagai media evaluasi pembelajaran tematik pada peserta didik kelas IV di sekolah dasar Syifa Ul Husna; Sukarno Sukarno; Septi Yulisetiani
JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia): Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 9, No 1 (2023): JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia): Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpi.v9i1.76662

Abstract

This study aims to describe the use, problems, and responses of students to the use of Wordwall as a medium for evaluating thematic learning in elementary schools. This research uses a qualitative approach with a case study method. The subjects in this study were teachers and fourth grade students. Collecting data in this study is by observation, interviews, questionnaires, and documentation. The validity test in this research is source triangulation. Analysis of the data in this study using the interactive model of Miles and Huberman. The results showed that the use of Wordwall as an evaluation medium for thematic learning makes it easier for teachers and students because Wordwall has many features and can be used in all subjects. The problem in designing for teachers is the need for a supportive internet network and the lack of teacher skills. Problems for students include, requiring data packets, being tense, not focused because of time constraints, feeling disturbed if the network is slow. Another obstacle is that students do not have their own handphone to be able to access Wordwall. The responses shown by students include students becoming more active, students motivated in terms of learning, students becoming competitive and enthusiastic. 
The Effect of Fruit Audio Aroma Media on Elementary Students’ Storytelling Ability Egita Widya Astuti; Idam Ragil Widianto Atmojo; Septi Yulisetiani
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 4 (2023): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v15i4.3815

Abstract

This study aimed to examine the impact of Fruit Audio Aroma media on the narrative proficiency of third-grade students in an Indonesian Elementary School.   The participants of this study were third-grade students from Karangasem 2 Public Elementary School.   The study employed cluster random sampling as a method for selecting the sample.   This study employed a one-shot case design to investigate the effects of administering the Fruit Audio Aroma therapy through media.   The research employed a performance test as the data collection technique.     The data analysis technique employed was non-parametric hypothesis testing, namely the Wilcoxon test. The data analysis technique was carried out by testing the non-parametric hypothesis, namely the Wilcoxon test. The results of the hypothesis test showed that the sig. (2-tailed) 0.05 means that H0 was rejected. This showed that the Fruit Audio Aroma media influenced the ability of the third-graders of elementary school students to tell stories.
Literasi Ekologi dalam Fabel Anak Tupai Yang Jera dan Kisah Lainnya Karya Yudhistira Ikranegara Nurmawati, Fulusia; Yulisetiani, Septi
Deiksis Vol 15, No 2 (2023): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/deiksis.v15i2.10588

Abstract

Manusia dan alam semesta memiliki hubungan yang sangat erat. Kualitas hidup manusia di masa depan sangat dipengaruhi oleh kualitas lingkungan saat ini. Untuk itu, manusia perlu menjaga dan melestarikan alam semesta. Pengetahuan cinta lingkungan harus dimiliki sejak dini. Anak-anak dapat memperoleh pengetahuan tersebut melalui cerita anak yang dibaca atau didengarnya. Penelitain terhadap cerita anak yang memuat pesan cinta lingkungan sangat diperlukan. Hasil studi pustaka dengan teknik analisis isi terhadap fabel Anak Tupai yang Jera dan Kisah Lainnya Yudhistira Ikranegara menunjukkan bahwa, cerita-cerita tersebut menyajikan sumber literasi ekologi. Hasil penelitian akan diperoleh muatan ekologis dari sumber literasi ekologi cerita seri dongeng fabel berdasarkan pembelajaran sastra yang relevan untuk sekolah dasar jika sesuai dengan pembelajaran sastra sekolah dasar. Analisis sumber literasi memuat deskripsi lingkungan dan alam semesta yang dapat dikaitkan dalam pembelajaran siswa sekolah dasar.
Utilization of Flipbook Media in Indonesian Language Learning at Elementary School Aryani Widhiyastuti; Slamet Subiyantoro; Septi Yulisetiani
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i1.98914

Abstract

Rendahnya hasil belajar karena suasana pembelajaran yang kurang bermakna dan kurang menyenangkan bagi peserta didik menuntut guru untuk lebih inovatif dan kreatif dalam melaksanakan pembelajaran di kelas. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pembelajaran menggunakan media flipbook digital dan bagaimana motivasi belajar peserta didik setelah menggunakan media flipbook. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif studi kasus dengan partisipan peserta didik kelas IV di salah satu sekolah dasar negeri di Polokarto. Metode pengumpulan data yang digunakan dengan observasi dan wawancara.  Hasil penelitian menunjukkan  bahwa media flipbook digital menghasilkan keterlaksanaaan dengan hasil “sangat baik”. Peserta didik terlihat semangat dalam mengikuti pembelajaran dan lebih mudah memahami materi yang diberikan menggunakan media Flipbook sehingga pembelajaran terbukti efektif dan efisien. Selain itu Fitur-fitur flipbook dapat merangsang antusiasme peserta didik untuk mengambil bagian dalam proses pembelajaran terbukti dengan hasil wawancara motivasi peserta didik yang menunjukkan angka 90% pada kategori sangat baik.
The Effectiveness of The School Literacy Movement with Illustrated Historical Storybook Media on Reading Skills in Grade II Elementary School Students in Selogiri Sub-District Nila Febreiyani; Rukayah Rukayah; Septi Yulisetiani
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i1.98915

