Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PELATIHAN PEMBUATAN MODEL MODIFIKASI SENAM IRAMA UNTUK KEBUGARAN KELUARGA PADA SAAT PANDEMI COVID 19 Wahyuningtyas Puspitorini
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.873 KB)

Abstract

Abstract This community service aims that family members are expected to be able to: 1) Display and master the skills needed to master the making of rhythmic gymnastic modification models for family fitness during the covid 19 pandemic. 2). Identify the various types of rhythmic gymnastic modification movements. 3). Creating modified rhythmic gymnastics movements that are adapted to the conditions of the covid 19 pandemic. The ultimate goal of this research is to produce modifications of rhythmic gymnastics for family fitness during the covid 19 pandemic. The method used in this activity is socialization that is tailored to the analysis of the situation and needs family members during the covid 19 pandemic. Community service places in their respective homes using zoom on line media Abstrak Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan anggota keluarga diharapkan mampu untuk: 1) Menampilkan dan menguasai keterampilan yang dibutuhkan untuk penguasaan pembuatan model modifikasi senam irama untuk kebugaran keluarga pada saat pendemi covid 19. 2). Mengidentifikasi macam-macam jenis-jeins gerakan modifikasi senam irama. 3). Menciptakan gerakan-gerakan modifikasi senam irama yang disesuaikan dengan kondisi pandemi covid 19. Tujuan akhir dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan modifikasi senam irama untuk kebugaran keluarga di masa pendemi covid 19. Metode yang dipakai dalam kegiatan ini adalah sosialisasi yang disesuaikan dengan analisis situasi dan kebutuhan anggota keluarga pada saat pendemi covid 19. Tempat pengabdian masyarakat di rumah masing-masing dengan menggunakan media zoom on line
PELATIHAN VARIASI FORMULA GERAK SENAM MANDIRI UNTUK MENINGKATKAN IMUNITAS TUBUH SAAT NEW NORMAL COVID-19 DI KELURAHAN PONDOK PINANG KECAMATAN KEBAYORAN LAMA JAKARTA James Tangkudung Tangkudung; Wahyuningtyas Puspitorini; Albert Wolter Aridan Tangkudung; Jufrianis
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.356 KB)

Abstract

Abstract This community service aims to bring closer the relationship between lecturers as community service and the general public. Dr. dr. James Tangkudung, Sportmed, M.Pd and members provided training to the community in Pondok Pinang Village, Kebayoran Lama, South Jakarta with 30 participants. All members of the gymnastics group who are members of the zoom meeting application to attend training. The results that have been achieved from this community service activity are the implementation of online zoom meeting training so that people in the Pondok Pinang sub-district, Kebayoran Lama, South Jakarta can perform a variety of gymnastic movements correctly so that they can increase their body immunity during the new normal covid-19. Abstrak Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk lebih mendekatkan jalinan antara dosen sebagai pengabdian masyarakat dengan masyarakat umum, kerja sama antara Universitas Negeri Jakarta dengan Pemerintah DKI Jakarta bersama memiliki tujuan dalam peningkatan kebugaran pada masyarakat, Dosen universitas negeri Jakarta Prof. Dr. dr. James Tangkudung, Sportmed, M.Pd dan anggota memberikan pelatihan kepada masyarkat di kelurahan pondok pinang, kebayoran lama jakarta selatan dengan jumlah peserta 30 orang. Semua anggota kelompok senam yang tergabung dalam aplikasi zoom meeting untuk mengikuti pelatihan. Hasil yang telah dicapai dari kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini adalah telah terselenggaranya pelatihan zoom meeting secara online sehingga masyarakat di kelurahan pondok pinang, kebayoran lama jakarta selatan dapat melakukan variasi gerakan senam dengan benar sehingga dapat meningkatkan imunitas tubuhnya dimasa new normal covid-19.
Physical Activity Learning Model for Students in Elementary School Wahyuningtyas Puspitorini; James Tangkudung
Halaman Olahraga Nusantara : Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol. 6 No. 1 (2023): Halaman Olahraga Nusantara (Jurnal Ilmu Keolahragaan)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/hon.v6i1.10186

