Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

ANALISIS FASILITAS DAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP MINAT KUNJUNGAN ULANG PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT Fitri Nur Befika Aulia; Hendra Dwi Kurniawan; Lilik Sriwiyati; Anastasia Lina Dwi Nursanti
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 2 No. 4 (2025): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/prntd516

Abstract

Fasilitas dan kualitas pelayanan merupakan faktor utama yang memengaruhi keputusan pasien dalam memilih layanan kesehatan. Kekurangan fasilitas maupun pelayanan yang kurang memuaskan dapat menurunkan loyalitas dan minat kunjungan ulang pasien. Beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan hasil yang bervariasi, namun belum banyak yang menjelaskan faktor mana yang lebih dominan memengaruhi minat kunjungan ulang pasien rawat inap di rumah sakit Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik observasional dan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan di Ruang Kawung RSUD Ibu Fatmawati Soekarno Kota Surakarta pada 24 Oktober–24 November 2024. Sebanyak 69 responden dipilih dengan teknik consecutive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis dengan uji Chi-Square serta regresi logistik berganda dengan tingkat kepercayaan 95%. Fasilitas berhubungan signifikan dengan minat kunjungan ulang (OR = 6,691; CI 95%: 1,895–23,627; p = 0,002), demikian pula kualitas pelayanan (OR = 6,111; CI 95%: 1,867–19,999; p = 0,002). Hasil analisis multivariat menunjukkan fasilitas (B = 2,141) memiliki hubungan yang sedikit lebih kuat dibandingkan kualitas pelayanan (B = 2,060). Fasilitas dan kualitas pelayanan terbukti memengaruhi minat pasien untuk melakukan kunjungan ulang. Fasilitas yang baik meningkatkan kenyamanan dan kepercayaan, sedangkan kualitas pelayanan yang baik meningkatkan kepuasan dan loyalitas pasien. Fasilitas menunjukkan pengaruh yang lebih dominan, sehingga rumah sakit perlu memprioritaskan peningkatan sarana fisik disertai dengan pelayanan yang berkualitas. Fasilitas dan kualitas pelayanan berhubungan signifikan terhadap minat kunjungan ulang pasien, dengan fasilitas memiliki pengaruh yang lebih dominan.  
English Pengenalan Terapi Non-Farmakologi pada Lansia Hipertensi di Kabupaten Klaten Jawa Tengah safaruddin, safaruddin; Tri Yahya Christina; Lilik Sriwiyati; I Putu Juni Andika; Tunjung Sri Yulianti
LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : LOSARI DIGITAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53860/losari.v7i2.520

Abstract

Hypertension is a chronic health problem commonly experienced by the elderly and is a major cause of cardiovascular disease. This community service activity aimed to improve elderly knowledge about hypertension management through non-pharmacological therapy in Soko Bogor, Cawas, Klaten, Central Java. The implementation methods included preparation, education, training, and evaluation stages. The intervention consisted of education on a healthy diet, physical activity, stress management, and the practice of relaxation techniques such as deep breathing and finger-hold therapy. Knowledge assessment was conducted before and after the intervention using questionnaires. The results showed a significant improvement in knowledge levels, where the “good” category increased from 10% to 70%, while the “poor” category decreased from 55% to 0%. Most participants were female (90%), indicating higher participation among women compared to men. This activity effectively enhanced the elderly’s understanding of hypertension control through non-pharmacological approaches. However, continued assistance is needed to ensure that increased knowledge translates into sustainable behavioral changes.