Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

INOVASI PELAYANAN APLIKASI SAPAWARGA DALAM MENDUKUNG KEBIJAKAN PEMBAYARAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR (PKB) PADA SAMSAT SOREANG KABUPATEN BANDUNG Satibi, Iwan; Duriat, Ahtu; Abdullah, Debby Cintya Maharani
PAPATUNG: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Pemerintahan dan Politik Vol 7 No 1 (2024): PAPATUNG Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : GoAcademica Research dan Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/japp.v7i1.1038

Abstract

Inovasi Pelayanan Aplikasi Sapawarga Dalam Mendukung Kebijakan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor pada Samsat Soreang Kabupaten Bandung ditemukannya masalah, antara lain: Pertama, tingkat kepuasan terhadap Aplikasi Sapawarga yang diberikan oleh Masyarakat rendah. Kedua, inovasi belum sesuai dengan kebutuhan public sehingga adaptasi dan penerimaan Masyarakat pengguna aplikasi rendah. Ketiga, Tingkat pemahaman Masyarakat terhadap Aplikasi Sapawarga masih rendah. Keempat, inovasi belum menghasilkan kualitas yang lebih efektif dan efisien. Kelima, keterbatasan sumber daya aparatur pada Samsat Soreang menyebabkan sosialisasi terhambat. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi pelayanan Aplikasi Sapawarga menghadirkan keunggulan dan keuntungan bagi Masyarakat yang memberikan pelayanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor yang lebih efektif dan efisien waktu. Namun pada pelaksanaannya, inovasi pelayanan Aplikasi Sapawarga belum menghasilkan kualitas yang lebih efektif dan efisien. Rendahnya kualitas yang dimiliki menjadikannya kepuasan yang diberikan Masyarakat rendah juga. Kebaruan yang dilakukan belum sesuai dengan kebutuhan publik yang menyebabkan adaptasi dan tingkat pemahaman Masyarakat rendah, selain itu aplikasi kerap mengalami gangguan. Oleh karena itu, Samsat Soreang berupaya melalui sosialisasi mengenai Aplikasi Sapawarga yang dilakukan secara langsung dan melalui media sosial. Namun, Samsat Soreang mengalami keterbatasan sumber daya aparatur yang menyebabkan sosialisasi secara langsung belum dilaksanakan dengan optimal.
Community Education Through Posyandu Activities and Supplementary Feeding (PMT) for Stunting Prevention in RW 02, Langensari Village, Garut Regency Satibi, Iwan; Nursalam, Thoriq Ramadhan; Andini, Nabila Anindiya; Oktaviani, Gina Tiara; Kamila, Rita
JOURNAL OF SUSTAINABLE COMMUNITY SERVICE Vol. 5 No. 4 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/jscs.v5i4.1074

Abstract

This Community Service Programme (PKM) was carried out by students from the Faculty of Social and Political Sciences, Pasundan University, Bandung, at the Merpati RW 02 Health Post in Langensari Village, Tarogong Kaler Subdistrict, Garut Regency. This activity focused on educating the community through routine Integrated Health Service Post activities and providing supplementary food (PMT) to combat stunting in toddlers. The main problems identified included low nutritional intake among children, a lack of understanding among parents about health and nutrition, limited health facilities, and low community participation in immunisation. Through this PKM, balanced nutrition education was provided, and nutritious supplementary foods such as milk, whole wheat bread, and sausages were distributed. The implementation method consisted of three stages: preparation (observation and problem formulation), implementation (socialisation and PMT provision), and monitoring-evaluation. This activity successfully involved 43 toddlers and their parents. The results of the activity showed an increase in community understanding of the importance of preventing stunting and child nutrition. The outputs of the activity included increased community awareness of child health, activity reports, scientific articles for publication, and plans to register intellectual property rights. It is recommended that Integrated Health Service Post activities be strengthened through support from village government facilities, ongoing nutrition campaigns, and innovative educational activities to maintain high community interest.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN HARAPAN LAMA SEKOLAH DI KABUPATEN SUMEDANG Widuri, Anye; Satibi, Iwan
PAPATUNG: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Pemerintahan dan Politik Vol 8 No 2 (2025): PAPATUNG Volume 8 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : GoAcademica Research dan Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/japp.v8i2.1471

