Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : AL KAUNIYAH

Identifikasi Metabolit Sekunder dan Aktivitas Antioksidan Karang Lunak Nephthea sp. Hasil Transplantasi Secara In Situ dan Ex Situ Fahri Fahrudin; Dinda Rama Haribowo; Rahmi Karmila; Danang Aji Pangestu; Fathin Hamida
Al-Kauniyah: Jurnal Biologi Vol 17, No 1 (2024): AL-KAUNIYAH JURNAL BIOLOGI
Publisher : Department of Biology, Faculty of Science and Technology, Syarif Hidayatullah State Islami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kauniyah.v17i1.35781

Abstract

AbstrakKarang lunak (Nephthea sp.) menghasilkan metabolit sekunder di habitat aslinya dan dapat dikembangkan menjadi marine natural product (MNP). Nephthea sp. hasil transplantasi diharapkan juga menghasilkan metabolit sekunder yang sama. Tujuan penelitian ini adalah melakukan identifikasi metabolit sekunder secara kualitatif dan kuantitatif pada Nephthea sp. hasil transplantasi serta menguji aktivitas antioksidannya. Sampel Nephthea sp. berasal dari Taman Nasional Ujung Kulon (in situ) dan dari akuarium sebagai sampel transplantasi ex situ. Kedua sampel diekstraksi dengan maserasi menggunakan etanol 70% dengan perbandingan 1:3 (w/v). Identifikasi metabolit sekunder dilakukan secara kualitatif dan metode Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS) untuk identifikasi kuantitatif. Aktivitas antioksidan menggunakan uji DPPH (2,2-difenil-1-1 pikrilhidrazil) dengan lima konsentrasi dari setiap sampel (10 ppm, 50 ppm, 100 ppm, 150 ppm, dan 200 ppm). Nephthea sp. hasil transplantasi memiliki metabolit sekunder golongan alkaloid, tanin, dan steroid. Hasil uji GC-MS menunjukkan terdapat enam jenis senyawa aktif golongan benzene dan fatty acid. Aktivitas antioksidan diperoleh 34,3–73,1% (in situ) dan 33,2–72,3% (ex situ) serta berbeda nyata (P <0,05) pada setiap konsentrasi dari dua sampel. Peningkatan aktivitas antioksidan Nephthea sp. tidak berbeda signifikan (P >0,05) pada perbedaan lokasi transplantasi (in situ dan ex situ). Nephthea sp. hasil transplantasi mengandung enam jenis senyawa metabolit sekunder dan memiliki aktivitas antioksidan.AbstractSoft corals (Nephthea sp.) produce secondary metabolites in their habitat and can be used as marine natural products (MNP). However, Nephthea sp. transplantation not done identified for secondary metabolites. The aim research to identify secondary metabolites and antioxidant activity assay in Nephthea sp. transplant. Samples of Nephthea sp. used from the transplant area of Ujung Kulon National Park (in situ) and from the aquarium as ex situ transplant samples. Both samples extracted by maceration with 70% ethanol (1:3, w/v). Identification of secondary metabolites was carried out qualitatively and using the GC-MS method for quantitative. Antioxidant activity using the DPPH (2,2-diphenyl-1-1 picrylhydrazyl) assay. with concentrations of each sample (10 ppm, 50 ppm, 100 ppm, 150 ppm, and 200 ppm). Nephthea sp. proven to have secondary metabolites from the alkaloids, tannins and steroids. The result of GC-MS showed that six types of active compounds from the benzene and fatty acid groups. Antioxidant activity obtained was 34.3–73.1% (in situ) dan 33.2–72.3% (ex situ) and was significantly different (P <0.05) at each concentration of the two samples. Antioxidant activity at different transplant locations (in situ and ex situ) in Nephthea sp. did not a significant (P >0.05). Thus, Nephthea sp. transplant were proven to contain six types of secondary metabolite compounds and has antioxidant activity.
Potensi Kulit Buah Jengkol Sebagai Bioinsektisida Terhadap Rayap (Isoptera: Rhinotermitidae) Menggunakan Metode Baiting Fahrudin, Fahri; Dasumiati, Dasumiati; Angraini, Isty; Hamida, Fathin
Al-Kauniyah: Jurnal Biologi Vol 18, No 2 (2025): AL-KAUNIYAH JURNAL BIOLOGI
Publisher : Department of Biology, Faculty of Science and Technology, Syarif Hidayatullah State Islami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kauniyah.v18i2.44952