Abstract

Inactive behavior is closely related to today's technological advances. The school curriculum has reduced students' physical activity because they have more time to participate in academic activities. In children and adolescents, this physical fitness is often forgotten, even though it is very useful to support physical work capacity which is expected to improve their performance. This study aims to create a physical activity program to improve physical fitness in elementary school students. The research method used is ADDIE. Participants in this study were elementary school students total 75 children (49 boys and 26 girls). The instruments used in collecting data were questionnaires and physical fitness tests. The findings of this study indicate that the physical activity program according to expert review is as follows: 1) facilities and infrastructure, 2) adjust the number of sets, duration of implementation, and repetition of each model item, and 3) group the types of activities. 5) arrange each daily physical activity learning program. Meanwhile, from the test results, it is known that this physical activity learning program is feasible and can be carried out by students. While the effectiveness data shows that the physical activity program developed can improve students' physical fitness with a minimum duration of 30 minutes for 3 days a week. The physical activity program developed has proven successful in increasing students' active behavior outside of physical education learning and shows that the movements that are arranged are feasible and effective in improving physical fitness in elementary school students.
PELATIHAN MODEL PEMBELAJARAN AKTIVITAS FISIK UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR KEPADA GURU PENDIDIKAN JASMANI DI WILAYAH JAKARTA TIMUR Wahyuningtyas Puspitorini; James Tangkudung
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This community service is an attempt to see students' abilities in determining progress and as a basis for making an assessment guideline. There are three assessment variables in the physical education program according to the current curriculum, namely: 1) knowledge, 2) skills, and 3) attitudes. To measure the three learning components, an assessment instrument is needed. The instrument was developed based on the results of theoretical analysis and the PJOK curriculum. The results of analysis of Core Competency (IC) and Basic Competency in KD 4.5 practice exercises to increase the degree of physical fitness related to health (endurance, strength, body composition, and flexibility) and measurement of the results. From this analysis this service aims to create a physical training model for physical education teachers in East Jakarta for physical fitness for elementary school students. The method used in this service is seminars and workshops for training physical education teachers which are carried out for three days. Researchers developed guidelines for learning physical activity which included 1) endurance and 2) strength. Participants who attended the workshop amounted to 25 teachers. After participating in this workshop, the teacher must report assignments by making plans for a physical activity learning program which will be implemented for 3 meetings with elementary school students. The results of these workshops and seminars are proven to be able to increase teacher understanding in planning physical activity learning programs for elementary school students. So that with this program the curriculum can be implemented properly in physical education programs. It is hoped that the physical activity model presented at the workshop will prove valid and can be practiced by teachers so that it can be used nationally. The impact is that teachers will have learning guidelines that are complete, appropriate and easily accessible. Abstrak Pengabdian masyarakat ini upaya untuk melihat kemampuan siswa dalam menentukan kemajuan dan sebagai dasar untuk membuat sutau pedoman penilaian. Ada tiga variabel penilaian pada program pendidikan jasmani sesuai dengan kurikulum yang berlaku saat ini yaitu: 1) pengetahuan, 2) keterampilan, dan 3) sikap. Untuk mengukur tiga komponen pembelajaran tersebut diperlukan instrumen penilaian. Instrumen dikembangkan berdasarkan hasil analisis teoritis dan kurikulum PJOK. Hasil analisis Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar pada KD 4.5 mempraktikkan latihan peningkatan derajat kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan (daya tahan, kekuatan, komposisi tubuh, dan kelenturan) dan pengukuran hasilnya. Dari analisis tersebut pengabdian ini bertujuan untuk membuat model latihan fisik kepada guru pendidikan jasmani di Jakarta Timur untuk kebugaran jasmani bagi siswa SD. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah seminar dan workshop untuk pelatihan kepada guru pendidikan jasmani yang dilakukan selama tiga hari. Peneliti mengembangkan pedoman pembelajaran aktivitas fisik yang meliputi 1) daya tahan dan 2) kekuatan. Peserta yang hadir dalam workshop tersebut berjumlah 25 orang guru. Setelah mengikuti kegiatan workshop ini guru harus melaporkan tugas dengan membuat rencana program pembelajaran aktivitas fisik yang akan diimplementasikan selama 3 kali pertemuan kepada siswa sekolah dasar. Hasil dari workshop dan seminar tersebut terbukti dapat meningkatkan pemahaman guru dalam membuat rencana program pembelajaran aktivitas fisik kepada siswa sekolah dasar. Sehingga dengan program tersebut kurikulum dapat diimplementasikan secara baik pada program pendidikan jasmani. Harapannya model aktivitas fisik yang dipresentasikan pada workshop tersebut terbukti valid dan dapat dipraktekkan oleh Guru sehingga dapat digunakan secara nasional. Dampaknya guru akan memiliki pedoman pembelajaran yang yang lengkap, sesuai dan mudah diakses.
Implementation of fundamental movement learning gymnastics in elementary schools Herman Chaniago; Wahyuningtyas Puspitorini; Yafi Velyan Mahyudi
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jope.6.2.115-125