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis proses implementasi kebijakan pendidikan, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya, serta merumuskan strategi yang tepat dalam peningkatan harapan lama sekolah di Kabupaten Sumedang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pendidikan di Kabupaten Sumedang telah berjalan efektif didukung oleh komitmen Pemerintah Daerah, sinergi antarlembaga, serta pemanfaatan teknologi informasi. Namun, terdapat sejumlah hambatan seperti keterbatasan anggaran, ketimpangan kualitas guru, serta akses pendidikan yang belum merata di wilayah perdesaan. Strategi yang diterapkan pemerintah meliputi pembangunan sekolah baru, penyediaan beasiswa, pelatihan guru, dan digitalisasi sistem pendidikan. Keberhasilan implementasi kebijakan sangat bergantung pada sinergi antaraktor kebijakan dan dukungan sumber daya yang berkelanjutan. Peneliti menyarankan agar Pemerintah Kabupaten Sumedang memperkuat kebijakan pemerataan mutu dan akses pendidikan di daerah terpencil serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung pendidikan.
PENGUATAN KEBIJAKAN INVESTASI DAERAH DI KABUPATEN TASIKMALAYA Satibi, Iwan
Jurnal Academia Praja Vol 3 No 01 (2020): Academia Praja : Jurnal Ilmu Politik, Pemerintahan, dan Administrasi Publik
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jap.v3i01.158

Abstract

Penelitian ini diilhami oleh munculnya fenomena tentang urgensi penguatan kebijakan investasi daerah, khususnya di Kabupaten Tasikmalaya yang hingga saat ini dinilai belum menunjukan perkembangan yang menggembirakan. Padahal, secara fungsional peningkatan investasi daerah diyakini akan memberikan implikasi yang signifikan terhadap akselerasi pembangunan daerah dan kualitas pelayanan publik. Melalui pendekatan kualitatif dan metode deskriptif, penelitian ini telah mengungkap bahwa penguatan kebijakan pengembangan potensi investasi daerah, secara empirik sangat membantu dalam mendukung iklim investasi daerah, baik pada sektor pariwisata, pertanian, kehutanan dan perkebunan, peternakan, perikanan maupun industri. Untuk mendukung keberhasilan kebijakan tersebut, dibutuhkan adanya dukungan dan pelayanan birokrasi, promosi investasi daerah, ketepatan model kemitraan dan kualitas menajamen investasi daerah.
ETIKA DAN PERILAKU BIROKRASI DALAM MENDUKUNG PENGUATAN GOOD GOVERNANCE Satibi, Iwan; Ediyanto, Ediyanto
Jurnal Academia Praja Vol 3 No 02 (2020): Academia Praja : Jurnal Ilmu Politik, Pemerintahan, dan Administrasi Publik
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jap.v3i2.173

Abstract

Bureaucrats' ethics and behavior are important aspects in referring to the implementation of good governance functions. This study aims to examine and find out whether the ethics and behavior of the apparatus is really able to provide reinforcement to the implementation of good governance. The method used in this paper is Descriptive Method with desk study study analysis, which is a study of the description of theories, concepts, or research results related to the focus of the study. The results showed that the ethics and behavior of bureaucrats play a role in shaping bureaucratic values and can strengthen the concept of governance in a government.
Community Education Through Posyandu Activities and Supplementary Feeding (PMT) for Stunting Prevention in RW 02, Langensari Village, Garut Regency Satibi, Iwan; Nursalam, Thoriq Ramadhan; Andini, Nabila Anindiya; Oktaviani, Gina Tiara; Kamila, Rita
JOURNAL OF SUSTAINABLE COMMUNITY SERVICE Vol. 5 No. 4 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/jscs.v5i4.1074

Abstract

This Community Service Programme (PKM) was carried out by students from the Faculty of Social and Political Sciences, Pasundan University, Bandung, at the Merpati RW 02 Health Post in Langensari Village, Tarogong Kaler Subdistrict, Garut Regency. This activity focused on educating the community through routine Integrated Health Service Post activities and providing supplementary food (PMT) to combat stunting in toddlers. The main problems identified included low nutritional intake among children, a lack of understanding among parents about health and nutrition, limited health facilities, and low community participation in immunisation. Through this PKM, balanced nutrition education was provided, and nutritious supplementary foods such as milk, whole wheat bread, and sausages were distributed. The implementation method consisted of three stages: preparation (observation and problem formulation), implementation (socialisation and PMT provision), and monitoring-evaluation. This activity successfully involved 43 toddlers and their parents. The results of the activity showed an increase in community understanding of the importance of preventing stunting and child nutrition. The outputs of the activity included increased community awareness of child health, activity reports, scientific articles for publication, and plans to register intellectual property rights. It is recommended that Integrated Health Service Post activities be strengthened through support from village government facilities, ongoing nutrition campaigns, and innovative educational activities to maintain high community interest.