Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

EVALUASI EFEKTIVITAS PENGAMANAN ASET DAERAH BERUPA KENDARAAN DINAS PADA KANTOR BPKAD KABUPATEN SIKKA Ignasius Damianus Nong Kelvin; Imanuel Wellem; Viktor Eko Transilvanus
Jurnal Projemen UNIPA Vol 13 No 1 (2026): Januari: Jurnal Projemen UNIPA
Publisher : Universitas Nusa Nipa Maumere

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to evaluate the effectiveness of safeguarding regional assets in the form of official vehicles at the Regional Financial and Asset Management Agency (BPKAD) of Sikka Regency. Asset security is an essential component in the management of regional government assets to ensure orderly governance, physical security, and legal certainty regarding asset ownership. This study employs a qualitative approach, with data collected through interviews, observations, and documentation. Data analysis was conducted descriptively based on indicators of administrative security, physical security, legal security, as well as supervision and control. The results show that the security of official vehicle assets has been implemented through administrative recording, safekeeping of ownership documents, and monitoring of vehicle usage. However, its effectiveness is not yet optimal, as there are still official vehicles that have not been returned after the end of officials’ terms of office, along with weak enforcement of sanctions and limited periodic monitoring. Factors affecting the effectiveness of asset security include budget constraints, low user awareness, and suboptimal implementation of internal control systems. This study recommends strengthening supervision, conducting re-inventory of official vehicles, enforcing stricter sanctions, and improving coordination among regional government agencies to achieve more orderly, transparent, and accountable asset management
SOSIAALISASI MEMAHAMI TINDAKAN KEKERASAN BULLYING DI SDI DUNGAN, DESA TIMUTAWA, KECAMATAN TALIBURA, KABUPATEN SIKKA Maria Senyora Prasasti Sare; Yunita Hulo Kelen; Jean Luycrisia Andalani Robert; Margareta Nona Vani; Tince M. Leo Age; Imanuel Wellem; Viktor Eko Transilvanus
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.42075

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang bullying dan upaya pencegahannya di SDI Dungan melalui program sosialisasi. Menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, penelitian ini fokus pada penyusunan dan penyampaian materi sosialisasi yang relevan tanpa melakukan pengumpulan data lapangan langsung. Materi sosialisasi mencakup definisi bullying, bentuk-bentuknya, faktor penyebab, dampak, serta sanksi yang berlaku, disajikan dalam format yang mudah dipahami oleh siswa, guru, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman komunitas sekolah tentang kompleksitas faktor penyebab bullying, bergeser dari pandangan simplistik ke pemahaman yang lebih komprehensif. Perubahan ini penting untuk mengatasi akar masalah bullying dan mengurangi stigma terhadap pelaku, mendorong pendekatan yang lebih konstruktif dan rehabilitatif. Program sosialisasi ini tidak hanya bertujuan untuk memahami fenomena bullying, tetapi juga berkontribusi pada upaya pencegahan dan penanganan yang efektif di lingkungan sekolah, menekankan pentingnya edukasi dan kesadaran dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan positif bagi semua siswa.
WORKSHOP KEWIRAUSAHAAN: PENGUATAN MOTIVASI UNTUK MENDORONG PERTUMBUHAN DAN PENGEMBANGAN UMKM DI DESA LEWOMADA, KECAMATAN TALIBURA, KABUPATEN SIKKA Maria Silvana Mariabel Carcia; Paulus Juru; Imelda Virgula Wisang; Maria Goreti Mao Tokan; Viktor Eko Transilvanus
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.46850

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan kegiatan yang dilakukan tim dosen sebagai upaya penerapan Ilmu Pengetahuan dalam meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat. Pengabdian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peranan motivasi berwirausaha dan dampaknya terhadap keberhasilan bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Lewomada, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka. Pelaksanaan workshop kewirausahaan: motivasi terkait kewirausahaan menjadi penting, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Desa Lewomada menyikapi hal bahwa pelaku UMKM memiliki potensi besar dalam hal kewirausahaan, namun masih banyak pelaku UMKM yang belum sepenuhnya memahami cara mengembangkan usaha mereka. Peserta workshop kewirausahaan ini, berjumlah 35 orang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah: (1) Pemaparan Materi: Pemaparan tentang konsep dasar kewirausahaan, peluang pasar, serta tantangan yang dihadapi oleh pengusaha UMKM; (2) Diskusi Kelompok: Para peserta dibagi dalam kelompok kecil untuk mendiskusikan tantangan yang mereka hadapi dalam menjalankan usaha dan mencari solusi bersama. (3) Simulasi Bisnis: Mengadakan simulasi untuk memberikan gambaran nyata mengenai proses pengambilan keputusan dalam berbisnis. (4) Motivasi dan Inspirasi: Menampilkan contoh kisah sukses dari pelaku UMKM lokal dan nasional yang telah berhasil mengembangkan usaha mereka. Kegiatan pengabdian ini berjalan dengan baik dan dapat diambil kesimpulan antara lain: (1) Desa Lewomada Memiliki Potensi unggulan yang dapat dimanfaatkan; (2) Desa Lewomada memiliki Produk yang telah diproduksi oleh masyarakat; (3) Masyarakat Desa Lewomada, khususnya Kelompok UMKM terbantukan penguatan motivasi kewirausahaan.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI MOIR MODUNG MELALUI KANDANG CLOSED HOUSE UNTUK MENINGKATKATKAN KAPASITAS BUDIDAYA TERNAK BABI DI DESA RIBANG, KABUPATEN SIKKA Viktor Eko Transilvanus; Maria Yohanista; Maria Viviana Nurak Lewar; Elisabeth Pa'a; Ermelinda Owon
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 4 No. 4 (2025): Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/devote.v4i4.4849

Abstract

African Swine Fever (ASF) is a highly fatal viral disease in pigs caused by a double-stranded DNA virus of the genus Asfivirus (family Asfarviridae). The virus is environmentally resilient and can survive in blood, meat, and pig housing, often leading to mass mortality. Infection with virulent strains results in acute to peracute ASF, characterized by high fever, internal and external hemorrhages, and sudden death, with mortality rates exceeding 90% within three to ten days. The Modung Mior Farmers Group in Watuwelut Hamlet, Ribang Village, Koting District, Sikka Regency, consisting of ten members and raising six pigs in 2024, experienced sudden and simultaneous livestock deaths due to ASF. A limited understanding of Closed House (CH) systems and biosecurity practices reduced the group’s performance, lowering motivation to raise pigs during the 2019–March 2025 ASF outbreak and decreasing household income. The Primary Community Empowerment Program (PMP) aims to enhance the group’s competence and motivation through human resource management training and the construction of CH pig housing with strict biosecurity measures. The methods applied include socialization, training, technology implementation, and mentoring. The program outcomes show improved knowledge regarding ASF symptoms, transmission sources, prevention measures, barn-area zoning, biosecurity actions, and post-ASF reproductive management. The group now operates a CH-model pig pen equipped with para nets and insect nets (mesh 40) and applies routine disinfection. Additionally, members’ motivation to rebuild pig farming has increased, relationships within the group have become more supportive and open, and a business analysis comparing conditions during and after the ASF outbreak provides a foundation for developing the group’s entrepreneurship.