Abstract

(English)This research aims to study how students learn basic floor exercise movements in elementary school and the impact on physical and cognitive growth. The results of this research will provide guidelines for learning gymnastics in elementary schools and increase awareness of the importance of fun and interactive learning methods. The research method used in this action research is the Kemmis and McTaggart model. The research subjects were students from the second grade of elementary school aged between 8-9 years and totaling 27 children, consisting of 17 girls and 12 boys. The research instrument was an observation sheet related to students' responses during learning and basic gymnastics movement skills. The balance indicator obtained the highest average score, namely 84, twisting movement 79, rolling movement 72, and flexibility 75. From the results of the assessment, the average met the minimum criteria for student completeness in physical education learning. Meanwhile, the difference in assessments from cycle I and cycle II obtained a result of 2.868 which was greater than t0 2.755 and α (0.05). This research confirms that the implementation of basic gymnastics movements in elementary school students is effective in improving balance, coordination, and flexibility. It has a positive impact on student's physical development and should be integrated into the primary school sports curriculum. Research also confirms the important role of physical health in preparing children physically.(Indonesian)Tujuan penelitian ini untuk mempelajari bagaimana siswa belajar gerak dasar gymnasticdi sekolah dasar dan dampak pada pertumbuhan fisik dan kognitif. Hasil penelitian ini akan memberikan pedoman pembelajaran senam di sekolah dasar dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya metode pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian tindakan ini adalah model Kemmis dan Mc Taggart. Subyek penelitian adalah siswa dari kelas dua SD yang berusia antara 8-9 tahun dan berjumlah 27 anak, terdiri dari 17 perempuan dan 12 laki-laki. Pengambilan sampel dengan purposive sampling yaitu menetapkan usia pada level 1 gymnastic. Instrumen penelitian berupa lembar observasi yang terkait dengan respon siswa selama pembelajaran dan tes keterampilan gerak dasar senam. Pada indicator keseimbangan memperoleh nilai rata-rata paling tinggi yaitu 84, gerakan memutar 79, gerakan berguling 72 dan kelenturan 75. Dari hasil penilaian tersebut rata-rata sudah memenuhi kriteria ketuntasan minimum siswa dalam pembelajran pendidikan jasmani. Sedangkan perbedaan penilaian dari siklus I dan siklus II diperoleh hasil 2,868 lebih besar dari t0 2,755 dan α (0,05). Penelitian ini mengkonfirmasi bahwa implementasi gerak dasar gymnastic pada siswa sekolah dasar efektif dalam meningkatkan keseimbangan, koordinasi, dan fleksibilitas. Ini memiliki dampak positif pada perkembangan fisik siswa dan sebaiknya diintegrasikan dalam kurikulum olahraga sekolah dasar. Penelitian juga mengkonfirmasi peran penting kesehatan fisik atau untuk mempersiapkan fisik bagi anak-anak.Copyright © The Author (s) 2024Journal of Sport Education (JOPE) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
PELATIHAN SENAM KREASI LEVEL INTERMEDIATE BAGI PENGGERAK OLAHRAGA MASYARAKAT DI WILAYAH KECAMATAN PULOGADUNG JAKARTA TIMUR Puspitorini, Wahyuningtyas; Widyaningsih, Heni
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Health and fitness is the right of all people in a region, with a good level of fitness that people can have allowing them to carry out various activities. However, not all people easily get access to fitness due to several factors that become obstacles. One of the factors is that people do not understand what to do to get a good level of fitness. Another factor driving sports (gymnastics instructors) appointed has not all had higher level creative gymnastics skills for the community so as not to be monotonous which ends up boring. Through this Community Service activity, it will improve the skills of sports movers to have higher skills to improve the fitness of the local community. Abstrak Kesehatan dan kebugaran merupakan hak semua masyarakat dalam suatu wilayah, dengan tingkat kebugaran yang baik yang dapat dimiliki masyarakat memungkinkan mereka melakukan berbagai aktivitasnya. Namun tidak semua masyarakat mudah mendapatkan akses untuk kebugaran karena beberapa faktor yang menjadi kendala. Salah satu faktornya adalah masyakarat belum faham apa saja yang harus dilakukan untuk memperoleh tingkat kebugaran yang baik. Faktor lainnya penggerak olahraga (instruktur senam) yang ditunjuk belum semua memiliki keterampilan senam kreasi yang lebih tinggi levelnya untuk masyarakat agar tidak monoton yang akhirnya membosankan. Melalui kegiatan Pengabdian Kpada Masyarakan ini akan meningkatkan keterampilan penggerak olahraga agar memiliki keterampilan yang lebih tinggi untuk meningkatkan kebugaran masyarakat setempat.
Evaluation of The Cricket Athlete Coaching Programme Wahyuningtyas Puspitorini; Widyaningsih, Heni; Chaniago, Herman; Mahyudi, Yafi Velyan
Halaman Olahraga Nusantara : Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol. 7 No. 2 (2024): Halaman Olahraga Nusantara (Jurnal Ilmu Keolahragaan)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/hon.v7i2.14762