Abstract

Bioinsektisida merupakan bahan hayati pengendali organisme pengganggu yang berpotensi menjadi hama, di antaranya rayap. Bahan hayati yang berpotensi sebagai bioinsektisida adalah kulit buah jengkol. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan konsentrasi optimal dari ekstrak kulit buah jengkol sebagai bioinsektisida rayap. Skrining fitokimia ekstrak kulit buah jengkol dilakukan secara kualitatif. Mahoni dan jati belanda dijadikan sebagai kayu uji yang direndam ekstrak kulit buah jengkol (konsentrasi 0; 2; 4; dan 6%) selama 24 jam. Kedua jenis kayu diuji pada rayap menggunakan metode pengumpanan (Baiting) dengan tiga kali ulangan. Parameter yang diamati adalah mortalitas rayap, penurunan berat kayu uji, dan nilai retensi ekstrak. Data dianalisis Anova (95%) dengan uji lanjut DMRT menggunakan SPSS 25. Ekstrak terbukti mengandung alkaloid, fenol, flavonoid, saponin, tanin, dan terpenoid yang berpotensi sebagai racun pencernaan pada rayap. Mortalitas rayap di setiap perlakuan (2; 4; dan 6%) berbeda nyata (P <0,05) dengan perlakuan 0% pada semua kayu uji serta dapat meningkatkan keawetan kayu. Penurunan berat kayu terendah pada perlakuan 6% dan tergolong pada kelas awet I. Ekstrak kulit buah jengkol (6%) mampu meningkatkan kelas awet kayu mahoni dan jati belanda terhadap serangan rayap.
Potensi Kulit Buah Jengkol Sebagai Bioinsektisida Terhadap Rayap (Isoptera: Rhinotermitidae) Menggunakan Metode Baiting Fahrudin, Fahri; Dasumiati, Dasumiati; Angraini, Isty; Hamida, Fathin
Al-Kauniyah: Jurnal Biologi Vol. 18 No. 2 (2025): AL-KAUNIYAH JURNAL BIOLOGI
Publisher : Department of Biology, Faculty of Science and Technology, Syarif Hidayatullah State Islami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kauniyah.v18i2.44952

Abstract

Bioinsektisida merupakan bahan hayati pengendali organisme pengganggu yang berpotensi menjadi hama, di antaranya rayap. Bahan hayati yang berpotensi sebagai bioinsektisida adalah kulit buah jengkol. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan konsentrasi optimal dari ekstrak kulit buah jengkol sebagai bioinsektisida rayap. Skrining fitokimia ekstrak kulit buah jengkol dilakukan secara kualitatif. Mahoni dan jati belanda dijadikan sebagai kayu uji yang direndam ekstrak kulit buah jengkol (konsentrasi 0; 2; 4; dan 6%) selama 24 jam. Kedua jenis kayu diuji pada rayap menggunakan metode pengumpanan (Baiting) dengan tiga kali ulangan. Parameter yang diamati adalah mortalitas rayap, penurunan berat kayu uji, dan nilai retensi ekstrak. Data dianalisis Anova (95%) dengan uji lanjut DMRT menggunakan SPSS 25. Ekstrak terbukti mengandung alkaloid, fenol, flavonoid, saponin, tanin, dan terpenoid yang berpotensi sebagai racun pencernaan pada rayap. Mortalitas rayap di setiap perlakuan (2; 4; dan 6%) berbeda nyata (P <0,05) dengan perlakuan 0% pada semua kayu uji serta dapat meningkatkan keawetan kayu. Penurunan berat kayu terendah pada perlakuan 6% dan tergolong pada kelas awet I. Ekstrak kulit buah jengkol (6%) mampu meningkatkan kelas awet kayu mahoni dan jati belanda terhadap serangan rayap.
Co-Authors Agustin, Anglia Ananda Ainun Wulandai Ainun Wulandari Aliya, Lisana Sidqi Aliya, Lisana Sidqi Alma'arik, Difa Alma’arik, Difa Amalina, Risma Kamila Ambarsari, Ratna Ami Rahmawati Sukamto Angraini, Isty Anja Meryandini Arsa, Imalia Aslamiyah Putri Aulia Rahimi Blyzensky, Tamara Carla Febriayu Ramadhani Chori Azizah Danang Aji Pangestu Dasumiati Dasumiati Della Pratiwi Devi Purwita Sari Dian Puspita Dian Puspita Dinda Rama Haribowo Dini Juliana Djuhariah, Yayah Siti Djuhariyah, Yayah Siti Elsa V. Nanda Erna Yanti Eva Oktavia Fahri Fahrudin, Fahri Febriani , Amelia Febriani, Amelia Fitria Haryani Hajar Indra Wardhana Haryani , Fitria Herdini Herdini , Herdini Hervianti Nurfitria Nugrahani I Komang Gede Wiryawan Ika Maruya Kusuma Jessica Khairunnisa Kusuma , Ika Maruya Lili Musnelina Lisana Sidqi Aliya Lisana Sidqi Aliya Meilisa Rahmasari Mulandita Munawarohthus Sholikha Munawarohthus Sholikhah Musnelina , Lili Nanda, Elsa Vera Nur Hanifah Nurfitri Nurfitri Nurul Akhatik Nurul Laili Oktaviani, Rista Pangestu, Danang Aji Pramana, Firza Andika Pratiwi Ally Florentina Pratiwi, Della Rahmi Karmila Rani Damayanti Ratna Nilam Cahya Refdanita Refdanita Refdanita Rosario Trijuliamos Manalu Saiful Bahri Salshabil, Khairunnisa Sholikhah , Munawarohthus Siti Fadila Azahra Sri Ningsih Subaryanti Sukamto, Ami Rahmawati Suyatno Suyatno Syafriana, Vilya Teodhora, Teodhora Tiah Rachmatiah V. Nanda, Elsa Vera Nanda, Elsa Veryanti, Putu Rika Widyapratiwi , Ritha Wulandari , Ainun Yuliawati, Chyntia Zahra, Aishah Az