Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : paradigma agribisnis

Analisis Tradisi Sedekah Bumi dan Mapag Sri Terhadap Produktivitas Hasil Pertanian Desa Muara Kecamatan Suranenggala Kabupaten Cirebon Nahdia Rachma; Chyntia Rahmawati; Fiky Yudhistira; Muhammad Dandi Ramadhan; Ismail Saleh
Paradigma Agribisnis Vol 5, No 2 (2023): Paradigma Agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v5i2.7009

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan tradisi sedekah bumi dan mapag sri serta kaitannya terhadap produktivitas pertanian di desa Muara. Penelitian yang berlangsung dimulai dari Juni hingga Juli 2021 ini menggunakan metode kualitatif yang disertai beberapa teknik pengumpulan data melalui narativ review, serta dipadukan dengan sudut pandang emik dan etik. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik deskriptif analitik, yaitu data yang diperoleh tidak dianalisa dengan rumus statistika, namun data tersebut dideskripsikan sehingga dapat memberikan kejelasan sesuai kenyataan realita. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sedekah bumi dilaksanakan setelah lelangan tanah titisara, yaitu sekitar 1-2 bulan setelahnya. Pelaksanaan sedekah bumi di Desa Muara biasa dilaksanakan selama tiga minggu. Minggu pertama yaitu kegiatan ngunjung sesepuh, minggu kedua ngunjung umum dan minggu ketiga memandikan benda pusaka. Tradisi mapag sri di desa Muara sendiri disebut dengan barikan. Tradisi mapag sri atau barikan di desa Maura dilakukan setengah bulan atau satu bulan sebelum panen ketika padi menunduk dengan melakukan acara tahlil bersama yang dipimpin sesepuh desa untuk memohon agar mendapatkan hasil yang berlimpah. Desa Muara memiliki tingkat produktivitas padi sebesar 6,58 ton/hektar untuk GKG atau Gabah Kering Giling dan 7,8 ton/hektar untuk GKP atau Gabah Kering Panen. Pengaruh secara tidak langsung tradisi sedekah bumi dan mapag sri (barikan) terhadap produktivitas hasil pertanian yang ada di desa Muara adalah pelaksanaan mapag sri yang berpengaruh terhadap masa panen dan adanya sedekah bumi yang dapat memotivasi masyarakat untuk menanam padi. Kata Kunci: Sedekah Bumi, Mapag Sri, Produktivitas Pertanian.
Analisis Tradisi Sedekah Bumi dan Mapag Sri Terhadap Produktivitas Hasil Pertanian Desa Muara Kecamatan Suranenggala Kabupaten Cirebon Rachma, Nahdia; Rahmawati, Chyntia; Yudhistira, Fiky; Ramadhan, Muhammad Dandi; Saleh, Ismail
Paradigma Agribisnis Vol 5 No 2 (2023): Paradigma Agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v5i2.7009

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan tradisi sedekah bumi dan mapag sri serta kaitannya terhadap produktivitas pertanian di desa Muara. Penelitian yang berlangsung dimulai dari Juni hingga Juli 2021 ini menggunakan metode kualitatif yang disertai beberapa teknik pengumpulan data melalui narativ review, serta dipadukan dengan sudut pandang emik dan etik. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik deskriptif analitik, yaitu data yang diperoleh tidak dianalisa dengan rumus statistika, namun data tersebut dideskripsikan sehingga dapat memberikan kejelasan sesuai kenyataan realita. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sedekah bumi dilaksanakan setelah lelangan tanah titisara, yaitu sekitar 1-2 bulan setelahnya. Pelaksanaan sedekah bumi di Desa Muara biasa dilaksanakan selama tiga minggu. Minggu pertama yaitu kegiatan ngunjung sesepuh, minggu kedua ngunjung umum dan minggu ketiga memandikan benda pusaka. Tradisi mapag sri di desa Muara sendiri disebut dengan barikan. Tradisi mapag sri atau barikan di desa Maura dilakukan setengah bulan atau satu bulan sebelum panen ketika padi menunduk dengan melakukan acara tahlil bersama yang dipimpin sesepuh desa untuk memohon agar mendapatkan hasil yang berlimpah. Desa Muara memiliki tingkat produktivitas padi sebesar 6,58 ton/hektar untuk GKG atau Gabah Kering Giling dan 7,8 ton/hektar untuk GKP atau Gabah Kering Panen. Pengaruh secara tidak langsung tradisi sedekah bumi dan mapag sri (barikan) terhadap produktivitas hasil pertanian yang ada di desa Muara adalah pelaksanaan mapag sri yang berpengaruh terhadap masa panen dan adanya sedekah bumi yang dapat memotivasi masyarakat untuk menanam padi. Kata Kunci: Sedekah Bumi, Mapag Sri, Produktivitas Pertanian.
Co-Authors A. Kumedi Ja’far Abdin Abdurrazaq, Difaa Ali Subhan Adistye, Sandra Adrian Rahmat Nur Afrizal Adjie Nugroho Aji Hermawan Anendawaty Roito Sagala, Anendawaty Roito Anita Dewi, Anita Asshobri, Farhaz Sahdi Auliya, Sukma Nur Budirokhman, Dodi Burhanuddin Burhanuddin Chyntia Rahmawati Dian Mardiansyah Didan Ramdani Dina Dwirayani Dwirayani Diska Olivia Putri Dukat Dukat Edi Suharyadi Edy Rahardja Eko Sarwono Emmy Mudiarti ENDRI ENDRI Evi Deliana HZ Febrinda Lumbantobing Ferawati ' Fiky Yudhistira Fitra Galih Prasetyo Grestia Laurensa Ida Satya Wahyu Atmaja Ilmi Rohman, Muhammad Bahrul Jeans Tanu La Agusu La Ode Rusman Lina Lestari, Lina M A Chozin Maimun Mande, Henni Maria Azizah Masindu Maulana, Wahyudi Melki Julianti Muhammad Dandi Ramadhan Muhammad Zaki Nahdia Rachma Nasrudin Nasrudin Ningrum, Suci Sapta Nisa Restika Nurraffa, Muhammad Fatiharizqi Nursiah Nursiah, Nursiah Nyoman Sudiana, I Panayungan, Elang Priambudi Trie Putra Putra, Lucky Firdaus Rachma, Nahdia Raelyn Notriyani Rahadian, Yan Rahmawati, Chyntia Ramadhan, Muhammad Dandi Ramadhan, Ryvandi Ray March Syahadat Revandi Putri, Alicia Rut Dea Rosiana Silalahi Sapto Raharjo Selviana Selviana Septina Fadia Putri Setya Wahyu Atmaja, Ida Sidik, Johan Siti Nurhidayah Sri Agustina Lisa Syamsul Hilal Tamam, Muhammad Fathan Tandri Patih Teresia Titania Natasia Ginting Theresia Mentari Thoifur, Dimas Muhammad Tittan Triken Mardhika Tria Suci Astira Umi Trisnaningsih Victoria Lucky Widyaningrum, Nadila Gusti Sekar Yuantara, Iyan Yudhistira, Fiky Yuherdin, Widyo Yumnawati