Abstract

Evaluation is part of the supervisory activities of a work carried out by members of the organisation that measures the suitability between the work program and the achievement of work targets. The purpose of this research is to evaluate the coaching of Achievement Sports Club (KOP) athletes involving management and coaches of Cricket. Evaluation is assessed from various aspects, namely Context, Input, Process and Product. The subjects of this research are managers as policy makers, coaches as implementers of activities and athletes as users of programmes and facilities. The survey research method used in this study is by distributing questionnaires to research subjects. The results of this study seen from the Context aspect is the existence of regulations issued by the leadership to provide relief for students who become athletes to continue to get the opportunity to attend lectures, the Input aspect is the determination of the coach, determining the training programme, facilities and infrastructure and recruitment of athletes, the Process aspect is the training implementation mechanism that refers to the suitability of the programme and the Product aspect is showing an increase in their sports abilities, which includes physical, technical and tactical aspects. So that it can be recommended to related parties, namely the development of the FIK UNJ Cricket athlete coaching programme needs to be continuously developed to improve the quality and quantity of the programme.
Intervensi sosial-emosional dan pengembangan karakter terhadap persepsi diri siswa disertai aktivitas fisik Setiawan, Iwan; Widyawan, Dena; Puspitorini, Wahyuningtyas
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 10, No 3 (2024): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020243983

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh intervensi sosial-emosional dan pengembangan karakter selama 4 minggu terhadap persepsi diri siswa. Sampel penelitian ini kelas 5 Sekolah Dasar yang berjumlah 30 siswa dari 2 sekolah yang mengikuti program setelah sekolah.  Desain penelitian yang digunakan adalah quasi-experimental ketika anak-anak ditempatkan menjadi 2 kelompok di setiap lokasi program setelah sekolah. Instrumen yang digunakan yaitu skala pembelajaran sosial emosional(SPSE) sebelum intervensi dan skala sosial-emosional pengembangan karakter(SSEPK) sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan 2X2 RM ANCOVA digunakan untuk mengevaluasi efek utama dan interaksi antara variabel independen (kelompok dan waktu) terhadap variabel dependen. Beberapa kovariat juga diperhitungkan ketika menganalisis perbedaan termasuk jenis kelamin, dan nilai sifat dasar siswa pada skala pembelajaran sosial emosional. Meskipun tidak ditemukan interaksi statistik, tren data antar kelompok memberikan informasi mengenai dampak dan kelayakan program jenis ini. Diperlukan lebih banyak penelitian termasuk intervensi dengan durasi lebih lama dan penelitian dengan ukuran sampel lebih besar.
A DEVELOPMENT OF PREVENTION AND TREATMENT OF ANTERIOR CRUCIATE LIGAMENT INJURIES: AN INNOVATIVE ELECTRONIC EDUCATION MODEL Zukirman, Syella Martha Bipu; Junaidi; Wahyuningtyas Puspitorini; Kuswahyudi
Gladi : Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol. 15 No. 03 (2024): Gladi: Jurnal Ilmu Keolahragaan
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA POSTGRADUATE OF PHYSICAL EDUCATION DEPARTMENTS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/GJIK.153.03

Abstract

This study aims to develop an educational application for the prevention and treatment of ACL injuries, named ACL FRIEND. The content of this application consists are: ACL injury education and ACL grade 1 injury exercise programs. This research was conducted using a research and development method, from the ADDIE model. The research procedure consisted of five stages: Stage 1. Preliminary study (Analysis); Stage 2. Application design; Stage 3. Application development; Stage 4. Implementation; Stage 5. Evaluation. The model evaluated and validated by experts from the exercise therapy lecturer and experts from the sports medicine doctor. From the product feasibility testing results, the final percentage analysis of the ACL FRIEND application falls within the 84% range, indicating that the ACL FRIEND application is categorized as Very Good to used. The application ACL FRIEND can get on Google Playstore with free access.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Operan Pantul (Bounce Pass) Permainan Bola Basket Dengan Media Bola Karet Pada Kelas IX SMPN 97 Jakarta Ramadhan, Muuhammad Fikri; Hasyim, Andi Hasriadi; Puspitorini, Wahyuningtyas
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 4.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IX SMPN 97 Jakarta dalam pembelajaran operan pantul bola basket melalui media bola karet. Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan metode deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian dilibatkan yaitu murid kelas IX SMPN 97 Jakarta. Prosedur pengambilan data dilakukan dengan teknik observasi untuk kemudian mendapatkan nilai hasil belajar dan dapat dilihat perbedaannya antara siklus 1. Selain itu keterampilan guru dalam membawakan pembelajaran juga mendapatkan nilai dengan kriteria “baik” pada siklus 1. Dalam hal ini peneliti dapat mengatasi masalah rendahnya nilai siswa dengan pembelajaran Teknik operan pantul menggunakan media bola karet pada siswa kelas IX SMPN 97 Jakarta.