Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

HEGEMONI BUDAYA PATRIARKHI DALAM PRAKTEK PERNIKAHAN DINI MASYARAKAT PEDESAAN (ANALISIS DI KABUPATEN SUMENEP) Dewi, Ike Yuli Mestika; Suhaidi, Mohamad; Basri, Hasan; Yasid, Ahmad
Jurnal Karaton Vol 2 No 2 (2023): Karaton: Jurnal Pembangunan Sumenep
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pernikahan dini (nikah usia muda) yang yang terjadi di kalangan perempuan, terutama di wilayah pelosok, merupakan bukti tentang lemahnya posisi perempuan dalam struktur keluarga di kalangan masyarakat lokal pedesaan. Akibatnya, keputusan dalam melakukan pernikahan tidak lagi menjadi hak perempuan, melainkan berada di bawah kendali keluarga yang dalam hal ini orang tua laki-laki. Padahal, peroalan pernikahan dini sebenarnya tidak hanya sekedar menggambarkan tentang sisi lemah kaum perempuan, melainkan juga berpengaruh terhadap kondisi kesehatan reproduksi perempuan. Penelitian ini termasuk penelitian field research (penelitian lapangan) dengan menggunakan metode kualitatif. Sementara proses pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan beberapa metode, yaitu metode wawancara mendalam (indepth interview), observasi, dan dokumentasi. Analisis atas data dilakukan dengan teknik analisis isi (content analisys).Perempuan yang memiliki pengalaman menikah dalam usia muda (nikah dini) sebenarnya akibat hegemoni dan dominasi peran orang tua akibat sistem budaya patriakhi yang kuat. Sistem ini menjadi dasar pelemahan atas nasib kaum perempuan, salah satunya tidak bisa memilih sendiri dalam menentukan jalan hidup rumah tangganya, karena hak memilih jodoh berada di tangan orang tuanya. Konstruksi budaya patriarkhi telah memperkuat praktek pernikahan dini di tengah-tengah masyarakat, sehingga berdampak negatif terhadap masa depan anak perempuan. Cara pandang tersebut, masih menguat di tengah-tengah masyarakat pedesaan yang berada di pelosok dengan tingkat kesadaran yang notabene lemah terhadap kesetaraan dan keadilan gender. Kata Kunci : Hegemoni, Budaya Patriarkhi, Pernikahan Dini
BHINDHARA DAN DAKWAH POLITIK KEPESANTRENAN (Analisis Terhadap Misi Dakwah Bhindhara Dalam Politik Praktis di Madura) Suhaidi, Mohammad; HS, Dedi Eko Riyadi; Basri, Hasan; Syamsuri, Syamsuri; Dewi, Ike Yuli Mestika
Jurnal Karaton Vol 3 No 1 (2023): Karaton: Jurnal Pembangunan Sumenep
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterlibatan politisi pesantren dalam pergulatan politik telah menjadi fenomenatersendiri dalam dinamika politik, terutama tingkat lokal. Santri bahkan tidak hanyamemilih partai politik berbasis pesantren, melainkan juga telah berdiaspora kesejumlah partai yang tak terbatas ideologi kepartaian. Mereka telah menjelmamenjadi kekuatan baru dalam sejumlah parpol yang variatif dan eksistensi merekatidak hanya sekedar menjadi penonton, tetapi telah mampu memerankan diri sebagaipolitisi mumpuni di tubuh parpol yang digeluti. Karena santri dimanapun iaberaktifitas sejatinya tidak lepas dari prinsip dasar kepesantrenan, yaitu untukmelakukan transformasi sosial yang berpihak terhadap kemaslahatan bersama,termasuk juga dalam dunia politik. Sebagai alumni pesantren, perilaku politik merekatentu saja didasarkan pada misi untuk melakukan upaya menghidupkan nilai-nilaipesantren dalam politik yang digeluti. Inilah transformasi dakwah politik yang telahdihidupkan oleh kalangan politisi pesantren (bhindhara) dalam pergulatan politik diMadura.Penelitian ini merupakan penelitian field research (penelitian lapangan), denganbeberapa model pengumpulan data, yang meliputi observasi (pengamatan),wawancara mendalam (indepth interview), dan metode dokumentasi. Penentuanpopulasi dan sampel ditetapkan menggunakan teknik snow-ball dan teknik analisis isi(content analysis) digunakan untuk menggambarkan tentang kategori-kategori yangditemukan dan muncul dari data yang ada.Politisi pesantren telah melakukan berbagai upaya untuk menghidupkan nilai-nilaipesantren di tubuh parpol yang menjadi kendaraannya, terutama dalam parpolparpolyang tidak berbasis pesantren. Misi mengintegrasikan tradisi pesantrensebagai ruh kegiatan partai. Politisi pesantren tersebut dalam prakteknya, tidak hanyasekedar menjadikan parpol sebagai sarana merebut kekuasaan, tetapi juga dijadikansebagai sarana untuk membumikan tradisi keagamaan sebagaimana yang telahdikembangkan oleh pesantren, seperti kegiatan tahlilan, membaca shalawat,istighasah maupun kegiatan yang ada hubungannya dengan tradisi trurasiyah.
Learning Devices Development of Learning Devices Mathematics Based on Spiritual Values for State Elementary School Students in Sumenep Regency Ike Yuli Mestika Dewi; Fajar Budiyono; Syaiful Bahri
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 1 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of this learning tool is an effort to strengthen the intelligence of students in all aspects, especially the spiritual aspect. The development of mathematics learning is one part of the effort to form spiritual intelligence among students which in turn can become the prime generation in today's technological civilization. Mathematics is not only taught as arithmetic, but also becomes a very important religious knowledge for students in shaping their character. This research is a research on the development of theological mathematics learning tools, which describe validity (learning tools), practicality (learning implementation), and effectiveness (student activities, student responses, completeness of student learning outcomes, and obstacles encountered during the learning process). This research was carried out in several stages. First, the stage of developing integrated learning tools which is carried out by adopting the 4-D learning development model, including Define, Design, Develop, and Dissimilate. Second, the research stage is on learning tools at SDN in Sumenep district. The results of the study describe the learning tools used in this study. First, the validity of the theological mathematics learning tools, RPP, BAS, LKS and LP are considered valid and feasible to use. Second, the practicality of learning tools is taken from observational data on the implementation of learning in each meeting. Third, the effectiveness of the developed learning tools can be seen from the data of student activities, student responses, student learning outcomes tests, both student activities, student responses, student learning outcomes can be categorized as good.