Abstract

Keterampilan membaca merupakan keterampilan yang harus dimiliki oleh peserta didik dalam belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas gerakan literasi sekolah (GLS) dengan media buku cerita sejarah bergambar terhadap keterampilan membaca. Jenis penelitiannya adalah kuantitatif. Teknik pengumpulan data melalui tes membaca. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik regresi linier sederhana dan uji-t. Hasil analisis data memberikan nilai korelasi (R) = 0.572; koefisien determinasi R Square = 0,863; untuk nilai signifikan sebesar 0.00 < 0,05 mendapatkan nilai t hitung 2,407 > t tabel 1.663 yang artinya menerima hipotesis alternatif. Kesimpulan penelian adalah gerakan literasi sekolah (GLS) dengan media buku cerita sejarah bergambar efektif terhadap keterampilan membaca pada peserta didik kelas II sekolah dasar di kecamatan Selogiri, dengan kontribusi pengaruh sebesar 86.5%
Learners' Perceptions of the Indonesian Learning Process on Writing Skills Materials Eka Kurniati; Gunarhadi Gunarhadi; Septi Yulisetiani
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i1.98965

Abstract

Bagi sebagian peserta didik keterampilan berbahasa Indonesia secara tertulis dianggap lebih rumit dibandingkan dengan keterampilan berbahasa lisan. Kompetensi peserta didik yang memiliki anggapan demikian, dalam hal praktik menulis cenderung rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi peserta didik terhadap proses pembelajaran menulis yang dilakukan oleh guru dikelas. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan bentuk survey. Teknik pengambilan partisipan menggunakan metode purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan melalui: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menganalisis secara deskriptif menggunakan rumus frekuensi relatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru sudah dianggap bagus oleh sebagian besar peserta didik dan guru dianggap telah memiliki wawasan yang cukup dalam memberikan pelajaran dikelas. Adapun persepsi negatif peserta didik disebabkan oleh metode pembelajaran yang diterapkan guru masih kurang menarik dan membosankan. Sehingga evaluasi yang perlu diperbaiki yaitu guru diharapkan membuat suatu peningkatan pada proses pembelajaran menulis dikelas dengan menggunakan metode atau inovasi pembelajaran ataupun kreasi pembelajaran sehingga peserta didik dapat belajar dengan mudah, dan menyenangkan walaupun ada keterbatasan sarana prasarana yang dimiliki sekolah.
Teachers' Communication in Shaping Students' Self-Esteem and Speaking Skills Through Indonesian Language Learning in Elementary Schools Ema Smedyah Putri; Retno Winarni; Septi Yulisetiani
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i1.98940

Abstract

Bentuk komunikasi guru memiliki peranan penting dalam membentuk self-esteem dan keterampilan berbicara peserta didik di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk komunikasi guru dalam pembelajaran dalam membentuk self-esteem dan keterampilan berbicara di sekolah dasar. Metode penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan observasi dan wawancara. Komunikasi efektif antara guru dan peserta didik sangat penting dalam proses pembelajaran, tidak hanya untuk mentransfer pengetahuan, tetapi juga keterampilan dan nilai-nilai. Keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi, diperlukan agar peserta didik siap menghadapi tantangan masa depan. Penelitian ini menemukan bahwa komunikasi verbal dan nonverbal yang efektif dapat meningkatkan rasa percaya diri dan pemahaman peserta didik. Namun, temuan lapangan menunjukkan bahwa beberapa peserta didik mengalami self-esteem rendah, yang mempengaruhi partisipasi aktif mereka dalam pembelajaran. Studi ini menyimpulkan bahwa bentuk komunikasi yang tepat dapat membantu meningkatkan self-esteem dan kemampuan berbicara peserta didik, serta menyarankan perlunya model komunikasi yang lebih terstruktur untuk mendukung keberhasilan pembelajaran.
Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Kemampuan Membaca Lina Adi Perwitasari; Retno Winarni; Septi Yulisetiani
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2211

Abstract

Pembelajaran diferensiasi adalah pendekatan yang memungkinkan guru menyesuaikan strategi pengajaran sesuai dengan kebutuhan, minat, dan kesiapan belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pembelajaran diferensiasi dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus di sekolah dasar. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran diferensiasi melalui variasi konten, proses, dan produk pembelajaran dapat meningkatkan motivasi dan pemahaman membaca siswa. Faktor pendukung meliputi keterampilan guru dalam merancang strategi yang tepat, dukungan teknologi, dan lingkungan belajar yang kondusif. Namun, tantangan yang dihadapi antara lain keterbatasan waktu dalam perencanaan dan keragaman kebutuhan siswa yang kompleks. Kesimpulannya, pembelajaran diferensiasi dapat menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa, selama didukung oleh perencanaan yang matang dan keterampilan guru dalam mengelola diferensiasi pembelajaran.