Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA SMA NEGERI DI KABUPATEN NIAS SELATAN Laia, Bestari; Zagoto, Sri Florina Laurence; Fau, Yohanna Theresia Venty; Duha, Agustinus; Telaumbanua, Kaminudin; Lase, ndah Permata Sari; Ziraluo, Merdina; Duha, Maria Magdalena; Laia, Baziduhu; Luahambowo, Baspuri; Fai, Sesilianus; Hulu, Fatolosa; Telaumbanua, Tatema; Harefa, Darmawan
Jurnal Ilmiah Aquinas Vol. 5 No. 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Unversitas Katolik Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/aquinas.v5i1.1654

Abstract

The purpose of the study is to describe the academic procrastination of students and the factors that influence them. The type of research that qualitative research uses is a descriptive approach. Data collection techniques are observation, interview, and documentation. Research informants are teachers and students. The results showed that the form of academic procrastination of students is late to collect tasks, delay to start doing tasks, and delay learning time and factors that affect academic procrastination of students are internal factors that are lazy, boredom of tasks, unable to manage study time and external factors, namely parental parenting style factors, community environment and weather or Covid-19 situation.
STUDI KASUS KECANDUAN GADGET PADA ANAK REMAJA USIA 12-18 TAHUN DI DESA HILISATARO RAYA SERTA IMPLIKASI DALAM LAYANAN BIMBINGAN KONSELING Laia, Elianus; Fau, Sesilianus; Telaumbanua, Kaminudin
FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan Vol 2 No 2 (2023): FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/faguru.v2i2.994

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi kecanduan gadget pada anak remaja di desa Hilisataro Raya. Tujuan penelitian yaitu 1) Mendeskripsikan kondisi anak remaja yang kecanduan gadget. 2) Mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi anak remaja kecanduan gadget. 3) Mendeskripsikan dampak kecanduan gadget pada anak remaja. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian adalah kepala desa, sekdes, kepala dusun, tokoh pemuda, orangtua, anak remaja. Hasil penelitian, 1) Anak remaja di desa Hilisataro Raya, sangat aktif menggunakan gadget dan banyak anak remaja yang kecanduan gadget. 2) Faktor-faktor penyebab kecanduan gadget pada anak remaja di desa Hilisataro Raya yaitu, adanya aplikasi game online, kurangnya pengawasan orangtua, merasa kesepian, tidak ada kegiatan atau pekerjaan. 3) Dampak kecanduan gadget pada anak remaja di desa Hilisataro Raya yaitu, merusak kesehatan anak remaja, pola makan tidak teratur, rasa malas meningkat, mengganggu pola tidur, melawan pada orangtua, pertumbuhan anak terhambat, daya ingat menurun dan mempengaruhi akademik anak remaja di sekolah. Kesimpulan penelitian, penggunaan gadget oleh anak remaja di desa Hilisataro Raya telah disalahgunakan sehingga anak remaja kecanduan terhadap gadget. Saran 1) Bagi kepala desa hendaknya memberi perhatian pada anak remaja serta menyediakan fasilitas olahraga dan kegiatan kepada anak remaja 2) Bagi orangtua hendaknya selalu mengawasi anak dalam menggunakan gadget dan selalu diperhatikan kegiatan anak menggunakan gadget. 3) Bagi anak remaja hendaknya selalu menggunakan gadget dengan baik, membatasi pemakaian gadget, tidak bergantung pada gadget, dan mampu membagi waktu dengan baik. 4) Bagi Guru Bimbingan Konseling hendaknya selalu memperhatikan dan membantu anak remaja dari kecanduan gadget serta memberikan layanan bimbingan konseling kepada siswa atau anak remaja yang kecanduan menggunakan gadget.
ANALISIS PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENGEMBANGKAN PENDIDIKAN KARAKTER SISWA SMP NEGERI 1 TELUKDALAM T.P 2022/2023 DI ERA DIGITAL Tafonao, Liati; Zagoto, Sri Florina Laurence; Fau, Sesilianus
FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan Vol 2 No 1 (2023): FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/faguru.v2i1.650

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan beranekaragamnya karakter siswa SMP Negeri 1 Telukdalam dan bervariasinya metode guru BK dalam mendidik siswa di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan pendidikan karakter siswa SMP Negeri 1 Telukdalam Tahun Pelajaran 2022/2023 di era digital. (2) mendeskripsikan peran guru BK SMP Negeri 1Telukdalam Tahun Pelajaran 2022/2023 dalam mengembangkan pendidikan karakter siswa di era digital. Jenis penelitian yang digunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik analisis data yaitu reduksi data, data display, dan kesimpulan. Informan penelitian adalah kepala sekolah, PKS kesiswaan, guru BK, guru mata pelajaran, dan siswa. Hasil penelitian 1) Pendidikan karakter siswa SMP Negeri 1 Telukdalam Tahun Pelajaran 2022/2023 di era digital sudah baik, dimana pendidikan karakter yang baik itu dapat terlihat melalui beberapa nilai-nilai karakter siswa seperti punya rasa tanggungjawab, religius, jujur, sopan santun, dan mandiri.2) peran guru bimbingan dan konseling dalam mengembangkan pendidikan karakter siswa SMP Negeri 1 Telukdalam di era digital sudah baik, terlihat melalui pelaksanaan fungsi BK di sekolah seperti fungsi pemahaman, fungsi pemeliharaaan, fungsi pengembangan, fungsi pencegahan, fungsi pengentasan dan fungsi pembelaan. Saran 1) Bagi kepala sekolah hendaknya memfasilitas pelaksanaan pelayanan BK di sekolah agar masuk kelas setiap minggunya dua jam pembelajaran. 2) Bagi siswa hendaknya lebih baik lagi dalam membudayakan nilai-nilai karakter di sekolah dan di luar sekolah. 3) Bagi guru BK hendaknya meningkatkan terus kualitas layanan BK dengan mekreasikan terus metode dan strategi layanan bimbingan dan konseling di sekolah.
PERAN GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA KELAS IX DI SMP NEGERI 2 TOMA TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Gori, Yuwinda; Fau, Sesilianus; Laia, Bestari
FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan Vol 2 No 1 (2023): FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/faguru.v2i1.652

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pada bervariasinyakepercayaan diri siswa di SMP Negeri 2 Toma dan beranekaragamnya cara guru BK menangani permasalahan siswa di sekolah. Tujuan penelitian yaitu 1) Mendeskripsikan keadaan kepercayaan diri siswa. 2) Menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan ketidakpercayaan diri siswa. 3) Mendeskripsikan peran guru BK dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik analisis data yaitu reduksi data, datadisplay, dan kesimpulan. Informan penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, guru BK, wali kelas, guru mata pelajaran, dan siswa. Hasil penelitian, 1) Kondisi kepercayaan diri siswa cenderung rendah yaitu tidak berani mengungkapkan pendapat, tidak berani untuk bertanya saat tidak memahami pelajaran, ragu-ragu saat berbicara di depan kelas dan diam saat ditunjuk guru untuk maju ke depan kelas. 2) Faktor-faktor yang menyebabkan ketidakpercayaan diri siswa yaitu tidak berani mengungkapkan pendapat dan bertanya karena merasa malu, takut salah jawaban yang diberikan, dan sifat siswanya pendiam yang tidak suka banyak berbicara. 3) Peran guru Bimbingan Konseling dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa diawali dengan merancang program layanan Bimbingan Konseling, mengklasifikasikan setiap kasus siswa, dan memberikan informasi cara meningkatkan kepercayaan diri siswa. Kesimpulan penelitian, guru Bimbingan Konseling berperan penting dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa. Saran 1) Bagi sekolah hendaknya lebih memaksimalkan kinerja guru BKdengan menjadwalkannya masuk kelas setiap minggu secara terjadwal minimal 2 jam pelajaran.2) Bagi Guru BK hendaknya melakukan pendekatan melalui berbagai jenis layanan dan kegiatan pendukung kepada siswa yang kurang percaya diri agar dapat lebih mengenal siswa dan dapat membimbing siswa untuk lebih percaya diri lagi. 3) Bagi siswa hendaknya lebih berani untuk berbicara/bertanya di dalam kelas tidak takut salah di dalam belajar dan memanfaatkan pelayanan BK yang ada di sekolah agar makin percaya diri lagi.